Bukan Sugar Baby

Bukan Sugar Baby
Episode.234


__ADS_3

"Gue gak tahu Ce!" gumam Agnia masuk ke dalam pintu belakang mobil Cecilia, dia mengeluarkan baju ganti didalam tasnya dan mengganti seragam sekolahnya terlebih dahulu, namun fikirannya tidak lepas dari kemunculan Regi yang datang menjemput Serly yang justru mengabaikannya begitu saja.


Cecilia masuk ke belakang kemudi, disusul oleh Nita disamping kemudi, mereka berdua menengok ke arah belakang dimana Agnia tengah sibuk mengganti pakaiannya.


"Kita perlu tahu Nia apa yang terjadi dengan mereka!" Usul Cecilia,


"Hm ... harus diselidiki! Atau kita ikuti mereka aja?" tambah Nita dengan serius.


"Gue gak bisa! Gue harus ke kantor Zian hari ini, dia lebih butuh gue sekarang!"


"Cie bini yang baik!"


Cecilia menatap Nita begitu juga sebaliknya, mereka mengulum senyuman lalu menatap Agnia.


"Ya walaupun gue juga sebenernya penasaran apa yang terjadi sama Regi dan Serly, tapi gue harap Regi gak berubah! Dan hari ini gue emang harus ke kantor Zian lebih dulu." ungkap Agnia yang sebenarnya merasa khawatir juga jika Regi justru ikut berubah seperti Serly.


"Iya deh Dini!!" Ujar Cecilia mengangguk anggukan kepalanya.


"Kok Dini sih?"

__ADS_1


Nita tergelak hingga terpingkal, "Bego lo mana faham dia begituan."


Cecilia ikut tergelak dengan memukul lengan Nita, "Makanya jelasin deh sama lo Dina!"


"Sialan emang kalian berdua! Orang lagi pusing, becanda mulu. Stress lo pada!" Agnia menyandarkan punggungnya setelah selesai berganti pakaiannya, seraya mendumel pada dua sahabatnya itu.


"Oke deh gue jelasin nih, kalau lo dipanggil Dini itu karena lo ketemu sugar Daddy langsung tuh Di-ni-ka-hi," Ucapnya sengaja berjeda jeda. "Nah gue sama Cecil itu Dina, karena cuma Dinafkahi doang ege! Kagak Dinikahi nikahi. Bego kan!" terang Nita lagi, membuat Cecilia semakin tertawa dengan berkali kali menoyor kepalanya, begitu juga dengan Agnia yang ikut tertawa.


"Emang ya ... otak kalian berdua konslet! Bego, mau aja jadi Dina. Mendingan gue dong Dini." gelaknya kemudian, sejenak melupakan kebersamaan Regi dan juga Serly.


Cecilia memanaskan mesin kendaraannya dengan terus tertawa terbahak, sementara Nita menyetel tape mobil dan menyambungkannya dengan musik player dalam ponselnya. "Udah ketawanya bego! Berisik! Gue mau nyetel lagu nih!"


"Awas lo lagu cinta satu malam lagi! Gue lempar hape lo keluar." Sentak Agnia dengan ancaman. Betapa tidak, dia benar benar bosan dengan lagu yang kerap diputar, tidak hanya di putar, namun juga di nyanyikan sepanjang waktu.


"Nah lo kalau si Nia aja yang ngomong! Lo mau denger, tau rasa kan kalau tuh baby bear udah marah." gumam Cecilia mulai menanjap pedal gas dan melaju keluar.


"Lo gue drop di kantor laki lo aja ya Nia! Biar Sekalian!" Tawar Cecilia terus melajukan mobilnya ke ruas jalanan.


Agnia kembali mengeluarkan catatan yang diberikan sekretaris Kim, membacanya berulang ulang namun tidak juga masuk di kepalanya, fikiran tentang Regi yang menjemput Serly kembali mengganggu.

__ADS_1


Lo boleh sama yang lain Gi, asal gak sama Serly.


Cecilia menginjak pedal remnya saat berada di lampu merah, hingga mobil berhenti tepat dibelakang sebuah motor sport berwarna merah.


"Nia ... noh si Regi!" Cecilia menunjukke arah depan dengan menggunakan dagunya. Agnia menoleh, dia menatap arah panjang Cecilia dan melihat mereka lagi.


"Iih nyebelin banget tuh si Serly! Nemplok nemplok gitu!" gumam Nita yang memperhatikan Serly yang tengah memeluk Regi dari belakang dengan sangat erat, serta terlihat tengah bercakap cakap dengan dagu yang menempel di bahu Regi, ditambah kepala Regi terlihat mengangguk ngangguk.


"Jijik banget sih liatnya!"


"Gatel!!" tambah Cecilia.


Agnia hanya menatapnya tanpa ingin berkomentar saat melihat apa yang dilakukan Serly persis dengan apa yang dilakukan dirinya pada malam itu.


"Nia gi---" Ucapan Nita terjeda, karena Agnia tidak ingin mendengar apapun saat itu, sepertinya hatinya benar benar tidak rela melihat kedekatan mereka.


"Cepet jalan Ce! Gue udah telat!"


.

__ADS_1


.


Nah kan Regi bego apa gimana sih, ke enakan tuh si codot nemplok nemplok, mending juga othor yang nemplok deh.


__ADS_2