Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BBA. 187. Pertemuan Keluarga Besar Edward


__ADS_3

Happy Reading..


Hyuna akhirnya menerima lamaran Alan, sedangkan Alan tidak perduli dengan apa yang terjadi dengan masa lalu Hyuna. Bagi Alan setiap manusia pasti punya masa lalu yang berbeda. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu jangan pernah disesali terus menerus tapi berusaha lah bertaubat dan jangan sampai mengulang kesalahan yang sama untuk ke dua kalinya.


Hyuna yang larut dalam keadaan hingga tidak menyadari apa yang telah dia lakukan dengan Alan. Alan pun saking asyiknya hingga Lupa dengan apa yang terjadi. Godaan dari pihak ke tiga luar biasa. Hingga bisa menjerumuskan anak cucu Adam.


Kesadaran Hyuna segera kembali dan segera mengancin dan memperbaiki pakaiannya. Hyuna pun menangis tersedu-sedu menyesali apa yang terjadi. Untung saja Hyuna segera menghentikan Alan yang sudah siap bertempur. Alan pun segera bangkit dan memperbaiki pakaiannya juga dan tak lupa mengucap istighfar berulang kali.


Alan tidak menyangka akan terjadi seperti itu, untung saja mereka segera sadar bahwa hal tersebut tidak boleh mereka lakukan sebelum ada ikatan halal diantara mereka. Alan sangat menyesal dengan perbuatannya yang hampir saja menodai kehormatan Hyuna walaupun Hyuna tidak Vir** tapi Alan tidak ingin merusak Hyuna sebelum ada kata SAH diantara mereka.


Alan pun berlutut di hadapan Hyuna yang sedari tadi menangis. Alan meminta maaf kepada Hyuna dan berjanji untuk tidak melakukan hal tersebut sebelum mereka menikah.


"Maafkan Kakak yah, Kakak khilaf sampai lupa" ucap sesal Alan.


Hyuna hanya terdiam tanpa ingin menimpali percakapan dari Alan. Hyuna menyadari kalau sepenuhnya bukanlah kesalahan Alan tapi Dirinya juga ikut Andil dalam hal tersebut.


"Aku yang seharusnya meminta Maaf kepada Kakak, mungkin karena aku sudah tidak Vir*** lagi makanya aku gampang terhasut bujukan dan rayuan set**". ucap Hyuna yang menangisi kebodohannya.


"Kakak berjanji untuk tidak akan melakukan hal itu lagi sebelum kita resmi menikah" ucap Alan.


Hyuna hanya menganggukkan kepalanya dan Alan mencoba untuk menghapus jejak air mata Hyuna yang masih menetes membasahi pipi Hyuna. Hp Hyuna pun berdering. Hyuna segera mengambil hpnya di atas meja nakas tempat tidurnya. Dan langsung mengangkat HPnya.


"Assalamu alaikum dad" ucap Hyuna.


"Waalaikum salam Nak" ucap Oak Edward.


"Bisa Daddy minta tolong nak??." tanya Pak Edward ayahnya Hyuna.


"Bisa kok Dad, tapi dad mau minta tolong apa dulu??." tanya balik Hyuna.


"Tolong datang ke rumah sekarang juga nak sebelum berangkat ke Hotel tempat acara resepsi kakakmu" mohon Pak Edward.


"Sekarang Dad??." tanya Hyuna lagi.


"Iya Nak, itu pun kalau kamu bisa, tapi kalau bisa ajak Nak Alan juga yah" ucap pak Edward.


"Insyaallah Dad, Hyuna akan siap-siap dulu" ucap Hyuna sebelum menutup telponnya.

__ADS_1


"Kakak disuruh oleh Daddy untuk ikut Hyuna ke rumah utama" jelas Hyuna kepada Alan.


"Kalau gitu Kakak ganti pakaian dulu, Adek juga yah" ucap Alan yang kemudian berlalu dari hadapan Hyuna dan berjalan ke arah kamarnya.


Alan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih dan menuntaskan sesuatu yang bergejolak di bawah sana. Alan membasahi seluruh tubuhnya dan menyugar rambutnya yang basah terkena guyuran air dari shower.


"Maafkan aku ya Allah" ucap sesal Alan.


Beberapa saat kemudian merekareka sudah berada di dalam mobil untuk menuju ke diaman Pak Edward sesuai permintaan pak Edward sendiri. Hyuna berjalan di samping Alan. Mereka berjalan bagaikan pasangan suami istri yang sangat serasi. Semua maid yang melihat mereka kagum dan pangling. Ada yang mengagumi Alan ada juga yang mengagumi Hyuna. Mereka berbisik-bisik tetangga tentang kedatangan mereka.


Pak Edward langsung menyambut kedatangan mereka dan tidak lupa memeluk Alan dan putrinya. Hari ini Pak Edward ingin memperkenalkan Hyuna ke seluruh keluarga besar Edward bahwa dirinya memiliki seorang putri.


Hyuna dan Alan duduk di samping pak Edward. Ada banyak pasang mata yang memandang mereka, ada yang seakan-akan ingin menguliti Hyuna dengan pandangan dan tatapan tajamnya. Dan ada juga yang hanya diam seribu bahasa. Tapi ada seorang yang tertarik setelah melihat kedatangan Alan.


"Maaf, Mungkin diantara kalian banyak yang bertanya-tanya apa sebenarnya maksud dan tujuan saya mengumpulkan kalian di tempat ini, berhubung karena saya telah menemukan keberadaan salah satu putri saya dari mendiang istri pertama saya dan putri saya itu telah hadir di tengah-tengah kita semua bersama dengan calon suaminya" ucap Pak Edward panjang lebar kali tinggi sama dengan luas.


