Bukan Sugar Baby

Bukan Sugar Baby
Episode. 283


__ADS_3

"Gua gak apa apa." ujar Agnia.


Sekilas dia memegangi perutnya, namun tidak merasakan apa apa. Lalu dia mengambil berkas miliknya dari tangan pria tinggi di depannya.


"Dirga! Lo gue cariin juga?"


Suara yang amat Agnia kenal terdengar dari balik punggung pria yang menabraknya, lebih tepatnya saling bertabrakan.


Pria yang dipanggil Dirga menoleh, mengulas senyuman pada sosok yang sudah lama tidak dia lihat.


"Lebay banget sih lo dah kayak ditinggalin pacar aja!"


Segala rasa kini hadir, menyergap sanubari saat melihatnya lagi. Sosok teman, sahabat yang selalu ada untuknya, segenap rasa sayang yang mewakili kebaikan kebaikannya selama ini.


"Regi?"


"Nia ... lo?"


Dirga menatap keduanya bergantian, dengan jari telunjuk yang dia acungkan kearahnya bergantian juga. "Kalian saling kenal?"


"Hm ... dia temen gue, Apakabar Nia?" Ujar Regi yang terlihat lebih canggung dari saat ini.


"Baik Gi? Lo sendiri?"


"Baik juga!" jawab Regi dengan cepat. "Oh iya ... lo serahin dulu gih berkas lo, di meja paling ujung sana, sama jangan lupa semua lampiran lo lengkapi juga. Awas jangan ada yang kurang."


Agnia harus menelan salivanya sendiri, sikap baik Regi tidak juga berubah sedikitpun. Walaupun sempat beberapa kali terakhir Regi mengabaikannya, tapi sekarang. Tidak. Justru malah dirinya lah yang kini merasa canggung.


"Aah ... iya gue ampir lupa." Agnia terkekeh walau terlihat jelas dia paksakan.


"Gue duluan Nia!" ujar Regi lagi. Dia menarik lengan Dirga yang terus menatap Agnia tanpa berkedip, membawanya keluar dan meninggalkan Agnia begitu saja.


Agnia menghela nafas, tidak ia ingin kembali menoleh ke belakang, tapi rasanya kakinya juga terlalu berat melangkah. Dia tidak tahu jika Regi pun diterima difakultas yang sama dengannya, bahkan lupa jika mereka pernah berjanji untuk kuliah di fakultas yang sama.


'Gue harus lebih rajin lagi belajar, biar bisa satu fakultas sama lo. Fakultas favorit di kota ini. Gue bakal ambil bisnis, lo sendiri?'


'Gak tahu gue, hukum kali yah. Biar bisa hukum orang jahat, atau ikut bisnis kayak momy gue.'


Agnia teringat kelakar mereka saat dulu, dia kembali menghela nafas lalu melangkah kan kakinya.

__ADS_1


"Gi ... cantik banget temen lo! Kayaknya gue naksir deh." ujar Dirga saat berjalan keluar.


"Bacot lo! Jangan ganggu dia!"


"Lah emang kenapa? Dia belum punya pacar kan?"


Gimana jelasinnya kalau dia sebenarnya udah nikah, gue gak mau bikin masalah baru buat Nia, ditambah kita bakal ada orientasi study. Pasti bakalan jadi heboh. batin Regi.


"Pokoknya jangan! Mending lo cari cewe lain aja, banyak kok. Jangan naksir Agnia."


"Parah lo sama temen sendiri! Iya gue nyadar diri, gue gak setajir orang orang disini!"


"Eeh anj ing lo! Kenapa malah mikir ke situ. Kalau gue bilang jangan, ya jangan gak usah banyak bacot!" seloroh Regi dengan kesal, entah apa. Dia saja yang baik tidak bisa membuat Agnia jatuh hati apalagi Dirga, dia tahu seperti apa Dirga. Keduanya pun keluar dari gedung.


Sementara Agnia kembali keluar dari ruangan itu, namun dia memilih berjalan jalan dikawasan kampus sembari menunggu Nita dan juga Cecilia selesai.


