
Happy Reading..
Jika jahat dibalas kejahatan, maka itu adalah dendam.
Jika kebaikan dibalas kebaikan maka itu adalah perkara biasa.
Jika kebaikan dibalas kejahatan maka itu adalah zhalim.
Tapi, jika kejahatan dibalas kebaikan itu adalah mulia dan terpuji.
Half of my breath I exhale for my love Let my longing reach my angel
You are everything not separated by time Let the earth reject me still love you
Let your mama don't like your papa also forbid Even though the world refuses I'm not afraid
Still I say I love you
Because you are the star in my heart
nothing else can shake my love for you
You are everything not separated by time Let the earth reject me still love you
Let your mama don't like your papa also forbid Even though the world refuses I'm not afraid
Keep saying I love you
Don't bother anymore
I will carry the love that is planted in my heart until I die
You are everything not separated by time Let the earth reject me still love you
Let your mama don't like your papa also forbid Even though the world refuses I'm not afraid
I keep saying I love you.
Abang bagaimana pun mereka adalah ke dua orang tua Abang, tidak sepantasnya Abang bersikap kasar dan keras terhadap mereka," jelas Cilla dengan penuh kelembutan.
Andreas hanya menatap sepintas ke arah istrinya lalu kembali menatap tajam ke arah Papinya.
Bukan dia marah kepada orang tuanya, tapi sifat dan tingkah laku mereka yang memutuskan untuk menjodohkannya dengan perempuan yang tidak dia suka dan cintai.
Di dalam relung hatinya yang paling terdalam, Andreas merasakan kerinduan yang sangat kepada mereka, terutama kepada Maminya.
Tetapi, rasa kecewanya berhasil menutupi kerinduannya itu.
"Maafkan Andreas mi, aku sangat merindukan Mami, tapi di sisi lain aku terlanjur kecewa dengan kenyataan jika kalian diam-diam memutuskan untuk menikahkanku dengan Laila gadis yang egois itu."
Emilia terus berjalan ke arah putranya, walaupun nantinya mendapatkan penolakan beliau tetap berusaha untuk mendekati putranya itu.
Dengan mengulurkan tangannya ke arah tangan putranya itu.
__ADS_1
"Andreas putranya Mami, gimana kabarnya sayang?" tanya Emilia dengan matanya sudah berkaca-kaca menahan kerinduan pada putra sulungnya itu.
Andreas tidak bergeming sedikit pun, hanya mampu terdiam seribu bahasa. Pricilla berniat menegur ibu mertuanya, tapi takut nanti Andreas marah kepadanya sehingga dia terpaksa mengurungkan niatnya tersebut.
Pricilla menyentuh lengan suaminya agar suaminya membalas perkataan dari Maminya.
"Abang, Abang," ucapnya Cilla.
Pricilla terus berusaha untuk membuat sadar suaminya, dia berharap suaminya hatinya berubah dan menerima permintaan maaf dari ke dua mertuanya itu.
"Ya Allah luluhkan dan lembutkanlah hati dan perasaan suamiku."
"Andreas maafkan Mami sayang, Mami tidak bermaksud untuk melukai hati dan perasaan Kamu, Mami dan Papi hanya berencana sayang, Kami belum berniat untuk menikahkan kalian, lagian Mami menentang keputusan dari Papi Kamu dan Alhamdulillah Papi setuju dengan permohonan Mami," jelasnya panjang lebar.
Emilia meneteskan air matanya saking sedihnya melihat putranya yang selama ini sangat penurut, sekarang harus membangkang dan benci kepadanya hanya karena gara-gara rencana yang hanya sekedar basa-basi semata saja.
Adrian hanya menatap ke arah anak dan istrinya. Dia terdiam sedari tadi, tidak mampu berucap sepatah kata pun juga. Delia dan Arya juga hadir di dalam ruangan keluarga tidak bisa berbuat banyak atau sedikit mencampuri urusan mereka.
Mereka hanya menjadi pengamat dan pendengar setia saja tanpa ingin menggurui mereka, belum saatnya ikut menimpali pembicaraan mereka.
"Sayang, lihat Mami, sebesar itu kah rasa bencimu sama Mami? apa Mami tidak ada lagi artinya di dalam hidupmu sayang?" tanya Emilia yang ingin memegang dagu putranya, tapi selalu Andreas menolehkan dan menepis tangan perempuan yang telah melahirkannya.
Sikap Andreas yang sedikit kasar itu mengiris hatinya. Kecewa, sedih, menyesal dan tidak menyangka bercampur aduk jadi satu.
Andreas berjalan meninggalkan Maminya yang berdiri di samping istrinya. Andreas tak lupa menarik tangan istrinya untuk segera ke atas lantai dua tempat di mana kamar pribadinya berada.
Dia menangis tergugu melihat anaknya tidak menghiraukan dirinya sedikit pun. Hatinya hancur melihat putranya berlalu dari hadapannya.