Semua yang ada di ruangan tersebut kaget dan tidak percaya dengan perkataan dari pak Edward.


"Maaf apa kakak yakin kalau dia ini adalah anaknya Kim Nara bisa saja kan kakak salah orang atau Dia ini hanya penipu" ucap adiknya pak Edward yaitu pak Steven.


Pak Edwards bersaudara ada 7 Orang tapi mereka semua beda ibu, sedangkan pak Edward anak tunggal dari ibunya. Semua kekayaan yang dimiliki oleh Pak Edward adalah harta dari ibunya jadi sebenarnya saudara pak Edward tidak berhak sedikit pun untuk menganggu dari keputusan yang akan diambil oleh pak Edward.


"Kalian setuju atau tidak, bahkan kalian menuntut dan tidak percaya dengan kenyataan yang ada Saya sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu" ucap tegas pak Edward.


Hyuna dan Alan hanya terdiam dan menjadi penonton saja. Mereka tidak ingin berbicara jika tidak diminta.


"Dan jika ada yang menentang keputusanku maka sebaiknya kalian angkat kaki dari sini, kalau perlu aku ingatkan lagi kalian itu tidak punya hak sedikit pun dan yang punya hak adalah Hyuna" ucap tegas pak Edward.


Semua langsung terdiam dan tidak ada lagi yang berani menentang keputusan dari pak Edward. Mau tidak mau mereka menyetujui dari pada mereka harus hidup jadi gelandangan.


"Baiklah kalau gitu, Hyuna siap-siap lah Nak kita akan ke Hotel tempat pernikahan kakakmu" ucap Pak Edward kepada putrinya.


Hyuna dan Alan mengikuti langkah Pak Edward. Hyuna langsung memperlihatkan kepada semua yang ada di sana bahwa Alan adalah calon tunangannya. Karena Hyuna mendengar bisik-bisik dari orang yang memuji ketampanan Alan. Hyuna langsung meraih tangan Alan dan langsung menggandeng tangan Alan dengan posesif. Alan langsung tersenyum melihat tingkah lakunya Hyuna. Alan sangat bahagia diperlakukan seperti itu oleh Hyuna.


Mobil mereka sudah memasuki area hotel yang akan menjadi tempat saksi akad nikah antara Helena dan Aditya.


Aditya cemburu melihat kedekatan yang ditunjukkan oleh Hyuna dan Alan. Tapi Aditya buru-buru membuang jauh perasaan tersebut. Aditya berusaha untuk tidak mengingat masa lalunya. Aditya memaksakan senyumannya. Agar tidak ada orang yang tahu tentang hal tersebut.

__ADS_1


Rombongan Mommy kece dan hot Daddy pun sudah berada di dalam balroom hotel menunggu acara akad nikah Aditya dan Helena.


Tidak lama kemudian rombongan pengantin wanita pun datang. Aditya terpesona melihat Helena yang hari sangat cantik dengan balutan gaun pengantin yang sangat pas ditubuh Helena dengan warna putih gading yang senada dengan warna hijabnya. Helena langsung membalas senyuman Aditya.


"Kalau memang Hyuna adalah jodohku maka buka lah pintu hati ini untuk menerima hubungan ini, dan tolong bantu aku untuk melupakan Hyuna ya Allah" sebait do'a yang sempat Aditya lantunkan kepada Allah sebelum Aditya dan Helena resmi menjadi suami istri.


"Mudah-mudahan Aku bisa menjadi makmum yang baik untuk suamiku dan jadikanlah Aditya imam yang bisa membantu Helena menjadi istri yang Sholeha dan berbakti kepada suami" doa Helena.


Aminkan yuk do'a mereka Readers.


Beberapa saat kemudian, akhirnya Helena dan Aditya sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Semua bahagia menyambut pengantin baru tersebut. Sebelum acara resepsi pernikahan, Helena dan Aditya melempar buket bunga mawar ke khalayak tamu undangan. Setelah hitungan ke tiga Helena pun melempar bunga tersebut dan diluar dugaan bunga tersebut mengarah ke tubuh Alan dan Hyuna. Mereka berebut bunga tersebut dan tidak menyadari satu sama lain saking kuatnya tarikan mereka dan diantara mereka tidak ada yang menyadari kalau Hyuna dan Alan lah yang saling berebut.


Hyuna dan Alan sampai tersenyum malu-malu setelah mengetahui kalau mereka sendiri yang saling berebut. Hal ini membuat heboh sesaat acara tersebut. Mommy kece pun ikut tertawa terbahak-bahak melihat aksi Hyuna dan Alan yang saling berebut. Alan menjadi salah tingkah sendiri.


Akankah Alan dan Hyuna menyusul dan ikut berbahagia juga dengan pasangannya??


Akankah Aditya mampu untuk melupakan semua kenangan indah bersama Hyuna adiknya??


Author berharap Helena mampu dan sanggup merubah Aditya dan membuat Aditya mencinta Helena dengan tulus apa adanya. Yuk bantu do'anya untuk mereka.


To Be Continued..


Seperti biasa FANIA akan posting beberapa Komentar dari Readers 🙏✌️



📢Typo Mohon untuk dimaklumi Yah 🙏


Makasih banyak atas dukungannya all Readers 🙏🥰


Jangan Lupa untuk tetap mendukung BDP Dengan Cara LIKE, RATE BINTANG 5 FAVORITKAN DAN KOMENTAR nya juga yah✌️🙏🙏🥰.


By


Fania Mikaila Az-Zahra


Makassar, 23 Maret 2022.

__ADS_1


__ADS_2