
Happy Reading..
Apa lah artinya Pangkat, Jabatan, Kemewahan dan Apa pun itu jika silaturahim diantara saudara terputus. Karena itu lah Pak Wiguna dan Istrinya selalu mengadakan acara apa pun bersama dengan anggota keluarga besarnya. Karena itu lah hari ini, Mama Elisabeth dan yang lainnya sudah packing barang-barang yang akan mereka bawa ke Pulau T. Berhubung untuk memenuhi permintaan dari Baby Zi sekalian mereka akan berkunjung ke pulau T yang sudah menjadi milik pribadi keluarga Wiguna.
Kondisi Delia, Rina sudah sembuh total sehingga mereka memutuskan untuk menikmati liburan mereka yang jarang sekali mereka lakukan. Semua sudah berkumpul di kediaman Keluarga besar Wiguna, Kediaman Wiguna kali ini sudah seperti taman bermain anak saja. Ada yang kejar-kejaran ada yang bermain boneka dan ada yang asyik main game di hpnya.
Sedangkan Mommy mereka sibuk di dapur membuat beberapa macam jenis kue kering, sebenarnya mereka bisa santai saja hanya duduk manis dan menunggu kue tersebut jadi tanpa harus mengeluarkan keringat dan mengotori tangan mereka. Tapi, Mommy kece semuanya ingin merasakan langsung terjun di dapur, di mana keseharian mereka hanya berkutat di depan komputer dan taunya hanya terima beres saja.
Eliana, Rina, Emilia sudah memakai apron. Mereka tampak cantik dengan apron yang mereka pakai. Delia sebagai senior dari semuanya akan menjadi tutor dan chef yang akan memberikan les kilat kepada mereka semua. Mereka sudah bertekad akan membuat kue khusus untuk suami mereka.
Sedangkan para pria dan Hot Daddy sedang berdiskusi tentang siapa yang sebenarnya otak dibalik kejadian penculikan Aulia dan Dokter Rizaldi.
"Apa masih Dia yang melakukan ini semua??." tanya Emre.
"Kalau melihat dan menghubungkan antara kejadian ini dengan yang lalu, Aku yakin Di adalah Orang yang sama." ucap Arya sambil memutar gelas minumannya.
"Aku pun yakin kalau, pelakunya hanya satu orang, tapi dengan bantuan dari orang yang berkuasa pula" jelas Adrian.
"Kalau gitu kita harus extra hati-hati, dan memperkuat kekuatan kita sendiri dan memperketat pengamanan di antara semua anak-anak dan istri kita" terang Mark.
"Kalau perlu bekali mereka dengan ilmu bela diri, karena tidak selamanya kita berada di samping mereka dan kalian harus ingat kita akan nantinya menua dan pasti butuh penerus yang kuat dan punya skill yang harus lebih bagus dari kita" ucap Arya panjang lebar.
"Gimana dengan pulau yang akan kita datangi, apa semuanya sudah dicek dan diperketat penjagaannya??." tanya Adrian.
"Aku sudah memerintahkan anak buah kita untuk mengamankan lokasi bahkan mensterilkan kondisi di Sana" ucap Emre.
"Kalau kapal yang akan kita pakai, Aku sudah terjunkan ABK kapal terbaik yang kita punya" ucap Arya
.
"Aku ingin liburan kita kali ini, adalah liburan yang paling berkesan dan anak-anak kita bahagia sepulang dari sana" ucap Mark.
Mereka menikmati minuman yang non alkohol. Mereka memang besar dan hidup di luar negeri tapi bagi mereka no minuman yang beralkohol. Kecuali Mark dan Emre yang dulu pernah dijebak dan punya masalah gara-gara minuman alkohol tersebut.
Hp Arya bergetar di atas Meja yang ada di depannya. Arya menaruh gelasnya di atas meja kemudian melihat siapa orang yang menelponnya.
"Assalamualaikum" ucap Arya.
"Waalaikum salam Kak, aku dengar nih kakak dan Kakak ipar mau liburan??." tanya orang yang ada di sebrang telpon.
"Iya, kamu tahu dari mana, kok bisa tahu??." tanya Arya.
"Kalau masalah itu, tak usah kk Arya pertanyakan atau pun risaukan yang jelasnya info yang aku dapat itu akurat dan pastinya terpercaya" ucap orang tersebut sambil menenteng tas ranselnya di pundaknya dan segera masuk ke dalam mobilnya.
