Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 72. Konferensi Pers


__ADS_3

Happy Reading..


Emilia sudah siap untuk menjelaskan kondisi Ayahnya tapi tiba-tiba datanglah seseorang yang kehadirannya sangat tidak diharapkan oleh Emilia. Dia lah Adrian sosok Pria yang tidak pernah bisa Emilia Lupakan. Bahkan Emilia tetap bertahan Dalam Penantiannya dan selalu berharap suatu saat nanti mereka akan bersatu. Tapi untuk saat ini, Emilia tidak ingin bertemu dengan Adrian.


"Assalamu alaikum" ucap Adrian.


"Waalaikum salam" Ucap semua orang yang berada di ruangan itu.


Adrian Langsung ke arah Mama Elisabeth untuk mencium tangan Mama angkatnya.


Sikembar langsung berlari ke arah Pamannya dan langsung duduk di pangkuan Pamannya. Seperti itulah kebiasaan Si kembar Jika bertemu dengan Adrian. Si kembar akan bermanja-manja layaknya seorang anak dan Ayahnya. Adrian tidak pernah membeda-bedakan Semua keponakannya.


"Alhamdulillah kamu datang, sebenarnya aku ingin menelponmu dan mengajakmu ke Sini tapi kamu sudah datang kalau gitu kita ke Ruangan pribadi Ayah Saja" Ucap Arya.


"Baiklah kalau begitu, aku ikut Arya dulu Ma" ucap Adrian tapi arah pandangannya tak lepas dari Emilia yang sedari tadi grogi dan tidak tenang.


Arya dan Adrian meninggalkan ruangan Keluarga dan menuju Ruangan pribadi Ayahnya pak Wiguna.


Sedangkan di Ruangan Keluarga Mereka asyik bercengkrama dan sesekali tertawa mendengar ocehan si kembar yang tidak bisa Diam.


Delia sangat bersyukur dan Bahagia karena kehadirannya ditengah-tengah Keluarga Besar Wiguna diterima dengan Baik dan disambut dengan hangat bahkan Keluarga Arya sangat bersyukur Arya menikahi Delia.


Arya,Delia beserta anak-anaknya untuk sementara tinggal di rumah Utama Wiguna.


Di Ruang Pribadi pak Wiguna, Arya sedang mendiskusikan tentang rencana Arya yang ingin mengumumkan kepada khalayak ramai Kalau Dia masih hidup.


"Kalau kamu sudah memutuskan itu semua aku


akan mengurus semuanya sesuai dengan yang kamu inginkan" Ucap Adrian.


"Tapi ingat perketat Semua penjagaannya jangan sampai ada yang membuat Onar apa lagi keberadaan Arman Belum diketahui" ucap Arya.


"Aku Akan menurunkan Anak buahmu yang dari Desa T, Beberapa hari ini aku lihat mereka sangat serius dalam latihan bahkan mereka menunjukkan progres yang sangat baik" ucap Adrian.

__ADS_1


"Alhamdulillah kalau seperti itu, Hubungi semua pimpinan Media cetak maupun media elektronik yang ada di Negara kita, Supaya Dunia tahu kalau Arya Wiguna Albert Kim Said masih Hidup dan satu hal lagi jangan biarkan Berita tentang Ayah menjadi konsumsi publik, cukuplah kita Saja yang tahu kondisi Ayah dan tutup semua akses yang berhubungan dengan Ayah" Ucap Arya panjang kali lebar.


"Siap, aku akan melakukan semuanya sesuai arahanmu" Ucap Adrian.


Keesokan harinya, Adrian mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mengamankan Lokasi tempat acara dan menginformasikan kepada Seluruh awak media elektronik untuk datang ke acara konferensi pers yang akan digelar di Perusahaan Sinopec Group. Tapi semua awak media Belum mengetahui persis apa inti dari Acara tersebut.


Seluruh pewarta berita sudah memenuhi tempat konferensi pers. Mereka berbondong-bondong datang ke acara itu, Mereka masih bertanya-tanya dan penasaran ada hal apakah yang ingin disampaikan oleh petinggi perusahaan Sinopec Group sehingga mengadakan konferensi pers.


Adrian tidak lupa meminta bantuan kepada Pihak kepolisian untuk membantu mengamankan lokasi tempat itu. Walaupun Adrian kurang puas dengan kinerja Kepolisian.


Beberapa saat kemudian, Beberapa rombongan Orang yang berbaju hitam dan memakai masker wajah memasuki lokasi acara.



Pihak pers Merasa Heran dengan rombongan orang-orang itu. Mereka saling bertanya-tanya siapa orang dibalik Masker itu.


