
Happy Reading..
Semua orang mengucap Alhamdulillah disaat Rina menerima pinangan Emre. Semua orang yang hadir di acara tersebut merasa merasa bahagia dan bersyukur karena Masalah yang dihadapi oleh Rina dan Emre sudah mendapatkan solusi terbaik.
Acara lamaran itu sengaja diadakan secara privat dan tidak mengundang para awak media dikarenakan kondisi psikologis dan fisik Rina yang tidak memungkinkan. Jadi lamaran itu hanya dihadiri oleh keluarga, kerabat terdekat saja.
Setelah acara tukar cincin selesai, semua orang kembali menikmati hidangan yang tersedia. Hari ini hidangannya khusus makanan tradisional Indonesia. Menu ini adalah permintaan dari Keluarga besar Emre.
Ternyata Uncle Hussein adalah sahabat lama Mama Elisabeth. Uncle Hussain lah yang meminta makanan itu, karena dirinya merindukan makanan yang dulunya sering Beliau santap setiap kali berkunjung ke rumah orang tua Mama Elisabeth.
Akhirnya Delia dan Arya memutuskan untuk menyediakan berbagai macam masakan asli Nusantara. Rina diantar oleh Dessy ke dalam kamarnya. Rina merasa mual dan sedikit pusing sehingga Dia pamit kepada ke dua orang tuanya terlebih dahulu untuk beristirahat.
Setelah dari mengantar Rina, Dessy tidak kembali ke dalam rumah Arya, tetapi Dessy berjalan ke arah Taman yang ada di belakang rumah Delia.
Dessy ingin menghirup udara segar dan Dia tidak ingin ada orang lain yang melihatnya sedang menangis. Dessy teringat akan anaknya yang meninggal 1 tahun lalu akibat kecelakaan.
Dan sejak itu, Dessy sampai sekarang belum dikaruniai lagi seorang anak.
"Maafkan Mama yah Nak, Mama tidak bisa menjagamu dengan baik" ucap Dessy di sela tangisnya yang sedang memandangi foto anaknya.
Air mata Dessy tidak hentinya menetes. Dessy sangat menyesal karena gara-gara kecerobohannya Putranya meninggal dunia.
Tiba-tiba ada seseorang yang mengulurkan sebuah sapu tangan berwarna biru. Dessy tanpa pikir panjang langsung saja mengambilnya. Dan langsung melap sisa air matanya. Setelah Dessy merasa air matanya sudah kering, baru lah Dia mengembalikan sapu tangan itu kepada pemiliknya.
"Makasih banyak" ucap Dessy sambil mengulurkan saputangan itu kepada pemiliknya.
"Sama-sama" ucap singkat laki-laki itu.
Dessy kaget melihat orang itu, Dessy menyangka kalau orang itu adalah perempuan bukan laki-laki.
"Maaf, Saya Sudah lancang memakai saputangan Anda" ucap Dessy yang tidak enak hati.
"Tidak masalah kok, santuy saja" ucap pria itu.
"Silahkan duduk sepertinya saya tidak bisa pijat dan urut Anda jika Anda kelelahan berdiri" ucap Dessy.
"Makasih banyak" ucap Pria itu sambil tersenyum manis ke arah Dessy.
Dessy terkesima dan terpesona melihat senyuman pria itu dengan lesung pipinya.
"Maafkan Saya yang sudah mengganggu aktivitasnya" ucap pria itu.
"Tidak apa-apa kok, oya sepertinya Saya baru lihat Anda hari ini" ucap Dessy.
"Kenalkan nama Saya Dimas Afrizal Bakri" ucap Dimas sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Dessy.
"Dessy Resky Amalia" ucap Dessy sambil membalas senyuman Dimas.
"Dimas keluarganya Emre atau Rina??" tanya Dessy.
"Dua-duanya salah" ucap Dimas sambil memandang bunga mawar yang sedang bermekaran.
"Maksudnya??" ucap Dessy heran.
"Saya asisten pribadinya Pak Arya Wiguna yang baru dan sekaligus keponakan mamanya" ucap Dimas.
"Ohh gitu yah" ucap Desyy.
__ADS_1
Tiba-tiba Handphone Dessy dan Dimas berdering secara bersamaan.
"Hp kamu bunyi" ucap Dimas.
"Iya makasih, hpmu juga bunyi loh" ucap Desyy sambil tertawa.
"Senyumannya manis sekali tanpa gula" ucap Dimas dalam hatinya.
"Maaf aku angkat telpon dulu yah." ucap Dessy meminta ijin kepada Dimas.
Sedangkan Dimas sedang asyik membalas chat dari Presdirnya.
Dessy pun kembali tetapi Meminta Ijin untuk kembali ke dalam rumah.
"Aku pamit duluan yah, jemputan aku sudah datang soalnya" ucap Dessy.
"Ok, silahkan" ucap Dimas.
Dessy meninggalkan rumah Delia Karena suaminya sudah datang untuk menjemputnya pulang. Dessy tidak lupa untuk berpamitan kepada Delia dan yang lainnya. Dessy kemudian berjalan ke luar dan segera masuk ke dalam mobilnya.
"Kamu lama banget sih, dari tadi aku telpon tapi gak kamu angkat, Aku perhatiin kamu kok semakin lelet saja dan selalu buat aku kesel saja" ucap suami Dessy yang marah-marah.
