Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 196. Kebahagiaan Pak Wiguna


__ADS_3

Happy Reading..


Kebahagiaan setiap pasangan suami istri akan semakin bertambah dan lengkap jika kehadiran buah hati dalam rumah tangga tersebut. Seluruh anggota keluarga Wiguna sangat bahagia dan antusias setelah mereka mendengar kabar kelahiran dari cucu mereka.


Dessy yang melahirkan baby girl, sedangkan Rina yang melahirkan baby boy. Bukan hanya Rina dan Dessy yang melahirkan tetapi Eliana, Helena, dan Emilia pun baru-baru melahirkan anak-anak mereka juga. Helena melahirkan putra pertamanya sedangkan Emilia dan Eliana sama-sama melahirkan baby boy yang sehat dan montok.


Beberapa hari kemudian, Dessy dan Rina sepakat untuk melaksanakan Aqiqahan bersama. Mereka mengadakan Aqiqahan di salah satu Panti Asuhan dibawah naungan yayasan yang dikelola oleh Delia. Sudah banyak yang mereka persiapkan, mulai dari dekorasi tempat acara, undangan yang sudah hampir disebar, pengamanan yang super ketat dan berbagai persiapan lainnya.


Semua anggota keluarga sibuk dan turut ikut dalam persiapan acara tersebut. Mereka sangat antusias untuk berbondong-bondong membantu panitia pelaksana acara tersebut. Pak Wiguna sangat bersyukur dan bahagia karena melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah anggota keluarganya.


"Ya Allah makasih banyak engkau masih memberikan aku waktu untuk berkumpul dengan keluarga ku dan merasakan kebahagiaan mereka, semoga mereka tidak mengetahui kondisiku saat ini" ucap pak Wiguna yang memandang anak-anaknya.


Pak Wiguna pun memanggil seluruh anggota keluarganya yang ada di luar negeri termasuk anak-anak dan cucunya. Mereka pun setuju dengan permintaan dari Pak Wiguna. Dan mereka sudah ada di lokasi acara tersebut dan sibuk menata dekorasi untuk Baby Alfi dan Baby Arlene Keysia. Alfi Muhammad Emre nama putranya Rina dan Emre. Sedangkan Putri pertama dari Dessy dan Dimas adalah Arlene Kheysa yang artinya anak yang menjanjikan kehidupan yang baik. Sedangkan Alfi artinya penasehat.


Ke Esokan Harinya, para tamu undangan sudah memadati area acara aqiqahan putri dan putranya Rina dan Dessy. Semua anggota keluarga Wiguna pun sudah hadir. Termasuk Rangga dan Aulia pun turut hadir di acara tersebut.


"Asalamu Alaikum" ucap salam Aulia dan Rangga.


"Calon manten datang juga rupanya, Aku kira mereka tidak akan datang karena sibuk mengurus persiapan pernikahannya" ucap Arya.


"Tidak mungkinlah Kak aku tidak memenuhi undangan dari paman Wiguna yang Secara khusus mengundang kami ke acara besar yang diselenggarakan oleh Paman" jawab Aulia.


"Sesibuk apapun kami jika itu berhubungan dengan keluarga besar calon Istriku pasti aku akan usahakan untuk datang, apa lagi yang punya acara Bosku" timpal Rangga.


"Berarti kamu datang ke sini hanya karena takut dipecat yah" ucap Adrian yang tertawa.


"Iya berarti kekuatan big bos sungguh tidak bisa disepelekan yah rupanya" ucap Dimas.


"Sepertinya perkataan anda semua emang benar adanya, mau makan apa nanti Istriku Kalau aku dipecat heheheh" ucap Rangga yang membuat mereka tertawa bersama.

__ADS_1


"Karena kalian ada di sini tanpa mengurangi rasa hormatku, Rangga dan Saya mengharapkan kehadiran kalian diacara pernikahanku hari Jum'at nanti" ucap Aulia.


"Tiga hari lagi yah dari sekarang?" tanya Mark.


"Bukannya harusnya hari Minggu acaranya kok bisa berubah ke hari Jum'at?." tanya Dimas yang heran dengan perubahan jadwal tersebut.


"Iya Kakak Saya majukan karena kebetulan kalian ada di Indonesia jadi saya pilih hari Jum'at acara akad nikahnya sedangkan hari Minggu tetap resepsinya" ucap Aulia.


Sedangkan Mommy kece sibuk dengan Baby kecil mereka sehingga tidak ikut nimbrung. Delia sedang mengarahkan penghuni panti asuhan agar acara sebentar mereka tidak gaduh dan ribut.


Karena sudah pukul 10 Pagi, acara Aqiqahan pun dilaksanakan. Pak Wiguna menyampaikan beberapa patah kata. Dari banyak kata yang pak Wiguna utarakan seakan-akan menyiratkan kalau dirinya akan pergi jauh dan tidak akan kembali lagi. Dan dilanjutkan acara pengajian oleh anak-anak yatim dan ceramah dari Ustadz Maulana yang diundang khusus datang untuk memberikan tausiahnya.


