Istri Kontrak CEO

Istri Kontrak CEO
23


__ADS_3

Author POV


Sementara Riksa akan mengajak Naira ke gedung tempat Naira dan bos nya akan melaksanakan pernikahan. Di kantornya, Samuel baru saja selesai menyelesaikan meeting penting bagi perusahaan nya.


Dengan seorang CEO muda yang juga berbakat sama seperti dirinya, dan pria itu juga satu angkatan dengannya saat kuliah di luar negeri. Namanya Kenzo, dia adalah pemuda tampan pewaris perusahaan Hasigawa yang sangat terkenal.


"Senang bekerja sama dengan mu, Tuan muda Hasigawa!" seru Samuel sambil menjabat tangan Kenzo.


Pemuda tampan berwajah oriental itu pun tersenyum.


"Sama-sama tuan muda Virendra. Rasanya terlalu formal saat kita bicara begini!" sahutnya.


Mereka berjalan bersama keluar dari ruang meeting, Samuel dan juga sekertaris nya Risma, hendak mengantar Kenzo dan juga dua orang asisten nya menuju ke lift.


"Oh ya, ku dengar kamu akan segera menikah?" tanya Kenzo pada Samuel.


Samuel hanya mengangguk kan kepalanya perlahan.


"Kau sudah mendengarnya? seperti nya berita ini menyebar begitu cepat!" sahut Samuel.


"Tidak juga, ayah mu dan juga ayah ku kan memang adalah rekan bisnis dan ibu mu juga ibuku memang saling mengikuti di sosial media, ibu ku yang memberikan kabar itu padaku. Dan apa kau tahu apa yang dikatakan ibuku?" tanya Kenzo dan di balas dengan gelengan pelan oleh Samuel.


"Dia juga memintaku untuk segera menikah!" lanjut Kenzo.


"Lalu apa masalahnya, bukan kah katamu kamu sudah punya kekasih?" tanya Samuel menghentikan langkahnya dan menghadap ke arah Kenzo.


"Kamu benar, aku sudah punya kekasih. Meskipun hubungan kami baru enam bulan, tapi aku sungguh sangat mencintai nya. Tapi sayangnya dia masih ingin mengejar mimpinya dan tidak mau menjalin hubungan serius dulu." jelas Kenzo yang sesaat kemudian menepuk lengan Samuel.


"Hehe Samuel, aku malah curhat padamu. Sudahlah lupakan tentang aku dan aku ucapkan selamat untuk mu ya, aku dan orang tua ku pasti datang ke pernikahan mu!" lanjut Kenzo lagi.


Samuel sempat terdiam, dia merasa kisah Kenzo itu tak berbeda darinya, hanya saja hubungannya dengan Caren sudah tiga tahun, tapi dia juga sangat mencintai Caren.

__ADS_1


"Terimakasih, aku dan ayah juga ibu ku juga akan senang sekali!" jawab Samuel.


Kenzo dan asisten nya memasuki lift. Dan bertepatan dengan itu ponsel Samuel berdering. Samuel melihat ke layar ponsel dan melihat ada nama Natasha disana.


Samuel tidak menghiraukan panggilan itu, dan kembali ke ruang kerjanya.


***


Di tempat lain, di waktu yang sama.


Seorang wanita berambut hitam panjang dan sedikit keriting di bagian bawahnya, sedang sibuk menghubungi seseorang yang sedari tadi mengabaikan nya dan tidak menjawab panggilan telepon nya. Dia sedang berada di sebuah salon, dan kelihatan nya suasana hatinya sedang tidak baik.


"Sha, gak diangkat sama Samuel?" tanya wanita paruh baya yang adalah ibu dari wanita cantik itu.


Mereka adalah Natasha dan ibu nya Melinda, mereka berdua sangat terkejut setelah melihat di akun sosial media milik Stella, ibunda Samuel. Sedang menuliskan kalimat bahagia, karena akhirnya putra sulungnya akan menikah, dan yang membuat mereka terkejut adalah Inisial yang di sertakan di dalam postingan itu.


Awalnya Melinda dan Natasha sangat senang, karena inisial yang ada pada postingan pertama adalah S&N. Dan itu mereka kira sebagai Samuel dan Natasha. Tapi pada postingan kedua Stella, dia malah memposting gadis memakai gaun pengantin, dan menambahkan kalimat kalau dia lah menantu sulung keluarga Virendra, dan namanya adalah Naira putri.


