
Happy Reading...
Pagi telah menyingsing. Panas teriknya matahari di pagi hari tak mengganggu tidur panjangnya Delia. Mungkin Delia kelelahan akibat aktifitasnya bersama suaminya.
Tapi beda halnya dengan Arya sudah bangun dari jam 4 Subuh.
Arya kaget dengan keadaannya saat terbangun dalam keadaan bertelanjang dada dan 1 selimut dengan Delia. Arya masih mengingat dengan samar-samar apa yang terjadi dengannya semalam. Bahkan Arya masih merasakan hangatnya nafas istrinya disaat kejadian itu. Arya tersenyum mengingat kejadian itu.
Arya kemudian memeluk dan mencium istrinya.
"Makasih banyak kamu memberikan yang pertama untuk aku".
Arya tersenyum melihat wajah yang pertama kali dia lihat disaat dia membuka matanya. Hal ini yang beberapa hari belakangan yang selalu Arya inginkan dan impikan tapi Arya tidak berani mengutarakan maksud dan keinginannya kepada Delia. Arya bangkit dari tempat tidurnya dan Tampa sengaja melihat telapak kaki Delia yang memerah bahkan ada sebagian kulit telapak kakinya yang terkelupas dan berdarah.
Arya langsung berdiri dan mengambil kotak p3knya. Arya lalu mengobati Telapak kaki Delia. Saking lelapnya tidur dari Delia sampai-sampai Delia tidak merasakan hal apapun padahal Jika diobati dalam keadaan tersadar pasti akan terasa perih dan nyut-nyutan.
Arya sampai tidak tega melihat keadaan kaki Delia.
"Kamu ini pintar atau bodoh sih, kenapa keluar rumah tanpa memakai alas kaki, lihat ini akibat kecerobohanmu sendiri" Arya ngomel-ngomel seakan-akan Delia mendengarnya.
Arya bertanya kepada Security kompleks tentang siapa yang menolongnya. Security itu menjawab kalau istrinya yang datang ke pos jaga untuk meminta bantuan dengan berlari dan tanpa memakai alas kaki bin bertelanjang kaki.
"Entah apa yang terjadi jika suatu saat nanti aku telah pergi jauh dari hidupmu, Aku hanya berharap sama kamu Tolong jangan ceroboh dan tetap lah hidup yang baik walaupun tanpa aku disisimu, Mungkin Aku suami yang egois jika memintamu untuk menjaga hatimu dan menunggu kepulanganku."
Arya berbicara dengan dirinya sendiri sambil meneteskan air matanya. Bahkan ini adalah Air mata pertamanya sebagai laki-laki dewasa.
"Aku lakukan ini demi kebaikanmu dan masa depanmu"
Arya kemudian mencium kening istrinya. Arya menyimpan Sebuah Amplop dan 1 buah kotak buludru warna biru.
" Anggap saja ini tanggung jawab aku kepadamu selama aku menikahimu.
Hiduplah Bahagia Sayang."
Arya merapikan Isi dari kotak p3knya. Dan mengembalikan ke tempat semula.
Kemudian Arya menelpon seseorang.
"Katakan kepadanya kalau aku siap berangkat hari ini juga, Tapi Tolong jangan ganggu istriku dan jangan berani menyentuhnya secuil kukupun"
Arya terduduk di lantai sambil memeluk lututnya,Dia menangis tersedu-sedu Tampa mengeluarkan suaranya, Karena Takut mengganggu tidur Istrinya.
Arya merapikan dan menyembunyikan semua barang-barang pribadinya yang berhubungan dengan status dan kerjaannya selama ini. Yang tersisa adalah Pakaian kerjanya sebagai pelayan dan beberapa barang yang berhubungan dengan pelayan.
__ADS_1
Sebenarnya Arya bersembunyi dari keluarganya karena tidak ingin diatur-atur dan disetir oleh Ayahnya. Jadi Arya bersembunyi dari keluarganya dan bekerja sebagai Pelayan untuk menutupi jati dirinya.
Flashback on..
Tapi sepintar apapun dan sekuat apa pun Arya bersembunyi Akhirnya ketahuan juga.
Hari itu Arya berniat ingin membawa Delia ke Pesta salah satu temannya. Tapi Naas, Arya ditemukan oleh Anak buah Ayahnya. Dan dari situlah Arya dibawa paksa oleh Anak buah Ayahnya ke Perusahaan Miliknya.
"Semua pilihan ada di tanganmu, Kamu pilih Mengambil alih posisi Ayah di London dan melanjutkan S3Mu atau Kamu ingin melihat istrimu Hilang dari pandangan matamu selamanya??". Ayahnya memegang foto Delia
Arya hanya terpaku diam seribu bahasa. Melawan pun bagi Arya tak akan ada gunanya, Karena Arya tahu kemampuan Keluarga dan Ayahnya. Arya terduduk di lantai dan tak tahu harus berbuat apa-apa.
