Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 94. Mimpi atau Kenyataan


__ADS_3

Setelah Dari Perusahaan Sinopec Group, Kim Hyuna Mengunjungi Kediaman Ayahnya. Karena selama ini Kim Hyuna Tinggal sendiri di Apartemennya. Selama Ibundanya meninggal Dunia Kim Hyuna memilih untuk mandiri dan hidup sendiri.


Kim Hyuna jika Masih tinggal di kediaman Orang tuanya Pasti akan selalu teringat dengan Kenangan Ibunya semasa hidupnya dan akan membuat Hyuna bersedih dan Sakit lagi.


Tapi setelah 4 Tahun lamanya, Hyuna Akhirnya kembali menginjakkan Kakinya kembali di Kediaman itu, Ayah Kim Hyuna Dua Tahun yang lalu memutuskan untuk menikah lagi dengan wanita lain. Hal itu juga salah satu alasan yang membuat Kim Hyuna memilih tinggal Di Apartemennya jika berada di Korea Selatan. Karena Selama ini Kim Hyuna menetap di Los Angeles Amerika serikat.


Sebelum Masuk ke dalam rumahnya, Kim Hyuna masih berusaha untuk mencari keberadaan Gelangnya. Karena Gelang itu adalah Milik ibunya yang diberikan Kepada Kim Hyuna Sewaktu Kim Hyuna berulang tahun yang ke 20.


Mobil Hyuna sudah tidak terlihat rapi isi dalamnya, Karena Hyuna mencari keberadaan Gelangnya dengan cara membongkar semua barang-barangnya yang ada di dalam Mobilnya.


Tapi hasilnya masih sama. Hyuna pun teringat kejadian waktu di loby Kantor Kakak sepupunya.


Hyuna pun mencoba menelpon Arya. Tapi berulang kali teleponnya tidak tersambung.


"Kok Nomor Kakak Arya gak aktif yah?? Aku coba telpon Nomor Handphone Delia" ucap Hyuna.


Tapi hasilnya juga sama, Hanya Mbak Operator yang menjawabnya.


"Kok Hp mereka sama-sama gak aktif yah?? aku chat mereka saja pasti kalau handphone Mereka Aktif mereka akan membalasnya.


Hyuna pun mengirimkan Chat ke Nomor Arya dan Delia.


"Moga saja Gelang aku ada di kantornya kakak Arya" Do'a Hyuna.


Hyuna pun berjalan memasuki Rumahnya. Rencananya Hyuna akan menginap di Kediaman Ayahnya.


Sedangkan Di Rumah yang ditempati Oleh Arya dan Delia. Arya dan Delia sedang saling tawar menawar dan beradu argument.


Delia menginginkan sesuatu sedangkan Arya Takut jika Permintaan Delia Arya kabulkan akan membuat Kandungan Delia kenapa-kenapa. Itulah Alasan Arya tidak ingin melakukan dan memenuhi permintaan Istrinya walaupun di dalam hatinya sangat ingin melakukan hal itu.


"Sayang Dengarkan baik-baik kakak, Kakak sangat tahu kamu menginginkannya, Kakak pun demikian tapi kamu kan dalam keadaan hamil dan kata dokter Untuk sementara waktu tidak boleh melakukannya hal itu Dulu" ucap Arya yang berusaha membujuk Istrinya yang sudah merajuk.


"Tapi kan Aku Sudah baik Kak, dan kalau emang Aku dalam kondisi yang tidak baik pasti aku tidak akan meminta hal itu kepada kakak" ucap Delia yang berbicara tetapi tidak ingin menatap wajah suaminya.

__ADS_1


"Kalau Terjadi sesuatu sama kamu dan bayimu aku tidak akan bisa memaafkan diriku Sayang, Lagian Mama akan marah jika Beliau tahu kalau Aku menggarap kamu pasti Omelan nya Mama dari ujung Barat sampai ke Timur" Ucap Arya.


Handphone Arya berdering dan Delia langsung merijek telpon itu dan langsung menon aktifkan Gawai suaminya dan Handphonenya juga.


Dan menyimpangnya di atas Nakas tempat tidur mereka.


Delia kemudian membaringkan Tubuhnya dan memiringkan tubuhnya dan langsung membelakangi Arya. Delia tidak lupa menutupi seluruh tubuhnya dengan Back Cover.


Arya Hanya tersenyum menanggapi Aksi dari Delia. Setelah Arya Merasa Kalau Delia Sudah tidur, Arya segera mengambil Handphonenya dan menghubungi Dokter Kandungan yang menangani Delia selama di Korea Selatan.


Setelah berbincang beberapa Saat, Arya tersenyum sambil menyimpan kembali handphonenya di atas Nakas Meja tempat tidurnya. Dan tidak lupa menonaktifkan Handphonenya.


