Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 319. Pertemuan Dengan Laila


__ADS_3

Happy Reading..


Ibadah yang terpanjang dalam kehidupan adalah Pernikahan.


The longest worship in human life is marriage.


Mendapatkan hadiah berupa amanah seorang anak merupakan sumber kebahagiaan yang dinanti sepasang suami istri. Mendapatkan momongan menambah lengkapnya suatu keluarga.


Kehadiran sang buah hati dipercaya menambah rezeki serta keberkahan bagi orang tuanya. Allah akan menambahkan rezeki orang yang berumah tangga.


Berita kehamilan Pricilla membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kecilnya. Andreas sangat bahagia dan sesekali kadang tidak percaya jika di usianya yang masih terbilang muda sudah akan menjadi seorang Ayah.


Kabar kebahagiaan itu bertepatan dengan kepulangan Ibu Mertuanya ke London Inggris, setelah dua bulan lebih memilih untuk menetap di Indonesia.


Suasana haru menyelimuti kepergian Maminya Pricilla ke London. Cilla tak henti-hentinya menangis melihat Maminya sudah berjalan ke ruangan tempat tunggu keberangkatan pesawat.


Pricilla berlari ke arah Maminya, kemudian langsung memeluk tubuh ibu Lusiana Armando.


"Mami, Cilla bakal kangen banget sama Mami," ucapnya disertai dengan tangisannya.


Nyonya Lusiana pun segera membalikkan tubuhnya menghadap ke arah putri tunggalnya sekaligus anak semata wayangnya itu.


"Mami, please jangan tinggalin Cilla," rengeknya seperti anak kecil saja.


Nyonya Lusiana pun menghapus air mata putrinya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.


"Hey, look at Mami dear, Mami please don't be like this, remember you are already Andreas' wife and will soon have a baby,"


"Mommy, Pricilla can't be away from Mami,"


"Mami begs you, don't act like a child, Mami knows very well how you feel, dear, Mami is just as lonely without you, but it will happen sooner or later,"


"Hey, lihat Mami sayang, Mami mohon jangan seperti ini, ingat Kamu itu sudah jadi istrinya Andreas dan tidak lama lagi akan memiliki seorang bayi,"


"Mami, Pricilla tidak bisa berada jauh dari Mami,"


"Mami pinta sama Kamu, jangan bersikap seperti anak kecil, Mami sangat tahu apa yang Kamu rasakan Sayang, Mami pun sama sangat kesepian tanpa Kamu,tapi itu pasti akan terjadi cepat atau lambat,"


Andreas yang melihat istrinya berlarian tidak mencegahnya,hanya sedikit khawatir mengingat Cilla sedang berbadan dua. Andreas pun mengikuti langkah istrinya dan menuntun Cilla agar lebih berhati-hati berjalan.


"Andreas, Mami mohon jaga Putri Mami dengan baik, dan tegurlah dia jika melakukan kesalahan, selalu lah kalian saling mengingatkan jika diantara kalian ada yang melenceng sedikit saja," tutur Ibu Lusiana sebelum pergi dan berlalu dari hadapan mereka.


"Pricilla pasti akan sangat merindukan Mami, Cilla sangat sayang Mami," ucapnya sebelum melepaskan pelukannya.


Kebahagiaan sekaligus kesedihan yang mereka rasakan dalam waktu yang bersamaan. Bahagia karena Cilla akan segera memiliki Bayi dan sedih karena Maminya akan kembali ke Inggris negara tempat asalnya selama ini.

__ADS_1


Delia dan Arya tidak bisa mengantar Nyonya Lusiana ke Airport, karena ada urusan penting yang tidak bisa mereka tunda.


"Sayang, lihat aku, apa Kamu lupa kalau Abang akan selalu berada di sisi Kamu, dan tidak akan pernah meninggalkanmu apa pun yang terjadi," ucap Andreas di dalam pelukan Istrinya.


"Janji yah, apa pun yang terjadi, Abang tidak akan pergi jauh dari sisinya Cilla," harap Cilla dengan wajah sendu dan air matanya yang masih sesekali menetes membasahi wajahnya yang sedikit sudah mulai ada cubbynya.


"Abang akan janji apa yang terjadi, Kamu akan selalu berada di samping Abang hingga akhir waktuku," jelas Andreas lalu mencium keningnya Cilla dengan penuh kasih sayang.


"Makasih banyak sayang."


"I love you Andreas more than my own life."


"I also really love and love Margaret Agata Pricilla."


Mereka berpelukan saling menyalurkan rasa bahagianya yang ada di dalam dada mereka melalui pelukan.


Andreas dan Cilla memutuskan untuk kembali ke rumahnya Uncle Arya. Kondisi tubuhnya Cilla kurang fit yang tiba-tiba merasakan pusing dan mual. Efek dari morning sicknes yang dia rasakan. Usia kandungannya yang masih sangat muda, jadi butuh istirahat yang cukup banyak.


Senyuman selalu terpancar dari wajah mereka hingga ke tempat Parkiran. Andreas berjalan ke arah pintu kursi penumpang untuk membukakan pintu mobil untuk Cilla.


