Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 79. OTW Negeri Ginseng


__ADS_3

Happy Reading..


Setelah dari Rumah sakit dan Makam Oma Estella. Arya dan Delia pulang ke rumahnya karena ingin packing barang-barang yang akan mereka bawa. Tapi di dalam perjalanan, Arya melihat seseorang yang membuatnya kaget dan ingin mengejar orang itu untuk memastikan apa penglihatannya tidak salah.


Tapi berhubung Karena Lampu merah menyala sehingga semua pengendara mobil dan lainnya harus berhenti. Arya memukul setir mobilnya. Dan membuat Delia heran dengan tingkah laku Suaminya.


"Ada apa Kakak?" Tanya Delia setelah Arya memukul setir mobilnya.


"Tidak apa-apa kok Sayang" Ucap Arya berusaha menutupi kegugupannya dan kemarahannya.


Arya terpaksa berbohong menutupi apa yang dilihatnya Karena Arya tidak ingin membuat Delia cemas dan khawatir.


Delia tahu dengan sangat kalau telah terjadi sesuatu kepada suaminya Tapi itulah Delia yang tidak bisa kepo dengan urusan suaminya atau orang lain jika orang tersebut tidak ingin bercerita. Delia akan menunggu Arya bercerita langsung tanpa dipaksa.


Arya melajukan laju mobilnya Setelah lampu hijau menyala. Beberapa saat kemudian, Mobil Mereka memasuki pekarangan rumahnya.


Security Rumah Arya pak Rudi segera membukakan pintu pagar rumah mereka.


Delia segera ke dalam rumahnya dan naik ke tangga menuju lantai atas rumahnya. Karena Kamar Delia dan Arya berada di lantai atas.


Delia mengambil Dua koper besar, Satu untuk pakaiannya dan satu untuk suaminya. Delia membawa banyak pakaian tebal seperti jaket,celana panjang,syal dan kaos tangan dan kaki. Karena Di Korea sekarang musim Dingin atau Salju.


Delia sudah diwanti-wanti oleh Suaminya untuk tidak membawa terlalu banyak pakaian. Karena menurut Arya mereka Bisa Membeli pakaian setelah sampai di Seoul.


Delia membawa berbagai macam jenis makanan ringan dan krupuk yang tidak ada di Korea Buatan dan Makanan asli Indonesia. Karena semua itu adalah makanan yang paling disukai oleh Suaminya ini yang paling penting.


Sore Harinya, Arya dan Delia bertolak dari Rumahnya menuju kediaman Utama Keluarga Wiguna untuk menjemput Anak-anaknya dan sekalian pamitan Kepada Mama Elisabeth.


Mobil Arya memasuki pekarangan rumahnya yang terbilang Luas. Arya disambut oleh Security Rumah Kediaman Utama Wiguna.


Arya baru mengayunkan tangannya ke arah pintu tapi Tangan Arya belum menyentuh Pintu itu sudah terbuka dengan lebar dari arah dalam. Pelakunya tidak lain adalah si Kembar yang super aktif.


Si kembar Langsung berlari ke arah Ayahnya dan si kembar langsung memeluk tubuh Ayahnya.


"Assalamu alaikum Ayahnya Zack yang paling Cakep se Dunia" ucap Zack sambil menghujani ciuman wajah Ayahnya.


"Waalaikum salam Anak Ayah yang paling Super duper Tampan" balas Arya kepada puteranya.


"Kalau Puteri Ayah gimana, apa Baik-baik saja atau gimana kok gak mau mendekat ke arah ayah". ucap Arya.


"Zoe kan gak mau ganggu Apa yang Kakak dan Ayah lakukan jadi Zoe Hanya diam Saja" Ucap Zoe.

__ADS_1


"Ooh gitu yah Nak, Anak Ayah sangat perhatian dan pengertian banget yah, Ayah Bahagia melihat kalian" ucap Arya.


Mama Elisabeth Datang dan menyuruh mereka masuk ke dalam.


"Kita lanjutkan ceritanya di dalam Saja yah Nak". ucap Mama Elisabeth.


Mereka berjalan menuju ruang tengah. Dan membahas tentang rencana keberangkatan mereka ke Korea Selatan.


"Zack dan Zoe tidak apa-apa kan kami tinggalkan sementara waktu?" Tanya Delia.


"Zack tidak masalah kok Ma, yang penting Ayah dan Mama Senang dan bahagia" ucap Zack yang selalu dewasa menanggapi setiap perkataan orang lain.


"Kalau Zoe gimana?" tanya Delia.


"Kalau Zoe Tak Masalah loh Ma, yang paling penting untuk Zoe Mama bawa pulang Dede Bayi" Ucap Zoe sambil memeluk Tubuh Mamanya.


"Insya Allah, Do'akan Saja Mama Sama Ayah moga pulang Kami bawa kabar Baik" ucap Arya.


