
Happy Reading...
Delia setelah menyelesaikan kuliahnya,Delia pamit kepada ke dua sahabatnya, Entah kenapa Perasaan Delia tidak enak dan selalu kepikiran dengan suaminya.
"Ya Allah apa yang terjadi dengan Arya kok aku gelisah dan pikiranku selalu tertuju ke kak Arya,Moga Saja KK Arya baik-baik saja, Amin yrb".
"Dessy Maaf yah Aku tidak bisa gabung dan ikut pulang ke rumahmu, Aku tidak tahu perasaan aku dari tadi gelisah dan tidak tenang" ucap Delia
"Tak masalah Del,kan bisa lain waktu kita kumpulnya, karena kamu sudah punya kewajiban dan tanggung jawab untuk mengurus suami kamu jadi pasti kami sangat memakluminya, iya kan Rina". Kata Dessy
"Mantul banget kata Dessy, kami Do'akan
moga tidak terjadi sesuatu kepada kak Arya dan tolong call kami jika sudah sampai di rumahmu". ucap Rina
"Makasih kalian sudah mengerti dengan keadaanku"
Delia berlari ke luar Kampusnya menuju Parkiran Motornya. Delia mengendarai motornya sedikit ngebut dan ini yang pertama kalinya Delia ngebut.
Jalan saat ini tidak terlalu ramai jadi Delia cepat sampai ke rumahnya.
Sesampainya di rumah Delia kaget dengan mobil yang terparkir di garasi rumahnya. Mobil itu terbilang mobil sangat mahal dan Tipe mobil sport.
Karena Delia Masih dalam keadaan khawatir dengan kondisi dan keadaan Suaminya,Delia tidak mau memikirkan hal itu.
Delia membuka kenop pintu rumahnya dan berlari naik ke lantai dua dan tidak menghiraukan lagi perintah dan larangan Arya.
Delia semakin dibuat Khawatir disaat Arya tidak mengangkat telponnya bahkan tidak membalas Semua chat yang dikirimnya.
Sebelum membuka kenop pintu kamar Arya, Delia berperang dengan pikirannya antara takut dimarahi dan khawatir dengan keadaan sumainya.
Setelah beberapa saat,Delia memutuskan untuk masuk dan Untung pintunya tidak terkunci.
Delia mencari keberadaan suaminya tapi tidak menemukan sosok yang dicarinya. Delia masuk ke dalam ruang kerjanya tapi tetap tidak ada,Delia berteriak.
"Kak Arya kamu di Mana,apa kamu baik-baik saja, kamu di dalam kamar atau di mana?"
Delia dibuat kelimpungan mencari keberadaan Arya. Delia keluar kamar milik Arya, dan berlari ke arah belakang rumahnya, Tapi Arya tetap tidak ada, Delia kembali ke dalam rumahnya dan mencari Arya di ruang Fitnesnya tapi tetap Nihil.
__ADS_1
Delia memutuskan untuk menelpon Arya tapi tetap tak diangkat. Delia tak henti-hentinya menghubungi nomor Suaminya. Dan mengikuti Arah nada dering handphone Arya, Ternyata Suara itu bersumber dari Kamarnya Arya.
Delia kembali masuk,dan menemukan Handphone Arya tergeletak di atas Meja Nakas.
"Berarti Kak Arya berada di dalam kamarnya,tapi di Mana?".
Tiba-tiba terdengar Bunyi air dari dalam kamar mandi. Dan ada bunyi Benda yang terjatuh.
Ternyata Suara itu adalah Arya yang terjatuh.
Arya berusaha berdiri dari bathtub dan segera memakai Maskernya,dan segera mengambil baju mandinya tapi belum sempat baju itu terpasang dengan baik,Tubuh Arya ambruk ke lantai kamar mandi.
Delia Segera membuka kenop pintu,tapi ternyata pintunya tertutup. Delia berusaha mendobraknya tapi hasilnya tetap tak terbuka.
Delia berlari ke luar rumahnya dan mencari bantuan, Tapi tidak ada satupun orang yang lewat, Maklum perumahan elit jarang ada yang kaki Gaes.,😂 Delia kemudian berlari ke arah pos Security untuk meminta bantuan. Alhamdulillah sampai di sana, ada Dua orang Security yang lagi jaga.
