
Happy Reading...
Arya memenuhi keinginan dan permintaan Istrinya, Yang Ingin makan malam menu makanan Khas orang Korea Selatan. Arya dengan senang hati memenuhi permintaan Delia.
"Sayang Kamu suka gak kalau Kakak masakin Makanan yang berbahan dasar Daging sapi gak yang??" Tanya Arya.
Delia baru mendengar Nama masakan yang akan Arya masak saja sudah membuat air liur Delia hampir saja menetes.
"Suka Suka sangat kakak, Betul betul betul" ucap Delia sambil menirukan bicara khasnya si kembar yang berasal dari Malaysia. Dua botak itu loh Kakak Readers 😅.
Arya hanya tersenyum dan bahagia melihat tingkah laku Delia yang menurutnya berbeda dengan biasanya. Kebahagiaan terbesar Arya adalah melihat senyuman manis diwajah cantik istrinya.
Arya akan memasak makanan Bulgogi yang terbuat dari daging sirloin dengan bumbu kecap, gula pasir dan bawang Bombay yang rasanya manis.
Arya mulai menjelaskan jenis makanan yang akan dimasaknya beserta bahan-bahan yang dia pakai. Delia sudah menelan ludahnya mendengar makanan yang akan dimasak oleh Arya.
kurang lebihnya seperti inilah bentuk dan wujud dari makanan Bulgogi. Setelah masakan pertamanya jadi, Arya melanjutkan untuk memasak masakan ke Duanya.
Arya Melanjutkan masakannya dengan masih menggunakan bahan dasar daging sapi. Yaitu Tteok Galbi. Tteok galbi terbuat dari daging dan iga sapi yang dicincang kasar, lalu dibentuk bulat pipih dan kemudian dibakar. Aroma sedapnya terbuat dari rempah-rempah.
Tteok Galbi kata yang sangat sulit diucapkan oleh Author Tapi menjadi makanan kesukaan Delia dikala Hamil anak ke tiganya.
Delia Merasakan hal yang sangat berbeda dengan Waktu dia mengandung si kembar. Delia lebih suka makanan seafood dan makanan khas Indonesia. Bahkan alergi jika itu makanan Korea asal Suaminya.
Arya Segera menyelesaikan masakannya. Dan segera membawa ke Meja makan. Delia terlihat begitu senangnya seperti anak kecil yang mendapatkan hadiah boneka dari Ayahnya. Mata Delia berbinar menandakan kebahagiaan yang tengah dia rasakan.
Delia segera mengambil beberapa potong makanan dan langsung memakan makanan itu walaupun Arya Belum mempersilahkan Delia untuk mulai makan.
"Makannya Pelan-pelan dong sayang, Gak ada kok yang mau rebut makanan ini" ucap Arya sambil tersenyum melihat tingkah Delia.
Delia sangat Suka dengan hasil karya dari tangan suaminya. Bahkan Delia menganggap ini masakan ala resto Korean.
"Masakan Kakak benar-benar Nikmat dan Enak" Delia berbicara sambil mengunyah makanannya.
"Selesaikan dulu makannya Sayang baru kamu berbicara, nanti keselek makanan loh Sayang" ucap Delia sambil membersihkan sisa makanan diwajah Delia.
Delia mengelus perutnya diam-diam.
"Kamu Suka masakan Ayah yah Nak" sayang ucapan itu tertahan di bibir Cantik Delia.
Delia menghabiskan seluruh makanan yang dimasak Arya.
"Alhamdulillah, makasih banyak Kakak" ucap Delia sambil menyelesaikan makannya.
"Syukur Alhamdulillah kalau kamu Suka" ucap Arya.
__ADS_1
"Tapi boleh gak Kakak,selama Kita di sini Delia makan makanan khas Korea??" pinta Delia.
"Boleh apa pun yang kamu mau makan Kakak akan suruh ART Untuk siapkan" ucap Arya.
"Tapi aku maunya kakak yang masak bukan orang lain" ucap Delia yang menampilkan wajah dan mimik yang menggemaskan dimata Arya.
"Itu tidak masalah, suamimu ini akan selalu siap dan bersedia memasak makanan yang kamu inginkan" ucap Arya sambil menundukkan kepalanya seperti seorang koki yang sedang Berbicara dengan pelanggannya.
"Seriusly nih KaK?" Tanya Delia.
"Kakak malah seribu rius Loh, dan itu tidak Masalah buat kakak, kamu tenang Saja" ucap Arya.
Setelah makan Delia sengaja ingin berlama-lama di dalam Dapur dan membiarkan Arya duluan masuk ke dalam kamarnya.
"Kakak duluan yah ke kamar, aku ingin berbincang-bincang dengan art Disini, ga apa-apa kan kak??" pinta Delia.
"Iya gak masalah sayang,tapi ingat jangan lama-lama yah" ucap Arya sambil mencium puncak kepala Delia.
"Oke" Jawab Delia sambil mengacungkan jarinya Tanda Ok.