"Kalau mau ikut tidak usah panjang lebar, dan aku yakin kamu tidak bisa ikut, lagian kamu ada di Australia" ucap Arya sambil tertawa.
"Sudah dulu yah kak, Aku matikan telponnya lagi nyetir mobil soalnya" ucap Hyuna sambil mematikan telponnya.
Arya kembali menelpon Dimas tapi nomor hp nya belum aktif, Arya menghubungi nomor handphone Aditya dan nomor Aditya pun aktif, tapi tidak diangkat.
"Mungkin mereka sudah di jalan" ucap Arya.
__ADS_1
Delia dan Mommy kece lainnya telah selesai membuat kue kering dan basah yang tentunya dipandu oleh Delia. Hasil dari buatan mereka sungguh nikmat.
"Gimana nih, jam berapa kita berangkat ke pelabuhan??". tanya Eliana kepada adiknya Arya.
Arya pun melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.
"Satu jam lagi kita berangkat, apa semua perlengkapan dan barang-barang kalian sudah siap??." Tanya Arya.
"Alhamdulillah semuanya sudah beres tinggal diangkut saja ke mobil" ucap Delia.
"Zi ikut kan Mommy, Zi mau main pasir, main air sama mau mancing di laut" ucap Zi sambil menirukan gaya orang mancing seperti yang biasa Zi lihat di TV sambil menarik ujung gamis Delia.
Pak Wiguna Segera menggendong cucunya dan duduk di samping Arya.
"Zi tentu saja ikut, kalau Zi gak ikut pasti gak rame" ucap pak Wiguna yang mencium pucuk rambut cucunya.
Mereka menghabiskan waktu di ruang tengah sambil berbincang-bincang. Aditya pun sudah datang, sedangkan Sang pengantin baru belum juga muncul.
"Kok sendiri, mana tunanganmu, apa dia gak ikut??." tanya Emre.
"Aku simpan Dia di rumah orang tuanya, gak bebas kalau dia juga ikut" ucap Aditya yang tertawa Setelah mengeluarkan kata-kata tersebut.
"Ini nih calon suami yang perlu diwaspadai, bahaya nih kalau dia dapat mangsa" ucap Emre.
"Selagi Muda dan belum ada ikatan halal kenapa tidak" ucap Aditya yang pandangan matanya mengelilingi semua orang yang berada di sana dan nampak raut kecewa di wajahnya.
"Kamu cari siapa sih? dari tadi aku perhatiin kamu kayak sedang cari seseorang gitu" tanya Arya.
"Gimana apa kalian sudah siap??." tanya Pak Wiguna yang tidak menurunkan Zi dari gendongannya.
"Siap kek" ucap Semua cucunya yang berteriak Saking tidak sabarnya untuk segera pergi berlibur.
Liburan kali ini menjadi yang pertama buat mereka dan menjadi momentum untuk membuat mereka semakin akrab dan semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara mereka. Hanya Rangga, Aulia, Hyuna yang tidak hadir. Sedangkan Dimas dan Dessy katanya akan ikut juga dan langsung ke pelabuhan jika sudah sampai di tanah air.
Orang-orang sudah ada yang masuk ke dalam kapal pesiar yang akan mereka pakai, sedangkan Arya memutuskan untuk masih menunggu beberapa menit lagi kedatangan Dessy dan Dimas.
"Ini orang mau ikut atau kagak sih, ditelpon nomor mereka gak ada yang aktif?." tanya Arya kepada laut hehe.
Sudah setengah jam Arya menunggu akhirnya dia memutuskan untuk berangkat tanpa mereka. Arya sudah berbalik arah dan ingin melangkah, tapi langkahnya terhenti disaat ada seseorang yang memanggilnya. Arya pun membalikkan badannya dan melihat siapa yang memanggilnya. Arya tersenyum melihat orang tersebut yang nafasnya ngos-ngosan karena harus berlari kencang agar dirinya tidak terlambat.
"Haaa. haaaa. " suara nafas Hyuna yang memburu yang langsung memegang tangan Arya.