Setelah beberapa saat kemudian Arya dan Delia pamitan Kepada anak-anaknya dan Mama Elisabeth.


Mereka ke Bandara hanya berdua saja karena Mama Elisabeth dan si kembar akan menghadiri pengajian yang diadakan di Salah satu Mesjid yang dibangun oleh Oma Estella.


Jam 7 Malam Pesawat yang ditumpangi oleh Arya dan Delia bertolak meninggalkan Bandara internasional SH menuju Bandara internasional Incheon Korea Selatan.



Setelah beberapa Jam perjalanan, Akhirnya Arya dan Delia sampai di Bandara internasional Incheon airport Korea Selatan.


Orang-orang yang diutus untuk menjemput mereka telah tiba di Bandara sebelum Pesawat yang ditumpangi Arya dan Delia Lending.


Arya dijemput oleh anak dari sepupu Ayahnya dan beberapa anak buah kepercayaan Oma Estella.


"Selamat datang di Korea Selatan" ucap Kim dengan memakai bahasa Indonesia dengan dialek yang terbata-bata sambil memeluk tubuh Arya.


"Makasih banyak" ucap Arya sambil Arya membalas pelukan sepupunya.


"oiy ini pasti Delia Paramitha Rusdy istrimu" ucap Kim.


"iya ini Delia Istriku" Ucap Arya sambil memeluk tubuh istrinya dengan sangat posesif seakan-akan Kim akan menggoda dan merebut Delia darinya.


"Gaya Kamu ini seakan-akan aku akan merebut istrimu saja dan takut banget yah kehilangan istrimu" ucap Kim sambil tertawa cengengesan melihat tingkah sepupunya.

__ADS_1


"Ya betul sekali aku sangat takut kehilangan Delia Karena aku takut hidup sendiri dan tak mau hidup sendiri, tidak seperti kamu yang masih betah dengan kesendirianmu, atau jangan-jangan punya kamu tidak...." Arya mengecilkan Suaranya bahkan berbisik di telinga Kim sepupunya.


Arya langsung terbahak-bahak melihat wajah Kim yang sudah seperti kepiting rebus karena Malu dengan perkataan Arya.


"Gini-gini aku itu masih Normal loh cuma belum ada yang cocok Saja, atau kamu aku coba" ucap Kim sambil maju ke arah Arya dan berlagak kayak Orang yang sedang ingin itu.


Arya langsung menghindari Kim sambil menarik tangan Delia dan berjalan cepat menuju Mobil yang telah menunggunya.


Kim tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Arya. Bahkan Kim Merasa lucu banget dengan Tingkah Arya.


Dalam perjalanan Delia sangat menikmati perjalanannya dan melihat pemandangan jalan yang mereka lalui.



Ini Jalan yang sempat dilalui oleh mobil yang mereka tumpangi.



Kim sengaja melewati jalan itu untuk membuat Delia menikmati semua perjalanannya sehingga Rasa Capeknya yang dirasakan Delia bisa hilang.


Delia Sangat senang melihat tempat yang sedari dulu sudah ingin dia datangi. Bahkan Delia menyuruh Kim untuk memberhentikan mobilnya sementara waktu.


"Kim bisa stop di sini dulu gak?" ucap Delia.


Kim menatap Arya Wiguna untuk meminta ijin kepada Arya melalui tatapan matanya.


Arya menganggukkan kepalanya tanda Dia mengijinkan Mobilnya berhenti sejenak. Kim langsung menghentikan laju mobilnya. Delia tanpa aba-aba langsung keluar dari mobilnya dan berlari kecil ke arah pohon yang berjejer di sepanjang jalan yang mereka lewati.


Delia seperti ana kecil yang mendapatkan hadiah yang luar biasa. Delia bahkan berselfi ria di bawah pohon yang daunnya warna pink itu.


Arya tidak melarang Delia dengan tingkah lakunya yang terbilang Norak Bahkan Arya Wiguna mengabadikan momen itu yang terbilang langka. Karena selama ini Arya tidak pernah melihat tingkah laku Istrinya seperti anak kecil. Padahal mereka sudah menikah selama 10 tahun.


Kim tersenyum melihat tingkah laku Istri dari sepupunya. Kim sejenak teringat dengan kisahnya waktu itu bersama seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.



TBC...


FANIA Update 2 Bab hari ini, FANIA minta Like dan Komentarnya dong kakak sebagai balasan FANIA Update 2 Bab🤭🙏🙏.


FANIA Ucapkan Makasih banyak untuk Kakak yang sudah Sudi meluangkan waktunya untuk membaca Novel Receh Fania.

__ADS_1


See You Gaesss...


Bagi Member GC Sahabat F3 yang telah mengirimkan Visual Tempat Yang ada di Korea Selatan yang berhasil diPost berarti Dia yang dapat Dikit Poin 😂🤭🙏🙏🙏.


__ADS_2