
Happy Reading...
Suasana Haru dan Isak tangis dari masyarakat Desa T disaat mereka dengan terpaksa melepaskan kepergian Arya dan keluarga kecilnya. Tidak ada yang menduga dan menyangka kalau Mereka akan kembali ke kota asal Mereka. Begitu besar peranan dan sumbangsi Arya di Desa sehingga menimbulkan rasa kehilangan yang begitu dalam.
Perjalanan mereka menempuh waktu Sekitar 1 bulan lamanya. Dan Medan yang mereka lewati begitu susah sehingga harus berjuang untuk melewati rintangan dalam perjalanannya.
Sudah 2 Minggu perjalanan mereka, berarti mereka sudah berada di seperdua jalan. Karena malam akan datang, Arya dan rombongannya mencari tempat untuk beristirahat. Alhamdulillah mereka sedikit bersyukur karena perjalanan mereka lakukan di musim kemarau jadi jalan yang mereka lalui tidak becek dan licin.
Sebelum sampai ke tempat istirahat Arya merasakan ada sesuatu yang sedari tadi mengikutinya. Arya kemudian memberikan kode kepada Pak Sahir dan salah muridnya untuk lebih waspada lagi. Delia menjaga anak-anaknya yang sudah tertidur pulas.
Tak berselang lama, keluar lah beberapa orang yang bertopeng dari semak belukar dan membawa masing-masing senjata Tajam. Arya dan rombongannya sudah mempersiapkan dan menunggu kedatangan rombongan penyamun itu. ini lah satu alasan paling terbesar dari Masyarakat Desa T untuk melakukan perjalanan ke Kota.
"Akhirnya setelah sekian lama kami menunggu kedatangan kalian dan akhirnya kami akan berpesta setelah ini" ucap Bos dari penyamun itu dengan membusungkan dadanya seolah-olah dia tak ada lawannya.
"iya bos Akhirnya kita akan berpesta besar-besaran kali ini setelah beberapa bulan kita berpuasa tak mendapatkan santapan yang lezat" ucap seseorang yang berada di samping bos penyamun itu.
Rombongan komplotan penyamun itu sekitar 50an Orang. Penyamun itu tak tanggung-tanggung mengerahkan seluruh anak buahnya. Sedangkan rombongan Arya berjumlah 25 orang Saja. Walaupun mereka kalah jauh dari segi jumlah tapi semua yang ikut dalam perjalanan mereka adalah Murid Arya jadi insya Allah mereka akan mampu menghadapi serangan penyamun itu. Pak Sahir sudah mempersiapkan dan membekali mereka dengan berbagai macam jenis senjata. Mulai dari busur, panahan,golok, parang serta beberapa senjata Tajam lainnya.
"Kita tidak perlu banyak bacok lagi, Ayo kita langsung Serang Mereka saja" ucap bos penyamun itu.
Mereka langsung bergerak untuk menyerang Arya dan rombongannya. Pertempuran pun tak terelakkan. Ada sekitar dua orang yang melindungi Delia dan anak-anaknya. Delia sudah mempersiapkan dirinya dan saat ini Delia tidak memakai pakaian gamis Tapi memakai kaos oblong dan celana jeans untuk mempermudah pergerakannya.
Arya menghadapi langsung bos penyamun itu. Ternyata orang itu lumayan kuat dan memiliki keahlian beka diri yang cukup baik. Sehingga pertempuran mereka seimbang.
Anak murid Arya benar-benar mengeluarkan segenap kemampuan mereka. Bahkan ada beberapa di antara mereka yang dendam dengan penyamun itu, Mereka teringat dengan sanak saudara mereka yang pernah jadi salah satu korban keganasan dan kebiadapan penyamun itu.
Beberapa korban pun telah berjatuhan dari pihak Arya, ada beberapa muridnya yang terluka sedangkan dari pihak penyamun bukan hanya luka-luka tapi sudah ada yang tewas dan meregang nyawa.
__ADS_1
Malam semakin larut dan Anjing hutan menggonggong menandakan kalau malam ini Akan Mereka lewati dengan penuh perjuangan. Kelelahan sudah nampak dari beberapa murid Arya. Pak Sahir membantu orang yang terluka.
Arya semakin mengeluarkan taringnya dan tidak mau bermain lagi untuk mrnghadapi komplotan penyamun itu. Arya tak segan lagi untuk membunuh lawannya. Bau anyir darah dari pertempuran mereka semakin tercium.
Akhirnya menyisakan beberapa anak murid Arya sedangkan penyamun itu sisa 3 orang Saja. Karena selain mereka lumpuhkan dengan kekuatan fisik Arya juga menggunakan beberapa bubuk ramuan racun hasil racikan dari pak Sahir. Dan taktik itu ternyata berhasil.
"Delia jaga anak-anakmu jangan biarkan penyamun itu mendekati kalian" ucap Arya kepada istrinya.
"Baik Kakak, tidak usah Kakak risaukan kami, kah diri Kakak saja baik-baik".