Arya hanya membantu Hyuna berjalan naik ke dalam kapal pesiar tanpa banyak tanya. Arya malahan senang melihat Hyuna datang, Arya yakin ini pasti ulah dari istrinya yang merencanakan kedatangan Hyuna. Belum beberapa langkah. Tiba-tiba ada suara ban mobil yang berdecit dengan kerasnya. penumpang dari mobil tersebut segera keluar dan berlari ke arah Arya. Arya tetap melangkahkan kakinya dan sengaja ingin segera menekan tombol tangga. Tapi Dimas dan Dessy lebih cepat langkahnya dari pergerakan tangan Arya yang ingin menekan tombol tersebut. Arya tersenyum simpul melihat kondisi mereka.
Dimas dan Dessy terduduk di lantai Kapal. Kapal pun sudah mulai meninggalkan pelabuhan menuju pulau T. Angin sepoi-sepoi sudah menerpa ujung hijab Delia dan Rina yang berdiri di dekat jendela kamar mereka masing-masing. Eliana sebenarnya menginginkan kamar lain, Eliana ingin tidur di kamar lainnya tanpa ada Mark. Tapi Eliana tidak ingin Seorang pun yang tahu tentang permasalahan dalam keluarga mereka. Walaupun hubungan mereka sudah renggang tapi dihadapan orang lain mereka kayaknya pasangan yang tidak pernah memiliki masalah sedikit pun.
Mereka tetap mempertontonkan kemesraan, walau pun di dalam hati Mark selalu merindukan hal seperti ini terjadi setiap hari diantara mereka tanpa ada kepura-puraan. Tapi Mark bersyukur karena Eliana menyayangi Amanda dengan tulus seperti ana kandungnya sendiri. Mark pun kadang memanfaatkan situasi yang mereka lakonin di depan umum.
"Aku kira kalian tidak bakalan datang" ucap Arya yang semakin ingin tertawa melihat kondisi dari Dimas.
__ADS_1
"aaaaaku tidak mungkin tidak datang" jawab Dimas dengan suara yang gagap dan berdiri dari tempatnya semula.
"ini kunci kamar kalian" ucap Arya sambil menyodorkan sebuah kunci kamar milik Dimas dan Dessy.
"Jangan gempur terlalu sering istrimu kasihan loh, sepertinya istrimu butuh istirahat yang cukup" bisik Arya ditelinga Dimas yang masih mampu Dessy dengar.
Dessy tersenyu malu-malu mendengar perkataan dari Arya dan langsung mencubit lengan Dimas.
"Aauuh sakit yang" ucap Dimas yang mengelus tangannya bekas cubitan dari Dessy.
"Kita kan belum pernah coba di atas kapal yang" ucap Dimas pas di telinga Dessy.
Dessy langsung kabur dan tidak lupa mengambil alih kunci dari tangan Dimas. Wajah Dessy langsung memerah karena malu. Dimas pun tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dari Dessy.
"Aku semakin sayang dan mencintaimu Dessy" ucap Dimas yang bersandar di dinding kapal.
Ini visual gambar beberapa ruangan kamar tidur dari mereka.
Kalau ini kamar Elliana Mark dan Emre Rina yang mereka pilih.
kalau yang ini untuk Arya Delia, dan Aditya
Kalau kamar ini untuk Hyuna, Adrian Emilia dan Dessy Dimas.
Readers: Aku yang mana Thor???
othor: Kamu di belakang saja yah dekat dapur.
Readers: othor kejam yah 🤣🤣
Sedangkan anak-anak memiliki kamar pribadi khusus mereka. Pak Wiguna mendatangkan chef paling terbaik di Ibu kota, dan mengerahkan beberapa anak buah terbaiknya ikut dalam liburan tersebut. Pak Wiguna menginginkan liburan kali ini jauh dari pembicaraan bisnis dan apa pun itu yang berhubungan dengan Perusahaan dan pekerjaan. Mereka benar-benar ingin menikmati kualiti Time.
To Be Continued..
📢Typo mohon dimaklumi yah 🙏📢
Alhamdulillah masih bisa update 1 bab lagi hari ini 💪.
Makasih banyak Fania ucapkan kepada semua Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP dalam bentuk apapun 🙏✌️🥰.
Tunggu update selanjutnya yah 🙏✌️🥰.
Akankah ada rahasia besar yang akan terkuak dari Acara liburan kali ini???..
Hyuna pun hadir, Aditya sendiri dari Australia tanpa tunangannya. Aditya dan Emilia diam-diam membawa serta anak-anaknya.
__ADS_1