THE BEST BROTHER

THE BEST BROTHER
Bab 31


__ADS_3

Tak lama kemudian...Annisa datang ke bengkel ku. Dia langsung masuk ke dalam, karena dia sudah sering disini jadi sudah biasa dengan semua keadaan bengkelku.


"Syil....masih sibuk?"


"Sebentar lagi selesai sayang.. tunggulah di dalam. Seperti biasa kamu ambil minum dan cemilan sendiri ya. Tangan ku kotor sekali."


"Okey... semangat sayang.." (mencium kilas pipi Arsyil di depan mas doni dan mas Wahyu).


"Asik.....tambah semangat nih kerjanya." Ledek mas Doni.


"Don...aku saja tak pernah di cium istri saat kerja.." ucap mas Wahyu.


"Coba dulu gak ada insiden di depan mini market itu, mas Arsyil gak akan ketemu mba Nisa."


"Ini semua berkat mas Doni. Terima kasih mas."


"Ahh biasa saja mas...ayo semangat sebentar lagi gol nih motor dan gede sekali bayarannya."


"Iya mas...tuh masih ada 3 motor lagi mas.." ucap ku.


Aku menyelesaikan pekerjaanku dengan semangat.


"Nisa...Nisa....semakin hari semakin ngebahayain saja..untung nyium nya di depan banyak orang. Kalau lagi berdua...duhhh...gawat bisa bisa lebih dari cium." Aku bergumam dalam hati sambil senyum senyum sendiri.


♡Annisa♡


Semenjak aku sering ke bengkel Arsyil aku makin dekat sekali dengannya. Aku sudah seperti bagian di bengkel ini. Hingga semua karyawan disini mengenal aku dengan baik. Aku berada di ruangan Arsyil dengan membaca novel yang tadi aku beli. Dan dengan di temani Secangkir kopi hitam dan cemilan cemilan yang sudah di sediakan Arsyil. Dia paling tahu semua makanan kesukaanku.


Entah kenapa aku lebih nyamam di sini. Kadang juga aku sengaja kesini untuk membuat skripsiku sembari menunggu Arsyil bekerja.


"Aku sayang kamu Syil...tak pernah ada seseorang lagi dalam hatiku selain kamu. Tuhan...satukanlah hati kami, dan semoga tidak ada rintangan yang sulit dalam hubungan ku dan Arsyil."


Aku melihat jam tanganku ternyata sudah jam 4 sore lebih. Aku keluar dari ruang kerja Arsyil dan langsung Kebelakang untuk sholat Ashar.


"Sayang...kamu disini? Aku cari kamu di ruangan ku tak ada."

__ADS_1


"Iya aku mau sholat dulu.. sudah selesai? Mandilah lalu sholat."


"Okey..."


"Aku sholat dulu sayang."


"Iya...aku mandi dulu ya.."


"Hemmm.."


Aku menuju tempat sholat yang ada di bengkel Arsyil. Aku memakai mukenah dan aku melaksanakan Sholat Ashar.


Setelah selesai sholat aku membereskan kembali pakaian sholatku. Aku keluar dari tempat sholat dan menuju ke ruangan Arsyil.


"Nis....kamu tidak mandi?"


"Emmm nanti dirumah saja."


"Kamu mau nemani aku sampai malam?"


"Iya...sampai kamu selesai."


"Gak apa apa sudah biasa."


Arsyil mendekati aku... dia berdiri tepat di depanku.


"Jangan sering mandi malam gak baik...mandilah dulu..."


"Aku gk bawa handuk..gak bawa ganti Syil...masa mau di pakai lagi.?"


"Ayo ikut aku ke ruanganku"


Aku mengikuti Arsyil ke ruangannya.


"Mandilah...ini handuknya dan pakailah kaosku ini."

__ADS_1


"Hmmm baiklah...aku mandi dulu."


"Ya sudah aku mau sholat dulu..sana mandi dulu sayang...cup..." Arsyil mencium kilas pipiku.


"Ihh sayang....."


"Gak apa apa kan ada mas wahyu yang lihat. Dari pada ciuman lagi berduaan, ntar yang ketiga setan."


"Berarti aku setan nya dong Syil.."


"Ya bisa jadi..hahaha...Mas Wahyu sudah sholat?"


"Belum sedang nunggu Doni wudhu"


"Ya sudah aku ikut sholat sekalian. Biar berjamaah. Aku wudhu dulu."


"Iya mas..."


Aku ke kamar mandi untuk mandi. Betapa bahagianya aku memiliki kekasih seperti Arsyil. Aku benar benar di buat jatuh cinta setiap hari oleh Arsyil.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


♥happy reading♥


__ADS_2