
♥Arsyil♥
Akhirnya kak shita sama kak Vino jalan bareng..tak sia sia selama ini aku selalu dukung kak Vino dengan kak Shita. Mereka berdua memang cocok sekali.
"Sayang tadi siapa yang nelfon?"
"Kak Shita..dia mau dinner dengan calon pacarnya"
"Ohh aku kira siapa."
"Hayoo...kirain cewek mesti ya.."
"Gak sihh...."
"Kok mukanya gitu...jangan cemburu nanti cantiknya hilang.. Ayo kita cari makan dulu. "
"Gak siapa yang cemburu. Ayo berangkat..."
Aku mencari makan malam dengan Annisa. Seperti biasa aku dan Nisa makan di bengkel dengan semua karyawan ku.
"Kita mau makan apa Syil.?"
"Kemarin sudah nasi padang, emmm makan beli pecel ayam atau pecel lele yuk."
"Ya sudah yuk...keburu mas mas di dalam lapar. Kasihan mereka sudah kerja keras."
"Oke...ayo...ini helmnya.."
"Kok gak di pakein?"
"Ya sudah sini aku pakai kan.manja sekali kamu...(membelai pipi Annisa.)"
"Makasih sayang..love you..(mencubit pipi Arsyil)."
"Love you too...."
Aku keluar dari bengkel menuju kedai lamongan.
Setelah sampai di sana aku memesan beberapa porsi untuk karyawanku dan juga aku dan Nisa.
♥Arsyad♥
Aku melihat Shita sibuk sekali mempersiap kan kencannya. Apa seperti itu wanita saat akan pergi dengan orang yang di cintai. Aku ke kamar Shita melihat dia yang tengah sibuk sekali.
Arsyad : duh....yang sebentar lagi mau jalan sama Vino..
__ADS_1
Shita : ahhh kakak...kak baju Shita bagus gak?
Arsyad : bagus kok. Tapi apa tidak kependekan?
Shita : emmm....menurut shita si tidak..tadi ini shita baru beli kak.
Tapi kayaknya kok emang kependekan ya...
Arsyad : iya emang kependekan. Gak malu kamu keluar dengan dres semini ini? (Tersenyum)
Shita : kak ini gak mini menurut Shita. Terus bagusnya gimana?
Arsyad : bagusnya pakai yang tidak terlalu mini shita...
Shita : kalau yang ini?
Arsyad : emmm sama saja...ya sudah nyamannya kamu bagaimana sayang...
Shita : shita pakai ini aja ya kak yang tadi baru beli..
Arsyad : ya sudah sana di coba kakak mau lihat.
Shita : okey....
Shita masuk ke kamar mandi dan mencoba pakaian nya. Aku memang tidak terlalu suka dengan wanita yang memakai dres. Yah...mungkin adik ku ingin berpenampilan seperti cewek cewek umum nya. Biarlah yang penting Shita bisa menjaga dirinya. Dia adik perempuanku satu satunya. Aku sangat menyayanginya.
Arsyad : bagus...cantik....aku kira dres nya di atas lutut tadi. Ternyata di bawah lutut lebih.(tersenyum)
Shita : lagiyan kakak... ngebayanginya yang mini mini sih....(tertawa)
Arsyad : yah....kakak kan gak suka Ta kalau ada cewek pakaianny mini. Bagusnya tuh berhijab. Lebih lebih yang syar'i.
Shita : itu kan idaman kakak...apa cewek yang sedang kakak dekati berhijab.?
Arsyad : tidak...
Shita : kok tidak..katanya lebih suka yang berhijab.?
Arsyad : kalau nanti sudah menikah dengan kakak ya kakak suruh pakai hijab.
Shita : kalau tak mau.
Arsyad : menunggu dia mau Ta. Karena berhijab itu harus benar benar amanah..kalau masih labil lebih baik jangan.
Shita : kakak ku memang the best sekali...jadi shita pakai baju ini Boleh?
__ADS_1
Arsyad : boleh...
Shita : terima kasih kakak..
Aku memandangi Shita yang dari tadi membolak balikan badannya di depan cermin. Apa seperti itu jika sedang jatuh cinta?
Shita : kakak tau...Arsyil lembur di bengkel di temani ceweknya kak..
Arsyad : dasar anak nakal....biarlah...aku tau Arsyil bagaimana anaknya. Gak mungkin dia macam macam. Toh ada karyawannya juga yang lembur. Dia sedang kejar target katanya.
Shita : iya juga sih...dia begitu sekali gak kenal lelah. Oh ya kak...aku penasaran cewek Arsyil seperti apa dan siapa namanya. Biasanya kan dia selalu cerita pada kita kak..siapa namanya dan seperti apa orangnya. Ini benar benar di rahasiakan. Nyebelin sekali..tadi aku tanya namanya saja tidak mau jawab..
Arsyad : mungkin nanti dia ngasih taunya saat mau serius dengan pacarnya. Bilangnya setelah mereka selesai kuliah mau ke tahap yang lebih serius Ta.. biarlah...terserah Arsyil saja...dia yang menjalaninya.
Shita : iya sih....
Arsyad : Ta sudah Isya...sebelum pergi sholat dulu. Kakak tunggu di tempat sholat kita sholat berjamaah.
Shita : okey.....sama ibu dan papah sekalian.
Arsyad : siap....
Aku keluar dari kamar Shita, memanggil papah dan ibu untuk sholat bersama. Terlihat papah dan ibu sedang asik bercanda di depan TV. Aku bahagia melihat kedua orang tuaku selalu harmonis. Tidak pernah sedikitpun bertengkar. Semoga saja kelak aku dan istriku seperti papah dan ibu.
Arsyad : asik sekali bercandanya...ahhh Arsyad jadi iri gak di ajakin..
Andini : sini sayang...nih papahmu meledek ibu terus..
Rico : idih...ibu yang mulai dulu kok..
Andini : tuh kan papahmu selalu seperti itu syad.
Arsyad : (tersenyum). Ayo sudah Isya sholat dulu pah..bu...
Rico : ayo sholat dulu bu..sudah jangan meledek terus ah...nanti lanjut di kamar saja.(berbisik)
Andini : iiihhhh papah...
Arsyad : jangan bisik bisik...Arsyad dengar lho..
Aku masuk ke kamar dan mengambil wudhu lalu mengganti pakaian ku dengan pakaian sholat ku. Kami pun sholat isya bersama.
♡♡♡♡♡
Setelah selesai Sholat Isya, Shita kembali ke kamarnya. Dia langsung bersiap siap dan berganti baju. Dia memakai baju yang baru saja di belinya tadi siang di butik dengan Rachel.
__ADS_1
Dia memoles kan make up natural ke wajahnya. Dan membiarkan rambutnya tergerai rapih.
♥happy reading♥