Ayahnya dan anak buahnya sudah meninggalkan ruangannya.
Arya memungut Foto Istrinya di lantai dan mencium Foto itu.
"Maafkan aku Sayang,Aku tak bisa menjaga dan bersamamu lagi, terima kasih untuk waktunya selama ini"
Arya kemudian berteriak kencang. Untung Kantornya dilengkapi dengan peredam suara. Jadi sekeras apapun tak akan ada yang mampu mendengar teriakannya.
Saking terpuruknya seorang Arya Wiguna sampai-sampai dia tidak peduli dengan penampilannya dan belum makan dari Siang.
Beberapa saat kemudian, Arya berangkat ke Bandara bersama anak buah Ayahnya. Semua yang berhubungan dengan Delia harus dia buang tidak boleh dia sentuh, seperti Hpnya, Arya terpaksa memakai hp baru pemberian dari Ayahnya. Keluarga Arya menutup semua akses yang berhubungan dengan Delia.
Di Lain tempat,Delia terbangun dari tidurnya, Tapi Delia merasakan ngilu dan agak sakit di bagian area sensitifnya.
"aauuhh,sakit, mungkin ini terjadi setelah apa yang aku lakukan dengan kak Arya". Delia tersenyum malu-malu mengingat kejadian itu.
Delia berjalan pelan-pelan dan tertatih menuju kamar mandi. Dan membersihkan seluruh badannya.
Delia melihat dirinya dipantulan cermin,dan melihat banyak tanda merah di bagian sensitifnya.
Karena lapar,Delia ke dapur mencari makanan, ternyata sudah tersaji nasi goreng buatan suaminya.
Di samping piringnya ada secarik kertas yang bertuliskan
"selamat makan sayang, Makasih untuk semalam. I love u Forever 💗💞💋" Seperti itu isi dari pesan Arya.
Delia kemudian duduk di meja makannya dan mulai menyantap Nasi goreng buatan suaminya.
__ADS_1
"ini pasti enak, bismillah umm nyammi, enak banget, ternyata KK Arya jago masak juga".
Setelah menyelesaikan makannya,Delia kembali masuk ke kamarnya sendiri untuk mengganti pakaiannya. Beberapa saat kemudian,Delia kembali ke kamar Arya Karena tadi dia lupa mengambil Handphonenya.
Delia merapikan dan membersihkan kamar suaminya. Dan tak sengaja melihat ada beberapa barang di atas Nakas Meja, dan menarik perhatian Delia.
Delia memberanikan dirinya untuk mengambil dan membuka amplop itu. Ternyata isinya ada 1 kartu ATM, kartu kredit,buku tabungan serta buku nikah dan foto waktu dia menikah.
Dan di dalam amplop itu masih ada secarik kertas. Kira-kira seperti ini isinya.
" Untuk Istriku Tersayang..
Makasih banyak untuk semua yang telah kamu berikan untukku, maaf jika kamu sudah membaca suratku ini mungkin aku sudah pergi jauh. Maafkan aku yang tak bisa dan tidak mampu untuk berpamitan denganmu Secara langsung, Aku tidak punya keberanian.
Maaf Aku tiba-tiba mendapatkan tanggung jawab dari tempat aku bekerja, dan ternyata aku dikirim ke luar negeri,dan Maaf aku tak mampu menolaknya karena cuma aku lah yang bisa menjalankan Tugas itu. Kumohon Maafkan aku dan jangan marah dengan keadaan ini.
Aku mohon bersabarlah dan tetap menjaga hatimu sampai aku kembali..
Mohon terima pemberianku dan pergunakan jika engkau membutuhkannya.
Salam sayang dan Cinta selalu..
Arya Wiguna suamiMu 💗💞💋
Delia menangis disaat dia baca Surat dari suaminya.
Delia terduduk di atas ranjang king size suaminya. Dan memeluk erat surat itu.
"Aku tidak menginginkan ini hanya Kakak yang aku inginkan". Delia semakin menangis tersedu-sedu. Dan mengambil kotak buludru warna biru tua itu. Ternyata isinya adalah Satu pasang cincin kawin.
Hati Delia semakin sakit, disaat dia mulai membuka hatinya untuk suaminya disaat itu pula, suaminya harus pergi keluar negeri untuk bekerja.
TBC...
Mana tissue Fania butuh tissue. Entah kenapa nulis bab ini Fania jadi sedih.
Kasihan yah Delia...
Gimana Readers udah terjawab kan Siapa Arya Wiguna dan apa pekerjaan Arya.
Seperti biasa Fania ingatkan untuk letakkan jempolnya di Tanda Like, Favorit dan Vote yah..
__ADS_1
Makasih banyak..🙏🙏🙏