
Happy Reading..
Setelah semua prosesi acara akad nikah sesuai adat dalam keluarga besar Edward selaku ayah kandung Hyuna, Rombongan mommy kece dan hot Daddy memilih untuk pulang, Hyuna dan Alan pun ikut pulang dengan mereka padahal Hyuna belum mendapatkan ijin dari Daddy-nya tapi karena Alan akan berangkat berlayar selama satu bulan dan akan kembali mengurus perusahaan Ayahnya sehingga mau tidak mau Hyuna harus pulang ke Indonesia. Sedangkan acara resepsi mereka terpaksa ditunda beberapa bulan.
Mereka sudah duduk Cantik dan duduk ganteng di dalam pesawat pribadi milik perusahaan DA. Salah satu pesawat pribadi milik Arya yang mereka pilih karena dari sekian banyak pesawat pribadi yang ikut menumpang di pesawat tersebut yang paling bagus dan paling canggih adalah milik Arya. Maklum Horang kaya Readers.
Pesawat baru berjalan beberapa menit saja, Rina, Dessy, Emilia dan Eliana mabuk perjalanan berjamaah. Hanya Delia dan Hyuna yang selamat dari gangguan mabuk perjalanan. Para suami mereka terpaksa sibuk dengan urusan para istri yang mual dan muntah. Dessy dan Eliana yang paling parah.
Eliana dan Dessy bahkan melarang suaminya untuk dekat, sedangkan Rina yang muntah-muntah tapi tidak mau jauh dari Emre. Untung saja Emre tipe cowok yang tidak mudah jijik melihat muntah, beda dengan Suami othor yang akan ikut muntah jika lihat orang yang muntah hehehe. Emilia yang biasa tidak pernah mabuk apa pun dan waktu hamil anak pertama dan keduanya pun enteng-enteng saja tidak ada yang seperti sekarang ini.
Eliana dan Dessy tiba-tiba ingin makan rujak buah, Hal tersebut langsung membuat Mark dan Dimas dibuat heran dan tidak tahu harus berbuat apa.
"Ada-ada saja mau loh Dessy, masak orang lagi mabuk perjalanan pengen makan rujak" ucap Dimas yang tertawa mendengar permintaan Dessy.
Mark pun dibuat kelimpungan oleh ulah Eliana yang menginginkannya makan batagor Bandung. Mark langsung tertawa terpingkal-pingkal dengan perkataan dari Eliana.
"Kamu ini ngidam apa mabuk perjalanan sih?.' ucap Mark yang langsung menyadari apa yang dia katakan.
Eliana hanya menatap jengah ke arah Mark. Bukannya membantu Istrinya malahan memberikan pertanyaan.
"Jangan-jangan kamu hamil sayang" ucap Mark yang sangat bahagia dengan perkataan dan dugaannya sendiri.
Mark langsung berjalan dan mencari hpnya.
"Sayang hpku mana kok gak ada yah??." tanya Mark kepada Elliana.
"Emang kamu mo pain cari tuh HP??." tanya balik Eliana.
"Aku mau telpon dokter Amar, aku mau suruh dokter untuk periksa keadaan kamu" ucap Mark yang masih mencari keberadaan Hpnya.
__ADS_1
Eliana malah tertawa melihat reaksi dari Mark yang menurut Eliana yang tidak biasa.
"Kok kamu ketawa sih sayang, bukannya kamu sakit jadi aku mau nelpon dokter agar dokter segera datang" jelas Mark lagi.
Eliana hanya membalas perkataan suaminya dan langsung mengarahkan pandangannya ke arah jendela pesawat agar Mark segera sadar kalau mereka berada di dalam pesawat.
"Apa sih maksudnya sayang, coba ngomongnya langsung saja gak usah Pake isyarat" ucap Mark yang masih tetap tidak mengerti dan kekeh dengan pendiriannya.
Eliana tidak bisa menahan lagi tawanya, akhirnya Eliana tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol suaminya. Eliana pun langsung menunju ke arah Langit. Barulah Mark menyadari bahwa mereka sedang berada di atas ketinggian tepatnya di dalam pesawat dan di salah kabin pesawat yang fasilitasnya lengkap bahkan seperti hotel bintang lima saja.
Mark ikut tertawa terbahak-bahak setelah menyadari kesalahannya.
Sedangkan Dessy sudah dibuatkan oleh chef pesawat tersebut rujak buah yang diinginkan. Baru aromanya yang tercium oleh hidung Dessy membuat mual Dessy berhenti, belum sampai dihadapan Dessy, mangkok rujak tersebut langsung dirampas oleh Dessy. Dimas hanya tertawa terbahak-bahak melihat Dessy yang seperti orang belum makan seminggu saja.
Dessy, Eliana sudah tenang dan tidak mabuk perjalanan lagi, sedangkan Emilia meminta Adrian untuk menyanyikan berbagai macam lagu, yang jadi masalah request dari Emilia itu yang tidak masuk akal menurut Adrian.