Dia menemukan satu kursi yang menghadap ke taman, pemandangan rumput hijau dengan aneka pohon besar besar membuat hawa sejuk disekitarnya, dia pun duduk disana, merogoh ponsel dan berselancar di dunia maya.


"Eeeh ... Nia? Enak banget ya kesini cuma validasi data doang."


Agnia menoleh, dia melihat Serly berdiri mendekap map yang sama persis dengan yang dibawa Nita dan juga Cecilia.


"Hai Serl? Lo ujian mandiri?"


Agnia menghela nafas, percuma rasanya bicara pada Serly, yang ada emosinya nanti akan meningkat.


Lo gak boleh emosi Nia, inget lo lagi hamil. batin nya ikut bicara.


"Gimana kalau seandainya Maba nanti pada tahu lo udah nikah. Seru kali ya."


"Terserah lo deh!"


Agnia bangkit dari duduknya, dia beranjak pergi dari pada harus meladeni Serly yang tidak ada habisnya itu.


"Eeh Nia tunggu dong! Gue kan belum selesai ngomong."


"Denger ya Serl! Lo mau umumin pernikahan gue silahkan, gue gak peduli! Umumin aja, biar semua orang tahu dan lo puas. Tapi setelah itu ... gue harap lo pura pura aja gak kenal gue! Karena gue pun akan lakuin itu."


Serly terkekeh, "Serius amat sih, siapa yang bilang gue bakal umumin? Enggak lah ngapain? Lagian juga gue dilarang pacar gue buat ikut campur lagi dalam masalah hidup lo."

__ADS_1


Agnia tertegun, saat melihat Serly bicara tentang pacarnya dengan santai. Wajahnya juga berseri seri menandakan dia tengah bahagia.


"Gue duluan Nia! Pacar gue udah nunggu kayaknya."


Serly berlalu melewati Agnia begitu saja, dia berjalan keluar. Membuat Agnia penasaran tentang pacar yang Serly bicarakan.


"Siapa pacar Serly?"


Tak lama Nita dan Cecilia menghampirinya, mengernyit melihat Agnia yang berdiri dengan terus menatap punggung Serly.


"Lihat apa sih?"


"Serly." desisnya dengan suara pelan.


"Ya ampun ... padahal universitas banyak lho! Kenapa kita harus ketemu lagi di sini sih! Heran gue." tutur Nita ikut menatap punggung punggung orang yang tengah berjalan, walaupun dia tidak tahu yang mana Serly saat itu.


"Tapi lo gak di apa apain kan?" tanya Cecilia.


Agnia menggelengkan kepalanya, dia semakin penasaran kalau siapa yang Serly maksud. Beberapa kali melihat Regi bersamanya membuatnya menduga duga jika pacar yang Serly maksud itu adalah Regi.


"Kita cabut!" ujarnya melangkah pergi.


Kedua temannya tentu saja mengikutinya, walaupun mereka belum tahu apa apa.


Agnia mencari Serly dan menemukannya di parkiran motor.


"Nyari siapa sih?" tanya Nita mengikuti pandangan Agnia yang lurus ke arah parkiran.


"Oh si Serly! Ngapain dia disitu? Bawa motor?"


"Mana mungkin Nit! Dia kayak nunggu orang." tambah Cecilia lalu meboleh pada Agnia. "Kita lagi kepo nih ceritanya? Apaan sih?" tanyanya lagi.


"Dia bilang dia udah punya pacar, dan pacarnya larang dia buat gangguin hidup gue lagi! Gue fikir gue tahu orangnya siapa. Dan kalau bener dugaan gue. Itu gak mungkin banget kan?"


"Emang siapa sih pacarnya?"


.


.

__ADS_1


Wah Dugaan Nia sama kayak dugaan Othor. Dugaan kalian siapa pacar Serly ya? hiihiii


Othor masih gak karuan up nya ... hihi mohon sabar yaa. Like dan komen yang banyak biar othor senang dan bahagia. wkwkwk.


__ADS_2