Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 87. Saling Berhubungan


__ADS_3

Happy Reading..


Arya Sudah bersiap Ingin menc*** bibir Istrinya Tapi pintu kamar Ruang rawat inap Delia tiba-tiba terbuka. Dan Ternyata Dia lah Uncle Park yang sudah membuka pintu kamar Delia Tanpa aba-aba atau pun meminta ijin terlebih dahulu. Sebenarnya ini kesalahan Arya yang tidak mengunci kenop pintu terlebih dahulu.


Arya jengkel karena apa yang dilakukanya mendapatkan gangguan. Uncle Park pun merasa tidak enak hati karena mengganggu aktivitas tuan muda dan Nyonya mudanya.


Arya tidak tahu harus berbuat apa, Mau Marah juga tidak mungkin. Mengingat Uncle Park yang telah berjasa dalam hidupnya.


"Maafkan Uncle Nak" ucap Uncle Park merasa tidak enak hati.


"Tidak apa-apa kok Uncle Park" Ucap Delia yang masih tersenyum melihat tingkah Arya yang seperti saja anak kecil yang tidak dibelikan mainan.


"Nak Delia, Boleh kah Uncle Park tahu Siapa Nama ibumu??" Tanya Uncle Park.


Delia dan Arya saling berpandangan dan masing-masing tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan Uncle Park.


Uncle Park membawa CV dari adik angkatnya bahkan Foto yang ada di dalam CV itu membuatnya Kaget sekaligus bahagia.


"Mudah-mudahan Dugaan Ku tidak Salah" ucap Uncle Park di dalam hatinya.


Delia tanpa fikir panjang langsung menjawab pertanyaan Dari uncle Park.


"Nama ibuku Adinda Hendrawan Uncle" Ucap Delia.


Bagaikan disambar petir disiang bolong, Uncle Park sangat terkejut dengan perkataan Delia. Uncle Park langsung menjatuhkan Map yang ada di dalam genggamannya. Dan terduduk di lantai menangis tersedu-sedu.


"Andini Maafkan Kakak yang tidak mampu menjagamu" ucap Uncle Park dalam tangisnya.


Uncle Park meraung-raung menangisi Nasib Adik angkatnya yang sudah seperti adik kandungnya sendiri yang telah meninggal dunia dan membawa rahasia besar.


Arya dan Delia heran melihat kelakuan Uncle Park yang menurut mereka tak pernah terjadi dan tak pernah mereka lihat sebelumnya.


Uncle Park yang dalam kesehariannya selalu menunjukkan sikap dingin dan tegasnya dalam bekerja maupun bersikap. Tapi untuk saat ini, hilanglah sudah penilaian mereka kepada Uncle Park.


Saat ini Uncle Park menunjukkan sisi Lemahnya dihadapan Arya dan Delia.


Uncle Park menangis sambil memeluk Map yang ada di tangannya tadi.


Arya segera mendekati Uncle Park untuk membantu uncle Park berdiri.


"Apa yang terjadi Uncle Park, kenapa uncle Park menangis??" Tanya Arya.


Uncle Park hanya menatap Delia dan tak bisa berbicara apapun. Sorot Mata Uncle Park seakan-akan merasakan kerinduan yang sangat besar terhadap Delia. Delia ditatap seperti itu jadi tidak enak hati.

__ADS_1


Uncle Park mendekat ke arah Delia.


"Apa Kamu memiliki gelang ini Nak?" Tanya Uncle Park sambil memperlihatkan Foto seseorng yang sedang memakai gelang.


"Gelang itu..." Delia tidak melanjutkan kata-katanya Karena kaget dengan Foto Gelang yang dipakai oleh Orang tua itu.


Foto yg disodorkan Uncle Park adalah Foto Oma Estella disaat dirinya masih muda dan sedang memakai gelang yang mirip dengan gelang ibunya Delia.


"Iya ada apa dengan gelang itu Nak" Tanya uncle Park dengan tidak sabar.


Arya Hanya jadi pengamat dari interaksi antara Delia dan uncle Park. Dan tidak ingin mencampuri urusan mereka atau pun kepo.


"Itu kan gelang yang sama dengan punya ibuku Uncle Park, gelang itu sering di pakai ibu dulu kalau ke Acara Pesta" ucap Delia sambil mengingat kejadian itu.


"Tidak salah lagi kamu adalah Puteri dari adikku Adinda Hendrawan yang selama ini Uncle Cari" ucap uncle Park.


Andai saja Delia sehat dan tidak dalam keadaan yang sudah dioperasi Mungkin Uncle Park akan memeluk tubuh Delia.


"Maksud Uncle??" Tanya Heran Delia.


"Kamu adalah Anak Adinda Hendrawan dan Wirawan Albert Kim Said" Ucap Uncle Park.


