Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Serasi


__ADS_3

Senyum Ara mengembang melihat uang yang ada di dalam rekeningnya itu cukup banyak karna selama di amerika dia tidak pernah menggunakan uangnya untuk membeli apapun karna Rizal melarang jika tidak dia mengancam Ara.


"Kenapa senyum sendiri?" tanya Nathan yang baru saja masuk ke dalam kamar dan melihat Ara yang tersenyum melihat ponselnya. Ara menatap Nathan dengan senyum yang masih mengembang.


"Nak ada orang di bawah nyari kamu" ucap Nita yang membuat Ara ingin menjawab pertanyaan Nathan langsung turun tanpa pamit dengan Nathan.


"Kenapa dia?" tanya Nathan. Nathan menatap tempat duduk yang di duduki oleh Ara tadi dan di sana ada ponsel yang ia belikan empat tahun lalu untuk Ara dan sekarang masih di pakai oleh Ara.


Nathan langsung mengambil ponsel milik istrinya itu dan langsung membukanya dan untung saja ponsel milik istrinya itu tidak menggunakan pasword.


Saat Nathan membuka ponsel itu dia langsung melihat poto Ara dan juga Dewa dengan senyum yang mengembang antara keduanya. "Dia masih cinta banget ya sama Dew?" guman Nathan dan melihat apa yang baru saja di buka oleh Ara dan ternyata itu adalah aplikasi yang bisa melihat tabungannya.


"Pantesan senyum sendiri dapet uang ternyata" guman Nathan yang ikut tersenyum dan membuka instagram milik Ara.


"Emang banyak followersnya pantesan udah bisa cari uang" guman Nathan melihat followers Ara sudah mencapai 60jt orang.


Cekklekkk


Suara pintu terbuka Nathan dengan segera meletakkan kembali ponsel milik istrinya itu. "Apa itu?" tanya Nathan.


"Belum tau makanya mau di buka" jawab Ara dan langsung duduk di atas sofa yang ada di kamar mereka itu dan membuka kotak yang sudah di bungkus rapi.


"Loh kok bajunya sepasang sih?" tanya Ara karna pikirnya hanya baju untuknya tapi baju itu untuk laki laki dan perempuan.


"Bagus ini kainnya juga bagus" ucap Nathan mengambil pakaian pakaian itu dari tangan Ara.


"Apa gue kasih dia aja?" guman Ara menatap suaminya itu.


Tingg


Ponsel Ara berbunyi diapun langsung membukakan pesan yang masuk ke dalam ponselnya itu. "Kak baju yang satu lagi untuk pasangan kakak karna memang perusahaan kami sudah mempunyai stelan pria dan wanita kak...apa kakak tidak keberatan?" isi pesan yang dikirim oleh orang yang mengendors Ara.


"Tidak apa apa kak bajunya juga bagus dan sangat cocok dengan suami saya" balas Ara langsung tanpa sadar apa yang ia tulis itu.


"Kakak sudah menikah? wah selamat ya kak semoga bahagia sama suami kakak tapi kenapa saya tidak pernah melihat poto suami kakak di akun kakak?" tanya reseller itu.


"Kami baru saja menikah terima kasih atas baju dan kepercayaannya untuk memakai jasa promosi saya" balas Ara.


"Saya yang seharusnya terima kasih karna semenjak kakak yang mempromosikan barang dagangan kami penjualan kami menaik drastis" balas orang itu lagi.

__ADS_1


"Yasudah kak saya akan mencoba barang kakak dulu" balas Ara.


"Baik kak" balas orang itu. Ara tidak membalasnya dan memilih untuk melihat pakaian endors nya itu.


"Ini baju laki laki buat siapa?" tanya Nathan.


"Buat lo" jawab Ara datar.


"Kamu yang beli?" tanya Nathan.


"Enggak itu endors dan bajunya buat pasangan" jawab Ara dan langsung berlalu mengganti baju yang ia kenakan itu.


"Bagus?" tanya Ara kepada Nathan saat sudah mengenakan dres yang sangat cantik itu.


