Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 128. Perpisahan


__ADS_3

HAPPY READING..


Hyuna masih berada di dalam kamar Hotel milik Aditya. Hyuna masih asyik dengan lamunannya. Bahkan Hyuna tidak menyadari kehadiran Aditya yang mengambil pakaiannya di dalam lemarinya.


Saking asyiknya mengkhayalkan sesuatu yang seharusnya Hyuna hentikan membuatnya tidak menyadari kedatangan Aditya. Setelah menyelesaikan mandinya Aditya bersiap ke kantornya dan mulai detik ini dirinya tidak ingin berdekatan lagi dengan Cewek yang membuatnya selama ini jantungnya selalu berdebar kencang tak karuan.


Aditya tidak ingin jika dirinya berdekatan dengan Hyuna yang otomatis membuatnya menginginkan sesuatu yang lebih. Karena itu lah Aditya meninggalkan kamar hotel tempatnya menginap tanpa pamit atau memberitahukan kepada Hyuna jika dirinya akan pergi.


Aditya Hanya menyimpan gelang Hyuna di atas Nakas Meja tempat tidurnya. Dan tidak lupa secarik kertas yang bertuliskan sesuatu yang hanya Aditya dan Author yang tahu isinya.


Aditya berjanji kepada dirinya untuk mengjauhi Hyuna. Walaupun hati dan perasaannya menginginkan sesuatu yang Lebih dari hubungan mereka walaupun mereka baru sekedar kenal saja.


Saking asyiknya melamun Hyuna baru tersadar saat Aditya sudah pergi jauh meninggalkan dirinya seorang diri di dalam kamar hotel. Sebenarnya Aditya tidak ingin meninggalkan Hyuna tanpa pamit, tetapi Hyuna tidak membalas ucapan dari Aditya bahkan Aditya sudah mencium kening Hyuna tetapi tidak mendapatkan respon apa pun. Aditya tidak ingin menganggu khayalan Hyuna sehingga Aditya memutuskan untuk pergi tanpa sepengetahuan dari Hyuna.


Hyuna bangkit dari duduknya setelah haus dan mencari minuman. Tetapi tanpa sengaja Hyuna menyenggol Sebuah kotak yang ada di atas Nakas Meja.


Hyuna penasaran dan langsung mengambil kotak tersebut yang terjatuh di lantai. Hyuna ingin mengambil kotak tersebut tapi handphonenya berdering sehingga perhatian Hyuna teralihkan oleh Kotak yang terjatuh tadi.


"Assalamu alaikum Aunty" ucap Hyuna.


"Waalaikum salam Nak, oiy Nak Kamu sekarang di mana?? kalau bisa Aunty minta tolong kamu datang ke rumah yah Nak" ucap Aunty Elisabeth.


"Bisa nanti agak siangan yah Aunty, boleh??" tanya Hyuna sambil tetap mencari keberadaan Kotak yang terjatuh tadi.


"Kalau bisa sekarang yah Nak, ada yang penting yang Aunty mau omonging" ucap Aunty Elisabeth.


"Kalau gitu Hyuna siap-siap dulu yah Aunty". ucap Hyuna yang segera bangkit dari posisinya yang masih mencari kotak tersebut.


Hyuna mengambil jaket dan Tasnya dan segera pergi dari Hotel itu. Hyuna sudah lupa dengan kejadian yang dia alami bersama dengan Aditya bahkan Hyuna melupakan hal yang membuatnya mengkhayalkan sesuatu yang tidak sepantasnya Dia Khayalkan.


Aditya sudah sampai di kantornya sedangkan Hyuna masih dalam perjalanan pulang ke Apartemennya.


Hari ini Aditya mengambil keputusan yang sangat besar dalam hidupnya yaitu menerima tawaran dari Papinya untuk menangani dan mengambil Perusahaan Papinya yang ada di Australia. Aditya sebenarnya berat dengan keputusannya itu, tetapi Aditya tidak ingin tetap di Indonesia yang memungkinkan Dirinya untuk selalu bertemu dengan Hyuna yang membuatnya bisa gila.


Sedangkan Aditya tidak mampu untuk mengambil keputusan untuk hubungan yang ingin dua jalin dan bina bersama Hyuna dikarenakan Dirinya sudah bertunangan dengan Cewek lain pilihan Mami Sambungnya.


Aditya tidak bisa menolak permintaan dan permohonan Papi dan mami nya sehingga Aditya terpaksa menerima pertunangan itu walaupun Aditya sangat tidak ingin melakukan itu.

__ADS_1


Aditya berangkat ke Australia tanpa sepengetahuan dari Hyuna atau pun Sahabatnya yaitu Emre dan Arya. Padahal selama ini Aditya tidak pernah menutupi atau pun menyembunyikan apa pun dari ke dua sahabatnya itu seperti halnya dengan kebiasaan celup celupnya sana sini barang yang masih tersegel tetap dia bicarakan dengan temannya.


Emre sahabat Aditya selama Aditya melanjutkan kuliahnya di Amerika serikat sedangkan Arya adalah sahabat Aditya sewaktu masih SMA. Sedangkan Arya mengenal Emre sejak Emre Ingin menikah dengan Rina.


Aditya sangat berat untuk mengambil keputusan ini, tetapi dirinya tidak ingin melukai hati dan perasaan Wanita yang sangat dia cintai dan puja walaupun usia mereka terpaut jauh. Aditya sudah berusia 38 sedangkan Hyuna baru berusia 25. Aditya yakin kalau Hyuna juga sudah ada rasa terhadap dirinya walaupun Hyuna tidak mengungkapkan perasaannya.


