
Happy Reading..
Uncle Park sangat bersedih dan menyesali dengan semua yang telah menimpa Nasib Rumah tangga Adik angkatnya. Uncle Park tidak Habis fikir kenapa Tuan Besar Hand Tega melakukan Hal itu semua, Hanya Karena Cinta dan Obsesinya Dari Puteri pertamanya membuat Tuan Hans Tega melakukan hal yang diluar Nalar.
Pak Wiguna saudara kembarnya Pak Wirawan tidak mengetahui kejadian yang terjadi di dalam keluarga besarnya yang ada di Korea Selatan. Karena semasa Mudanya Wiguna Hidup di luar Negeri untuk melanjutkan pendidikannya sedangkan Wirawan lebih memilih untuk menyelesaikan perkuliahannya di Korsel.
Karena itu lah, Wiguna tidak pernah bertemu atau pun tahu kalau Adik kembarnya Telah menikah dengan Seorang Wanita yang berasal dari Indonesia Tanah kelahiran Kakeknya ayah dari Tuan Albert.
Delia tidak bisa menerima kenyataan ini Semua dengan mudah. Delia kembali teringat sewaktu Delia masih kecil. Delia bahkan sering mendapatkan Bulyan, Hinaan dan Ejekan dari teman sebayanya.
Delia sering mendengar Kata-kata yang mengatakan bahwa Dirinya tidak memiliki kemiripan dengan Ayahnya Pak Arianto. Bahkan pernah ada yang mengejeknya kalau Delia anak haram dari laki-laki lain.
Hal itu tidak pernah Delia utarakan Kepada Ayah atau pun Ibunya. Karena Delia kecil tidak mau memberikan beban fikiran ataupun Masalah kepada Ayah dan ibunya.
Delia akan menumpahkan segala gunda gulananya dan menangis tersedu-sedu dibalik selimutnya. Bahkan Delia pernah menangis di Toilet Sekolahnya setelah mendengar beberapa cemoohan dari Temannya. Tapi saat itu Delia memiliki Teman Baik namanya Rina. Rina selalu berada di garis paling depan, Jika Delia mendapatkan bullyan dari temannya.
Tapi suatu hari tanpa sengaja Ayahnya mengetahui kalau Delia dihina oleh teman sepermainannya. Waktu itu Ayahnya baru pulang dari kota dan tidak sengaja mendengar dan melihat langsung kondisi Delia saat dia hina.
Hati Pak Arianto ayah Delia sangat sakit ketika mengetahui Puteri semata wayangnya itu dihina. Pak Arianto langsung pasang badan dan membela Anaknya.
"Apa kah jika Seorang anak yang tidak mirip dengan ayahnya dikatakan anak haram?? sungguh sempit pemikiran dan picik hati kalian" ucap Ayah Delia.
Pak Arianto segera memeluk puterinya yang sudah menangis.
"Tenang yah sayang, Kamu itu adalah anak Ayah apa pun yang terjadi dan sampai kapan pun kamu tetap anak Ayah" Ucap pak Arianto sambil berusaha menenangkan Anaknya.
"Dan satu hal yang harus kamu lakukan, jika kelak ada lagi yang mengatakan kalau kamu bukan anak Ayah tutuplah telinga dan Matamu. Anggap saja Anjing menggonggong kafilah Berlalu, maka hati kamu akan tenang".
Delia kecil Hanya menganggukkan kepalanya tanda dia setuju untuk melakukannya.
Arya langsung memeluk tubuh istrinya setelah melihat Delia yang melamun dan terdiam.
"Sayang kamu baik-baik saja kan??" Tanya Arya.
__ADS_1
Delia tidak menghiraukan Sapaan dari suaminya. Bahkan Delia masih sibuk dengan lamunannya.
Uncle Park pun heran dengan sikap Delia yang tiba-tiba saja Diam seribu bahasa. Arya mengeratkan pelukannya ke pinggang Istrinya dan tetap berusaha untuk membuat Delia tersadar dari lamunannya.
Tiba-tiba Delia menangis tersedu-sedu dan membuat Uncle Park dan Arya kaget sekaligus heran dengan sikap Delia yang tiba-tiba menangis tersedu-sedu.
"Di Mana kalian saat aku dihina, diejek oleh teman-temanku dan Tetangga kalau aku in Nak Haram, bukan anaknya Ayahku?? Apa kalian pernah memikirkan perasaanku saat aku dibully?? Kalian sakit sangat sakit ketika mendengar dari orang kalau Wajah aku Tidak mirip dengan Ayah Arianto?? Setiap Malam aku menangis i dibalik selimutku karena aku tidak ingin Ibu dan ayahku tahu keadaanku" Ucap Delia yang sudah tersulut emosinya jika teringat masa kecilnya Dulu.
