THE BEST BROTHER

THE BEST BROTHER
Bab 36


__ADS_3

♥Arsyad♥


Aku memandngi Hp ku dari tadi hanya memandangi kontak Nisa saja. Ingin rasanya aku mengirim pesan padanya. Tapi takut mengganggu dia, kali saja dia sedang istirahat. Tak lama kemudian aku melihat instatory Whatsaap dia.


"Terimakasih untuk hari ini"


Begitu yang dia tuliskan, dan tanpa aku sadari aku segera mengirim dia Pesan.


[Belum tidur Nis?]


Aku menunggu balasan dari dia namun tak kunjung di balas. Dan memang pesanku belum di baca olehnya. Aku biarkan saja mungkin dia sudah tidur atau sedang sibuk apa. Aku keluar dari kamarku dan kedapur untuk membuat coklat hangat. Shita tiba tiba mengagetkanku yang sedang membuat coklat hangat.


Shita : kakak.....(memeluk)


Arsyad : kamu ngagetin saja Ta...


Shita : suntuk banget kak mukanya..ihhh buat coklat ya...sekalian dong Shita mau...


Arsyad : iyaaa...ini kakak buatkan sekalian.


Shita : makasih kak.


Arsyad : tunggulah di sana.


Aku membuat coklat hangat untukku dan Shita. Aku masih menunggu balasan dari Nisa namun tak kunjung dia membalas Chat dari ku.


Arsyad : nih Ta...


Shita : makasih kak...


Aku duduk di depan Shita sambil memandangi hp ku yang sedari tadi diam tidak ada balasan dari Annisa.


Tak lama kemudian suara sepeda motor Arsyil terdengar, dia memasukan motornya ke garasi dan setelah itu dia masuk kedalam rumah lalu menghampiriku dan shita yang sedang menikmati Coklat hangat.


Arsyil : Assalamualaikum....


"Wa'alaikumsalam" ucapku dan shita bersamaan.


Shita : Syil sudah beberapa hari ini kamu lembur terus apa tidak capek?


Arsyil : capek lah kak.. yah mau gimana lagi kak, mungkin 2 hari lagi Arsyil sudah gak pulang malam malam. Gimana kencannya? Kak Arsyad....Are you okey....?


Shita : Kencannya sempurna, dan kamu tau kak Arsyad sedang galau sekali menunggu di balas chatnya sama si mahasiswanya.


Arsyad : sok tau kamu ta..


Shita : lagiyan kakak orang tu cewek sudah punya pacar di uber Terus...cari yang lain saja lah kak.


Arsyil : siapa tau jodohnya sama kak Arsyad. Iya kan kak?


Arsyad : yups betul...


Shita : iya juga sih...gak tau ah....terserah kakak saja.


Arsyad : cie....sudah punya yang pasti ya gitu Syil.. tuh lihat di lehernya ada yang baru...


Arsyil : pasti dari kak Vino tuh..


Shita : iya dong....


Arsyil : kak aku ke kamar dulu mau lanjutin buat proposal ku dulu.


Arsyad : iya...cepat di buat kalau lulus gantian kamu urus kantor papah.


Arsyil : gak mau gedein bengkel saja. Pusing kerja di kantor.


Arsyil masuk ke kamar nya aku dan Shita masih duduk sambil menikmati coklat hangat dan sibuk dengan hp masing masing.


Arsyad : Ta kamu gak tidur? Kakak masuk kamar ya?


Shita : sebentar lagi kak. Iya sana, tolong dong kak pintu depan di kunciin dulu.


Arsyad : iya.


Aku mengunci pintu depan terlebih dahulu dan setelah itu aku masuk ke dalam kamarku, aku masih menunggu balasan dari Annisa hingga aku tak bisa tidur.


♡Annisa♡


Aku dari tadi sibuk dengan laptopku karena merevisi proposalku sehingga aku melupakan hp ku yang aku taruh di tempat tidur.


Aku sudah selesai merevisi semuanya tinggal aku atur jadwal menemui dosen aneh itu.


Aku matikan laptopku dan setelah itu aku siap siap untuk tidur, tapi sebelum itu aku membuka hp ku dulu. Ada 2 pesan di WA masuk, iya itu dari Arsyil dan satunya berapa kagetnya aku dosen aneh itu mengirim pesan untuk ku.

__ADS_1


[Belum tidur Nis?]


Begitu pesan dari dosen aneh. Aku pun membalasnya.


[Belum pak, baru selesai merevisi proposal]


[Oh....aku mengganggumu?]


[Tidak pak]


[Kamu habis pergi sama pacarmu?]


[Emmm...iya...sekitar 1 jam yang lalu aku baru pulang]


[Jangan malam malam kalau pergi sama pacarnya.]


[Lha kenapa pak?]


[Gak apa apa sih...yasudah sana istirahat dulu Nis.]


[Iya pak. Ohh iya pak kapan jadwal bimbingannya lagi?]


[Nanti aku kabari lagi]


[Oke...makasih pak]


[Sama sama Nis...nice dream]


Aku tak membalasnya lagi..takutnya bikin dosen itu baper nanti salah mengartikan lagi kalau aku balas pesan dia terus. Aku sampai lupa chat Arsyil yang belum aku balas.


[Aku sudah sampai rumah sayang.]


[Kamu sudah tidur?]


[Nis....kamu online kok gak blasa chat ku]


Begitulah Arsyil jika aku lama balas chat dari dia bawel nya keluar. Aku pun membalas chat dari dia.


[Iya sayang...aku baru selesai lanjutin revisiku,ini baru selesai.]