"Selamat tinggal Cantik semoga kamu bahagia walaupun tanpa Aku, ijinkan hati ini selalu untuk mencintaimu dan namamu akan selalu ada di dalam hatiku dan tidak akan terganti" ucap Aditya sambil menatap ke arah luar jendela pesawat Pribadinya.


Ada setetes air mata yang berhasil lolos dari matanya. Aditya untuk pertama kalinya meneteskan air matanya setelah 20 tahun sejak kepergian ibundanya tercinta untuk selamanya dan itulah saat terakhir Aditya berjanji untuk menangis. Tetapi saat ini, Aditya tampak Rapuh dan hancur.


Kepergian Aditya kali ini seakan-akan dirinya tidak akan kembali lagi ke Indonesia. Asisten pribadinya hanya bisa jadi penonton tanpa harus ikut campur atau pun kepo dengan urusan pribadi Atasannya.


Sedangkan di Tanah Air, Hyuna sudah ada di dalam perjalanan ingin ke rumah Auntynya. Aunty Elisabeth adalah Sepupu dari perempuan papanya Hyuna. Sedangkan Uncle Wiguna adalah Sepupu Dari mamanya Hyuna.


Hyuna merasa heran dengan pemanggilan dirinya ke rumah utama keluarga Wiguna. Biasa jika dirinya dipanggil itu tandanya ada yang penting.


Hyuna tidak ingin berfikiran negatif. Hyuna tanpa sengaja melihat ke arah pergelangan tangannya sehingga dirinya teringat Belum mengambil gelangnya dari Aditya.


Hyuna tersenyum manis ketika mengingat kejadian yang terjadi dengan Aditya. Hyuna merasakan debaran jantungnya yang berdetak lebih cepat dari biasanya dan Hyuna selalu tersenyum mengingat setelah kejadian itu.


Hyuna langsung menggelengkan kepalanya tanda Dia malu mengakui kalau dirinya menginginkan hal itu. Pak supir dibuat heran dengan tingkah lakunya.


"Ada apa Nona??" tanya Supir pribadi Aunty Elisabeth.


"Aku tidak apa-apa kok Pak" ucap Hyuna yang tampak malu-malu.


"Tapi nona menggelengkan kepala Nona, apa Nona sakit atau nona mau Bapak antar ke Klinik yang ada di Depan??" tanya Pak supir lagi.


"Makasih banyak Tapi Maaf Saya baik-baik saja kok" ucap Hyuna yang sudah merona malu dengan kelakuannya sendiri.


"Ohh gitu yah Non, Kalau Nona menginginkan sesuatu tolong jangan sungkan dengan Bapak kalau ada yang Nona inginkan" ucap pak Supir.


"Makasih banyak pak" ucap Hyuna.


Setelah beberapa saat kemudian, Akhirnya Mobil yang ditumpangi oleh Hyuna pun sudah memasuki area Rumah mewah dan megah Keluarga besar Wiguna.


Hyuna kaget melihat begitu banyak mobil yang memenuhi garasi mobil milik Auntynya yang tidak seperti biasanya.

__ADS_1


Hyuna tidak sempat untuk menanyakan perihal itu kepada Pak Supir yang sudah mengantarkannya.


Hyuna membuka pintu Kayu yang tinggi mengjulang ke langit-langit rumah Uncle Wiguna itu.


semua Mata tertuju pada dirinya.. Bahkan Hyuna kaget melihat papinya dan Mama sambungnya juga hadir di tempat itu.


Hyuna mengambil tangan semua anggota keluarganya yang hadir di Sana lalu mencium tangan keluarganya secara bergantian.


"Alhamdulillah anak kamu sudah besar yah?" ucap uncle Lukman sahabat sekaligus keluarga Papinya.


"Iya, Alhamdulillah dia sudah besar" ucap papi Hyuna sambil menyuruh Hyuna duduk di sampingnya.


"Putri kamu semakin cantik Saja dan semakin mirip dengan maminya" ucap Uncle Lukman.


Hyuna kaget setelah mendengar perkataan Dari uncle Lukman yang mengatakan tentang Ibu kandungnya yang sedari kecil Hyuna tidak pernah Dia lihat Maminya. Bahkan Papinya pun akan berkata Ibunya sudah meninggal sejak Hyuna masih sangat kecil.


Hyuna langsung menatap kearah Papinya untuk meminta penjelasan tetapi papinya seakan-akan menutup akses tentang semua yang berhubungan dengan Maminya Hyuna.


Papinya Hanya memberikan tanda kalau Hyuna tidak perlu khawatir dengan perkataan uncle Lukman. Papi Hyuna memberikan kode kepada putrinya untuk diam dan tidak usah banyak tanya.


TBC..


Ada Misteri apa dibalik Kisah mami Hyuna dan suaminya???


Aditya pulang dong.. jangan lama-lama perginya kasihan Hyuna loh.


📢 Khusus untuk beberapa bab ke depan Fania ingin membahas tentang kisah Aditya dan Hyuna tapi itu pun baru sedikit belum semuanya, tujuannya Agar reader setianya BDP tidak merasa bosan 📢


Mo lanjut Ngetik tapi mata tinggal 3


whats. Jadi Updatenya mungkin besok pagi Baru lanjut Update lagi 🙏🙏.


Makasih banyak 🙏🙏.


by FANIA Mikaila AzZahrah.


Makassar, Tgl,25 Februari 2022.

__ADS_1


__ADS_2