Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 188. Belajar Untuk Melupakan


__ADS_3

Happy Reading..


Malam ini, Aditya dan Helena menjadi Ratu dan Raja semalam. Semua orang ikut berbahagia atas pernikahan mereka. Helena tak hentinya mengumbar senyum manisnya ke arah tamu undangan yang berdatangan untuk memberikan do'a dan Restu untuknya. Aditya pun ikut memaksakan senyumnya walaupun dalam hatinya menangis karena telah menikah dengan wanita yang sama sekali Dia tidak cintai.


Tanpa sepengetahuan dari Hyuna dan Alan, pak Edward ternyata mengundang ke dua orang tua Alan dan juga orang tua sambung Hyuna. Ke duanya kaget karena sebelumnya mereka tidak mengetahui akan rencana kedatangan mereka ke Australia. Pak Edward langsung mengumumkan kepada khalayak ramai tentang siapa Hyuna dan juga mengumumkan hari pernikahan Hyuna dan Alan yang dipercepat. Hal ini semua keinginan dari para Readers yang tidak ingin sampai Alan dan Hyuna kebablasan dan berbuat dosa lagi. Kasihan sama othor yang kena marah hehehe.


Ke Dua orang tua Alan dan Hyuna menyambut baik niat dan rencana pak Edward. Mereka tidak ada yang berkomentar karena menurut ke dua orang tua tersebut mereka cocok dan sudah layak untuk membina rumah tangga juga. Orang tua Alan sudah lama mendesak putranya untuk menikah bahkan mereka sudah menganggap Alan itu impo** yang tidak bisa berbuat apa-apa di depan perempuan. Hal tersebut disimpulkan oleh ke Dua orang tuanya karena setiap kali berdekatan dengan perempuan pasti Alan akan kambuh alerginya yaitu bersin-bersin. Sedangkan dengan Hyuna hal tersebut tidak terjadi.


Para Hot Daddy dan Mommy kece setelah memberikan ucapan selamat kepada ke Dua mempelai perempuan mereka juga memberikan ucapan selamat kepada Alan dan Hyuna. Dan di luar dugaan oak Edward mengumumkan besok adalah hari akad nikah Mereka. Sedangkan resepsinya nanti bulan depan di Indonesia.


"Wooow selamat Hyuna besok kamu akan menjadi istri dari kapten Alan loh" ucap Dessy yang sangat antusias mendengar berita tersebut.


"Alhamdulillah selamat yah dek, Kamu juga akan segera menjadi seorang istri" ucap Delia yang langsung memeluk tubuh Hyuna.


Sedangkan Hyuna kaget dan bahagia dalam waktu yang bersamaan karena dirinya memang sudah mendamba untuk menikah tapi selalu tidak percaya diri dikarenakan Hyuna selalu teringat dengan masa lalunya bersama Aditya. Tapi hari ini Hyuna sangat bahagia dan perlahan melupakan kekhawatiran dan ketakutannya sendiri.


"Alhamdulillaah makasih banyak Kakak" ucap Hyuna yang membalas ucapan mereka.


Sedangkan Alan yang berdiri di samping ke dua orang tuanya tersenyum malu-malu dan juga bahagia karena akhirnya akan menikah besok berarti yang kemarin sempat tertunda bisa segera dituntaskan.


"Apa menurut kakak Alan adalah cowok yang baik?." tanya Hyuna kepada Dimas di saat mereka hanya berdua Saja malam itu.


"Kalau menurut kakak insya Allah Alan akan membahagiakan kamu, Alan itu tipe cowok yang setia, bijaksana dan pastinya sangat mencintaimu, jadi hilangkan pikiran yang tidak baik dari kepalamu" ucap Dimas sambil menyentuh bagian kepala Hyuna.


"Mudah-mudahan yah kak" balas Hyuna.


Hyuna pun berfikir kalau Alan tidak baik dan bukan cowok yang bertanggung jawab pasti kemarin Alan akan menuntut untuk menuntaskan yang sempat tertunda, dan Alan tidak akan menerima semua Kenyataan kalau dirinya sudah tidak peraw** lagi.


"Serius mamat sih, emang lagi bahas apaan??." tanya Dessy yang ikut duduk di samping suaminya.


"Cuma cerita biasa saja kok kak Dessy, minta masukan saja sama kak Dimas gimana rasanya kalau jadi pengantin baru" ucap Hyuna yang tersenyum manis ke arah Dessy.


