
Happy Reading...
Delia menyelesaikan Makannya terlebih dahulu. Bahkan Delia Sebenarnya tidak ingin meladeni permainan Rania. Bagi Delia perkataan seperti itu sudah biasa dia dengar telinganya sudah kebal. Anjing menggonggong kafilah berlalu,itu lah prinsip Delia jika dia mendengar Desas desus dari mulut orang lain tentang rumah tangganya.
Delia bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Meja Rania dan teman-temannya berada.
"Hay lihat kalian Siapa nih yang berjalan ke sini??" Ucap Rania.
"Woo Jendesnya datang nih gaes" Ucap Lina Teman Baik Rania.
"kalau aku jadi dia Mungkin aku sudah cabut dari tempat ini dan mengundurkan diri" Sahut Merry.
Perhatian seluruh orang yang berada di kantin perusahaan sontak menoleh ke arah Delia. Bahkan Sudah banyak kata-kata yang masuk ke Telinga Delia dan Teman-temannya Bahkan Rina ingin sekali menjambak rambut dan mencakar wajah jelek Mereka tapi selalu dicegah oleh Delia dan temannya.
"Apa kalian sudah selesai??" Delia bertanya sambil duduk di hadapan 3 cewek pembuat rusuh itu.
Ke tiganya mematung dan tidak bisa menanggapi perkataan Delia.
"Padahal Aku masih ingin mendegar kata-kata manis dari Mulut bau comberan kayak kalian"
Riana dan ketiga temannya tersulut emosi dan kemarahannya. Delia berhasil memprovokasi Mereka.
"Kamu itu Cewek atau janda. Secara status kamu di sini itu belum nikah iya kan tapi kok bisa punya Anak Atau jangan-jangan kamu ini hamil diluar Nikah terus kamu gak dinikahi malah ditinggalkan begitu Saja??" ucap Rania "
"bisa jadi delia adalah cewek bayaran tapi pas hamil sudah berhenti Kerja?". ucap Lina.
"Bisa jadi Delia adalah cewek simpanan om-om iya Secara Kita tidak pernah melihat suaminya" Ucap Merry.
Delia masih anteng duduk di meja Rania. Bahkan Delia sama seKali tidak risau dengan perkataan Mereka. Delia masih menunggu reaksi dari 3 pembuat onar itu.
Ruangan kembali heboh setelah ke Tiga Tan Rania berbicara. Semakin ramai lah perbincangan mereka.
__ADS_1
"Masalah buat loh jika Aku memiliki anak tanpa Suami terus apa kalian rugi jika suami saya tidak ada???"
"Apa kalian hadir menjadi saksi disaat saya nikah, tidak kan???
"Apa kalian pernah baca dan lihat CV Biodata Saya????
Rania ingin maju dan menampar Delia tapi hal itu cepat diketahui oleh Delia dan langsung memegang kuat tangan Rania.
"Jangan berani-berani sentuh tubuhku"
Delia kemudian mengambil sesuatu dari atas meja makan Rania dan menyemprotkan Benda itu di atas kepala Rania dan ke dua temannya. Ternyata benda itu adalah Saus Tomat dan menyiram minuman Dingin Secara bersamaan.
"Maaf Aku tidak ingin mengotori tangan cantikku dengan menyentuh tubuh Kalian, terlalu bagus Tanganku ini bahkan Tanganku ini akan sangat rugi dengan menyentuh kalian".
"Satu hal yang harus kalian tahu dan untuk semua orang yang berada di sini,Aku jelaskan dan katakan kepada kalian kalau Delia Paramitha Rusdy sudah menikah 6 tahun yang lalu dan sudah memiliki anak kembar, dan Suaminya Bekerja di luar Negeri" Ucap Rina.
"Dan satu hal lagi kami dan beberapa Staf di perusahaan ini sudah tahu kalau Delia itu statusnya Sudah Nikah ingat yah Sudah Nikah" ucap Wita.
"Mungkin penjelasan kami sudah cukup jadi tolonglah jangan membuat onar di perusahaan kita ini" Ucap Rina.
"Dasar Sok yah Kalian ini bisa-bisanya cuma buat masalah dan mencemarkan nama baik orang lain Saja" ucap si A.
