
Happy Reading..
"Orang yang paling cepat meminta maaf adalah orang yang paling berani."
"Orang yang paling cepat memaafkan kesalahan orang lain adalah orang yang paling kuat."
"Orang yang paling cepat melupakan kesalahan orang lain adalah orang yang paling bahagia."
Memaafkan semudah membalik telapak tangan, tapi untuk melupakan itu hal yang kadang sulit untuk dilakukan oleh seseorang. Tapi, bagaimana pun susahnya, kita harus berusaha untuk melakukan hal itu.
Kerinduan yang dirasakan oleh Adrian sangat membuatnya bersedih. Kebersamaan mereka yang mulai sejak kecil sudah terjalin walaupun, tidak ada ikatan darah diantara mereka, tapi tidak membuat membatasi diri mereka untuk saling memberi rasa kasih sayang dan cinta.
"Ayah, aku sangat merindukan kehadiranmu, andai waktu bisa diputar pasti aku tidak ingin mengijinkan Ayah untuk pergi, tapi ini sudah kehendak Allah SWT yang menggariskan semuanya, jika Ayah akan pergi untuk selamanya."
Mama Elisabeth yang baru saja datang, tanpa sengaja melihat Adrian yang mengusap air matanya. Mama Elisabeth segera mendekati putra sulungnya. Mama Elisabeth tanpa aba-aba langsung memeluk tubuh putranya itu.
"Jangan menangis lagi. Mama mohon..." ucapnya.
Adrian membalik tubuhnya dan langsung menghadap ke arah Mamanya.
"Adrian sangat merindukan Ayah, Adrian teringat waktu itu Ayah mengajarkan Adrian cara naik sepeda yang benar, Ayah sangat sabar dan telaten mengajari Adrian hingga Adrian benar-benar bisa," ucapnya.
"Mama pun sama dengan apa yang kamu rasakan, Nak," ujarnya.
"Kita sekarang hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Ayah Wiguna dan menjaga dengan baik semua amanah Ayah yang dititipkan untuk kita semua," tuturnya.
"Mama sangat bangga sama Kamu, yang sudah berjuang untuk menjadi seorang Kakak dari semua adik-adikmu, Mama bangga sangat bangga," ungkap Mamanya.
"Itu sudah sepantasnya Adrian lakukan yang terbaik untuk semua saudaraku, dan karena ketulusan dan kasih sayang Mama yang membuat kami bisa menjadi pribadi yang kuat dan saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya," jelasnya.
Harta yang paling berharga adalah keluarga, bukan kemewahan, tapi keluarga yang utuh jauh lebih membahagiakan.
Keluarga jadi satu bagian penting dalam kehidupan seseorang. Pasalnya, dari keluarga seseorng pertama kali bisa merasakan cinta dan kasih sayang yang tulus. Keluarga juga jadi tempat pertama kali seseorang belajar makna kehidupan. Hidup bersama keluarga yang harmonis jadi sebuah nikmat yang patut kita syukuri. Kata-kata untuk keluarga bisa jadi satu ungkapan syukur atas nikmat yang tak terkira tersebut.
__ADS_1
"Maafkan Adrian yang lebih memilih untuk tinggal di luar negeri, dari pada harus tinggal di dekat Mama".
"Mama sangat mengerti dengan keputusanmu, Mama yakin kalau itu yang terbaik untuk Kamu dan Emilia," ucapnya.
"Makasih sudah mengerti dengan keadaan kami, dan yakinlah di mana pun kami berada, rasa sayang kami untuk mama tidak akan pernah berubah atau pun berkurang," ujarnya.
Satu minggu kemudian, hari di mana perayaan pesta pernikahan antara Putri Nayla Azar. Awalnya mereka hanya akan mengadakan acara pertunangan saja, tetapi karena kondisi yang sudah genting, membuat Putri merengek kepada Papinya untuk merubah agenda pertunangannya bersama Rian menjadi pernikahan. Hal tersebut membuat Arya dan keluarganya harus bekerja ekstra keras lagi untuk mencari jalan keluar lainnya.
"Ini tidak mungkin terjadi! pasti ada kesalahan informasi yang kalian dapatkan," ucap Arya.
"Apa yang kami katakan benar adanya bos! dan informasi itu sangat jelas dan kebenarannya tidak diragukan lagi," ungkapnya lagi.
"Tunggu info saya selanjutnya dan tetaplah berjaga dan siaga, jangan sampai kita kehilangan sedikit pun info dari mereka," perintah Arya.
"Siap bos!" jawabnya.
"Apa yang terjadi sayang?" tanya Delia.