"Alan itu sangat mencintaimu loh Hyuna buktinya Dia berani melamar kamu di depan Daddy mu padahal mereka baru pertama kali bertemu dan Kakak yakin Alan pasti akan berusaha membahagiakanmu" ucap Dessy yang memegang tangan Hyuna untuk meyakinkan kalau keputusan pak Edward adalah benar dengan mempercepat pernikahan mereka.

__ADS_1


Hyuna langsung melirik cincin emas yang sudah melingkar Cantik di jari manis Hyuna.


"Berdoa saja dek, Moga Alan bisa membahagiakanmu dan menjagamu" ucap Dessy lagi.


"Sudah jam 12 malam nih, kamu masuk ke kamarmu dan istirahatlah yang cukup besok kamu akan menikah dan ingat jangan berfikiran yang macam-macam dan aneh-aneh" ucap Dimas yang melirik jam dihpnya.


"Kami pamit dulu Hyuna, Moga mimpi yang indah" ucap Dessy sambil berlalu dari hadapan Hyuna dan berjalan keluar menuju kamarnya.


Hyuna sudah berganti pakaian untuk bersiap tidur dan bermimpi indah tapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya. Hyuna pun bangkit lagi dan berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa yang datang bertamu di tengah malam.


Hyuna kaget karena Aditya lah yang datang. Hyuna ingin menutup kembali pintunya tapi dicegah oleh Aditya menggunakan kakinya.


"Tolong Hyuna sebentar saja, Kakak ingin bicara denganmu untuk yang terakhir kalinya" ucap Aditya yang memohon kepada Hyuna agar dirinya diijinkan masuk.


"Baik Hyuna buka pintunya tapi ingat hanya sebentar saja" ucap Hyuna yang membuka sedikit pintu kamarnya Karena tidak ingin ada orang lain yang salah mengartikan keadaan tersebut.


"Hyuna apa kamu sudah yakin untuk menikah dengan Alan cowok yang baru kamu kenal??." tanya Aditya.


"Untuk apa kakak bertanya tentang hal itu, yang Kakak perlu ketahui kalau Alan adalah Cowok setia yang pastinya bertanggung jawab dan yang paling penting Alan itu tidak seperti kakak" Ucap Hyuna yang agak marah dengan pertanyaan Aditya.


Hyuna terdiam sesaat sebelum menjawab pertanyaan dari kakak kandungnya.


"Aku akui, memang dulu aku sangat mencintaimu tapi itu sebelum aku mengetahui kalau Kakak akan menikah dengan wanita lain dan tidak pernah mau untuk memperjuangkan cinta kita dari situlah aku belajar dan berusaha untuk melupakan Kakak hingga aku bertemu dengan Alan yang mampu membuat aku melupakan semua kenangan indah yang pernah kita lalui bersama dan satu hal lagi yang perlu kakak ketahui kalau nama Kakak di dalam hatiku hanya sebagai saudara saja tidak lebih" ucap panjang lebar Hyuna.


Hyuna ingin meluruskan kepada Aditya bahwa mereka tidak akan pernah bersatu karena status mereka adalah saudara sedarah dan juga mereka sudah memiliki masing-masing pasangan hidup yang baru.


"Tapi Hyuna aku masih mencintaimu dan aku sama sekali tidak mencintai Helena" ucap Aditya.


Ucapan Aditya tersebut ternyata ada Dua orang di tempat lain yang mendengar percakapan mereka. Ke dua orang tersebut sempat kaget dan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar langsung dengan ke dua telinga mereka.


"Tolong Kakak cintai dan sayangi Kakak Helena, dia pantas untuk mendapatkan kasih sayang Kakak, dan tolong apa yang telah terjadi diantara kita biarlah menjadi kenangan dan cukup menjadi kenangan yang tak perlu kita sesali dan jangan pernah terulang kembali dan Satu hal yang perlu kakak ketahui aku Hyuna sangat mencintai dan menyayangi Alan calon suamiku" jelas Hyuna sebelum menutup pintu kamarnya.


Hyuna kembali berbaring di ranjang king size-nya untuk menuju pulau mimpi. Hyuna tidak ingin larut dalam kenangan yang Aditya terus untuk mengingatkan kepada Hyuna. Bagi Hyuna Aditya adalah kenangan yang tak harus untuk diingat lagi, kenangan mereka harus dikubur dalam-dalam.