Arya tidak mau mengganggu Tidur Delia, Walaupun Dia sudah tahu kalau sudah tidak apa-apa lagi Jika Dia dan Delia melakukan itu. Jadi Dia memilih untuk tidur juga menyusul Sang istri yang sudah terlelap dalam Tidurnya.


"Besok pagi saja lah, lagian aku juga capek" ucap Arya tersenyum penuh arti yang terselubung.


Keesokan paginya, Arya terbangun lebih dahulu sedangkan Delia masih betah dengan tidur cantiknya. Delia tidak terusik dengan tingkah suaminya yang sudah berpetualang di alam bebas dan di hutan belantara. Saking asyiknya Delia tidur sampai-sampai Dia tidak merasakan hal aneh yang terjadi di dalam dirinya.


Arya melakukannya dengan sangat hati-hati mengingat Delia yang masih Mengandung. Delia merasa kalau yang dialaminya sekarang adalah hanya mimpi Saja. Delia pun menikmati setiap sentuhan dari Arya. Bahkan Delia sudah mengeluarkan suara yang membuat Arya semakin bersemangat untuk berpetualang.


Arya berbaring di sebelah Kanan Delia. Karena Kelelahan setelah Melakukan pendakiannya di atas puncak Himalaya.


Arya kemudian bangkit dan mengambil tissue untuk membantu membersihkan area sensitif Delia. Dan kembali memakaikan pakaian tidur Delia seperti sedia kala.


Arya mencium kening istrinya dan bangkit untuk ke kamar mandi karena ingin membersihkan dirinya sebelum melaksanakan shalat subuh.


Karena Delia merasakan ada sesuatu yang aneh di bagian Sen*** Delia segera bangun dan berjalan ke arah Kamar mandi, karena ingin memeriksa keadaannya.


Delia lega karena tidak ada yang dirasakan dibagian sen** padahal Delia merasakan keanehan tapi Karena tidak ada Bekas sesuatu itu sehingga Delia merasa lega dan teringat dengan Mimpinya semalam.


"Mungkin karena Aku mimpi jadi seakan-akan aku melakukannya dengan Kak Arya" ucap Delia.


Delia kemudian berendam ke dalam bathtub nya. Dan tidak lupa menuangkan Sabun aromaterapi ke dalamnya

__ADS_1


Delia mencari keberadaan Suaminya tapi tidak menemukan keberadaan Arya di dalam kamarnya.



Delia pun memeriksa kamar gantinya tapi tetap Tidak menemukan keberadaan Arya. Malahan tempat itu seakan-akan belum tersentuh oleh tangan manusia. Saking bersih dan rapinya tempat itu.


Setelah berpakaian Delia menuruni undakan tangga untuk mencari Arya. Delia berjalan ke arah Rumah makan karena mencium aroma sedap dari arah dapur. Delia berjalan ke arah dapur Karena pemasaran dengan makanan apa yang dimasak sehingga Wanginya makanan itu tercium sampai ke Atas kamarnya.


Delia Terus saja berjalan mengikuti arah Aroma makanan itu. Delia tidak menyangka kalau langkah kakinya akan membawanya ke dapur.


Delia melihat Arya yang sedang bergulat dengan Spatula,Panci dan pisau. Delia kemudian duduk di kursi Meja Makan. Delia tidak ingin mengganggu aktifitas Suaminya Karena Delia Merasa Hal yang dilihatnya sekarang adalah hal yang jarang terjadi.


Delia mengambil Handphonenya dan mengabadikan momen langka itu. berbagai Pose yang dipotret Delia saat Arya sedang asyik memotong bahan makanan dan meracik beberapa bumbu.


Delia sangat bersyukur karena diberikan oleh Allah SWT suami yang sangat Baik, pengertian, penyayang, setia dan pastinya jago masak. Arya adalah paket komplit seorang suami.


Setelah masakan pertamanya Jadi Barulah Arya menyadari kedatangan Delia. Arya tersenyum manis ke arah Delia. Delia pun membalas senyuman Suaminya yang lebih manis lagi tanpa ada gula dan pemanis tambahan lainnya.


TBC...


Ternyata ada yah yang itu tanpa terbangun dari tidurnya. Itu kah Kehaluan Fania dan ini mungkin hanya terjadi di Dunia Novel Toon Saja 🤭🤭😅🙏🏃.


Yang penasaran dengan Kisah Hyuna dan Aditya Sabar yah Readers Season berikutnya baru Fania kupas habis Kisah dan hubungan mereka.


Jangan Lupa untuk tetap mendukung BDP 🙏.


Makasih banyak kepada Readers yang masih setia dan Betah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏.


Fania kadang ketawa sendiri Jika Fania baca beberapa komentar kalian kakak dan membuat Fania semangat untuk Update lagi.💪💪✌️.



__ADS_1



Ini beberapa komentar yang bisa aku post dan Maafkan Fania yang tidak bisa posting Koment lainnya. Full kasihan Babnya 🙏 🤭.


__ADS_2