Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Netijen


__ADS_3

"Udah udah kok jadi balas balasan nanya sih" tegah Vino sedangkan kedua sahabatnya itu hanya terkekeh melihat itu begitupun dengan Azlan.


Ara dan Nathan pun terdiam dan kembali menuju ke kursi duduknya begitupun dengan Andita dan Azlan.


Acara pernikahan Erina dan juga Vino sudah selesai dan para tamu undangan yang datang ke sana berhamburan pulang dan hanya keluarga terdekat saja.


"Mau pulang sekarang?" tanya Nathan kepada Ara.


"Iya" jawab Ara mengangguk sambil melebarkan senyumannya.


"Bunda ayah... Nathan sama Ara pulang duluan" pamit Nathan sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya itu begitupun dengan Ara yang hanya mengikuti apa yang suaminya itu lakukan.


"Gue pulang dulu" ucap Ara kepada Erina dan memeluk erat tubuh pengantin itu.


"Kok cepet banget?" tanya Erina kepada Ara.


"Capek bego seharian disini" jawab Ara.


"Jangan lupa kado dari gue buat lo sendiri sama buat kalian berdua beda" ucap Ara menghadap ke Erina dan Vino secara bergantian.


"Emang beda ya?" tanya Vino.


"Yaiyalah...ayo" jawab Ara langsung menggandeng tangan suaminya itu untuk pergi.


"Hati hati nak" teriak Nita. Ara dan Nathan sudah sampai di parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil.


Ara sibuk memainkan ponselnya dan Nathan fokus akan kemudinya. "Nat" panggil Ara menatap lekat suaminya itu yang sedang mengemudi.


"Hmm" jawab Nathan menatap sekilas istrinya itu.

__ADS_1


"Gue besok mau ke amsterdam Emmmm lo mau ikut?'' tanya Ara sedikit ragu karna memang dia sebenarnya malas untuk mengajak Nathan tapi dia ingat apa yang di katakan oleh kedua orang tuanya waktu di dalam mimpi.


"Mau ngapain ke amsterdam?" tanya Nathan.


"Rafael lusa ulang tahun" jawab Ara.


"Ulang tahun keberapa emang dia?" tanya Nathan dan menghentikan mobilnya tepat di depam mall terbesar di indonesia.


"Ke delapan...kenapa berenti?" tanya Ara heran karna memang rumah Nathan jika dari hotel acara tadi melewati mall.


"Mau beli kado buat Rafael" jawab Nathan dan menatap lekat istrinya itu.


"Lo juga mau pergi?" tanya Ara yang ikut menatap suaminya itu.


"Kemanapun kamu pergi aku ikut" jawab Nathan sambil melebarkan senyumannya. Ara melihat jelas senyuman yang nampak sangat ikhlas dan senyuman itu bisa membuat siapapun langsung jatuh cinta padanya.


"Astaga gue kenapa sih" guman Ara sambil memegang dadanya karna detak jantungnya lebih capt berdetak dari sebelumnya.


"Gapapa...yaudah ayo kita beli kado buat Rafael" ajak Ara dengan senyum gugupnya dan langsung keluar dari mobil itu dan masuk ke dalam mall itu.


Nathan pun langsung turun juga dari dalam mobil itu dan menyusul istrinya itu. Saat mereka semua masuk banyak sekali orang orang yang kagum akan keserasian pasangan itu karna mereka masih menggunakan baju sama.


"*Bukannya itu kak Ara selebgram terkenal itu?"


"Itu bukannya laki laki yang ada di SG nya kak Ara?"


"Ya allah serasi banget"


"Kak Ara emng cantik ya aslinya"

__ADS_1


"Itu bukannya laki laki yang di follback kak Ara dan dia juga pernah masukin SG nya waktu kak Ara tidur*"


Seperti itulah bunyi Netijen saat melihat Ara bersama dengan Nathan.


"Kak Ara?" panggil salah satu orang. Ara dan Nathan pun menghentikan langkah kaki mereka dan melihat siapa yang memanggil itu.


"Ooh kamu...su..." ucap Ara sedikit lupa.


"Susi" jawab Nathan.


"Iya susi" ucap Ara sambil melebarkan senyumannya.


"Kakak ngapain kesini? pakai baju sama lagi sama kak Nathan kan?" tanya Susi memastikannya karna memang dia selalu stalker IG Ara dan melihat SG Ara yang pernah berfoto dan mengetag username IG Nathan.


"Iya saya Nathan" ucap Nathan sambil melebarkan senyumannya.


"Poto dong kak....poto dulu udah di masukin postingan dan waktu itu belum tau IG kakak dan cuma kak Ara yang ketag" jelas Susi sambil menyuruh sahabatnya memfotokannya bersama dengan Nathan dan juga Ara.


"Makasih ya kak" ucap Susi. Ara mengangguk mengiyakannya sambil melebarkan senyumannya dan setelah itu diapun kembali mencari hadiah untuk Rafael.


Setelah mencari hadiah untuk Rafael Ara dan Nathan pun langsung kembali ke rumah mereka.


"Kamu kalo capek tidur aja" ucap Nathan saat melihat istrinya itu menguap di sampingnya.


"Bentar lagi sampai di rumah" jawab Ara sambil menguap. Nathan tidak menjawabnya.


"Rafael suka gak ya sama kado dari gue?" tanya Ara kepada Nathan sambil mengeluarkan kado untuk Rafael itu karna memang dia dan Nathan membeli kado masing masing untuk Rafael.


"Pasti dia suka kalo itu dari kamu" jawab Nathan sambil melebarkan senyumannya.

__ADS_1


"Semoga" ucap Ara dan kembali memasukkan kado yang sudah di bungkus itu ke dalam paperbag.


Tidak lama kemudian merekapun sampai di kediaman Adijaya dan langsung turun dn di dalam rumah itu tak terlihat siapa siapa mau itu pelayan ataupun pemilik rumah itu.


__ADS_2