
Happy Reading..
Kim Hyuna memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Aditya. Dan sekarang Hyuna sudah berada di depan kamar hotel yang sudah disiapkan oleh Aditya. Sebenarnya Kim Hyuna merasa was-was, tetapi tidak ada jalan keluar lainnya lagi yang bisa Dia lakukan untuk mendapatkan gelangnya kembali yang ada di tangan Aditya.
Kim Hyuna tidak memberitahukan kepada Arya atau pun Keluarganya yang lain tentang kesepakatan yang mereka buat. Hyuna merasa Dia masih sanggup untuk menangani sendiri masalah yang sedang dihadapinya.
Hyuna kemudian berjalan mondar mandir antara ingin menekan bel atau tidak, hal ini berlangsung beberapa saat. Dan yang dilakukan oleh Hyuna mendapat perhatian dari Aditya. Aditya mengamati Hyuna langsung dari layar handphonenya.
Aditya tersenyum melihat tingkah Hyuna yang menurutnya lucu di Matanya.
"Ternyata kamu berani juga datang ke kandang macan gadis cantik" ucap Aditya sambil menggoyang gelasnya yang berisi minuman beralkohol.
Karena Hyuna merasa lelah mondar mandir Akhirnya Dia memutuskan untuk memencet bel. Seketika itu pintu terbuka dengan lebarnya. Kim Hyuna tidak melihat sosok orang yang dia cari. Hyuna sudah celingak-celinguk mencari keberadaan Aditya tapi hasilnya tetap sama.
Tiba-tiba pintu tertutup dengan sendirinya membuat Hyuna kaget.
"Ini kamar Manusia atau kamar hantu sih??" ucap Hyuna yang sudah gemetaran.
Karena posisi Hyuna yang menghadap ke Pintu sehingga Dia tidak melihat Aditya yang berjalan mendekat ke arahnya.
Seketika bulu kuduk Hyuna berdiri.
"Ya Allah sepertinya kamar ini berhantu" ucap Hyuna yang sudah ingin meneteskan air matanya.
Dan segera ingin berlari ke luar tapi Hyuna Belum melangkahkan kakinya, tangannya sudah ditarik oleh seseorang. Hyuna pun berteriak dengan kencang saking takutnya.
"Haaaaantuuuu! Aku mohon jangan takuti Aku, aku kan tidak punya salah sama kamu, tolong lepaskan Aku huhuuuhuhu" ucap Hyuna yang masih menutup matanya yang takut jika membuka matanya dia melihat sosok yang menyeramkan.
Karena tangan Aditya yang begitu dingin yang sedang memegang tangan Hyuna sehingga Hyuna menganggap tangan Adrian adalah Hantu.
Aditya ingin sekali tertawa ketika melihat reaksi Hyuna. Tetapi Aditya berusaha untuk menahan tawanya.
"Maafkan aku tuan Hantu aku tidak sengaja masuk ke dalam kamarmu, aku Mohon lepaskan aku yah" ucap Hyuna yang sudah gemetaran.
Karena tubuh Hyuna yang sudah mengeluarkan keringat dingin Akhirnya Aditya menyudahi candaannya. Aditya tidak ingin terjadi sesuatu kepada wanita yang Dia sayangi.
Aditya kemudian membalik badan Hyuna dan sekarang mereka berhadapan langsung. Tetapi Hyuna masih tenggan untuk membuka kelopak matanya. Hyuna masih saja takut.
Aditya lansung berinisiatif untuk membantu Hyuna untuk membuka matanya. Dengan cara memeluk tubuh Hyuna yang sudah gemetaran. Tubuh Hyuna merespon dengan baik pelukan Aditya.
Perlahan-lahan Hyuna membuka matanya dan Hyuna tetap histeris melihat wajah Aditya yang terlalu dekat dengan wajahnya. Karena ini pertama kalinya Dirinya dipeluk oleh pria asing selain keluarganya sendiri.
"Aaaaaahhh, apa yang kamu lakukan??" ucap Hyuna yang berusaha melepaskan pelukan Aditya dari tubuh rampingnya.
"Kamu yah, udah aku tolongin tapi masih saja ngamuk dan memukuliku" ucap Aditya sambil menahan pukulan Hyuna ditubuhnya yang tidak seberapa itu.