Adrian langsung mengambil alih untuk mulai membuka acara. Tibalah pada sesi pertanyaan dari pihak Pers yang ingin menanyakan perihal dari Kegiatan itu.


Arya dan Delia mulai membuka Maskernya dan hal ini membuat seluruh orang yang berada di sana shock dan kaget dengan apa yang dilihatnya. Bukan Hanya orang-orang yang langsung datang ke acara itu tapi Seluruh masyarakat yang menonton langsung acara itu kaget setengah mati. Seakan-akan mereka sedang melihat hantu diSiang Bolong.


Suasana menjadi riuh bagaikan pasar Saja. Banyak yang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya bahkan ada diantara mereka yang mencubit dirinya sendiri saking tidak percayanya dengan penglihatan mereka.


Adrian langsung berbicara untuk menghentikan keriuhan di tempat itu.


"Seperti yang kalian lihat Orang yang berdiri di depan kalian adalah Arya Wiguna Albert Kim Said putera dari pemilik perusahaan Sinopec Group yang dikabarkan telah meninggal dunia dalam kecelakaan maut 2 Tahun lalu". jelas Adrian.


"Assalamu alaikum, selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua, seperti yang telah dijelaskan oleh Asisten pribadi saya, Karena kalian bahkan seluruh negeri telah menganggap bahwa saya dan istri saya sudah meninggal dunia dalam kecelakaan mobil, itu tidak benar adanya, Alhamdulillah kami bisa selamat dari kejadian itu, dan orang yang berada di dalam mobil itu adalah pencuri yang telah mengambil mobilku" terang Arya.


"Kalau ada yang ingin bertanya silahkan, Kami menerima dua Saja pertanyaan" ucap Adrian.


"Saya perwakilan dari pers R, kalau selama ini Pak Arya Wiguna masih hidup kenapa tidak muncul ke depan umum Saja??" tanya wartawan R.


"Sisa 1 pertanyaan lagi, silahkan wartawan dari Majalah I untuk menyampaikan pertanyaanya" ucap Adrian.

__ADS_1


"Pak Arya ceritanya masih hidup jadi di mana kah pak Arya berada?" tanya Wartawan I.


"Silahkan Pak Arya Wiguna untuk menjawab pertanyaan tersebut" ucap Adrian.


"Kenapa Saya tidak pernah muncul di hadapan kalian karena Saya waktu tidak tahu kalau ternyata orang yang mencuri mobilku mengalami kecelakaan bahkan saya waktu itu tidak membawa handphone atau pun uang sepeserpun sehingga. Saya dan istri tidak tahu harus berbuat apa bahkan jalan pulang saja kami tidak tahu sehingga kami tersesat sampai ke Tengah hutan, Alhamdulillah untung Saja waktu itu Saya dan keluarga di selamatkan oleh masyarakat Desa T dalam keadaan yang tidak sadarkan diri lagi" ucap Arya.


Arya tidak menjelaskan secara detail Karena pasti akan menimbulkan berbagai polemik lagi. Cukuplah Keluarga inti Saja yang tahu.


"Apa kalian sudah paham apa yang telah terjadi dengan pak Arya beserta istrinya".


Beberapa saat kemudian konferensi pers Telah selesai dan teka-teki keberadaan Arya dan keluarganya terjawab sudah.


"Akhirnya kamu muncul di hadapan umum, apa kamu sudah capek untuk bersembunyi? dan bersiaplah untuk pembalasan dendamku,aku pasti akan datang dan bersiaplah hahahaha" Tawa Orang itu menggema di seluruh ruangan.


Arya dan Delia mengunjungi Ayahnya yang sudah hampir 2 bulan koma dan belum ada perkembangan apa pun.


"Ayah aku datang, Gimana kabarnya Ayah, Maafkan keegoisan Arya yang selama ini selalu menentang keinginan Ayah" ucap Arya dengan meneteskan air matanya.


TBC...


Fania minta maaf yang sebesar-besarnya dikarenakan tidak bisa update banyak. Tapi Fania tetap akan Usahakan untuk Update 🙏🙏


Fania ucapkan Makasih banyak untuk Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏.


Alhamdulillah BDP Masuk lagi Tang Vote 💖💓💞🙏🙏



Makasih untuk Readers yang telah memberikan Giftnya 💞💗😘.



Fania bersyukur karena banyak yang Suka dengan BDP Walaupun BDP Ceritanya Ngebosenin dan Hanya karya recehan 🤭😅🙏

__ADS_1


__ADS_2