Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 17. Menanti Kelahiran Baby Twins


__ADS_3

Happy Reading....


Paman dan Bibi Delia berencana ingin menetap di Rumah Delia. Bibi Delia Khawatir dan tidak ingin keponakannya di saat Dia melahirkan tak ada yang menemaninya. Mereka ingin memberikan yang terbaik untuk keponakan satu-satunya yang mereka miliki, bahagia di masa Kehamilannya. Cukuplah suami dan keluarga suaminya yang sekarang tidak berada di samping Delia.


Hari in Delia tidak punya jadwal kuliah Jadi Delia Ingin merapikan perlengkapan calon bayinya. Delia mengatur letak pakaian dan Mainan bayinya ke dalam tempat yang sudah disiapkan.


Delia merasa sangat bersyukur karena di masa kehamilannya ini banyak sekali orang-orang yang baik hati yang Sudi menolong dan membantunya dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun dari Delia.


Padahal Orang-orang yang menolongnya adalah orang yang pertama kali bertemu dengannya. Tetapi Delia selalu berfikir positif dalam memaknai segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidupnya.


Misalnya Kak Emilia dan Eliana yang jelas-jelas adalah orang yang tidak dikenal oleh Delia sebelumnya tetapi dengan tangan terbuka bersedia menolongnya. Bahkan memberikan segala kebutuhan yang diperlukan oleh Bayinya Delia.


"Delia mengelus perutnya, mungkin ini Resky kalian nak, Mama berharap di dalam sana kalian baik-baik saja"ucap Delia.


Delia mendapat respon dari calon bayinya dengan menendang. Delia tersenyum ketika si Kembar menendang perutnya.


Delia mencoba dan memeriksa beberapa mainan baby-nya.



Maaf di visual ini perutnya Delia gak buncit yah Readers. Maklum Ayana Jihye moon kan masih gadis jadi Author gak Nemu visualnya yang lagi hamil.😅


Karena Pintu kamar calon baby nya tidak di Kunci, Bibi Ainun tidak mengetuk pintu, lagian bibi Ainun membawa Nampang yang berisi minuman dan makanan untuk Delia sehingga Bibi Ainun tidak bisa dan tidak leluasa untuk bergerak dan memegang pintu.


"Mainan babymu bagus-bagus dan cantik-cantik, pasti harganya mahal yah Nak?" ucap bibi Ainun.


"Alhamdulillah bi, tapi kalau masalah harga aku kurang tahu juga, Karena semua ini hadiah dari teman bi". ucap Delia.


"Alhamdulillah Del, Anakmu belum lahir tapi sudah banyak mendapatkan curahan kasih sayang dan Resky yang melimpah dari orang" ucap bibi Ainun.


Delia mengelus baby-nya. Perkataan bibinya benar adanya. Delia tersenyum menanggapi perkataan bibinya.

__ADS_1


Ting.. Tong.. Ting.. Tong..


Bel berbunyi tanda ada seseorang yang bertamu ke rumah Delia Delia ingin berdiri dan berniat ingin membuka pintu tapi hal itu dicegah oleh Bibinya.


"Bibi saja nak yang membukanya, kamu lanjutkan saja kerjaanmu yang di sini" ucap Bibi Ainun sambil berdiri dan kemudian berjalan ke arah depan Rumah Delia.


"Makasih banyak Bibi" ucap Delia.


Selama bibi dan pamannya tinggal bersamanya, Delia sangat terbantu dan pekerjaan rumah yang selama ini Delia kerjakan sendiri diambil alih oleh Bibinya.


Bukannya Delia tidak mampu menyewa ART Tapi Delia merasa tidak enak hati dengan suaminya yang sudah jauh-jauh bekerja keluar negeri mencari nafkah untuknya tapi Delia Hanya memakai dan menghabiskan uang saja. Delia merasa Dirinya masih sanggup untuk melakukannya sendiri. Andai saja Delia sudah tidak bisa menangani rumahnya mungkin jalan terakhir adalah menyewa ART


Pintu terbuka menampilkan seseorang yang tidak pernah Bibi Ainun temui. Bibi Ainun heran dan bertanya-tanya siapa sosok orang itu.