Dessy tidak menjawab atau pun berniat membalas perkataan suaminya. Dessy sudah terbiasa dengan perlakuan seperti itu dari suaminya. Bahkan setiap Suaminya ada di rumah pasti Kerjaannya marah-marah tidak jelas saja. Tapi Setiap malam air mata Dessy selalu saja menetes di antara Sujud nya.
Sedangkan di dalam ruangan tempat pelaksanaan acara Lamaran ternyata orang-orang masih asyik berbincang-bincang seakan-akan mereka tidak kenal waktu lagi.
Tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah seorang gadis. Rambut panjang gadis itu terurai dan tampak senyum di wajah cantiknya.
Pria yang duduk di sebelah Arya terkesima setelah melihat perempuan itu. Rasa Rindunya sudah terobati. Perempuan yang selama ini Dia impikan dan idamkan ada di depan matanya.
Perempuan ini berhasil menjungkir balik kehidupan seorang Aditya yang notabene sang penakluk wanita di atas Ranjang.
Aditya langsung berdiri ketika melihat Hyuna menghampiri Arya. Aditya sampai lupa di mana Dia berada. Aditya tersenyum manis ketika Kim Hyuna sudah ada di depan matanya. Arya langsung berdiri karena melihat Kim Hyuna datang dan langsung merangkul tubuh sepupunya.
"Kok kamu tidak mengabari kakak kalau kamu mau datang??." ucap Arya.
"Aku mau kasih kejutan untuk Kakak sama kakak ipar." ucap Hyuna.
Aditya kaget mendengar kalau Arya adalah kakak sepupu dari perempuan yang selama ini Dia rindukan kehadirannya.
"Temui Kakak iparmu, Dia di sana sedang menemani Mama Elisabeth" ucap Arya.
"Makasih kakak" ucap Hyuna.
Aditya langsung teringat dengan gelang yang selama ini Dia pakai dalam keadaan apa pun bahkan Aditya tidak pernah melepaskan gelang itu dari tangannya.
"Aku tidak akan melepaskan kamu lagi" ucap Aditya dengan suara kecil.
"Maaf kamu tadi bicara apa??." tanya Arya.
"Ohh tidak apa-apa kok, Aku hanya ingin meminta ijin untuk mengambil minuman" ucap Aditya dengan seringainya.
"Silahkan, kamu ini kayak berada di rumah orang lain saja" ucap Arya.
"Aku tinggal sebentar dulu yah" ucap Aditya sambil tersenyum.
"Ok Aditya" ucap Arya.
__ADS_1
Aditya pun meninggalkan Arya dengan yang lainnya. Aditya pura-pura ingin mengambil minuman karena Hyuna ada di Dekat Meja tempat minuman itu berada.
Aditya pun memulai aksinya, Aditya mengambil minuman yang berwarna cerah. Dan belum Dia minum, minuman itu tumpah dan langsung mengenai pakaian Hyuna dan juga Aditya.
"Maafkan Saya Nona, Saya tidak sengaja menabrak Nona" ucap Aditya sambil ingin membersihkan pakaian Hyuna.
"Stop Pak, Tidak perlu bapak bersihkan pakaian Saya, Saya masih bisa sendiri kok" ucap Hyuna yang tidak suka dengan sikap Aditya yang ingin menyentuh tubuhnya.
Semua perhatian orang-orang tertuju kepada mereka berdua. Delia segera mendatangi mereka.
"Ada apa Hyuna, kok pakaian kamu basah dan kotor lagi??." tanya Delia.
"Maafkan Saya, Saya yang melakukan hal itu karena tadi waktu bawa gelas tanpa sengaja menumpahkan isinya ke pakaian cewek ini" ucap Aditya yang berpura-pura bersalah dan sangat menyesal.
"Ohh tidak apa-apa kok namanya juga kesandung,Aku teringat masa lalu aku dengan Arya, Hanya Karena tersandung ujungnya kami dinikahkan" ucap Delia tersenyum mengingat kejadian itu.
"Serius kakak ipar.?" tanya Hyuna.
"Iya" jawab Delia.
"Jadi penasaran loh kak dengan kisah kalian, kapan-kapan cerita sama aku yah Kak." ucap Hyuna sambil terus membersihkan pakainya.
Disaat Ingin berbalik, Aditya tanpa sengaja menyenggol lengan Hyuna sehingga Gelang yang dipakainya tersangkut di baju Hyuna.
"Maaf Saya tidak sengaja." ucap Aditya.
Hyuna kaget setelah melihat dan menyentuh gelang Aditya yang nyangkut di bajunya.
"Ini kan.....??" ucap Hyuna.
Bonus visualnya Dessy Resky Amalia dan Dimas Afrizal Bakri.
TBC...
📢 Typo Mohon dimaklumi 🙏📢
Dessy, Anggara dan Dimas..???
Aditya sang Casanova dan Hyuna...???
Gimana dengan kisah perjalanan percintaan mereka selanjutnya yah...??
yang penasaran dengan kelanjutan kisahnya so Tunggu update selanjutnya yah...
Maafkan Fania baru Update, maklum urus Paksu dulu ✌️🤭.
Tetap Dukung BDP Yah Readers 🙏🙏.
Dukungan kalian sangat membantu BDP 🙏
Makasih banyak..
by FANIA Mikaila AzZahrah.
__ADS_1
Makassar, 21 Februari 2022.