Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 28. Aku Merindukanmu Suamiku


__ADS_3

Happy Reading...


Hari-hari telah berlalu, Minggu berganti bulan. Hubungan antara Si Kembar dengan Ayahnya semakin Dekat. Tapi entah alasan apa Si Kembar tidak memberitahukan hal ini kepada Mamanya.


Seperti Hari ini, Si kembar Diam-diam diajak ke Mall oleh Ayahnya tanpa sepengetahuan Delia. Mereka pergi dijam pelajaran. Si Kembar terpaksa berbohong kepada Gurunya kalau mamanya datang menjemputnya Karena ada Keluarga dari mamanya yang sakit.


Karena si kembar memberikan alasan dan cara menyampaikannya begitu dramatis sehingga ibu gurunya tak banyak fikir lagi untuk mengijinkan si Kembar.


Arya Sudah menunggu mereka di depan pintu masuk sekolahnya. Security di sekolahnya tidak merasa curiga karena Arya mengatakan kepada Security itu kalau Dia Ayahnya.


Mereka ingin mengunjungi Zoo. Selama ini tempat itu lah yang belum pernah mereka kunjungi. Setiap kali mereka akan berkunjung pasti ada-ada saja halangannya. Mereka sangat antusias untuk berkunjung Ke kebun Binatang.


Perjalanan mereka tempuh sekitar 1 jam. Zoe adalah tipe anak yang tidak suka diem jadi setiap kali melihat sesuatu yang menurutnya aneh atau pun tidak pernah dia lihat pasti bertanya kepada ayahnya.


Zack duduk di kursi belakang. Sedangkan Zoe duduk di samping Ayahnya. Mereka sangat menikmati perjalanannya. Untung saja Zack dan Zoe Anak yang tidak mabuk perjalanan. Jadi Arya sama sekali tidak kerepotan membawa anak-anaknya.


Sesampainya di Zoo, Zoe sangat kegirangan bisa melihat langsung berbagai macam hewan bahkan banyak hewan yang belum pernah lihat Akhirnya bisa mereka lihat Secara langsung.


Zack hanya diam mengikuti Ayah dan adeknya kemana pun mereka melangkah. Zack emang Tipe anak yang lebih pendiam tapi sekali ngomong bisa buat seseorang kaget dan heran ini anak umur 5 tahun atau 10 tahun.


Karena Sudah siang, Zoe sudah lapar Mereka Mencari tempat makan. Zack ingin makan di tempat yang ada logo Kakek-kakek yang pakai kacamata.


"Paman apa boleh Zack makan di sana?" tanya Zack Sambil menunjuk ke arah Resto siap saji.


"Kakak tidak boleh makan itu lagi kan kita sudah makan Minggu ini, kakak ingatkan pesan Mama?" tanya Zoe


"Tapi Kakak mau makan di sana Zoe"


"Tapi kak.."


Arya tidak ingin melihat anak-anaknya bertengkar jadi dia segera memberikan solusi kepada anaknya.


"Zack mau makan ayam goreng yah Nak?" tanya Arya


"iya Paman tapi takut sama Mama".


"emang kenapa kalau mama kalian tahu?"


"Gini Paman,Mama kami melarang kami untuk makan makanan siap saji". jawab Zoe


"Kenapa kok bisa mama kalian melarang itu kan makanan Enak?" ucap Ayah Arya.


"Kata mama cukup 3 kali Saja dalam sebulan makan makanan siap saji Paman, makanan siap saji kurang baik untuk kesehatan". ucap Zoe


"ohh gitu. gini Saja kalian boleh makan lagi tapi untuk bulan depan kalian cukup makan dua kali Saja, Gimana??" tanya Syah Arya.


Zoe dan zack saling berpandangan sebelum mengiyakan. Mereka masih ragu dan takut Jika ketahuan oleh mama Mereka.


"Gimana dengan idenya Paman, apa kalian Setuju??".


Lama mereka memikirkannya dan akhirnya mereka mengiyakan. Zoe juga sangat suka dengan makanan kesukaan Upin dan Ipin tapi karena mamanya melarangnya dengan alasan yang membuat mereka mengerti.


Pesanan mereka pun sudah ada di Meja. Mereka menyantap makanan itu dengan lahapnya. Tapi sebelum makan mereka selalu berdo'a. Hal itu membuat Arya sangat bersyukur memiliki istri yang mendidik anak-anaknya dengan baik. Bukan hanya pendidikan formal saja tapi pendidikan agama tetap mereka dapatkan.

__ADS_1


"Paman yuk makan sama Zoe"


"Iya nak"


"Kapan kalian memanggillku dengan sebutan Ayah nak?"


Mata Arya berkaca-kaca. Entah kapan waktu itu akan terjadi. Arya selalu berharap hal itu akan jadi kenyataan.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang, Mereka Akhirnya meninggalkan kebun Binatang. Arya mengantar anak-anaknya ke sekolah sebelum mama Mereka datang. Arya tidak ingin Delia mengetahui hal ini dan tidak ingin Delia tahu kalau anaknya telah berbohong dan bolos sekolah.


