Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 71. Keharuan di Rumah Utama


__ADS_3

Happy Reading..


Sudah Sebulan Kepergian Oma Estella. Tak ada Satupun Dari anggota Keluarga Besar Wiguna yang Tidak merasakan kehilangan dan Kerinduan akan sosok Oma Estella. Semua orang yang mengenal beliau pasti merasakan kesedihan yang mendalam.


Begitu pula halnya dengan Arya, Delia dan Anak-anaknya. Mereka sangat terpukul dengan kepergian Omanya. Bahkan Zoe Sempat Sakit diakibatkan rindu dengan Kehadiran Omanya.


Arya dan Delia Berencana ingin kembali ke rumah utama dan mengungkapkan kebenaran tentang Dirinya dan Istrinya yang masih Hidup.


Arya dan Delia memasuki pekarangan rumah utama yang begitu luas dan masih nampak sama seperti sebelum Arya tinggalkan. Arya kembali meneteskan air matanya dikala Dia teringat masa-masa kebersamaannya dengan Oma Estella.


Oma Estella yang selama ini mengasuhnya Jika Oma Estella Datang ke Indonesia. Bagi Arya Oma Estella adalah Ibu ke duanya. Oma Estella selama ini memberinya kasih sayang layaknya seorang ibu kepada anaknya.


Arya membuka pintu Rumahnya yang begitu tinggi. Tidak ada lagi keraguan yang dirasakan oleh Arya. Arya benar-benar sudah memantapkan hati dan pikirannya untuk membuka semua kebenarannya dihadapan Keluarga besarnya.


Arya memasuki Rumahnya dan Tak Lupa mengucapkan Salam.


"Assalamu alaikum" ucap Arya


ART Rumah Wiguna segera menjawab salam Arya.


"Waalaikum salam, Oohh Tuan Muda Silahkan Masuk Tuan Muda, Kehadiran Anda telah ditunggu oleh Mama Elisabeth dan yang lain" Ucap Salah satu ART Wiguna.


"Makasih banyak" ucap Arya.


Delia Hanya tersenyum kepada ART Rumah Utama Wiguna.


Setelah mendengar kabar kedatangan Orang tuanya, si Kembar segera berlari ke arah Ruang Tengah Rumah Neneknya.


"Mama, Ayah Zoe Rindu" Ucap Zoe Sambil berlari ke arah Ayahnya dan langsung memeluk tubuh ayahnya.


Arya langsung menyambut pelukan Anaknya dan langsung menggendong Puterinya.


"Apa kabar Tuan putrinya Ayah??" Tanya Arya kepada Puterinya.


"Alhamdulillah Zoe baik-baik saja Ayah, kalau Ayah sama Mama gimana??" tanya Zoe dengan gaya polosnya.


"Alhamdulillah Mama dan Ayah Baik-baik saja Nak, Mama senang sekali melihat kalian" ucap Delia sambil memeluk tubuh Zack.


"Zack juga mau digendong sama Ayah masa cuma Zoe yang Ayah gendong?" Tanya Zack yang sudah memperlihatkan wajah imutnya jika sedang merajuk.

__ADS_1


"Putera Ayah ceritanya sedang cemburu Yah, Tumben Zack cemburu sama Adek??" Ucap Arya yang sudah ingin menggendong Zack Tapi Zack merajuk dan menghindar dan langsung memeluk sang Mamanya.


"Zack kok gitu sama Ayah, apa Zack gak kangen sama Ayah Nak??" Tanya Delia.


Zack semakin mengeratkan pelukannya ke tubuh Delia dan menenggelamkan wajahnya ke dalam tubuh Mamanya.


"Zack lihat Mama Sayang, Apa Zack Marah atau Zack disayang lagi sama Ayah dan Mama? kalau Zack disayang lagi, Baiklah Mama dan Ayah pulang Saja ke Desa T" Ucap Delia pura-pura menunjukkan wajah Sedih sekaligus Marahnya.


"Zack gak mau berpisah lagi sama Ayah dan Mama, Zack Gak bisa tidur nyenyak kalau bukan Mama yang Bancakan Dongeng Ma, Zack Juga gak bisa tidur kalau Ayah tidak mencium kening Zack" Ucap Zack dengan wajah polosnya.


Arya langsung menurunkan tubuh Puterinya dan mendekat ke arah Zack.


"Sini sama Ayah sayang, Mulai Hari ini Ayah akan mencium kening Zack sebelum tidur, Mama Delia Juga akan membacakan buku cerita Dongeng untuk Zack" Ucap Arya sambil mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh anaknya.


"Serius Ayah, apa Ayah tidak bohong?" tanya Zack.


"Ayah janji tidak akan berpisah Jauh lagi dari Zack dan Zoe, apa kalian bahagia Nak" Tanya Arya kepada ke dua anak kembarnya.


"Hore Ayah akan tinggal sama Kami lagi" Ucap Si kembar secara bersamaan.


Mereka berpelukan dan kejadian ini dilihat langsung oleh mama Elisabeth, Emilia dan Elliana. Mereka terharu melihat kebahagiaan dan kedekatan dari keluarga kecil Arya.