"Jangan ada yang menyerah,bunuh penyamun itu, ingat berapa banyak sudah keluarga kita yang menjadi korbannya" pak Sahir berkata seperti itu untuk membangkitkan semangat juang para pemuda.
"iya Ayo jangan ada yang kalah dari mereka, hancurkan Mereka sampai ke akar-akarnya" ucap Herman salah satu murid Arya yang terbilang kuat.
Mereka berharap pertempuran ini membuahkan hasil yang membuat tidak akan ada lagi generasi penyamun yang ingin menganggu perjalanan mereka ke kota bahkan untuk Masyarakat lainnya di Desa T.
Tiba-tiba ada seorang penyamun mendekati Delia dan ingin menyerang Delia dari arah belakang. Tapi pergerakannya diketahui oleh Zack yang terbangun akibat dari kebisingan pertempuran itu.
"Mama Awas ada yang menyerang Mama dari belakang" Teriakan Zack cukup lantang dan nyaring yang membuat fokus Arya goyah dan lawannya memanfaatkan keadaan itu dan langsung mengayungkan pedangnya ke arah lengan Arya. Dan berhasil merobek pergelangan tangan Arya.
Delia Langsung melawan orang itu dan menendang bagian sensitifnya untuk melumpuhkan pergerakannya. Tapi orang itu masih sanggup berdiri dan melanjutkan perlawanannya. Delia Juga langsung mengambil ancang-ancang untuk meluncurkan tendangannya ke arah wajah penyamun itu tapi Terlebih dahulu Delia mengolesi cairan racun ke sepatunya. Dan aksi Delia berhasil dan tendangan Delia yang sangat kuat mengenai daerah sekitar mata orang itu. Zoe tetap tertidur lelap bahkan keributan dan kegaduhan yang terjadi tak berhasil mengusik tidur cantiknya.
Arya sangat terbantu dengan ramuan racun milik pak Sahir. Arya, Delia,pak Sahir dan Anak murid Arya terlebih dahulu memakan pil penawar racun itu. Sehingga mereka kebal dari pengaruh racunnya. Kuda yang mereka pakai pun tidak kalah ributnya Karena ketakutan dengan keadaan itu. Bahkan ada salah kuda yang berhasil lepas dari kereta. Dan langsung berlari ke arah hutan belantara.
Dia segera melumpuhkan lawannya bahkan membunuh orang itu. Delia bergegas ke arah Arya untuk membantu suaminya. Karena keamanan di Kembar sudah terjamin. Ada anak murid Arya dan pak Sahir yang menjaganya.
Tersisa satu penyamun yang bertahan. Dia lah bos besarnya yang sedang dilawan oleh Arya. Delia membantu suaminya jadi posisinya sekarang dua lawan satu. Arya sedikit mengeluh kesakitan karena sudah banyak darah yang keluar dari luka-lukanya. Delia langsung mengambil inisiatif untuk menyerang menggunakan racun. Delia cukup mampu dan mengetahui beberapa manfaat dan khasiat dari beberapa racun. Hal itu dikarenakan selama tinggal di Desa T,Delia belajar dari pak Sahir dan ibu Marni.
__ADS_1
Delia membubuhkan racun kali ini langsung ke jemari tangannya. Racun itu berbentuk jel. Delia sempat tersungkur akibat tendangan dari bos penyamun. Delia langsung bangkit dan menyerang dengan membabi buta tanpa memberikan jeda dan waktu kepada penyamun itu. Delia melihat wajah suaminya yang sudah tampak pucat pasi.
"Pak Sahir Tolong Arya, keadaannya sekarang cukup parah" Delia berteriak ke arah pak Sahir sambil tetap melanjutkan perlawanannya. Karena kelihaian dan kegigihannya, Delia berhasil menumbangkan bos besar penyamun itu dengan beberapa tusukan di area yang paling vital.
Delia segera berlari ke arah Arya untuk membantu Pak Sahir mengobati Suaminya. Karena perlengkapan dan persediaan obat-obatan yang cukup banyak. Akhirnya Arya bisa tertolong dan pendarahan dari lukanya berhenti. Delia langsung memangku Suaminya yang sudah tidak sadarkan diri. Delia juga sudah meneteskan air matanya melihat sang suami yang tak berdaya di karenakan ingin melindunginya.
Bagi yg pakai Novel Toon klik yg ada tulisan Aula Kehormatan.
terus Klik Nama Judul Novel Bertahan Dalam Penantian. Kalau sudah itu klik lagi Tulisan yang ada kata lindungi.n
TBC...
MAAFkan FANIA yang tak bisa Crazy up sesuai dengan permintaan kakak Readers 🙏🙏.
Fania hanya mampu untuk Update 1 bab perharinya.
Makasih banyak Fania ucapkan kepada kakak Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏🙏.
Fania tunggu nih kakak Setangkai Bunga Mawarnya agar FANIA semakin semangat Untuk Update.😅😅😚.
Fania mohon maaf jika ada beberapa kesalahan atau typo dalam pengetikan 🙏🙏🙏.
Ayo dong Kak SPAM KOMENTARNYA Please 🙏🙏😍.
__ADS_1