"Aku kira kamu itu hantu, aku kan cuma melindungi diriku saja lagian apa sih maksud kamu menakutiku, apa salahku padamu??" ucap Hyuna yang sudah meneteskan air matanya.
Aditya kembali mencoba untuk memeluk Hyuna untuk menenangkannya.
"Aku tidak berniat untuk menakuti kamu, tapi kamu saja yang terlalu penakut" ucap Aditya sambil menghapus air mata Hyuna.
Hyuna membalas pelukan Aditya yang membuatnya nyaman dan perlahan rasa takutnya berangsur hilang.
__ADS_1
Aditya tersenyum melihat Hyuna yang sudah nampak membaik. Pelukan Aditya ternyata obat mujarab untuk menghilangkan rasa takut Hyuna.
Hal itu terjadi beberapa saat, saking enaknya yang dirasakan oleh Hyuna Akhirnya Hyuna terlelap dalam pelukan Aditya. Aditya tersenyum manis ketika mengetahui kalau Hyuna sudah tenang.
"Hantunya sudah pergi jadi lepaskan tangan kamu dari tubuhku" ucap Aditya yang merasa lelah juga harus berdiri dengan memeluk tubuh Hyuna.
Aditya merasa heran kok tidak ada respon dari Hyuna. Akhirnya Aditya memutuskan untuk melihat dan memeriksa Hyuna. Aditya khawatir jika Hyuna malah pingsan.
Tawa Aditya pecah juga setelah mengetahui kalau Hyuna malah ketiduran di dalam pelukannya.
"Ya kok malah tidur sih, tadi ketakutannya luar biasa ehh sekarang malah ketiduran" ucap Aditya yang tersenyum melihat tingkah Hyuna.
Aditya pun menggendong Hyuna ke ranjang king size-nya. Aditya menyelimuti seluruh tubuh Hyuna agar Hyuna tidak kedinginan. Aditya duduk di samping Hyuna dan menatap wajah cantik Hyuna yang sedang terlelap dalam tidur cantiknya.
Aditya menyentuh hidung dan bibir Hyuna. Seketika Sesuatu yang ada di bawah sana meronta padahal sudah hampir 4 bulan tidak mendapatkan respon positif jika bersentuhan langsung dengan wanita lain. Bahkan Aditya sudah menanggap dirinya tidak berdaya karena disaat Dirinya Ingin melakukan hal itu, Tapi yang dibawah seakan-akan menolak dan tertidur pulas. Itu lah sebabnya Aditya tidak pernah lagi menginjakkan kakinya di Club malam langganannya.
Nomor handphone orang yang selalu mendatangkan cewek untuknya pun sudah diblokir oleh Aditya. Semua akses tentang Club dan perempuan bayaran sudah ditutup oleh Aditya.
Tetapi beda dengan yang dia rasakan sekarang. Aditya bahkan sangat menginginkan sesuatu hanya melihat wajah polos Hyuna yang sedang tertidur saja sudah meningkatkan nafsunya.
Aditya mengerang kesal dan langsung bangkit dari tempat duduknya. Aditya bergegas ke kamar mandi untuk menuntaskan yang harus dia selesaikan.
"Ada apa denganku??" ucap Aditya sambil berteriak keras bersamaan air dari shower yang mengalir.
Keesokan paginya, Hyuna terbangun dan kaget ketika menyadari bahwa dirinya tertidur pulas bukan di kamarnya. Hal pertama yang dia lakukan adalah memeriksa keadaannya dan seluruh pakaian yang dia kenakan.
"Alhamdulillah masih lengkap" ucap Hyuna.
Tiba-tiba ada suara bariton yang mengangetkan Hyuna.
Hyuna terkesima dan meleleh seketika melihat Senyuman diwajah Tampan Aditya. Hyuna pun refleks membalas senyuman Aditya.
"Gimana apa Kamu sudah ingat??" Tanya Aditya yang tidak ingin menutupi rasa gugup dan Debaran jantungnya.
"Seingat Aku semalam ada hantu di sini" ucap Hyuna.
"Mana ada hantu, kamu terlalu percaya takhayul" ucap Aditya.
"Tapi....." ucap Hyuna yang tidak melanjutkan perkataannya Karena sudah teringat dengan kejadian semalam dan langsung membuatnya tersenyum.
