Kita Masih Lanjut

Kita Masih Lanjut
Nasehat baik


__ADS_3

Nathan menggeleng tak habis pikir, saat mengetahui Rara dan Frezan sedang berada di bali. Mereka yang menikah, kakaknya dan iparnya yang ke Bali.


Saat ini, Nathan sedang berkunjung kerumah Frezan dan Rara, dia baru tahu jika Frezan dan Rara ke Bali, untuk liburan.


Anak-anak mereka, dia titip kepada Kayla dan Siska.


Lea sedang berada di dapur membantu Kayla untuk memasak, sekaligus belajar memasak dari Kayla.


''Nathna mainya pelan-pelan, kan,'' goda Kayla kepada Lea membuat Lea menjadi tersipu malu.


Melihat ekspresi wajah Lea membuat Kayla tertawa, tiba-tiba saja dia mengingat wajah sahabatnya, Rara.


''Kenapa nggak ajak Nathan buat bulan madu?'' tanya Kayla, karna sudah seminggu lebih Lea dan Nathan menikah, belum ada hilal jika mereka akan pergi berbulan madu.


''Ada rencana kok, kak. Kata dokter Nathan, bulan madu setelah kak Eza sama kak Rara pulang dari Bali,'' jawab Lea membuat Kayla mengangguk kecil.


Mereka berdua menata makanan diatas meja makan, seraya mengobrol kecil. ''Gimana pernikahan kamu? Kamu nyaman, kan, sama Nathan.''


''Iya,'' jawab Lea.

__ADS_1


''Kamu harus ingat, sebesar apapun masalah kamu dengan suami kelak, jangan sampai masalah kamu menang, dari kalian,'' ujar Kayla. Memberikan nasehat kepada Lea yang pernikahannya baru berkecambah.


‘’Emang masalah kelurga bakalan datang, ya, kak?'' Tanya Lea dan dibalas anggukan kepala oleh Kayla.


''Setiap rumah tangga itu, pasti ada masalah kecil di dalamnya. Gue yakin kok, Nathan tipikal suami yang akan buang egonya tinggi.''


‘’Dokter Nathan juga pernah bilang gitu, katanya dia bakalan bahagikan Lea,'' ucap Lea seraya tersenyum.


''Yakinlah, Ikatan cinta kalian lebih kuat nantinya,'' kata Kayla.


‘’Gue juga lagi membiaskan hidup gue tanpa suami, gue masih tetap di sini, nungguin suami gue sampai kapanpun. Ikatan cinta gue ke El, lebih kuat dari pada godaan diluar sana,'' tawa Kayla, namun matanya sedikit memerah.


''Kak Kay kuat,'' ucap Lea membuat Kayla tersenyum.


''Tapi...gue bersyukur, punya ipar sekaligus sahabat sebaik Rara,'' lanjut Kayla.


''Lea!'' panggilan dari Nathan membuat Kayla semakin menggoda Lea.


''Di panggil suami itu,'' goda Kayla.

__ADS_1


''Aku pamit dulu kak, Kay,'' pamit Lea dan dibalas anggukan kepala oleh Kayla.


''Kita ke atas.'' Nathan langsung menggandeng tangan Lea menuju lantai atas.


''Mau ngapain?'' tanya Lea dengan polos.


''Ngapain lagi kalau bukan....pertemuan,'' jawab Nathan dengan tawa kecil, membuat Lea melototkan matanya.


Nathan menggendong Lea, membuat Lea langsung melototkan matanya. Dia malu jika Kayla melihat dirinya di gendong oleh Nathan.


''Dokter Nathan, Turunin Lea, bukan cuman kita di sini. Ada anak kecil sama kak Kayla,'' pintah Lea dan hanya dibalas gelengan oleh Nathan saja.


Nathan berjalan menuju kamar tamu, membuka pintu kamar dan membaringkan Lea diatas tempat tidur.


Lea hanya diam saja, melihat Nathan mulai membuka pakaianya satu persatu, Nathan tidak berpikir jika mereka sedang di rumah Frezan, dia selalu main gas.


Suara erotis terdengar begitu Indah di telinga milik Nathan dan Lea. Lagi-lagi mereka bercinta hingga dua jam lamanya.


''Aku akan selalu membuat mu bahagia, aku mencintaimu.''

__ADS_1


Cup


Nathan mencium kening Lea begitu lama.


__ADS_2