Bukan hanya Delia yang kaget dengan pernyataan Uncle Park tapi Arya pun kaget dengan Semua ini. Arya heran kenapa Uncle Wirawan dikaitkan dengan semua ini, apa sebenarnya yang terjadi. Seribu macam pertanyaan yang muncul di dalam benak dan kepala Arya.


"Mana mungkin Uncle Park keliru dan salah" ucap uncle Park.


"Ayahku bukan Wirawan Albert Kim Said Uncle Park tapi Arianto Rusdy Uncle" Ucap Delia.


Mereka sama-sama bingung dengan kenyataan ini Semua. Arya tidak percaya sekaligus shock mendengar kabar itu. Sedangkan Delia tidak percaya karena Orang yang selalu dipanggil ayah adalah Pak Arianto Rusdy bahkan nama Rusdy ada dibelakang namanya. Uncle Park pun demikian, Kenapa Adinda memberikan Nama orang lain di belakang nama Anaknya.


Keheningan Terjadi semua orang sibuk dengan pemikirannya masing-masing.


Arya langsung teringat sesuatu. Dan menurutnya Hanya mereka yang bisa menjawab dan mengetahui dengan jelas permasalahan mereka.


"Apa sebaiknya kita menelpon Paman Ardiansyah dan bibi Ainun untuk mengetahui kejelasan dari semua ini dan Aku yakin dengan sangat Mereka pasti tahu" ucap Arya Wiguna.


"Iya Nak, kenapa kita tidak menghubungi Paman dan bibi kamu Saja" ucap Uncle Park.


Delia Septianti menatap Arya Suaminya dan mengangguk setuju dengan saran Mereka.


Delia segera mengambil Handphonenya dan mencari Nomor Bibi Ainun dikontak Hpnya. Telpon Pertama Mereka belum tersambung. Delia mengulang lagi telponnya. Dan akhirnya Bibi Ainun pun mengangkat telponnya.


"Assalamu alaikum Nak Delia" ucap Bibi Ainun.

__ADS_1


"Waalaikum salam Bu" Jawab salam Delia.


"Bibi Sudah menemukan kotak yang kamu cari dan isinya adalah Gelang yang sering ibumu pakai" ucap Bibi Ainun sambil melihat isi kotak itu.


Delia langsung mengubah telponnya menjadi Video call. Bibi Ainun memperlihatkan Gelang itu kepada mereka.


Uncle Park Bahagia melihat bentuk dari Gelang itu dan sangat yakin kalau Delia adalah keponakannya yang jadi masalah kenapa Nama dibelakang Delia memakai nama Rusdy.


"Gimana Uncle Park apa itu Gelang yang Uncle maksud??" Tanya Delia.


"Iya itu gelang mas kawin Ibumu yang diberikan oleh Tuan Muda Wirawan Waktu mereka menikah" ucap Uncle Park.


Arya kembali dibuat kaget dengan kata-kata Uncle Park.


"Bibi Ainun apa aku bisa bertanya sesuatu lagi??" Tanya Delia.


"Silahkan Nak, kalau Bibi tahu pasti akan Bibi jawab dan katakan yang sejujurnya" ucap Bibi Ainun.


"Siapa sebenarnya Ayah Kandung Delia Bi, Delia Mohon dengan sangat kepada Bibi untuk berkata jujur dan mengungkapkan kebenarannya" ucap Delia yang sudah meneteskan air matanya.


Arya segera mendekati Delia dan memeluknya untuk memberikan kekuatan kepada Istrinya.


Bibi Delia ragu untuk berkata jujur dan membuka semuanya. Tapi Bibi Ainun teringat dengan Janjinya kepada Ibunya Delia yang Suatu saat nanti jika Delia bertanya maka Bibi aiNun berhak untuk mengungkapkan kebenarannya. Dan Delia berhak tahu.


"Sebenarnya Delia Kamu bukanlah anak kandung dari Arianto Gunawan Rusdy" Ucap Bibi Ainun.


Semua orang yang berada di dalam ruangan inap Delia kaget dan Shock mendengar Kenyataan yang sebenarnya.


TBC..


Akhirnya terkuak juga yah kebenarannya. Berarti Delia dan Arya adalah.....


ada yang bisa bantu Fania untuk jawab gak???🤔🤔.


Alhamdulillah Fania UpDate 2 Bab hari ini. Moga kakak Readers suka 🙏.


Seperti biasa Fania ucapkan kepada Readers yang masih setia dan Betah dengan BDP Mohon Bantuan likenya,Rate, Favoritkan dan Komentarnya Kakak 🙏🙏.


Makasih banyak 🥰💖💋.


Makassar, 20. Januari 2022.


By..

__ADS_1


Fania Mikaila AzZahrah


__ADS_2