Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 40. Penculikan yang Berbuah Kejujuran


__ADS_3

Happy Reading...


Delia Menggagalkan rencana Arya yang ingin menembak dirinya. Delia saat ini tidak percaya kalau Ternyata suaminya adalah orang yang menjadi pimpinannya selama ini.


Delia berfikir kenapa baru sekarang jujurnya dan setiap hari berinteraksi tapi tidak pernah ingin Jujur dan mengungkapkan semuanya.


"Apa Salahku kak, kenapa Kakak tega melakukan ini semua, apa Delia tidak pantas bahagia, apa Delia tidak bisa merasakan jatuh cinta atau Delia cewek yang tidak pantas Kakak nikahi???" ucap Delia.


Arya tidak ingin memotong perkataan Delia. Arya membiarkan Delia untuk mengeluarkan uneg-uneg yang ada di kepalanya agar Delia Merasa enak dan plong.


"Kenapa Kakak harus kembali setelah sekian lama Kakak pergi tanpa memberikan kabar apa pun??"


Delia memukul badan Arya. Arya tidak menghindar ataupun berniat untuk menghentikan aksi Delia.


"Kak kenapa Baru sekarang jujurnya,Andai saja Delia tadi tidak sempat kak Arya selamatkan mungkin Delia sudah Mati dan tidak akan tahu selamanya kebenaran ini" tanya Delia.


Arya langsung menutup mulut Delia agar tidak lagi melanjutkan perkataannya yang Arya tidak ingin dengar.


Arya kemuning memegang ke dua lengan Delia.


"Sayang Kakak akan menjelaskan semuanya tapi bukan sekarang, Kakak akan menjelaskan semuanya tapi kita pulang dulu dan membersihkan badanmu, lihat pakaian dan badanmu banyak lukanya, kakak tidak ingin badanmu sampai lecet dan membekas" ucap Arya.


"Kakak sempat-sempatnya memikirkan penampilan Delia jadi kalau Delia sudah jelek,tua atau gemuk apa kakak akan meninggalkan Delia???"


Arya menutup mulut Delia dengan jarinya.


"Cukup jangan ulangi kata-katamu lagi Kakak tidak ingin mendengar perkataan seperti itu keluar dari bibirmu"


Tiba-tiba Arya mendekatkan wajahnya di depan wajah Delia. Jarak mereka semakin dekat bahkan sudah tidak ada lagi sela diantara wajah mereka.


Arya mendekatkan bibirnya ke bibir Seksi Delia dan Akhirnya kerinduan yang sama-sama Mereka rasakan sedikitnya saat ini bisa terobati. Panasnya MenTari pagi tidak menyurutkan apa yang mereka lakukan. Arya semakin memperdalam ciumannya bahkan pasokan udara yang masuk sudah semakin menipis.


Delia menghentikan aksi Suaminya Karena merasa malu telah berciuman di depan umum. Walaupun saat ini tidak ada orang yang melihatnya.


Mereka menikmati pagi itu dengan penuh kerinduan dan kebahagiaan. Arya terus Saja menggenggam tangan Istrinya Mereka menikmati suasana pantai di pagi hari sebelum pulang ke kota.


"Ternyata istriku yang cantik ini jago juga berkelahi, kamu belajar dari mana sayang kok aku baru tahu yah??" tanya Arya.


"Waktu aku SD Tidak sengaja lewat depan surau tempat Orang yang sedang latihan dan aku tertarik melihatnya,dan itu berlangsung setiap hari karena aku setiap berangkat sekolah pasti lewat sana, suatu hari aku singgah dan menyaksikan mereka sedang bertanding dan ada seseorang yang melihatku sedang mengamati mereka. Dan orang itu mengajak untuk ikut bergabung dan Alhamdulillah aku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pak Jaka yang telah mengijinkan aku untuk bergabung dengan anak-anak didiknya" ucap Delia.


"Itu bagus sayang,jadi kamu bisa menjaga diri kamu dan si kembar Jika aku tidak berada di samping kalian". ucap Arya.


Mereka kembali melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki. Ardian dan anak buahnya sudah pulang duluan. Arya mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Arya Ingin menikmati kebersamaan mereka saat ini.

__ADS_1


Ada Seseorang dibalik pohon yang sedari tadi mengamati mereka.


"Ingat kami punya kesempatan lain jika kali ini gagal dan kalian nikmati saja dulu kebersamaan kalian sebelum Kami pisahkan"


Orang itu meninggalkan hutan menuju mobilnya yang terparkir tidak jauh dari pantai.


Ternyata ujung Hutan lebat ini adalah pantai yang berpasir putih.


"Aku mau tanya apa saat aku melahirkan kamu pulang?? soalnya aku merasakan kehadiran Kakak waktu itu.


"Sebenarnya waktu itu Mama dan adikku memberi kabar kepadaku kalau kamu akan melahirkan, untung saja saat itu aku bisa pulang ke Indonesia dan bisa datang disaat kamu melahirkan walaupun hanya sebentar"


"Feeling aku benar kalau gitu kak soalnya mereka mengatakan Kakak tidak datang"


Arya mengelus rambut Delia yang tertutup hijabnya. Mereka tertawa bersama dan saling mencurahkan isi hatinya. Bahkan Delia tertawa disaat Dia mengingat kejadian yang membuat Arya cemburu.