"Stop senyum-senyum gitu, Kamu seperti orang kesurupan saja" ucap Aditya.
Hyuna Akhirnya memutuskan untuk berpura-pura seperti orang yang sedang kesurupan. Hyuna ingin melihat reaksi dari Aditya.
"Hahahaha, Aku tidak kesurupan aku hanya mencari sesuatu" ucap Hyuna sambil berjalan ke arah Aditya.
Hyuna menampilkan wajah yang benar-benar seperti orang kesetanan. Aditya percaya dengan akting Hyuna.
"Apa kamu melihat yang sedang aku cari" ucap Hyuna yang semakin mendekat ke arah Aditya.
Aditya Akhirnya terpengaruh juga dengan akting Hyuna.
"Tolong kembalikan barangku, huhuuuhuhu" ucap Hyuna yang dibuat dramatis.
__ADS_1
Wajah mereka sekarang semakin dekat jika Hyuna atau pun Aditya bergerak otomatis bibir mereka pasti bersentuhan.
Hyuna sudah ingin tertawa melihat reaksi dari Aditya. Tetapi Hyuna berusaha untuk menahan tawanya. Aditya menganggap hal ini terjadi akibat ulahnya sendiri yang mengerjai Hyuna semalam.
"Ini cowok sudah besar dan sudah dewasa tapi tidak bisa membedakan orang yang pura-pura kesurupan" ucap Hyuna dalam hatinya.
Ketakutan dan kekhawatiran yang dirasakan oleh Aditya bercampur dengan perasaan yang menginginkan lebih dari tubuh Hyuna. Karena kedekatan posisi dari Hyuna yang sudah berada di atasnya. Sehingga Aditya refleks berdiri dan kepala mereka berbenturan.
Karena sakit akhirnya Hyuna menyudahi aktingnya dan langsung meringis kesakitan sambil memegang dahinya.
"Aaauu sakit" ucap Hyuna sambil memegang dahinya yang nampak kemerahan.
Aditya heran melihat reaksi Hyuna yang sudah tidak seperti orang kesurupan.
"Kamu kalau berdiri Pake permisi dong, kan sakit" ucap Hyuna.
"Aku kira orang yang kesurupan tidak akan merasakan sakit walaupun diapakan" ucap Aditya sambil mendekat ke arah Hyuna.
Hyuna mundur karena takut Jika Aditya berbuat nekat terhadapnya. Hyuna semakin terpojok sehingga tanpa mereka sadari mereka terjatuh di atas ranjang dan posisi Hyuna di bawah sedangkan Aditya berada di atas tubuh Hyuna.
Mereka akhirnya saling berpandangan dan menikmati keindahan dari wajah mereka masing-masing. Hal ini berlangsung beberapa menit. Andai saja yang dibawah sana tidak ikut terbawa suasana mungkin Aditya belum bangkit dari atas tubuh Hyuna.
Aditya langsung berlari ke kamar mandi. Aditya lagi kesal dengan keadaannya. Aditya pun sudah frustasi dibuatnya.
"Kalau gini terus lama-lama aku bisa gila" ucap Aditya.
Sedangkan Hyuna masih asyik berbaring dan menyadari kondisi Aditya yang menginginkan lebih dari sekedar ciuman Sesaat.
Hyuna menyentuh bibirnya yang sempat bersentuhan dengan bibir seksi Aditya.
Hyuna pun tersenyum mengingat kejadian itu. Hyuna bahkan membayangkan hal yang lebih dari itu.
Ini Visualnya Si Hyuna yang selalu membuat Aditya cenat cenut kepala atas bawah 🤭🤣.
Kalau yang Ini Sang Casanova yang sudah mati kutu jika bertemu dengan perempuan lain selain Hyuna.
TBC.
Assalamu alaikum Readers..
apa kabar Dunia Halu..??
Moga Readers setianya BDP selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari Segala macam penyakit..
amin yra 🙏🙏🥰.
Maafkan Fania yang kembali tidak bisa update Banyak dikarenakan kesibukan di RL yang sangat banyak dan butuh perhatian khusus.
Tetap Dukung BDP Yah Readers 🙏🙏
__ADS_1
Makasih.🥰🥰