Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 19 Welcome Baby Twins


__ADS_3

Happy Reading....


Delia Segera dilarikan ke RS yang terdekat dari rumahnya. Delia menghubungi Mama Elisabeth dan sahabatnya.


Setelah menerima telepon dari Delia,Mama Elisabeth segera bersiap untuk berangkat ke Rumah Sakit. Tapi belum sempat membuka kenop pintu rumahnya, Terdengar suara bariton dari Ayah Arya.


"Mama mau ke mana, kenapa terburu-buru sekali seakan-akan ada yang urgen?". Tanya Ayahnya Arya.


Ayahnya Arya sudah mendapatkan informasi dari anak buahnya jika Istrinya Arya akan melahirkan, dan selama ini tanpa sepengetahuan istri dan Keluarganya, Diam-diam Pak Wiguna mengutus seorang anak buahnya untuk mengawasi gerak-gerik dari Delia dan Keluarganya.


Selama ini Aktifitas Delia bersama Istri dan anaknya selalu dalam pantauannya. Tapi Pak Wiguna tidak ingin bertindak melebihi dari menjaga dan mengawasi Delia.


"Mama mau menemui teman Mama yang akan melahirkan" jawab Mama Elisabeth.


"Teman yang mana,apa Ayah tau?" tanya suaminya


"Ohh itu teman baru mama pa, Lain kali mama akan kenalkan dia kepada Papa".


"Ohh gitu".


"Kalau gitu aku pamit dulu ah Pa, Assalamu alaikum" Mama Elisabeth tak lupa Salim dan pamit kepada suaminya.


Mama Elisabeth terlihat terburu-buru sekali.


"Pak Agus siapkan segera Mobil,Aku ingin ke rumah sakit W..".


"Baik Nyonya". jawab pak Agus. Supir pribadi Mama Elisabeth.


Pak Agus adalah supir pribadi Mama Elisabeth sejak dia pertama kali menginjakkan kakinya di rumah ini.


Mereka pun menuju Rumah Sakit tempat Delia akan melahirkan.


Mama Elisabeth menelpon Eliana untuk menemaninya di rumah sakit dan menelpon ke pihak rumah sakit tempat Delia akan melahirkan, untuk memerintahkan kepada Dokter atau pun perawat untuk memberikan pelayanan dan perawatan yang paling bagus kepada Delia.


Karena Sebenarnya Rumah Sakit itu adalah satu Rumah sakit Milik Suaminya.


Sepeninggalan Istrinya pak Wiguna Menelpon anak buahnya dan memerintahkan anak buahnya untuk Terus mengawasi dan menelpon apa pun yang terjadi.


"Halo, Segera infokan kepadanya kalau dia sudah mau melahirkan, segera jangan sampai terlambat,


"Suatu saat nanti kalian akan mengerti dengan Semua yang aku lakukan". Batin Pak Wiguna.


Delia sudah sampai ke Rumah Sakit, Perawat dan Dokter sudah bersiap sebelum kedatangan Delia.

__ADS_1


Delia naik ke kursi roda untuk mempercepat jalannya. Lagian Delia semakin merasakan sakit di bagian perutnya.


Delia dibawa ke ruang Persalinan untuk diperiksa oleh dokter sebelum dokter mengambil tindakan.


Belum sempat diperiksa jalan lahirnya untuk mengetahui sudah pembukaan berapa Tapi Air Ketuban Delia sudah pecah,Paman dan bibinya disuruh keluar ruangan persalinan Karena Delia akan segera melahirkan.


Karena Jalan lahir dan pinggul Delia sempit Akhirnya Dokter memutuskan untuk mengambil jalan operasi sesar.


Delia di bawah ke dalam ruang operasi. Mama Elisabeth dan sahabatnya sudah datang sebelum operasi dilaksanakan.


Semua Orang yang ada di tempat itu menunggu kelahiran si twins dengan penuh harap-harap cemas dan berdo'a untuk kelancaran proses operasinya.


