
Happy Reading..
Hyuna setelah acara buka bersama dengan keluarga besarnya, berjalan ke arah Taman belakang Villa tersebut dan pandangan matanya terarah ke sosok seseorang yang sedang berdiri untuk mengantri mengambil sembako dan beberapa bantuan lainnya. Hyuna Penasaran dengan sosok tersebut dan terus mengikuti ke mana arah langkah kaki orang tersebut. Sedangkan Arjuna sedang bermain dengan para sepupunya.
Hyuna pun semakin mendekati ke arah pria tersebut Hyuna baru ingin menyentuh pundak orang tersebut tapi tiba-tiba ada yang memanggilnya. Sehingga Hyuna tidak jadi menyentuh orang tersebut yang menurut pandangan matanya sangat familiar dengan sosok orang tersebut. Hyuna seakan-akan sangat mengenal pria tersebut. Tapi keinginan tahuannya terganggu karena Mama Elisabeth memanggilnya karena Arjuna menangis.
"Hyuna anakmu menangis" teriak Mama Elisabeth yang memanggil nama Hyuna.
"Iya Bu tunggu sebentar yah" ucap Hyuna yang masih penasaran dengan siapa orang tersebut.
Hyuna pun berjalan ke arah dalam Villa tersebut dan Khawatir dengan keadaan putranya yang menangis.
Malam yang seharusnya menjadi malam pertama untuk ke dua pasang pengantin baru tapi harus pupus saat mereka melihat para istri mereka yang sudah tertidur pulas di ranjang masing-masing.
Arman menggelengkan kepalanya melihat istrinya yang masih memakai pakaian yang sedari tadi sore dia pakai.
"Karina seharunya ganti pakaian dan bersihkan tubuh kamu sayang sebelum tidur supaya tidurnya enak dan nyaman".
Arman meminta tolong kepada Maid yang kebetulan lewat depan kamarnya untuk membawa wadah tempat air hangat. Arman ingin membantu istrinya membersihkan seluruh tubuh Karina. Dan mengganti pakaiannya juga. Arman berperang dengan pemikirannya sendiri antara ingin membantu Karina atau tidak karena ini pertama kalinya Arman menyentuh langsung tubuh seorang wanita dengan sengaja.
Arman emang nakal dan sulit untuk diatur, tapi Arman bukan tipe cowok yang suka celap celup sana sini, mencium kening saja dua tidak pernah apa lagi yang lebih intim dari hal tersebut. Karena Arman kasihan dengan Karina yang gelisah dalam tidurnya akhirnya Arman pun memutuskan untuk membersikan tubuh Karina yang otomatis akan membuka seluruh pakaian Karina.
__ADS_1
Pintu kamar Arman pun diketuk oleh Maid yang membawa baskom tempat untuk mengisi Air.
"Makasih banyak Mbak" ucap Arman yang langsung menutup pintu kamarnya karena tidak ingin orang lain yang melihat kedalam kamarnya. Arman memang tertutup jika tentang masalah pribadinya bahkan yang membersihkan kamarnya sehari-hari adalah Maid laki-laki bukan perempuan.
Arman langsung berjalan ke arah kamar mandi lalu mengisi wadah tersebut dengan air yang hangat. Lalu mengisi sedikit sabun aromaterapi yang khas khusus untuk perempuan.
Arman langsung membuka kancing baju Karina sedangkan Karina yang awalnya membelakangi posisi Arman sekarang sudah terlentang seakan-akan tahu kalau dia akan dibersihkan tubuhnya oleh Arman. Arman baru membuka satu kancing bajunya Karina tapi sudah tidak kuat menahan getaran di tangannya. Tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat dan gemetaran hanya menyentuh kancing bajunya saja Karina. Arman tetap berusaha untuk melawan rasa gemetaran di tangannya dan akhirnya berhasil membuka seluruh pakaian Karina dan apa yang terjadi Arman semakin gemetaran setelah melihat Karina yang sudah tanpa sehelai benang pun.
Mungkin karena itu pengalaman pertamanya Arman menyentuh seorang perempuan apa lagi melihat langsung tubuh seksi Karina yang seumur hidupnya tidak pernah terjadi hal seperti sekarang yang dialaminya. Biasanya Pria normal lainnya akan langsung menerkam mangsanya yang sudah siap untuk bercocok tanam tapi beda dengan yang dialami oleh Arman. Arman malah tidak ingin menyakiti Karina karena setahu Arman jika seseorang perempuan untuk pertama kalinya melakukan hubungan intim pasti akan kesakitan dan menjerit karena itu lah Arman tidak ingin melihat istrinya berteriak kesakitan.