"Tapi Ayahku Selalu bilang padaku kalau aku ini puterinya yang paling cantik dan Sampai kapan pun dan apa pun yang terjadi Aku tetap puterinya" Ucap Delia sambil memegang erat bad Cover rumah sakit.
"Ayahku pernah bilang jangan sampaikan hal ini kepada ibu, Apa kah Dia masih tetap bukan Ayahku, Mungkin dia bukan Ayah kandungku tapi perhatian,Sikap dan semuanya selalu dia tunjukkan kalau Hanya dia Ayahku bukan orang lain, Tak pernah sekalipun Ayahku memarahi atau pun membentakku, tanpa aku minta Ayahku Selalu tahu apa yang aku butuhkan" Terang Delia.
Arya memeluk tubuh istrinya dengan penuh Haru dan tidak bisa membalas perkataan Delia.
Uncle Park pun terdiam dan membisu tak mampu berbicara.
Mereka sama-sama terdiam dan hanya jadi pendengar setia dari Curahan hati Delia.
"Diman kalian saat Ayah dan Ibuku menghembuskan nafas terakhirnya?? Kalian tahu hancur hatiku disaat ke dua orang tuaku meninggal dunia, untung saja masih ada Paman dan bibi ku yang merawat dan menjagaku, Anak 10 Tahun harus hidup tanpa kasih sayang dari orang tuanya. Kadang aku iri dengan temanku jika mereka menceritakan tentang ayah dan ibu mereka, Bahkan aku ingin memberontak kepada nasibku Jika aku melihat Kehangatan yang temanku dapatkan dari ayah dan ibunya, Air mata ini kembali menetes jika Mereka diantar jemput oleh ke dua orang tua mereka" Ucap Delia yang tak henti-hentinya menangis.
"Kadang aku berfikir Allah SWT tidak adil terhadapku, Aku selalu rajin shalat,ngaji bahkan selalu patuh kepada orang lain dan tidak pernah sekali pun aku tidak menjalankan kewajibanku" Delia semakin menangis Saja.
Uncle Park dan Arya saling berpandangan dan tidak tahu harus berbuat apa-apa lagi. Karena menurut mereka, semua yang dikatakan Oleh Delia benar adanya.
"Jadi aku Mohon dengan sangat untuk tidak memintaku untuk menuntut hak aku sebagai anggota keluarga Tuan Besar Albert yang terhormat" Ucap Delia.
"Tapi sampai kapan pun kamu adalah bagian dari anggota keluarga Besar Albert Kim Said" Ucap Arya.
"Maaf untuk saat ini aku tidak bisa Kak dan belum siap, Maafkan aku Kak" ucap Delia sambil memegang tangan suaminya.
Uncle Park memegang Lengan Arya dan memberikan kode kepada Arya untuk jangan Dulu membahas semuanya di depan Delia yang masih emosi.
Arya pun mengerti dengan tatapan dan kode yang diberikan oleh Uncle Park.
__ADS_1
Hati Arya sangat Sedih setelah mengetahui penderitaan Istrinya semasa kecilnya. Arya tidak mengerti kenapa dan dalam hidupnya selalu ada hal yang seperti ini.
Sejak Dia menikah dan sampai sekarang Ayahnya pak Wiguna masih belum memberikan restu kepadanya. Dan masih tetap menentang pernikahan mereka tanpa alasan yang jelas dan Masuk akal.
Hal itu pun dialami oleh Unclenya Yaitu Uncle Wirawan Albert Kim Said bersama Istrinya Adinda yang sampai akhir hayatnya tidak bisa bersatu.
MAU lanjut Update atau besok baru dilanjut lagi??
Besok saja yah Mata dan tangan sudah pegel untuk ngetik lagi nih 😓😓😭😭✌️🙏.
Kasihan Yah Delia kecil. Anak yang tidak tahu dan salah apa-apa terpaksa harus menanggung beban dari keegoisan Tuan Besar Hans dan Tuan Albert kakeknya.
TBC...
FANIA Ucapkan Makasih banyak untuk Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏.
Dan Alhamdulillah BDP MASUK Rangk 15 Besar VOTE.
Alhamdulillah semua ini berkat bantuan dan Dukungan Readers Setia BDP 🙏🙏.
Jangan bosan yah Kakak Readers untuk baca kelanjutan dari Kisah Delia dan Arya.
Makasih banyak..
By
Fania Mikaila AzZahrah.
__ADS_1
Makassar, 21 Januari 2022.