
2 Minggu telah berlalu. Tepat di hari ini, pada pukul 9 pagi sebuah pernikahan besar dan mewah akan di selenggarakan di Gedung Laskar Pelangi.
Gedung tersebut, adalah gedung ternama yang sangat terkenal di daerahnya. Hanya orang-orang yang memiliki nama saja yang bisa menyewa tempat itu dan mengundang para tamu penting.
Di dalam gedung yang terbilang luas itu telah di sulap menjadi cantik seperti istana kerajaan. Warna utama yang mereka pilih dominan putih dan juga gold, sehingga menambah kesan elegan serta mewah.
Tidak lupa terdapat meja bundar yang di kelilingi oleh beberapa kursi cantik. Semua itu tak lepas dari corak warna yang sudah di pilih. Bahkan sebagian hiasan bunga yang mempercantik meja tersebut, juga tidak luput dari warna yang setara dengan semua desain.
Setiap tamu undangan akan berkumpul di satu meja dengan lebih dari empat kursi, kursi yang warnanya senada oleh ruangan menambah kemewahan pernikahan hari ini.
Bahkan setiap tamu undangan mendapatkan souvenir sebuah emas 24 karat dengan berat 5 gram dan juga souvenir lengkap lainnya.
Lampu-lampu kristal menghiasi ruangan sehingga terlihat sangat terang benderang. Langit-langit ruangan dihiasi oleh untaian bunga, jika seseorang yang melihatnya akan seperti hujan bunga.
__ADS_1
Setiap sudut ruangan, dihiasi berbagai bunga. Lebih dominan bunga mawar putih, tidak lupa juga di meja tamu undangan mendapatkan hiasan bunga mawar berwarna putih.
Kenapa di dominasi warna putih? Sebab, putih merupakan lambang kesucian. Cinta suci yang terikat dengan janji suci di depan Tuhan.
Semua para tamu undangan menatap kagum ke arah pasangan calon pengantin yang saat ini sudah berdiri di altar bersama pendeta.
Sang Pendeta mempersilakan kedua mempelai untuk saling berhadapan sambil berpegangan tangan, lalu dilakukan beberapa doa kebaktian.
โSilakan kalian mengucapkan janji suci di depan semuanya secara bergantian. Dimulai dari mempelai pria, lalu di lanjutkan oleh pengantin wanita" titah sang pendeta sambil menatap kedua mempelai pengantin secara bergantian.
Ernest menarik nafasnya dalam-dalam lalu memejamkan kedua matanya sekilas, kemudian kembali membuka matanya menatap ke arah Moana.
โSaya Moana Earlene Garfield telah mengambil engkau menjadi seorang suami, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada waktu sehat maupun sakit. Untuk selalu saling mengasihi dan menghargai sampai maut memisahkan kita sesuai dengan hukum Allah yang kudus. Dan inilah janji setiaku yang sangat tulus.โ
Setelah janji suci terucap, sang pendeta segera menyuruh Ernest memasangkan cincin kepada Moana. Dimana cincin itu di bawakan oleh Bunda Elice dengan segala kecantikannya, kini telah berhasil membuat semua wanita berumur menatap kagum.
Rasanya berat sekali, ketika cincin yang seharusnya terpasang di jari manis wanita yang sangat Ernest cintai. Kini, harus terpasang di jari manis wanita yang tidak sama sekali ada di bayangannya. Suka, tidak suka Ernest tetap harus mengikuti semua perkataan sang pendeta.
__ADS_1
Semata-mata ini semua Ernest lakukan demi sang anaknyang ada di perut Moana dan juga reportase Perusahaannya yang lagi berkembang sangat pesat.
Tidak lupa, Moana juga memasangkan cincin ke jari manis suaminya dengan senyum yang harus terukis secara paksa.
Ketika cincin cantik telah terikat di jari manis mereka, sang pendeta langsung meresmikan status mereka sebagai suami-istri yang sah di mata Tuhan dan juga negara.
Kemudian langsung dilanjutkan dengan pembacaan doa pemberkatan kepada kedua mempelai yang baru saja resmi. Supaya kehidupan kedepannya akan sangat bahagia.
Sekarang, tibalah Ernest untuk membuka tudung yang menutupi wajah Moana. Perlahan demi perlahan dia mulai membukanya bersamaan munculnya wajah istrinya yang sangat cantik, imut dan juga menggemaskan bagaikan seorang Putri.
Ernest benar-benar tidak percaya, kalau itu adalah Moana, sekretarisnya. Selama ini penampilan Moana terlihat sederhana tanpa sedikit pun menggunakan make up, tetapi sekarang berbeda. Daya tarik yang kuat itu membuat Ernest bungkam seribu bahaya menatap kecantikan sosok istrinya.
.......
.......
.......
__ADS_1
...๐๐>Bersambung<๐๐...