"Iya bagus-bagus kalau Delia tidak melaporkan kejadian ini kepada presdir". ucap seseorang.
"Tapi kalau Delia melapor polisi gimana yah?"
Delia dan teman-temannya hendak berbalik dan ingin meninggalkan ruangan kantin belum mendekati pintu Tiba-tiba tapi Rania melempar Botol minuman ke arah Delia. Untung saja ada seseorang yang sigap dan melindungi Tubuh Delia dari lemparan botol itu. Dan botol yang dilempar itu hanya mengenai tembok dan percikannya mengenai baju orang itu.
Kejadian itu membuat semakin heboh lah kantin apa lagi setelah mereka mengetahui orang yang menolong Delia adalah Presdir Mereka.
Orang-orang yang ada di sana dibuat kaget dengan aksi Delia. Mereka tidak menyangka kalau Delia akan melawan mereka. Mereka beranggapan nasib Delia akan seperti Cewek yang pernah mereka kerjai dan berakhir di rumah sakit. Karena selama ini setiap ada yang digangguin oleh mereka tidak ada yang berani melawan atau membalasnya.
__ADS_1
Delia menoleh dan menatap siapa kah sosok orang yang telah menolongnya. Delia dibuat kaget dan Mereka saling berpandangan dan masih dalam keadaan posisi Delia berada di Dalam pelukan Arya. Hal ini berlangsung beberapa saat. Orang-orang terperangah tak percaya melihat kejadian ini.
Teman-teman Delia berhamburan mendekati Delia dan membuat Arya melepaskan pelukannya. Karena tak ingin orang lain curiga Arya segera merapikan jasnya.
Arya memberikan kode kepada Asisten pribadinya. Asisten pribadinya langsung bergerak ke arah Rania dan ke dua temannya dan langsung memecat merek secara tidak terhormat. Rania histeris mendengar kalau dia dipecat bahkan di-black list nama Mereka. Merry tidak terima dengan keputusan bahkan membanting barang-barang yang ada di atas meja. Security pun datang dan mengamankan Mereka.
Arya dan Asistennya meninggalkan kantin. Pihak keamanan mengamankan Rania,Merry dan Lina. Mereka berusaha untuk melepaskan diri tapi tidak berhasil.
"Kamu tidak apa-apa kan Del??" tanya Rina.
"Iya Del kamu baik-baik saja kan, ada yang sakit??? tanya Wita.
Berbagai pertanyaan mereka lontarkan kepada Delia. Bahkan Delia bingung ingin menjawab yang mana duluan dengan seribu macam pertanyaan teman-temannya.
Delia masih dibuat tidak percaya dengan orang yang telah menolongnya. Pelukan Presdirnya tadi membuatnya Dejavu dan Delia kembali teringat dengan pelukan Suaminya waktu itu.
Delia mematung bagaikan patung Pancoran Jakarta. Delia tak tahu harus berbuat apa karena Delia Selalu terngiang telinganya Suara suaminya yang begitu mirip dengan Presdirnya.
"Del kamu baik-baik saja kan??" Tanya Rina
Rina mengguncang tubuh Delia yang bagaikan kesambet mahkluk tak kasat mata.
"Maaf aku tidak apa-apa kok,cuma Kaget Saja tadi" Ucap Delia.
"Alhamdulillah kalau kamu baik-baik saja kami fikir kamu kesambet sesuatu" ucap Wita
Mereka tertawa terbahak-bahak dan berjalan meninggalkan Kantin. Teman-teman Delia bersyukur Karena Delia bisa membalas perbuatan mereka. Dan mereka berharap kedepannya tidak akan ada lagi pengacau di kantor mereka.
TBC...
Alhamdulillah Fania bisa update lagi hari ini. Seperti biasa Fania ingatkan Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya kepada BDP dengan Cara Like, Favorit, Vote dan Saran-sarannya Kakak 🙏🙏🙏
__ADS_1
Makasih banyak kepada Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏🙏💞💞💗
Sekedar info sempat ada yang menunggu Updatenya BDP kalia bisa singgah ke Novel Lainku "Judulnya Tak ada Jodoh yang Tertukar" Tapi maaf baru Prolog 😅🙏