Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 111. Hadiah Dari Arya


__ADS_3

HAPPY READING..


Adrian Martadinata dengan Emilia Wiguna Kim Albert Said Akhirnya Sah dan Resmi menjadi suami istri. Hari yang telah ditunggu dan dinantikan oleh Andrian dan Emilia jadi kenyataan Juga.


Arya dan Delia heran melihat sosok anak laki-laki yang hampir seumuran dengan puteranya berdiri di samping Adrian. Arya Ingin bertanya perihal tentang apa yang ada difikirannya. Tapi Arya Belum sempat mengeluarkan kata-katanya, Adrian Sudah terlebih dahulu menjelaskan kepada mereka.


"Kenalkan ini Putera Saya bersama Emilia, namanya Andreas Martadinata" ucap Adrian.


Arya dan Delia sangat kaget bahkan shock mendengar perkataan Adrian Barusan. Arya memandangi Emilia dan meminta penjelasan atas perkataan Adrian itu.


Tapi Emilia takut jika Dia berkata jujur maka Arya kakaknya akan marah besar.


Adrian langsung menggenggam tangan Istrinya untuk menyalurkan kekuatan kepada Emilia Agar Emilia berani berkata jujur demi kebaikan mereka bersama.


Emilia langsung mendatangi Kakaknya untuk meminta maaf atas apa yang dilakukannya bersama Adrian selama ini. Yang akhirnya dari perbuatannya itu lahirlah ke Dunia Andreas putera mereka.


Emilia langsung bersujud di hadapan Kakaknya untuk meminta maaf.


"Maafkan Emil Kakak, Karena kesalahan kami lah sehingga Dia lahir ke dunia ini, Dia adalah putera Saya bersama Adrian" ucap Emilia yang menundukkan kepalanya.


Adrian pun ikut bersujud di hadapan Arya.


"Kami khilaf waktu itu, Arya Aku mohon maafkanlah kami" ucap Adrian sambil memelas memohon maaf kepada Arya Kakak iparnya.


"Maksud kalian apa!! Jujur saja Aku bingung dengan Semua ini??" ucap Arya yang masih bingung dengan kenyataan yang baru saja Dia ketahui.


Emilia Akhirnya menjelaskan awal mula dari kejadian yang akhirnya lahirlah putera semata wayangnya.


"Aku waktu itu sebelum berangkat ke USA Aku sudah mengandung anak dari Adrian Kak, Tapi Adrian sama sekali tidak mengetahui kalau Aku Hamil, Aku sangat takut waktu itu jadi tak seorang pun aku beritahu" ucap Emilia disela tangisnya.


"Apa itu benar??" tanya Arya kepada Adrian.


"Iya, Andai Saja aku tahu kalau Emilia mengandung anakku pasti Aku akan bertanggung jawab terhadap perbuatan aku walaupun Ayah menentang hubungan Kami" ucap Adrian yang tidak goyah Walaupun Arya marah dengan kejujurannya.


"Adrian tidak bersalah Kak, hal itu terjadi karena keinginan Aku sendiri" ucap Emilia.


"Kakak bangga Sama kamu Emil, karena 12 Tahun kamu berhasil melahirkan dan membesarkan putera kalian dengan sangat baik walaupun tanpa Adrian dan keluarga disisimu" ucap Arya.


Adrian, Emilia beserta Astrid kaget dengan perkataan Arya.


"Maaf Bukannya Saya berkata begitu sehingga perbuatan kalian bisa Saya terima, Perbuatan kalian seharusnya tidak boleh terjadi apa pun alasannya dibalik kejadian itu, Kakak tentu saja Marah dengan kelakuan kalian, Tapi kakak tidak bisa Marah kepadamu adikku" ucap Arya sambil membantu adik bungsunya untuk berdiri.


Emilia langsung memeluk tubuh Kakak laki-lakinya.


"Dari sejak kecil sampe sekarang Kakak tidak akan bisa marah kepada kalian" ucap Arya.


Delia memegang tangan suaminya, karena Delia merasa bangga dengan keputusan yang diambil oleh Arya.

__ADS_1


"Kakak hanya meminta sama kalian Tolong apa pun yang terjadi ke depannya jangan sekali-kali berfikir untuk mengambil keputusan yang akan merugikan dan akan kalian sesali nantinya" pesan Arya kepada Adrian dan Emilia.


"Tapi gimana dengan Ayah kak, Aku yakin pasti Ayah akan marah Jika mengetahui kalau aku sudah nikah dan sudah punya Anak??" tanya Emilia.


"Kalau masalah itu tidak usah kamu risaukan, Suatu saat nanti Ayah akan merestui kalian dan mengerti dengan keputusan yang kalian ambil" ucap Arya.


"Makasih banyak Brotha" ucap Adrian kembali memeluk tubuh Arya yang sudah menjadi kakak Iparnya.


Emilia kemudian memanggil puteranya.


"Andreas sini Sayang" ucap Emilia memanggil puteranya.


Andreas langsung berjalan ke arah Mereka.


"Andreas kenalkan ini Uncle Arya kakak laki-lakinya Mami" ucap Emilia.


Andreas langsung mengambil tangan Unclenya untuk segera mencium tangan Arya dengan penuh takzim.


Arya memeluk tubuh keponakannya dan mengelus rambut Andreas.


"Andreas Martadinata Uncle" ucap Andreas sambil memperkenalkan dirinya.


"Kamu sudah besar Nak" ucap Arya.


"Kalau Aunty Cantik ini namanya Aunty Delia, istrinya Uncle Arya" ucap Emilia.


"Salam kenal Aunty Cantik" ucap Emilia.