__ADS_1


Air mata Helena berjatuhan membasahi pipinya Setelah mengetahui kalau suaminya ternyata mencintai wanita lain dan yang paling menyediakan bagi Helena adalah setelah mengetahui siapa cewek tersebut. Hancur berkeping perasaan dan kebahagiaan Helena di malam pertamanya. Malam pertama yang seharusnya dia lewati dengan kebahagiaan malah berakhir menjadi kenyataan pahit tentang masa lalu suaminya. Helena pun langsung berlari dan tangisannya semakin menjadi.


Kebetulan kamar pengantin Helena dan Aditya di Hotel yang sama dengan rombongan Mommy kece dan hot Daddy. Sehingga Helena pun mengetahui kenyataan tersebut. Helena menangis tersedu-sedu di ranjang pengantinnya yang sudah dipenuhi oleh bunga mawar merah yang masih utuh seperti sebelum Helena masuk ke dalam kamar tersebut.


Tapi Helena berjanji dan bertekad untuk membuat Aditya melupakan Hyuna dan berusaha untuk membuat Aditya mencintainya. Sedangkan Alan yang sedari tadi berada di dekat kamar Hyuna pun ikut sedih dan kecewa setelah kenyataan tersebut Alan ketahui. Alan berdiri mematung dan tidak tahu harus berbuat apa-apa lagi. Hantinya hancur dan sedih.


Alan juga bahagia setelah mendengar penjelasan dari Hyuna yang mengatakan kalau Hyuna sudah mulai mencintainya. Alan pun berjanji untuk membantu Hyuna untuk melupakan kenangan indah dari Aditya.


Sebesar apapun rasa yang kita miliki untuk pasangan kita jika takdir sudah berkata lain, kita tidak akan pernah bisa merubah takdir tersebut. Kita sebagai manusia hanya bisa bersabar, ikhlas menjalani Takdir kita itu.


Aditya Lansung mengemudikan mobilnya ke arah Club malam yang selama ini sering dia datangi tapi selama Aditya mengenal Hyuna hal tersebut tidak dilakukan lagi oleh Aditya. Aditya minum sampai mabuk baru lah dirinya pulang ke Kamar Hotel. Aditya membuka pintu kamarnya dan langsung melempar kesembarang arah jasnya. Aditya membaringkan tubuhnya di samping Helena. Aditya kaget melihat Helena yang sudah terlelap dalam tidurnya dan pakaian Helena sedikit terbuka dari biasanya bahkan pakaian Helena cukup seksi.


Hal tersebut membuat Aditya yang sedang mabuk langsung menginginkan sesuatu yang lebih terhadap diri Helena. Perlahan Aditya mendekati Helena dan tanpa aba-aba langsung melancarkan aksinya. Sedangkan Helena yang diperlakukan seperti itu hanya bisa diam dan mengikuti alur permainan dari suaminya. Helena bahkan memberikan pelayanan yang luar biasa kepada suaminya di malam pertamanya, walaupun hal tersebut yang pertama kali untuk Helena, tapi Helena berusaha untuk mengimbangi kelihaian permainan Aditya. Malam pertama yang didamba oleh semua pasangan suami istri dan tentunya pengantin baru pun terjadi kepada Helena dan Aditya. Helena sadar jika Aditya menunaikan tanggung jawabnya terhadap dirinya dalam keadaan mabuk. Tapi Helena sangat bahagia. Karena mereka sama-sama sudah lelah Akhirnya mereka menuntaskan kegiatan mereka dan terlelap dalam tidurnya.


Moga saja semua pasangan tersebut yang menginginkan buah hati segera diberikan yah Readers. Leganya sudah melaksanakan pernikahan Helena dan Aditya. Moga hasilnya tokcer yah.


To Be Continued..


Fania tidak bisa merangkai kata lagi. Biarkanlah mereka menikmati indahnya malam ini bersama dengan pasangan halal mereka. FANIA tidak mau ganggu mereka hehehe.


FANIA Ucapkan Makasih Banyak kepada kakak Readers yang selalu setia mendukung BDP 🙏 Dukungan Kalian sangat berarti untuk BDP.


Seperti biasa Fania akan memposting beberapa komentar yang kadang Fania baca Fania bisa senyum sendiri dan semakin semangat Untuk Update loh ✌️🙏🥰 Tapi FANIA mohon cukup Komentarnya Satu setiap bab yah jangan SPAM Koment Yah 🙏🙏✌️.





Makasih banyak 🙏🙏.


By Fania Mikaila AzZahrah

__ADS_1


Makassar, 24 Maret 2022


__ADS_2