Setiap jam istirahat Delia meminta ijin kepada rekan kerja atau kepada atasannya untuk pulang menjemput anak-anaknya di sekolahnya dan mengantar si kembar ke Rumah Dessy.


Delia kembali ke kantornya. Sesampainya di Kantor Delia mendapatkan panggilan dari presdirnya. Delia kaget dan merasa was-was, Delia berfikiran kalau Dia membuat kesalahan sehingga mendapatkan panggilan langsung dari pimpinan tertinggi di tempat kerjanya.


"Rina titip Berkas ini yah"


"emang kamu mo ke mana?" tanya Rina


"Tadi ibu Aini memberitahuku kalau aku dipanggil oleh pak Presdir" ucap Delia.


"Kamu kok bisa dipanggil yah?"


"Entahlah aku pun tak tahu, karena ibu Aini cuma bilang kalau aku dipanggil".


"ohh gitu, Moga tidak ada apa-apa"


"Amin" ucap Delia


Delia berjalan ke arah Lift dan naik ke Lantai 30. Delia bertanya-tanya kepada dirinya sendiri.


Pintu lift terbuka, ternyata Arman dan Temannya yang masuk ke dalam Lift. Delia menyingkir dan berjalan agak ke tepi lift. Delia berpura-pura tidak mengenali Arman.


"Hay Del, gimana kabarmu?" tanya Arman.


"Alhamdulillah baik" jawab Delia tanpa mengalihkan pandangannya ke arah lantai Lift.


"Kok sendirian, emangnya mau ke mana Del?"


"Saya mau ke ruang presdir". ucap Delia.


Suasana kembali hening. Angka di Lift menunjukkan angka 28 berarti Arman akan ke Luar. Perasaan Delia Akhirnya lega dan senang. Delia menghindari Arman Karena Delia tidak ingin Orang-orang Melihat dan menganggapnya wanita penggoda, Karena status Delia juga masih istri orang jadi Delia sangat membatasi pergaulannya terutama dengan laki-laki.


Lift kemudian berbunyi tanda Sudah lantai 30. Delia keluar dan sebelum keluar Delia berdo'a agar semuanya baik-baik saja.


Delia menemui Sekretaris Presdirnya untuk menanyakan keberadaan pak presdir.


"Siang Mbak"


"Siang Juga Mbak, ada yang bisa saya bantu?"


"Apa pak presdir ada?"


"Apa sudah janji sebelumnya?".

__ADS_1


"Tadi Kepala Bagian keuangan yang mengatakan kalau aku dipanggil sama bapak".


"Tunggu aku konfirmasi dulu sana Bapak"


"Baik" ucap Delia.


Sektretaris tersebut pun menelpon pak Presdir.


"silahkan masuk Mbak, anda sudah ditunggu dari tadi"


"Makasih mbak"


E


Delia kemudian mengetuk pintu ruangan presdirnya.


"Masuk"Ucap Arya


"Silahkan duduk"


Arya berbicara sambil membelakangi Delia yang sudah mendudukkan tubuhnya.


Arya belum juga membuka percakapan diantara mereka. Bahkan Arya seakan-akan mengulur waktu. Delia dibuat dah Dig Dug Derr Saja.


Arya sedang melihat foto mereka waktu ijab qobul. Arya senyum-senyum sendiri melihat foto Delia. Beberapa saat kemudian,Arya membalikkan posisi duduknya. Dan sekarang mereka sudah saling berhadapan. Karena posisi Delia yang menunduk Jadi Delia Belum melihat wajah Arya.


"Heeemmm" Arya berdehem untuk mengalihkan pandangan Delia. Delia refleks memandang ke arah Arya. Betapa kagetnya Delia setelah menatap Mata yang selama ini Delia Rindukan. Mata yang mampu membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama mereka. Mata yang selama selalu ia mimpikan. Tiba-tiba air mata Delia jatuh membasahi pipinya tanpa aba-aba.


Arya pun refleks menghapus jejak air mata Delia. Delia jadi salah tingkah dengan apa yang Telah dia lakukan.


Delia sempat memegang tangan Arya yang berusaha menghapus sisa air matanya.


"Maafkan Saya telah berani menyentuhmu" ucap Arya.


"Tidak apa-apa pak, Maaf Saya tadi kelilipan"


Delia berusaha menetralkan perasaannya. Saking rindunya dengan suaminya sampai-sampai Delia lupa kalau yang di depannya bukanlah suaminya.



Presdir yang penampakannya kayak gini bikin adem hati loh Readers 😅😅. Makin cakep saja nih Ayahnya si kembar.💗💗


TBC...


Akhirnya mereka bertemu tapi dengan keadaan dan status yang berbeda yah Readers...


Moga Readers suka dengan bab ini..


Ayo dong kakak Readers 🙏🙏


Bantuan Likenya, Favoritnya serta Saran-sarannya..


Ramaikan dong kolom komentarnya dengan Saran-sarannya...🙏🙏

__ADS_1


Alhamdulillah BDP Masuk rangking Vote posisi 13...💗💞


__ADS_2