"Pak bisa minta tolong pak?" Nafas Delia ngos-ngosan
"Iya Mbak, minta tolong apa?" ucap Security A
"Tolong ke rumahku pak, Suamiku pinsang di dalam kamar mandi terus pintunya terkunci". Delia sudah berkaca-kaca matanya.
Security itu mengambil motornya dan meminta Delia ikut naik ke motor tersebut.
Security itu segera menjalankan motornya.
Delia dan Security itu berlari naik ke lantai dua dan mencari Kunci serep kamar mandi, Untung kunci itu terletak di dalam laci lemari Nakas.
Mungkin karena Delia tidak bisa berfikir baik disebabkan rasa khawatirnya sehingga tidak terfikirkan olehnya tentang kunci cadangan.
Akhirnya kenop pintu terbuka dan mereka menemukan Arya yang tergeletak di lantai dan keadaannya cukup mengkhawatirkan. Mereka segera mengangkat Tubuh Arya ke atas Ranjangnya.
Ternyata Arya tak sadarkan diri, Setelah Berendam beberapa jam di dalam bathtub. Tubuh Arya mengalami Drop dikarenakan kesibukan dan banyak pikiran serta dari kemarin sampai sekarang belum ada nutrisi makanan yang masuk ke dalam perutnya.
"Delia terima kasih banyak pak atas bantuannya".
"Tidak masalah mbak,itu sudah menjadi pekerjaan kami"
"kalau gitu saya pamit dulu,oiy ini kartu nama dokter pribadi yang bisa mbak hubungi"
__ADS_1
Security itu menyodorkan kartu nama dokter pribadi yang sering menjadi langganan orang perumahan.
Delia menutup pintu dan pagarnya. Delia kembali berlari naik ke lantai dua.
Delia terpaksa menyentuh tubuh suaminya untuk menggantikan pakaian Arya.
Delia tidak berani menatap tubuh dan wajah suaminya yang masih setia dengan maskernya.
Setelah itu,Delia menyelimuti seluruh tubuh Arya.
Tiba-tiba tubuh Arya menggigil kedinginan dan mengigau tak jelas Delia menyentuh dahi Arya, Badan Arya sangat panas,Delia mengompres Dahi Arya. Beberapa jam kemudian, Panas Arya perlahan-lahan mulai normal. Tapi Tubuh Arya masih menggigil.
Mata Arya perlahan-lahan mulai terbuka dan wajah yang pertama dia lihat adalah istrinya.
Entah Dorongan dan angin dari mana Arya tiba-tiba menarik tubuh Delia, sehingga tubuh Delia terjatuh di atas tubuh Arya.
"Tolong peluk aku,tubuhku sangat dingin".
Arya memeluk erat tubuh Delia. Delia sendiri bingung dengan apa yang terjadi.
Tapi Delia Tetap memeluk Arya. Arya semakin mempererat pelukannya dan perlahan-lahan membuka kancing baju Delia, Delia hanya mematung Saja dan mengizinkan Arya berbuat lebih. Karena tidak ada penolakan dari Delia, Arya mulai memulai aksinya.
Akhirnya setelah beberapa Minggu dari pernikahan mereka terjadi lah Malam pertama.
Mereka memadu kasih dan menyalurkan hasrat mereka yang selama ini belum pernah mereka rasakan.
Karena kelelahan dari Aktifitasnya, Akhirnya Arya dan Delia sama-sama tertidur lelap di Sore hari itu. Sama-sama menjadi pengalaman pertamanya. Tapi mereka melakukannya dengan penuh gairah dan menikmati setiap prosesnya tanpa panduan dari luar.
Keadaan Arya perlahan-lahan berangsur membaik, Arya tidak lagi menggigil bahkan tubuhnya Terasa sangat baik. Ternyata Obat dari penyakitnya Arya ada di dalam tubuh istrinya.😅
TBC...
Akhirnya Belah duren juga yah Readers... Maaf Fania tidak bisa menjelaskan lebih detail dan rinci. Fania kembalikan kepada Readers untuk berimajinasi sendiri,,😅😂
Makasih banyak kepada Readers yang masih setia memberikan dukungannya untuk Karya Pertama Fania 🙏🙏🙏
Jangan lupa Boom like setiap Babnya.
Makasih KK...💗💗💞💞
__ADS_1