Dengan terburu-buru Arman segera membersihkan tubuhnya Karina agar Rasa takut yang menderanya segera hilang. Padahal dulu Arman pernah ingin mencium Karina dan kenapa sekarang Arman merasa takut dan gemetaran. Apa karena ada hubungannya dengan perkataan dari Dimas dan Arya yang mengatakan kepada Arman kalau malam pertama itu sangat meyakitkan dan jarang ada perempuan yang selamat dari malam pertamanya. Dimas dan Arya hanya mengerjai Arman saja dan mereka ingin melihat reaksi dari Arman. Mungkin karena itu lah Arman saking sayangnya kepada Karina sehingga termakan tipu muslihat dari Arya dan Dimas.
Sedangkan di kamar lainnya Ratna yang ingin mengganti pakaiannya karena sudah mandi dan membuka pintu lemarinya dan bola matanya terbelalak saking tidak percayanya dengan apa yang dilihatnya. Semua pakaiannya yang sebelumnya sering dia pakai semuanya tidak ada di dalam lemari pakaiannya. Yang ada hanyalah pakaian yang kekurangan bahan.
Ratna mengangkat dan menggantung pakaian tersebut ke atas kepalanya dan tertawa terbahak-bahak.
"Pasti ada yang sengaja menukar pakaianku dengan pakaian ini dan buku apa nih? apa buku tentang cara yang baik dalam mengahadapi suami di malam pertama".
Ratna dengan berat hati dan sangat terpaksa memakai pakaian tersebut dari pada hanya memakai handuk sebatas paha saja dan takutnya nanti masuk angin. Ratna pun membaringkan tubuhnya di atas Ranjang king size-nya dan mengambil buku tersebut dan segera membuka buku itu. Dan Ratna kembali shock melihat isi dan gambar dari buku tersebut.
"Ini buku atau apa sih, isinya gambarnya yang tidak masuk akal".
__ADS_1
Tapi Ratna kepo juga dengan isinya dan membuatnya penasaran dan membaca buku tersebut hingga matanya terlelap dalam tidurnya. Dengan buku yang masih setia dalam genggamannya.
Tidak lama kemudian Firman masuk ke dalam kamarnya dan Firman sedang menghadapi ujian kesabaran iman. Firman masuk ke dalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamarnya Karena sudah mengantuk dan ingin tidur tapi apa yang terjadi Pose Ratna disaat tertidur dan pakaian yang dipakai oleh Ratna membuat Firman harus bersusah payah menelan ludahnya.
Ratna memakai pakaian yang kekurangan bahan yang tembus pandang yang berwarna merah menyala. Bahkan Ratna tidak memakai pakaian dalam apa pun sehingga Firman semakin dibuat ketar ketir dan cenat cenut kepala atas dan kepala bawahnya. Firman ingin keluar dari kamarnya karena tidak ingin menggangu tidur dari Ratna, tapi tiba-tiba Ratna mengigau dan mengatakan kalau dirinya kedinginan.
Firman tidak tahu harus berbuat apa dan hanya ikut naik berbaring di samping Ratna. Tapi tangan Ratna langsung menarik tubuh Firman dengan sekuat tenaga mugkin Ratna mengira kalau tubuh firman adalah bantal guling sehingga Ratna memeluk erat Firman seakan-akan akan ada yang merebut Firman dari sisinya.
"Abang aku kedinginan" ucap Ratna Dengan mata yang masih setia terpejam.
"Jadi Abang harus apa Sayang?" tanya polos Firman.
"Peluk Adek yah Bang" jawab Ratna.
Firmansyah pun mengabulkan permintaan dari Ratna dan segera memeluk tubuh Istrinya yang baru beberapa jam resmi dia nikahi. Firman semakin dibuat cenat cenut tak berdaya dengan godaan dari Ratna. Karena akal sehatnya Firman dikalahkan oleh bisikan dari arah lain di telinganya membuatnya melakukan kewajibannya sebagai seorang suami. Saking enaknya bercocok tanam untuk yang pertama kalinya Firman alami dan rasakan membuatnya tidak berhenti bahkan semakin bersemangat walau pun Ratna sudah berteriak antara kesakitan atau keenakan.
To Be Continued..
Masih puasa jadi Maafkan othor yang sudah buat pagi merinding 🤭✌️🙏.
Makasih banyak atas dukungannya dan Maaf kemarin gak sempat Update dikarenakan kesibukan mencari daun pisang 🤣🤭✌️.
__ADS_1
Met Berpuasa All 🙏🥰