"Insya Allah Kak, kalau kami sudah siap dan punya banyak waktu pasti kami akan ke Indonesia" ucap Emilia.


"Besok pagi kami akan pulang ke tanah air, Kalau kamu Adrian Gimana, Apa akan ikut kami pulang atau..??" Tanya Arya yang sengaja berkata demikian karena ingin melihat reaksi dari pengantin baru itu.


Emilia langsung melirik ke arah suaminya dan meminta penjelasan.


"Bisa kah bos beri Saya waktu sedikit lagi, Aku juga ingin merasakan gimana rasanya jadi pengantin baru" ucap Adrian yang memelas.


"Aku mau muntah lihat wajah memelasmu itu, Bukannya Kamu sudah merasakan malam pertama jadi sepertinya kamu ikut pulang Kami Saja" ucap Arya sambil tersenyum melihat reaksi dari Adrian.


Semua orang yang berada di ruangan itu ikut tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dari Adrian.


"Betul yang kamu katakan itu Arya, pulang saja lah Dulu ke Indonesia malam ke Dua kalian ditunda Saja lah Dulu" ucap Astrid yang tidak kuasa menahan tawanya.


"Kalian kompak banget yah menbully Saya" ucap Adrian yang pura-pura Marah.


Arya langsung mengambil Amplop dari dalam saku jasnya. Dan langsung menyerahkan amplop itu ke tangan Adrian.


"Apa ini Bos??" Tanya Adrian kepada Arya yang bingung sekaligus bertanya-tanya dengan isi amplop yang dipegangnya.

__ADS_1


"Buka dan bacalah kamu pasti akan tahu sendiri" ucap Arya yang menyunggingkan senyumnya.


Adrian langsung membuka amplop itu saking tidak sabarnya bahkan Adrian tidak membuka amplop itu dengan baik sehingga potongan penting dari isi amplop itu robek.


"Mas pelan-pelan dong bukanya, kan robek jadinya isi Amplopnya" ucap Emilia yang tersenyum malu-malu melihat tingkah Laku Suaminya.


Adrian kaget setelah membaca isi Amplopnya yang mengatakan dirinya tetap bekerja dan mengabdi kepada perusahaan Sinopec Group sampai batas waktu yang tidak ditentukan di perusahaan..... Lanjutan dari isi amplop itu robek dan membuat wajah Adrian kembali murung.


"Yang benar Saja Bos, Apa Bos tidak kasihan denganku, Anggap Saja ini cuti yang selama ini belum pernah Aku ambil". ucap Adrian yang tidak bersemangat langsung loyo bagaikan orang yang tidak makan Selama Dua hari.


Semua orang tertawa melihat kondisi Adrian yang sangat mengenaskan Setelah membaca isi amplop yang diberikan Arya untuk dirinya.


"Kamu yah, Terlalu bersemangat sampai-sampai kertas ini robek pas tulisan pentingnya lagi" ucap Arya.


"Iya nih, Papinya Andreas terlalu bernafsu jadi Kertasnya robek" timpal Astrid yang ikut memanasi Adrian.


"Coba ulang dibaca dan tolong Baca baik-baik" ucap Arya Sambil menyodorkan kertas itu lagi ke tangan Adrian.


Adrian langsung membaca ulang tulisan itu. Saking gembiranya, Adrian menghujani ciuman wajah Emiia di depan orang banyak.


Astrid segera menutup mata Puterinya Michelle. Sedangkan Delia Juga membantu memalingkan wajah Andreas.


"Kamu yah kira-kira dong jangan lupa daratan, mentang-mentang manten baru" ucap Arya.


"Maaf Saya terlalu bahagia, Makasih Banyak Big Bos atas hadiahnya dan Surat tugasnya" ucap Adrian sambil menjabat tangan Arya yang seakan-akan Arya adalah rekan bisnisnya saja.


"Aku telah menyetujui dan memerintahkan kepada kamu untuk mengambil alih dan mengelola Perusahaan Sinopec Group yang ada di Sini, jadi kamu tidak perlu bolak balik lagi Jika ingin ambil jatah" ucap Arya sambil tersenyum.


"Alhamdulillah Makasih Banyak Kakak" ucap Emilia kepada kakaknya.


Ke Esokan Harinya, Arya dan Delia bertolak kembali ke Tanah air tercinta Indonesia raya.


Setelah Akad nikah, Pasangan pengantin baru itu belum merencanakan untuk melaksanakan bulan madu, dikarenakan Adrian harus segera menyelesaikan seluruh Kerjaannya di USA dan akan kembali ke Tanah air. Sedangkan Emilia punya banyak pesanan Gaun pengantin yang harus selesai dalam Minggu ini.


Walaupun mereka sudah mendapatkan hadiah paket bulan madu ke Dubai dari Arya. Bahkan malam ke Dua mereka lalui tanpa ada anu anu. Karena Andreas tidak tidur terpisah dari Maminya. Adrian dibuat cenat cenut sendiri akibat ulah puteranya.


TBC...


By FANIA Mikaila AzZahrah


Makassar, Tanggal- 12 Februari 2022


Harap Bijak dalam berkomentar dan Mohon dimaklumi Typonya Yah 🙏🙏✌️🥰


Assalamu alaikum..


Alhamdulillah BDP Bisa Update 1 bab hari ini.

__ADS_1


Maafkan FANIA yang tidak bisa konsisten untuk update setiap hari dikarenakan kesibukan di RL yang sangat butuh perhatian EXTRA 🙏🙏✌️✌️.


Makasih banyak Fania ucapkan kepada Readers yang telah memberikan dukungannya 🥰🥰🥰.


__ADS_2