"Alhamdulillah Nak, Mama bahagia jika kalian juga Bahagia, mama sangat bersyukur dan Bahagia Kamu mendapatkan istri yang baik dan Sholehah" Ucap Mama Elisabeth sambil meneteskan air matanya.


"Betul banget kak Eliana, Kak Arya tidak salah mencari pendamping hidupnya, bahkan Delia istri yang sempurna dimataku" ucap Emilia adik Paling bungsu Arya.


Mama Elisabeth dan ke Dua puterinya mendatangi Arya dan anaknya berada.


"Assalamu Alaikum Nak" ucap Salam Mama Elisabeth.


"Waalaikum salam Ma" Ucap Arya dan Delia serentak.


Arya langsung berdiri dan memeluk tubuh Mamanya. Arya menangis tersedu-sedu ketika memeluk tubuh Mamanya yang sudah sekian lama tak dia sentuh. Bahkan Arya sudah bersujud di kaki mamanya Karena sudah menyembunyikan kebenarannya kalau Dia dan Istrinya masih hidup.


"Maafkan Arya Ma yang selama sudah membuat Mama bersedih, Arya sangat berdosa Telah membuat Mama menangis" ucap Arya yang masih bersimpuh di depan mamanya.


"Bangunlah nak, kalian tidak punya salah apa pun sama dan yang lainnya, ini semua terjadi karena kejahatan Arman" Mama Elisabeth tidak mampu melanjutkan ucapannya dan langsung menangis mengingat kebiadaban Yang dilakukan Arman kepada dirinya dan Mertua dan cucunya.


"Andai saja Arya cepat datang Mungkin Oma masih hidup, semua ini karena rencana Arya ma" Arya sangat menyesali keputusannya Dulu.

__ADS_1


"Sudahlah nak, jangan kamu pikirkan tentang itu semua, Oma Estella pasti akan sedih Jika melihat kalian seperti ini, yang kamu harus lakukan hiduplah dengan baik Nak" ucap Mama Elisabeth.


Delia mendekati Mama mertuanya dan langsung mencium tangan mertuanya dengan penuh takzim.


"Makasih banyak Sayang, kamu telah menjaga putraku dengan Baik,berkat kamu nak Arya dan si kembar hidup dengan baik" ucap Mama Elisabeth kepada Delia.


"Aku tidak melakukan apapun Ma, dan itu sudah menjadi kewajibanku sebagai istrinya Arya" ucap Delia.


Mereka berjalan ke arah ruang keluarga dan mereka berbincang-bincang tentang apa yang terjadi pada mereka sehingga bisa selamat dan Lolos dari kecelakaan maut itu.


Arya pun menjelaskan awal mula dari kecelakaan itu.


"Aku sangat bersyukur Ma, untung ada orang yang mencuri Mobilku dan memakai mobil itu sehingga kami lolos dari kecelakaan maut itu" ucap Arya.


"Alhamdulillah Nek, untung saja waktu itu Ayah Masuk ke dalam mesjid untuk shalat isya sedangkan Zoe sama Mama ke Toilet Karena Zoe ke kebelet mau pup Waktu itu" ucap Zoe Saldana Arya Wiguna dengan polosnya.


"iya Ma, Tapi sayangnya tidak ada Barang yang berharga yang kami Bisa selamatkan dan bisa kami pakai untuk menghubungi kalian sehingga akhirnya kami tersesat sampai ke tengah hutan belantara" ucap Arya.


"Alhamdulillah berkat pertolongan Allah SWT kami diselamatkan oleh masyarakat Desa T yang sedang mencari tumbuhan Obat" ucap Delia.


"Bahkan waktu itu, anak-anak dan Istriku sudah tidak sadarkan diri dikarenakan sudah 2 Minggu kami berada di tengah hutan dan 3 hari sudah kami tidak Makan" Terang Arya.


"Alhamdulillah Allah SWT sangat baik kepada kalian karena kalian masih hidup sampai sekarang" ucap Mama Elisabeth.


"Jadi apa rencana kalian selanjutnya??" ucap Elliana.


"Aku ingin membahas semua ini dengan Adrian terlebih dahulu" ucap Arya.


"Apa Kakak sudah tahu kondisi ayah??" tanya Emilia.


Mama Elisabeth langsung menatap Puteri bungsunya agar tidak melanjutkan perkataannya.


Mama Elisabeth tidak ingin memberikan beban fikiran Kepada Anaknya. Mama Elisabeth berencana memberitahukan hal itu kepada Anaknya jika Arya sudah melakukan konferensi pers tentang keadaan yang sebenarnya.


"Maksudnya Emilia apa Ma, apa yang terjadi kepada Ayah??" ucap Arya


Sebelum Mama Elisabeth menjelaskan kepada Arya. Datanglah seseorang sehingga perhatian seluruh orang yang berada di Sana teralihkan oleh Kedatangan orang itu.


TBC...

__ADS_1


MAAFKAN FANIA YANG TIDAK SEMPAT UPDATE KEMARIN DAN HARI INI FANIA HANYA BISA UPDATE 1 BAB SAJA 🙏🙏🙏.


AYO DONG KAKAK READERS YANG BAIK HATI DAN TIDAK SOMBONG 🤭😅 TETAP DUKUNG BDP YAH 🙏🙏


__ADS_2