Setelah acara tersebut, mereka membagikan amplop dan beberapa bingkisan kepada Anak panti asuhan, orang tua panti di panti Jompo, ibu-ibu pengajian dan beberapa masyarakat yang tinggal di sekitar panti asuhan. Mereka lakukan sebagai wujud ucapan syukur atas anugerah dan segala Resky yang mereka dapatkan. Bahkan pak Wiguna memberikan 50 paket umroh plus kepada mereka yang menghapal 30 jus Al-Qur'an kepada anak panti asuhan Maupun guru atau pengurus yayasan. Bahkan Pak Wiguna mengadakan doorprise kepada semua yang hadir paket umroh plus, Mobil 1 unit, motor 3 unit, Alat-alat elektronik lainnya bagi yang hadir di sana yang belum dapat. Mereka dibagikan kupon dan yang naik kuponnya yang berhak mendapatkan hadiah tersebut sesuai dengan nomor kupon undian yang tersedia.


"Alhamdulillah aku sangat senang melihat mereka juga tersenyum saat mereka menerima bingkisan yang kita berikan" ucap pak Wiguna.


Baby Zi segera menghapus air mata kakeknya.


Semua anggota keluarga Wiguna menangis terharu disaat ada seorang anak laki-laki yang mendatangi pak Wiguna dan mempersembahkan sebuah kotak besar ke tangan Pak Wiguna. Semua orang heran karena apa yang dilakukan anak laki-laki tersebut tidak ada dalam daftar jadwal agenda acara aqiqah tersebut. Pengurus panti dan beberapa guru panti asuhan pun kaget karena mereka tidak tahu sebelumnya akan hal tersebut.


Pak Wiguna menyambut baik pemberian anak tersebut.


"Pak Wiguna saya buat lukisan ini untuk khusus bapak" ucap anak tersebut saat Benda itu sudah dibuka oleh pak Wiguna.


Betapa bahagianya pak Wiguna mendapatkan hadiah dari Anak panti tersebut yang dengan ikhlas dan sudah membuat khusus lukisan tersebut untuk dirinya. Walaupun lukisan itu terbilang tidak sempurna tetapi karena anak ini memberikan dengan penuh perjuangan sehingga pak Wiguna meneteskan air mata bahagia. Pak Wiguna pun berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan anak kecil itu yang baru berusia 10 tahun dan kelak akan menjadi bagian dari anggota keluarganya Wiguna Albert Kim Said. Pak Wiguna mengelus rambut pendek kecoklatan anak tersebut.


"Nama kamu siapa nak? makasih banyak atas hadiahnya" ucap Pak Wiguna


"Alexander agung" jawab anak tersebut dengan suara yang lantang.

__ADS_1


"Nama yang bagus, Bapak Do'akan semoga kelak kamu menjadi Anak yang hebat, bijaksana dan baik hati, bapak berikan ini untuk Alexander" ucap Pak Wiguna sambil menyerahkan ballpoint kesayangannya yang ada di saku bajunya.


Ballpoint tersebut adalah paling disayangi oleh Pak Wiguna karena itu adalah ballpoint yang paling banyak kenangannnya yang dimiliki oleh pak Wiguna disaat dirinya mulai merintis karir hingga sukses seperti sekarang. Bisa dibilang ballpoint tersebut lah yang menjadi saksi bisu perjuangan Pak Wiguna merintis perusahaannya.


Baby Zidane langsung memeluk Alexander.


"Kakak" ucap Zidane yang bahagia disaat Alexander menggendongnya.


Sejak itu lah pak Wiguna memberikan beasiswa kepada Alexander agung hingga keperguruan tinggi karena Alexander juga termasuk anak yang berbakat dan pintar.


Tidak ada satupun orang yang ada dalam sana yang tidak merasakan kebahagiaan. Seperti itulah kebiasaan dari keluarga Wiguna siapa yang berhak dan layak untuk mendapatkan beasiswa. Pak Wiguna memberikan dana kepada putranya untuk mendirikan beberapa sekolah dan perguruan tinggi. Pak Wiguna ingin disaat terakhir dalam hidupnya Pak Wiguna bisa mempergunakan hartanya di jalan yang baik.


"Tolong simpan lukisan ini dengan baik dan pajang di dalam ruangan pribadiku" ucap pak Wiguna kepada anak buahnya.


Acara terakhir mereka berbaur dan berkumpul untuk mengambil foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan. Segenap keluarga besar Wiguna Albert Kim Said ikut dalam foto tersebut dan Alexander berdiri di dekat putri Emilia yang baru berusia empat tahun. Sedangkan Keyna berdiri disampingnya Zack, dan Amanda berdiri disampingnya Zoe Saldana, dan Zidane memeluk tubuh anaknya Rina.


Mereka sangat bahagia dengan kegiatan hari ini. Aqiqahan Baby dari Rina dan Dessy terbilang meriah dan sukses. Kegembiraan dari seorang Orang tua adalah jika mereka melihat senyum bahagia dari anak-anaknya. Sekaya apa pun dan sesukses apa pun itu jika seorang kesepian dalam hidupnya pasti harta, pangkat dan jabatan tidak akan berguna.


To Be Continued..


Alhamdulillah Makasih banyak FANIA Ucapkan Kepada para pembaca setianya BDP Karena tanpa dukungan kalian Fania pasti hari ini tidak akan dapat Gelar Dari Author Bronze Berubah menjadi SILVER. Karena kalianlah yang selalu memberikan semangat dan dukungan kalian.✌️🙏


Mkasih kepada Pihak NT yang sudah memberikan kesempatan kepada FANIA untuk berkarya 🙏.


Selamat Menyambut Kedatangan Bulan Suci Ramadhan untuk semua Readers yang menjalankan 🙏🙏


Mohon Maaf Lahir dan Bathin.


by Fania Mikaila AzZahrah

__ADS_1


Makassar 1 April 2022


__ADS_2