"Masa sih gak bisa, Daddy kan tinggal puter tuh alat musik sono terus cari lagunya Camelia Malik rekayasa cinta" ucap Emilia yang sudah ingin menangis seperti anak kecil saja.
"Baiklah Daddy akan coba" ucap pasrah Adrian dan kemudian mencari lagu Camelia Malik tersebut.
Sedangkan Rina beda lagi, Rina menginginkan tukaran baju dengan Emre. Emre sudah menjelaskan kalau pakaiannya sudah bau keringat tapi Rina tidak mau mengerti dan masih tetap pada pendiriannya.
"Ya Allah dede, ini kan baju kakak udah bau Loh kok mau dipakai sih lagian apa kamu gak kasihan sama suami kamu kalau harus memakai pakaian perempuan" ucap Emre yang sudah kehabisan stok akalnya untuk mencari solusi yang terbaik untuk Rina.
"Pokonya Dede mau Pake baju bekasnya Kakak titik gak boleh ditawar lagi" ucap Rina yang ngambek dan ingin membuka kaca jendela pesawat tersebut.
"Baik lah kalau gitu Kakak akan kabulkan permintaan Dede" ucap pasrah Emre.
Rina pun baru tersenyum setelah Emre memakai pakaiannya tapi minus hijab yah Readers.
__ADS_1
Ada-ada saja permintaan dari para Mommy kece. Mereka kan produksinya berjamaah jadi tekdungnya juga harus berjamaah dan barengan tentunya he-he-he.
Sedangkan di dalam kamar lainnya. Hyuna dan Alan tidak tahu mau ngapain, waktu mereka belum menjadi pasangan halal mau main nyosor saja eehh ini sudah nikah tapi mereka malu-malu kucing. Hyuna juga tidak mau yang duluan buka puasa tapi Hyuna menunggu Alan yang mulai. Hyuna pura-pura tertidur dan karena lama menunggu Alan akhirnya Hyuna pun tertidur. Karena gaya tidur Hyuna yang cukup ekstrim membuat pakaian Hyuna tersingkap ke atas hingga bagian sensitifnya kelihatan dengan jelas. Kebetulan Hyuna tidak memakai pakaian dalam. Ada yang mengatakan jika sedang tidur bersama suami baik kalau tidak pakai dalaman.
Alan yang pria normal langsung terpanggil untuk melakukan Lebih terhadap Hyuna yang jelas sudah menjadi istrinya. Alan tanpa iklan langsung melakukan sesuatu yang seharusnya dari kemarin dia lakukan. Hyuna yang sudah tertidur pulas langsung terbangun karena ada sesuatu yang Memasuki dirinya. Hyuna langsung memeluk tubuh suaminya dengan erat. Suara yang sempat tertahan dan hanya berakhir diujung lidah akhirnya lolos juga. Pesawat pribadi DA menjadi saksi dari sore yang panjang untuk ke dua pengantin baru tersebut.
Alan yang baru pertama kali merasakan yang minim pengalaman terpaksa harus dituntun lewat virtual lewat Film blue. Alan kenapa gak chat Readers saja kan bisa minta petunjuk dari mereka. hehehe yang sudah punya pengalaman pastinya. Bercocok tanam bersama yang dilakukan oleh Hyuna dan Alan cukup membuat pesawat goyang. Alan berharap dari hasil bercocok tanam tersebut cepat dan mereka bisa panen raya.
Delia dan Arya pun ikut meramaikan goyangan pesawat pribadi tersebut. Arya dan Delia sudah sepakat cukup Tiga saja sehingga Delia dan Arya memakai alat kontrase*** yang mencegah penambahan jumlah cucu Pak Wiguna Albert Kim Said.
Setelah beberapa Jam lamanya, pesawat pun berhasil lending di bandara internasional Soekarno Hatta. Perasaan lega dari hit Daddy nampak sangat jelas dari wajah mereka. Mereka segera membawa para istri mereka ke dokter. Karena para hot Daddy merasa heran dengan sikap dan perilaku dari para istri mereka.
Hyuna yang terpaksa berjalan seperti pinguin karena pegel dan perih setelah bercocok tanam. Alan Pun membantu Hyuna berjalan dengan menggandeng tangan Hyuna. Raut wajah Bahagia dari ke enam pasutri tersebut sangatlah jelas dan tidak bisa mereka sembunyikan. Tapi ada beberapa orang yang melihat mereka langsung memperlihatkan raut wajah yang marah.
"Tersenyumlah selama kalian masih bisa tersenyum dan belum bayar pajak, tapi tunggu lah saat yang tepat kalian akan seperti cacing yang kepanasan" ucap orang tersebut yang meremas Botol air mineralnya sampai hancur.
To Be Continued..
Alhamdulillah Fania masih bisa update 1 bab hari ini..
Makasih banyak Fania ucapkan kepada Readers yang tetap setia mendukung BDP 🙏💗💞.
. Jangan lupa Kritikan dan masukannya Kakak 🙏
By
FANIA Mikaila AzZahrah
Makassar, 25 Maret 2022
__ADS_1