[Terus tadi sudah online kok masih saja belum balas?]


[Iya maaf dosen aneh itu chat aku sayang]


[Hmmm jadi sekarang kamu melupakan aku?]


[Cie....mulai nih aku ada saingannya.]


[Gak ada saingan...cuma kamu gak ada yang lain syil.]


[Yakin?]


[Yakin lah...masih perlu bukti lainnya syil apa aku harus......]


[Harus apa kok gak di lanjut? Aku percaya kamu sayang. Tidur sayang sudah malam.]


[Iya...kamu besok ke kampus?]


[Iya....kamu?]


[Tidak..aku boleh ikut ke kampusmu?]


[Boleh...besok aku jemput kamu ya?]


[Oke....aku tidur dulu syil]


[Iya Nis...nice dream....mmuuachh...]


[Muuacchh..]


Aku menonaktifkan hp ku dan ku langkahkan kaki ke kamar mandi Untuk cuci tangan dan kaki sebelum tidur.


♥Arsyil♥


Dosen itu sudah mulai berani chat dengan Nisa diluar masalh bimbingan. Aku sudah yakin sekali pasti dia menyukai Nisa. Aku serahkan saja pada Allah, jika Nisa jodohku dia akan bersamaku hingga akhir hayat kami. Jika tidak semoga Nisa mendapat jodoh yang baik dan begitu pula sebaliknya. Aku pergi ke kamar mandi untuk cuci muka lalu setelah itu aku bersiap siap untuk tidur. Aku sangat senang sekali Nisa besok ingin menemaniku bimbingan di kampus.


♥Arsyad♥


Ada rasa tak enak hati saat Nisa bilang habis pergi dengan pacarnya. Tapi biarlah...siapa tau jodoh Nisa adalah aku. Kalau pun bukan aku semoga dia mendapatkan yang terbaik begitu pula sebaliknya. Aku bersiap untuk tidur karena besok papah mengajak aku ke kantor nya jadi harus pagi pagi sekali aku siap siap. Karena papah orangnya selalu ontime sekali.


Keesokan hari di rumah Rico, semua sudah berkumpul untuk sarapan bersama seperti biasanya. Dan hari ini Arsyad berangkat ke kantor dengan papahnya.


Rico : Syil bagaimana skripsimu?

__ADS_1


Arsyil : sebentar lagi selesai pah,tinggal beberapa bab lagi.


Rico : bagus....cepatlah selesai papah butuh kamu untuk menjalankan perusahaan papah.


Arsyil : kan ada kak Arsyad pah, nanti bengkel Arsyil gimana?


Rico : kan ada karyawanmu.


Arsyil : tetap pah Arsyil tidak bisa melepas begitu saja.


Rico : ya sudah lah papah tidak bisa memaksamu.


Andini : sarapan dulu pah...ini nasainya.


Rico : terima kasih sayang. Ini nasi goreng buatan mu?


Andini : iya. Kalau bukan ibu yang buat siapa lagi. Bibi tadi pagi pagi Sekali sudah ke pasar beli sayuran, jadi ibu yang masak...


Arsyad : asik enak nih....


Mereka menikmati sarapan nya masing masing, nasi goreng buatan Andini memang menjadi menu favorit bagi mereka, sudah lama mereka merindukan nasi goreng buatan Andini, karena sejak ada bibi selalu bibi yang memasak.


Rico : ibu...papah berangkat ke kantor dulu. Jaga diri baik baik dirumah ya sayang. Love You (mencium kening Andini)


Andini : Love You too pah...hati hati sayang, jaga kesehatan mu.


Rico : iya sayang..ayo Syad kita berangkat.


Arsyad : oke pah..ibu Arsyad Berangkat dulu ya. (Mencium pipi Andini)


Andini : iya sayang hati hati ya.


"Assalamualaikum" ucap Rico dan Arsyad.


"Wa'alaikum salam.." sahut Andini ,Shita dan Arsyil.


Andini : bagaimana caffemu sayang?


Shita : baik bu alhamdulillah semakin kesini semakin banyak pengunjung yang di caffe baru nya.


Andini : Alhamdulillah. Kamu gak mau mencoba kerja di kantor papah?


Shita : belum kepikiran si bu.


Andini : kasihan papah dia kerepotan sendiri, dulu waktu masih ada om Bayu papah gak serepot ini Di kantor, setelah Om Bayu mengurus perkebunan tehnya papah jadi kerepotan sendiri.


Arsyil : kak Ray tidak di kantor papah bu?


Andini : masih...perusahaan papah sedang banyak menerima tawaran kerjasama dengan perusahaan lain, jadi papah sangat membutuhkan kalian. Untuk sama sama mengurusnya.


Arsyil : ohhh begitu, nanti Arsyil fikirkan lagi bu. Arsyil berangkat ya bu, oh ya seperti biasa Arsyil pulang agak malam, mungkin besok terakhir Arsyil pulang malam bu.


Andini : iya hati hati. Jaga kesehatanmu sayang. (Mencium pipi Arsyil)


Shita : jangan bawa cewek lagi...


Arsyil : iyaa iyaa kakak sayang.... sudah Arsyil berangkat dulu.


Shita : hmm...hati hati.


Andini : Shita ibu ikut kamu di caffe ya.


Shita : okey..


Andini : ya sudah ibu ganti baju dulu Ta.


Shita berangkat kecaffe dengan Andini, iya Andini ikut karena dia merasa sepi sekali dirumah sendirian.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


♥happy reading♥


__ADS_2