Arya berjalan naik ke lantai dua dan Masuk ke dalam kamarnya. Arya mengambil handuknya dan segera berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah beberapa saat kemudian, Arya keluar dengan wajah yang sudah segar dan mengambil pakaian ganti yang sudah disiapkan oleh Delia. Tapi tiba-tiba ada suara Benda yang terjatuh.
Arya kemudian mencari benda itu. Dan ternyata Benda itu adalah sebuah kotak berwarna Pink. Arya kepo dengan isi dari kotak itu dan membuatnya tak berfikir panjang kemudian mulai membuka tutup kotak itu.
Arya sangat kaget sekaligus Bahagia setelah melihat isi dari kotak itu. Arya Saking bahagianya jingkrak-jingkrak di depan lemari pakaiannya. Dan ketika Delia membuka pintu kamarnya Handuk yang dipakai Arya melorot ke bawah.
"aaahh Kakak lihat tuh handuknya" ucap Delia sambil menunjuk ke arah handuk yang dipakai Arya.
Arya Segera melihat Arah telunjuk Delia. Dan segera membetulkan posisi Handuknya.
Arya hanya tertawa terbahak-bahak melihat tingkahnya sendiri. Dan langsung berlari ke arah Delia dan tanpa aba-aba menggendong Istrinya ala bridal style. Dan membawa Delia keatas ranjang king size-nya. Dan menurunkan tubuh Delia dengan perlahan dan sangat pelan.
"Makasih banyak Sayang" ucap Arya berulang kali.
Delia Belum paham dengan maksud dari perkataan Arya. Delia belum mengetahui kalau Arya sudah mendapatkan Kotak yang dia simpan.
"Aku yang seharusnya berterima kasih karena Kakak telah memasakkan makanan yang paling Enak untuk Delia" ucap Delia.
"Kamu tahu gak sayang,aku sangat bahagia setelah mendapatkan ini" ucap Arya sambil memperlihatkan benda yang berada di dalam kotak kecil itu.
Arya langsung menciumi seluruh wajah istrinya. Dan tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah SWT.
", Sejak kapan sayang??" Tanya Arya.
"Aku tahu Setelah perayaan ulang tahun pernikahan kita KaK" jelas Delia.
__ADS_1
"Aku akan menjadi Ayah lagi, Alhamdulillah akhirnya Aku bisa menjadi suami siaga hal ini aku idamkan sejak dulu" ucap Arya sambil meneteskan air mata kebahagiaannya.
Arya sudah memangku tubuh Delia. Dan memeluk erat tubuh istrinya.
"Lepas dong Kak, Delia sesak nih" ucap Delia.
"Maafkan Kakak Sayang" ucap Arya sambil melepaskan pelukannya.
"Sudah berapa bulan kandunganmu sayang??" Tanya Arya.
"Alhamdulillah sudah jalan 3 bulan Kakak".
"Berarti sudah bisa dicek yah jenis kelaminnya?" Tanya Arya.
"Insya Allah sudah bisa kakak" ucap Delia.
Arya segera menghubungi dokter pribadi Omanya dan menyuruh dokter itu segera datang.
"Kamu tidak boleh banyak goyang, banyak fikiran dan harus makan dan minum minuman yang sehat dan segar" titah Arya.
"Kakak aku ini bukan seorang yang penyakitan tapi Hanya wanita yang sedang mengandung saja" ucap Delia yang bahagia dengan tingkahnya Arya yang sangat antusias mendengar kabar bahwa Delia sedang hamil anak ke tiganya.
.
"Andai saja Kakak Dulu ada di sampingku Waktu aku hamilkan si Twins pasti aku akan sangat bahagia" Monolog Delia.
Arya segera memakai pakaiannya dan menunggu kedatangan Dokter yang telah dia telpon.
Tiba-tiba Delia merasakan sesuatu yang aneh dari bagian perutnya.
"Aahh kak sakit" ucap Delia yang mengeluh kesakitan dibagian rahimnya.
Arya kaget dan segera mendatangi Istrinya yang tengah berbaring di ranjang king size-nya.
Arya sangat panik karena ini pertama kalinya Delia mengeluh kesakitan dan itu dibagian rahimnya Delia.
"Kamu kenapa sayang??" tanya Arya yang sudah panik dan tidak tahu berbuat apa-apa lagi.
"Sakit KaK, Tolong" ucap Delia yang sudah mengeluarkan keringat dingin dan Sudah meneteskan air matanya.
Arya segera menghubungi Paman Park Ji-Sung untuk segera ke kamarnya.
TBC...
Alhamdulillah Fania bisa update 4 Bab. Persiapan mau Hiatus beberapa hari.🙏🙏
Typo mohon dengan sangat untuk memakluminya 🙏🙏😅
Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya kepada BDP dengan Cara Like, Favoritkan, Rate dan Komentarnya 🙏 🙏
__ADS_1
Fania sering senyum-senyum sendiri Jika membaca komentar kakak semua loh dan itu membuat Fania Bahagia.