"Silahkan tuan Putri," ucap Andreas yang bergaya seperti seorang Pengawal yang membukakan pintu mobil untuk Princess dengan senyuman khasnya.


Cilla yang diperlakukan seperti itu sangat bahagia dan terenyuh hatinya, sehingga air mata bahagianya kembali matanya berkaca-kaca saking bahagianya.


"Makasih banyak Suamiku," ucapnya lalu masuk ke dalam mobilnya.


"Sama-sama Bhebs," balas Andreas.


Andreas ingin membuka pintu mobilnya, tapi terhenti ketika mendengar suara seseorang yang sangat dia kenali.


Andreas terbengong di tempatnya. Arah pandangannya tertuju pada kedatangan sosok orang yang berjalan ke arahnya.


Andreas tidak menyangka jika orang tersebut mengetahui keberadaannya. Andreas pun buru-buru masuk ke dalam mobilnya, tapi segera dicegah oleh Orang itu.


"Hey, Andreas kok buru-buru amat sih, apa Kamu tidak merindukan aku," ucapnya dengan penuh manja sambil mengaitkan tangannya ke lengan Andreas.


Dia sudah berusaha untuk melepaskan tangan cewek tersebut, tapi tidak berhasil sedikit pun. Setiap kali diturunkan setiap kali juga dia kembali mengaitkan tangannya.


Cilla yang melihat hal tersebut wajahnya sudah memerah menahan amarahnya yang sudah bergejolak hingga ke ubun-ubunnya.


Cilla tidak ingin bertindak gegabah dan ceroboh apa lagi kondisinya sedikit tidak stabil.


Andreas sangat jengkel dengan pertemuannya dengan perempuan yang selama ini selalu dia hindari. Bahkan Andreas sangat tidak mau bertemu dalam keadaan apa pun itu.


Wajah Andreas pun tidak kalah marah dan sebelnya melihat tingkah lakunya Laila Hasyim Muzadi. Putri dari salah satu pengusaha sukses dan terkenal di Indonesia.

__ADS_1


Perempuan yang direncakan oleh ke dua orang tuanya untuk akan menjadi calon istrinya.


"Laila stoppp ingat batasan Kamu, Kamu itu bukan saudaraku yang bersikap seperti ini, dan ingat kita itu bukan mahram," tegas Andreas lalu menghempaskan tangannya Laila dengan cukup kasar.


Cilla pun bergerak dan keluar dari mobilnya. Dia sudah muak melihat tingkah laku perempuan itu yang sudah melampaui batas menurutnya.


"Sepertinya perempuan ini butuh diberi pelajaran."


Wajah Cilla yang biasanya ceria dan wajahnya dihiasi dengan senyuman setelah bertemu dengan Andreas sekarang berubah jadi geram, sangar dan penuh amarah.


Cilla berjalan ke arah Andreas dengan penuh percaya diri. Cilla tanpa embel-embel langsung mencium bibir suaminya dengan penuh gairah. Andreas yang diperlakukan seperti itu matanya terbelalak saat bibir seksi itu menyentuh bibir seksi dan kenyal itu yang manisnya seperti madu.


Andreas awalnya terkejut dengan aksi nekad istrinya, tapi perlahan sangat menyukai apa yang dilakukan oleh Pricilla walaupun mereka melakukannya di tempat umum.


Andreas tidak mempermasalahkannya karena mereka sudah menikah dan halal walaupun hal itu tidak mencerminkan budaya orang timur. Tetapi, demi untuk menyadarkan Laila kalau Mereka sudah menikah seperti itu jalan keluar yang terbaik.


Laila sesekali mengerjapkan matanya saking tidak percayanya dengan apa yang dia lihat dengan kedua matanya. Bahkan mulutnya menganga saking tidak percayanya.


Nafas mereka ngos-ngosan hingga Cilla memutuskan untuk menghentikan ciumannya. Lalu tersenyum penuh arti ke arah Laila yang berdiri mematung seperti orang linglung saja.


"Makanya jangan bermanja-manja dengan suami orang, lihat baik-baik orangnya sebelum kecentilan."


"Laila kenalkan ini Margaretha Agatha Pricilla istri sah saya dan Kami akan segera memiliki seorang anak," jelas Andreas lalu mengelus perut Istrinya yang masih datar dengan penuh kasih sayang.


"Itu tidak mungkin, pasti kalian bohong, kalau kalian sudah menikah kenapa ke Dua orang tua Kamu tidak bilang sama Keluargaku," ucap Laila dengan wajah yang tidak percaya.


Laila tidak mempercayai semua fakta yang ada di depan matanya. Dia sangat marah, tapi berusaha untuk menutupinya dari mereka.


Makasih banyak atas dukungannya terhadap Bertahan Dalam Penantian, jangan bosan untuk memberikan dukungannya kalian kepada BDP yah 👌.


...Jangan Lupa untuk mampir ke Novelku yg judulnya:...


...1. Sang Penakluk...


...2. Cinta Yang Tulus...


...3. Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar...


Tetap Dukung BDP dengan Cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan dan Votenya Juga serta Giftnya yah ✌️


...********To Be Continued********...


...by Fania Mikaila AzZahrah...


...Makassar, Selasa, 21 Juni 2022...

__ADS_1


__ADS_2