"Walau Ayah Kakak Arya menolakku bahkan seisi dunia tidak menginginkan kita bersatu Aku Delia Paramitha Rusdy tidak akan sedikitpun Goyah dan tidak akan meninggalkan Kakak apa pun yang terjadi" ucap Delia.


"Aku Arya Wiguna Albert Kim Said hari ini mengatakan kepada dunia bahwa Aku tidak akan pernah lagi meninggalkan Delia istri dan anak,-anakku sampai kapan pun dan apa pun yang terjadi walaupun Kami tidak mendapatkan restu dari Ayahku" ucap Arya.


Kuda Besi yang menjadi saksi bisu janji mereka.


Arya mengemudikan mobilnya ke Apartemennya karena tidak ingin jika si kembar melihat keadaan mereka yang acak-acakan.


Mereka masuk ke dalam kamar dan bergantian ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka.


Beberapa saat kemudian Mereka Sudah siap.



Arya memakai kemeja hitam bintik-bintik putih dipadukan dengan jas hitam yang senada dengan celananya.


Sedangkan Delia menjatuhkan pilihannya kepada pakaian yang lengkap dengan blezernya berwarna putih merah. Delia sempat bingung untuk memilih pakaian apa yang akan dia pakai saking banyaknya pakaian di lemari Arya.



Penampilan Delia membuat Arya pangling melihatnya.


Arya mendekati Istrinya dan memeluknya dari belakang.


"Kamu semakin cantik Sayang, Aku semakin mencintaimu dan hanya namamu yang ada di dalam hatiku tak akan terganti untuk selamanya"


"Kak Arya sudah pintar merayu yah, belajar dari mana sih kak??"

__ADS_1


Arya membalikkan badan Istrinya dan mereka saling berhadapan. Arya kembali melanjutkan aksinya. Mereka menikmati ciuman itu seakan-akan mereka tidak punya waktu lain lagi. Arya memperdalam ciumannya dan Delia sudah bisa mengimbangi ciuman Arya yang awalnya kaku.


Tiba-tiba handphone Delia berdering. Mereka terpaksa menghentikan penyatuan bibir mereka.


Ternyata yang menelpon adalah si kembar melalui video call. Delia mengangkat telepon anaknya.


"Assalamualaikum kesayangannya Mama, ada apa nak??"


"Waalaikum salam ma,Mama di mana kok belum datang menjemput kami, Mama baik-baik saja kan?".


Delia tidak menjawab pertanyaan anaknya malah mengalihkan layar HPnya ke arah suaminya.


Si kembar langsung histeris melihat Ayahnya. Si kembar bahkan senang mengetahui kalau Mamanya dan Ayahnya berduaan.


"Assalamu alaikum Ayahku yang paling ganteng se Indonesia" salam Zoe.


"Waalaikum salam Nak, kok belum berangkat sekolah sudah jam 7 loh sayang?" tanya Arya.


"iihs ayah lupa yah kalau hari kami libur kan hari Minggu Yah".


"Iya Lupa Nak, maklum Ayah sangat sibuk dengan mamamu jadi lupa kalau kalian libur" Arya menertawai dirinya sendiri.


"Udah dulu nak soalnya mama sama Ayah mau kesuatu tempat,Ayah punya kerjaan sama mamamu yang tidak bisa kami tunda"


"Ok Ayah, hati-hati Ayah, jaga baik-baik mamaku yah" ucap Zack.


Sambungan telpon mereka pun terputus. Arya sudah menghubungi Dessy dan mengabarkan kalau Delia bersamanya.


Mereka pun berangkat ke kantor polisi untuk memberikan keterangan dan kesaksiannya. Arya menjelaskan kepada polisi tanpa ada yang ditutupi bahkan Arya meminta polisi untuk mengintrogasi pelaku itu dengan cara apa pun agar mereka bisa buka mulut untuk menjelaskan siapa pelakunya dan otak dibalik semua ini.


Arya sebenarnya bisa menangani sendiri pelakunya tapi Arya adalah orang yang taat aturan jadi semuanya Arya serahkan ke pihak yang berwajib Saja


TBC...


Moga Readers suka yah dengan Bab ini. Fania ketik adegan antara Arya dan Delia sambil senyum-senyum sendiri loh Readers.


Tak bosan-bosannya Fania ingatkan untuk tetap mendukung BDP Dengan Cara Like, Rate, Favoritkan serta Vote dan Giftnya jika memiliki Poin dan Vote yah Readers 🙏🙏🙏💗


Fania akan selalu mengucapkan Makasih Banyak kepada kakak Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏🙏💞💗


Jangan Lupa isi dong kakak Readers Kolom komentarnya Kalau boleh jujur Fania suka sangat baca komentar kalian loh Kakak dan Fania akan usahakan untuk membalas satu-satu koment kalian. Asal jangan koment yang bisa buat Fania Down Kakak 😭😅🙏🙏


kayak ini loh kakak yang buat Fania jadi gak semangat untuk Update.

__ADS_1


by Fania Mikaila AzZahrah


__ADS_2