"Cantik banget" guman Nathan tanpa mengedipkan matanya menatap Ara yang sungguh nampak cantik dan elegan mengenakan baju itu.


"Nat" panggil Ara sambil mengibas ngibas tangannya di depan wajah Nathan.


"Hmmm" jawab Nathan yang baru saja tersadar.


"Cocok ini buat gue?" tanya Ara kepada Nathan.


"Yaudah coba lo cobain baju ini" ucap Ara dan menyodorkan baju laki laki kepada Nathan. Natahn menerimanya da langsung masuk ke dalam ruang ganti dan mengganti pakaiannya itu.


Ara keluar dari kamarnya itu dan kebetulan sekali berpapasan dengan salah satu pelayan yang membersihkan lantai tiga.


"Bi" panggil Ara sambil melebarkan senyumannya.


"Iya nyonya muda" jawab bi Sulis.


"Tolong potoin Ara sama Nathan di dalem dong bi" ucap Ara.


"Di mana nyonya?" tanya bi Sulis saat masuk ke dalam kamar Ara dan Nathan.


"Gimana bagus?" tanya Nathan saat sudah mengenakan baju itu.


"Ganteng banget dia" guman Ara dan langsung menggelengkan kepalanya. "Gue mikir apa sih" ucap Ara.


"Sini" ucap Ara sambil menarik tangan suaminya itu.

__ADS_1


"Tolong potoin ya bi" ucap Ara dan menyodorkan ponsel miliknya kepada bi Sulis. bi Sulispun memotret kedua pasangan itu yang nampak sangat serasi beberapa potretan.


"Ini nyonya" ucap bi Sulis sambil menyodorkan ponsel milik Ara.


"Makasih ya bi" ucap Ara sambil melebarkan senyumannya. bi Sulis hanya mengangguk mengiyakannya dan langsung berpamitan keluar. Ara langsung memposting potonya bersama dengan Nathan dan tak lupa mention ke tokoh dia menerima itu.


"Udah" ucap Ara. baru saja memposting poto itu postingan itu sudah ramai komentar dan likenya.


"*Serasi banget kak Ara sama pacarnya"


"Romantis banget"


"Ya allah lakinya ganteng dan bininya cantik"


"Wajahnya kayak gak asing"


"Kak Ara kasih tips buat dapetin cowok seganteng pacar kakak*"


Seperti itulah komentar komentar dari netizen. Nathan meramas ponsel milik Ara dari tangan Ara. "Hey kenapa?" ketus Ara.


"Tulis nomor ponsel aku" jawab Nathan dan mengesave nomor ponselnya di ponsel Ara.


"Udah?" tanya Ara lembut.


"Ini" ucap Nathan sambil menyodorkan ponsel milik Ara kepada sang pemilik. Ara menerima ponselnya itu dan melihat apa pesan yang di kirimkan Nathan kepada dia sendiri.


"Simpan nomor ku sayang" isi pesan yang di kirim Nathan kepada nomornya sendiri.


"Dih" ketus Ara menatap Nathan. Ara langsung mengubah nama kontak Nathan yang tadinya Sayang menjadi Jolaknat.


"Udah berani panggil aku sayang" ucap Nathan saat melihat pesan masuk dari Ara dan pesan itu dialah yang mengirimnya tapi menggunakan ponsel istrinya.


Ara berlalu meninggalkan Nathan dengan membawa ponselnya. "Hey mau kemana?" tanya Nathan.


"Mau ganti baju" teriak Ara.


Nathan langsung menggantikan poto yang tadi ia kirim ke WA nya menjadi lookscreen ponselnya. senyum mengembang di wajahnya saat melihat poto itu.


"Aku cinta sama kamu" ucap Nathan dan mencium poto yang ada di dalam ponsel itu karna mencium orangnya pasti itu hal yang mustahil dan untungnya Nathan mengerti akan Ara yang bekum bisa menerimanya itu.

__ADS_1


"Lo belum mau ganti baju?" tanya Ara yang melihat Nathan masih memegang ponselnya dan tersenyum melihat ponsel itu ntah kenapa dia tersenyum itu.


__ADS_2