Sedangkan di belahan bumi lainnya, Ada seseorang yang tergesa-gesa menuju bandara.


Dia tidak ingin terlambat. Dia naik pesawat pribadi milik ayahnya.


Setelah mendapat informasi dari mamanya,Dia pun segera bersiap untuk terbang ke tanah air.


Tapi perjalanannya tidak Semulus dan semudah yang dibayangkan, karena terlalu banyaknya anak buah Ayahnya yang menjaga ketat perusahaan tempat dia bekerja,Jadi harus hati-hati meninggalkan perusahaan.


Kembali ke rumah Sakit. Beberapa jam kemudian Terdengarlah suara tangisan Bayi dari dalam, Perawat membersihkan anak pertama Delia yang ternyata bayi laki-laki dan membawanya ke ruang bayi.


"Ini anak pertama ibu Delia, Bayinya laki-laki, Alhamdulillah Bayinya Sehat dan normal, beratnya 3,9 kg dan panjangnya 62 cm. Kalau bayi ke dua ibu Delia bum lahir, Maaf kalau boleh tahu ayahnya yang mana dan tolong ikut Saya" ucap Perawat itu.


"Baik sus Saya yang akan ikut denganmu" ucap Mama Elisabeth


"Iya Tante saja yang ikut bersama Perawat biarlah kami yang menjaga dan menunggu Delia" ucap Dessy.


"Iya benar ibu Saja,kami cukup disini" ucap bibi Ainun


Dalam perjalanan Mama Elisabeth terus saja menghubungi seseorang tapi orang tersebut tidak mengangkat telponnya.


Mama Elisabeth menatap wajah cucunya yang kelihatan lucu dan tampan.


"Kamu mirip banget dengan Ayahmu"


"Arya kamu di man nak jadi tidak kamu datang, Mudah2 Arya lolos dari penjagaan ketat anak buah Ayahnya". Amin


Beberapa saat kemudian anak ke dua Delia sudah berada di box bayi. "


Tolong diazani segera Bu, sebelum Bayinya buang air" ucap Perawat


"ohh iya Sus, Makasih"

__ADS_1


Tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan sosok seseorang yang sedari ditunggu kehadirannya.


Arya tak melepas maskernya.


Arya langsung memeluk mamanya dan menangis.


"Cepat nak Azankan anak-anakmu sebelum ada orang lain datang"


"Baik Ma"


"Eli jaga pintu nak jangan sampai ada yang masuk". ucap Mama Elisabeth


"Siap ma" Jawab Eliana


Arya mengazankan anak-anaknya dengan penuh haru bahkan Arya tak henti-hentinya meneteskan air matanya.


"Maafkan ayah Nak, Ayah Belum bis bersama kalian"


Arya menggendong anak Cowoknya dan bergantian dengan anak ceweknya. Ternyata anak-anaknya sangat penurut Karena mereka tidak menangis maupun rewel.


"Istrimu Sangat cantik dan baik hatinya,Mama suka dengan istrimu".


"Delia aku merindukanmu dan sangat ingin melihatmu" batin Arya


Arya segera keluar sebelum ada orang yang datang,Arya tak Lupa memakai Maskernya.


Delia sudah dipindahkan ke makar rawat VVIP. Delia masih dalam keadaan pengaruh obat bius.


Arya tidak bisa bertemu langsung dengan Istrinya karena sahabat dan bibi Ainun tidak pernah meninggalkan kamar perawatan Delia.



ini Visual baby twins Delia dan Arya Readers.


TBC...


Alhamdulillah akhirnya Delia melahirkan dalam keadaan sehat dan selamat.


Baby-nya twins yah Readers Cowok dan cewek.


Ada diantara Readers yang bisa memberikan nama untuk bayinya gak????


Jangan Lupa KriSannya, Like, Rate, Favoritnya yah Readers 🙏🙏🙏

__ADS_1


Makasih banyak 💞💗


__ADS_2