"Assalamu alaikum, Maaf Delianya ada Bi?".


"Waalaikum salam, ohh Delia ada di dalam, silahkan masuk, ohh kalau boleh tau Anda ini siapanya Delia, soalnya baru kali ini aku lihat ibu?" tanya Bibi Ainun.


"Maaf kalau banyak tanya Bu, maklumlah saya baru di sini jadi tidak tau semua teman Delia, kalau gitu silahkan ibu duduk dulu, Saya akan panggilkan Delia dulu" kata Bibi Ainun.


Bibi Ainun segera ke kamar baby-nya Delia. Dan menginformasikan kepada Delia kalau mama Elisabeth datang berkunjung.


Delia berjalan ke arah Ruang Tamu rumahnya,Dan di sana nampaklah Mama Elisabeth sedang duduk dan tersenyum kepadanya.


"Assalamu alaikum Mama" ucap salam Delia.


"Waalaikum salam Nak". jawab Mama Elisabeth.


Delia langsung meraih tangan Mama Elisabeth untuk mencium tangannya, Delia Salim dengan penuh takzim.


Mama Elisabeth langsung memeluk tubuh Delia dan mengelus perut buncitnya Delia.

__ADS_1


"gimana kabarmu nak, Kamu baik-baik saja kan dan si kembar gimana?" tanya Mama Elisabeth.


"Alhamdulillah kami baik-baik saja ma".


Dari arah Dapur bibi Ainun memperhatikan reaksi dan perbincangan mereka. Bibi Ainun menganggap bahwa Mama Elisabeth adalah mertua Delia. Karena Bibi Ainun melihat dari cara pandang dan sikap Mama Elisabeth Kepada Delia dan calon baby-nya.


Tapi bibi Ainun tidak ingin mengutarakannya langsung dihadapan Delia, Karena selama ini Delia tidak pernah membahas ataupun mengungkit tentang keluarga besar suaminya. Bibi Ainun tidak ingin memberikan beban fikiran kepada keponakannya yang sedang hamil.


Bibi Ainun membawakan beberapa cemilan dan minuman untuk Mama Elisabeth dan Delia.


"Ma, kenalkan ini bibi aku dari Desa, dan Bibi berencana menetap di rumahku". ucap Delia sambil memperkenalkan bibinya dihadapan Mama Elisabeth.


"Alhamdulillah kalau ada yang menemanimu di rumah ini, apa lagi kamu sedang hamil pasti butuh seseorang yang setiap saat berada di sampingmu" Mama Elisabeth tersenyum ke arah Bibi Ainun.


"Silahkan diminum dan dicicipi kuenya Bu," ucap Bibi Ainun mempersilahkan Mama Elisabeth untuk mencicipi makanan yang ada.


"Makasih banyak bi". ucap Mama Elisabeth.


Mama Elisabeth dan Delia berbincang-bincang seputar kehamilan Delia. Delia tidak sungkan untuk bertanya kepada Mama Elisabeth tentang proses dan cara melahirkan yang baik.


TBC...


Akhirnya Mama Elisabeth berkunjung yah Readers ke rumah Delia,Moga Saja ini awal yang baik untuk kepulangan Arya.


Author juga berharap agar Arya segera kembali.


Kalau Arya pulang berarti ceritanya akan Cepat End dong..😅😅


Seperti biasa Fania ingatkan untuk Like, Favorit dan Votenya yah Readers 🙏🙏


Fania Ucapkan Kepada Readers yang telah mendukung Novel BDP. Baik itu yang Gift, Boom like atau pun yang memberikan Masukannya.🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2