"Putri di psikopat itu, ternyata mengetahui apa yang kita rencanakan, tapi Kakak heran kok mereka bisa tahu, jadi... siapa yang berani bocorkan rencana kita hingga ke tangan mereka?" tanyanya.
"Kalau gitu, ada orang dalam yang membocorkan rahasia kita kepada mereka, tapi siapa?" ucapnya dengan wajah keheranan.
"Aku harus segera kembali ke kediaman utama, dan tolong berhati-hati lah, jangan biarkan Abby Zi diajak oleh Baby sitter nya untuk ke manapun tanpa kamu," ucapnya.
Arya segera memakai pakaiannya yang sudah disiapkan oleh Delia istrinya. Arya memakai pakaiannya secara asal asalan saja, karena tidak ingin dirinya terlambat datang ke rumah orang tuanya.
Arya berlari kecil ke arah parkiran dan segera mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arya pun segera menghubungi Aditya, Dimas dan Adrian. Sedangkan Alan sudah kembali tinggal di rumah Putri untuk menutupi kebenaran yang ada.
"Cepatlah datang, kami sudah menunggu kedatangan Kamu," ucapnya.
"Apa Aditya dan Dimas sudah datang?" tanya Arya.
"Dimas masih sementara di jalan, kalau Aditya setelah ditelpon juga segera datang, gimana dengan senjata yang kita pesan, apa sudah ada barangnya?" tanyanya.
__ADS_1
"Mereka juga sudah ada di jalan dan anak buah Aditya pun membantu mengamankan barang tersebut," jelasnya.
"Aku juga sudah di jalan dan segera meluncur," ucapnya.
"Kenapa keadaannya menjadi semakin runyam saja bahkan mereka semakin lihai dan licik, aku harus segera mencari bukti kejahatan dari Putri agar bisa segera terkuak dan semua orang tahu bahwa Putri adalah seorang psikopat yang sangat berbahaya, tapi apa?"
Ponsel yang berada di dalam genggamannya bergetar sedangkan tangannya yang satu masih setia berada di kemudi mobilnya. Hpnya tersebut langsung bergetar dan membuatnya terkejut hingga hpnya terjatuh ke lantai mobilnya.
Arya ingin meraih hpnya yang terjatuh, tapi Arya semakin berusaha untuk meraihnya semakin sulit untuk menjangkaunya.
"Siapa sih yang nelpon, bikin kaget saja?"
Arya ingin memeriksa hpnya, tapi Arya tidak menyangka jika tiba-tiba ada seseorang yang berlari ke hadapan mobilnya. Membuat Arya menghentikan laju mobilnya dengan tiba-tiba. Decitan dari suara gesekan ban mobil dengan aspal sangat nyaring bunyinya, hingga membuat gendang telinga siapa pun yang mendengarnya langsung berdengung.
Arya tanpa pikir panjang langsung turun dari mobilnya dan melihat siapa yang dia tabrak. Sebenarnya kejadian itu terjadi begitu cepatnya, sehingga tidak ada saksi mata yang melihat peristiwa itu. Ternyata Arya tidak sengaja menabrak seorang ibu-ibu paruh baya yang memakai pakaian kerja seorang asisten rumah tangga. Di dalam dekapan ibu itu ada tas selempang berwarna hitam yang dia pegang erat. Arya memeriksa kondisi ibu-ibu itu dengan seksama.
"Alhamdulillah ibu-ibu ini masih hidup, aku harus segera membawanya ke Rumah Sakit."
Arya menggendong tubuh kurus ibu itu ke dalam mobilnya. Dan melajukan kembali mobilnya.
"Semoga ibu-ibu ini masih bisa diselamatkan, tapi kok tas yang dia pegang tidak mau lepas dari genggamannya, bahkan aku sudah mencoba untuk menariknya, tapi usahaku sia-sia saja, apa ada sesuatu yang disembunyikan di balik tasnya itu atau jangan-jangan ibu ini mencuri dari rumah majikannya sehingga ketahuan dan kabur dari rumah tuannya?".
...---------...
Waduh dalam keadaan genting gini, ada aja halangan dan cobaan yang mereka hadapi, tapi Ibu yang ditabrak oleh Arya siapa dan ada hubungan apa dengan MC dari BDP???
Yang penasaran dengan siapa ibu-ibu itu, yuk tunggu updatenya dan jangan lupa untuk selalu like setiap Babnya 🙏.
*MAKASIH BANYAK UNTUK SUDAH MAMPIR MRMBACA, LIKE DAN SUDAH BERKOMENTAR ATAUPUN YANG MEMBERIKAN GIFTNYA 🥰.
by Fania Mikaila AzZahrah
Makassar, Jum'at, 20 Mei 2022*
__ADS_1