Tentu saja hal itu membuat niat awal Natasha dan Melinda ke salon untuk refreshing dan memanjakan diri mereka jadi berubah seratus delapan puluh derajat. Mereka malah sekarang dalam kondisi yang sangat emosional, hingga jika ada yang mengganggu mereka maka mereka akan mengamuk.


"Jangan kan kamu, mama juga bingung. Mau ketemu sama mereka, itu gak mungkin. Mereka lagi di luar negeri!" keluh Melinda.


"Mama juga dari tadi telponin Stella, nomernya sibuk terus. Satu-satunya cara adalah papa kamu!" seru Melinda.


"Ya udah, tunggu apalagi. Ayo ke kantor papa. Dan minta papa hubungi ayah nya Sam!" kesal Natasha.


"Ayo sayang! kita gak boleh biarin pernikahan Samuel terjadi, kalau mempelai wanita nya bukan putri mama yang cantik ini!" seru Melinda bangga.


Melinda dan Natasha akhirnya pergi meninggalkan salon. Para karyawati salon nampak menghela nafas mereka sangat lega, pasalnya sejak menerima kamar di sosmed tadi, Melinda dan Natasha itu marah-marah terus pada mereka bahkan tanpa sebab. Mereka jadi sangat cemas, karena dia wanita cantik itu adalah member VVIP di salon tempat mereka bekerja. Sehingga nasib pekerjaan para karyawan juga tergantung kepuasan Melinda dan Natasha pada pelayanan perawatan kulit, wajah dan rambut mereka.


Natasha dan ibunya menaiki mobil mereka dengan seorang supir. Tujuannya adalah ke Perusahaan milik ayah Natasha, yaitu Morgan grup. Perusahaan yang sudah beberapa dekade selalu bekerja sama dengan Virendra grup. Bahkan saat Kakek Samuel masih jadi pemimpin perusahaan.

__ADS_1


Setelah sampai di perusahaan ayahnya, Natasha segera turun dari mobil bahkan tanpa menunggu sang supir membukakan pintu mobil seperti biasanya. Dia berjalan dengan cepat ke arah lift, bahkan Melinda tertinggal cukup jauh di belakang putrinya itu.


Saat lift terbuka, ada seorang karyawati keluar dari dalam lift dengan terburu-buru dan dengan banyak berkas di pelukan nya. Dia tidak melihat ke arah depan dan..


Brukk


Karyawati bernama Jihan itu menabrak Natasha. Semua berkas nya terjatuh dan Jihan pun terjatuh.


"Heh!" kesal Natasha dan menendang kaki Jihan yang sedang mengambil dokumen nya yang berantakan di lantai.


Jihan menengadah ke atas, melihat yang dia tabrak adalah Natasha, dia segera meminta maaf sambil melipat kedua telapak tangan nya di depan wajahnya.


"Nona Natasha, maafkan saya nona. Saya benar-benar tidak sengaja!" seru Jihan dengan nada suara bergetar, bahkan tangannya pun gemetaran.


"Diam kamu!" bentak Natasha sambil menendang berkas yang sudah rapi di pangkuan Jihan.


"Security!!" teriak Natasha.


Dan karena teriakan Natasha, karyawan lain ikut memperhatikan peristiwa itu dari kejauhan. Seorang security yang berada di dekat lokasi itu pun langsung berlari menghampiri Natasha.


"Iya nona!" sapa security itu dengan sopan.


"Seret orang tidak berguna ini dari tempat ini. Dan jangan sampai aku lihat dia ada di kantor dan gedung ini lagi. Atau kamu juga akan ku pecat!!!" bentak Natasha lalu masuk ke dalam lift.


Jihan menangis dan security itu tampak sangat sedih karena Jihan termasuk karyawati yang baik dan jujur menurut nya. Karyawan yang lain ikut bergidik melihat kejadian itu.


"Ih serem banget sih nona muda itu!" bisik resepsionis yang baru.


"Hus, jaga mulut mu. Mau di pecat juga!" sahut resepsionis yang lama.


Author POV end

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2