Andreas hanya melirik sesaat ke arah Papinya tanpa membalas perkataan dari Papinya yang cukup emosi itu.
Arya segera menenangkan saudara angkat sekaligus adik iparnya itu.
"Abang, jangan terlalu keras menghadapi anak-anak, mereka juga butuh dimengerti dan dihargai keputusannya, jangan memaksakan kehendak Abang, mereka sudah besar dan cukup mengerti apa yang mereka inginkan," jelas Arya Wiguna.
"Apa yang dikatakan oleh Mas Arya sangat benar adanya, jangan paksakan kehendak Abang, apa lagi mereka sudah menikah dan Abang akan segera menjadi Kakek," timpal Delia.
Adrian menatap ke arah Delia setelah mendengar penjelasan jika menantunya sudah hamil. Kesedihan di wajahnya Emilia berangsur membaik tidak seperti awal kedatangan Andreas bersama dengan istrinya.
Emilia segera berjalan ke arah Delia berada dan ingin memastikan apa yang dikatakannya adalah benar adanya. Emilia duduk di samping kakak iparnya lalu memegang tangan Delia Paramitha Wirawan.
"Mbak Delia, apa yang Mbak katakan benar adanya atau mungkin tadi aku salah dengar saja?" tanya Emiliana yang ingin memastikan kebenaran informasi tersebut.
Dengan wajah penasaran bercampur bahagia itu meminta penjelasan dari Delia.
Delia terlebih dahulu menganggukkan kepalanya disertai dengan senyum bahagianya sebelum menjawab pertanyaan dari adik iparnya itu.
"Alhamdulillah, Pricilla sudah hamil jalan tiga bulan sudah, Kamu akan segera memiliki cucu," ujarnya.
"Serius!!!? tanya Emilia lagi yang seakan-akan apa yang dia dengar barusan adalah hanya bercanda saja.
"Iya, aku sangat serius dan aku ingin ucapkan selamat Kamu akan segera menjadi seorang Nenek," tuturnya lagi.
"Syukur Alhamdulillah, makasih banyak ya Allah atas Resky dan segala karuniaMu yang tidak terkira ini," rasa syukur yang diucapkan oleh Emilia mewakili perasaannya yang sangat bahagia dan sekaligus terharu dengan hadiah dan kejutan dari anaknya.
__ADS_1
"Dia gadis yang baik, aku yakin dia akan menjadi pendamping hidupnya Andreas yang paling cocok dan sempurna walaupun kesempurnaan itu tidak berlaku untuk manusia, tapi aku yakin dengan kehadiran Cilla di dalam hidupnya Andreas mampu merubah sedikit demi sedikit kebiasaan kurang baiknya Andreas akan berkurang," jelas Delia panjang lebar.
"Yang dikatakan oleh Delia sangat benar adanya, Mas perhatikan selama mereka di sini mereka saling melengkapi satu sama lain, saling menutupi kekurangan masing-masing," terang Arya.
"Alhamdulillah, aku sangat berterima kasih kepada Mbak karena sudah mengurus semua persiapan dan kebutuhan putraku dan Isterinya selama mereka berada di sini," jelasnya.
"Kamu tidak perlu berterima kasih kepada Kami, itu sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban Kami sebagai keluarganya, keluarga kan saling menolong dalam suka maupun duka dan selalu ada disaat ada anggota keluarga yang membutuhkannya bantuan dan uluran tangan kita."
Kebahagiaan tidak menghampiri mereka yang memiliki segalanya, namun kebahagiaan akan menghampiri mereka yang berterus bersyukur atas nikmatnya.
Happiness does not come to those who have everything, but happiness will come to those who continue to be grateful for the blessings.
Kehangatan dalam keluarga tidak diukur dari ukuran luas rumahnya, tapi luasnya kebahagiaan yang menempati.
Kesenangan bermula dari kebersamaan bersama orang-orang terdekat, terutama keluarga.
Kebersamaan dengan keluarga momen penting dalam menggapai rumah tangga bahagia.
The warmth in the family is not measured by the size of the house, but the breadth of happiness that occupies it.
Fun begins with being together with the closest people, especially family.
Togetherness with family is an important moment in achieving a happy household.
Makasih banyak atas dukungannya terhadap Bertahan Dalam Penantian😘🥰, jangan bosan untuk memberikan dukungannya kalian kepada BDP yah 👌 kalau gak punya waktu untuk baca setiap Babnya bisa dicicil juga boleh 🤭✌️
Jangan Lupa untuk mampir ke Novelku yg judulnya:
Sang Penakluk
Cinta Yang Tulus
Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar
Tetap Dukung BDP dengan Cara:
Like setiap Babnya,
Rate Bintang 5,
Favoritkan agar selalu mendapatkan Notifikasi Updatenya dan
Votenya Juga serta Giftnya yah ✌️
********To Be Continued********
by Fania Mikaila AzZahrah
Makassar, Rabu, 22 Juni 2022
__ADS_1