Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Pasti ada yang gak beres


__ADS_3

Teo yang tidak tahan lagi akan ucapan ucapan ara langsung mengajak windi pulang. "Ayo kita pulang" ajak teo sambil menarik tangan windi tapi windi tidak mau.


"Ayo" paksa teo kepada windi.


Windi hanya mengikuti langkah Teo tanpa berkata apa apa. nathan yang melihat Teo dan windi ingin keluar langsung duduk seperti orang tidak tau apa apa. teo dan juga windi keluar dari ruangan ara. terlihat wajah Teo seperti sedang marah dan windi seperti orang baru saja menangis.


ErinA dan Andita yang melihat teo dan windi keluar langsung berdiri dengan niat ingin bersalaman kepada mereka. "Mami sama papi mau pulang?" tanya Andita lembut tapi Teo dan windi tidak memperdulikannya dan terus berjalan.


"Pasti ada yang gak beres nih" ucap Erina dan langsung masuk ke dalam ruangan. sedangkan Vino masih bingung dan berjalan ke arah nathan.


"Kenapa bro?" tanya Vino kepada nathan.


"Kenapa nanya gw?" tanya balik nathan kepada Vino.


"Lo kan dari tadi ngeliat ke dalem" jawab Vino.


"Lo tau darimana?" tanya nathan bingung kepada Vino. Vino dari tadi melihat nathan yang sedang fokus melihat ke dalam ruangan.


"Gw dari tadi merhatiin lo" jawab Vino.


"Tau ah lo" ketus nathan dan langsung masuk ke dalam ruangan dan di ikuti oleh Vino.


Di dalam ruangan terlihat ara sedang berbaring dengan membelakangi pintu.


"Ra" panggil Erina. ara yang sedang menangis pun sesegera mungkin menghapuskan air matanya dan menjawab panggilan Erina.


"Hmmm" jawab ara tanpa melihat ke arah Erina dan juga Andita.


"Lo baik baik aja kan?" tanya Andita kepada ara.


"Gw baik baik aja kok" jawab ara dengan segera mengalihkan pandangannya ke arah Erina.


"Lo yakin?" tanya Erina.


"Iyaa..." jawab ara sambil tersenyum lebar kepada Erina dan juga Andita.

__ADS_1


Nathan dan Vino terlihat masuk ke dalam ruangan tersebut. "Kalian masih disini?" tanya ara kepada nathan dan Vino dan di anggukkan oleh Vino sedangkan nathan hanya cuek kepada ara.


"Kalian keluar aja ya.....gw mau istirahat....gw capek banget" ucap ara dengan nada sopan kepada Erina, Andita, Vino dan juga nathan.


"Kita mau nemenin lo" bantah Andita.


"Plisss gw capek banget dit, Gue dari tadi malem gak tidur" mohon ara kepada Andita.


"Yaudah iyaa...." jawab Andita ketus.


"Makasih" jawab ara kepada Andita sambil tersenyum.


"Yaudah ayo kita keluar.....ara mau istirahat" ajak Andita kepada semua orang di ruangan tersebut.


"O iya Er" panggil ara dan Erina langsung menoleh ke arahnya.


"Tolong hubungin bi nur.....nanti kalo dia ke mau ke sini bilang....tolong bawa baju gw sama boneka gw yah.....soal nya lo tau sendiri kan gw gak nyaman kalo tidur gak ada yang mau di peluk" jelas ara sambil nyengir kuda.


"Yaudah iya.....nanti gw bilangin sama bi nur" jawab Erina dan langsung berjalan meninggalkan ara.


"Makasih ya" triak ara kepada Erina yang sudah keluar.


Ara menangis sejadi jadinya tapi tidak ada yang mendengar jika dia sedang menangis karna ruangan tersebut kedap suara. Ara menangis dengan memegang pipinya yang sakit akibat tamparan dari Teo yang cuku keras.


Hikkssss.....hikssss......


"Mami sama papi emang gak pernah sayang gw" ucap ara dengan terisak tangis.


"Kak dewa......kenapa kakak tinggalin ara" ucapnya lagi dengan tangis yang semakin menjadi jadi.


Di luar ruangan terlihat Erina dan Andita yang berusaha mengintip dan mendengar suara ara tapi mereka berdua tidak mendengar suara ara sedikitpun.


Nita yang baru saja kembali dari toilet dan melihat Erina dan Andita berdiri di depan pintu ruangan ara dengan menempelkan setengah wajah mereka ke pintu pun langsung bertanya. "Kalian ngapain?" tanya nita yang mengagetkan Erina dan juga Andita.


"Eh bunda" sapa Erina.

__ADS_1


"Kalian ngapain kayak tadi?" tanya nita kepada Erina dan Andita. tapi erina dan Andita hanya diam.


"orang tua ara masih di dalem?" tanya nita kepada Erina dan juga Andita.


"Mami sama papi udah pulang bun" jawab Andita.


"trus kalian kenapa gak masuk?" tanya nita kepada Erina dan yang lainnya.


"Ara yang minta kita keluar tadi bun" jawab nathan.


"Loh kenapa...." tanya nita.


"Kayaknya dia ada masalah sama orang tuannya deh bun" jawab Andita sedih. Nathan yang mendengar pun langsung teringat akan perlakuan papi ara kepada ara. Vino yang melihat nathan termenung langsung mmukul pelan punggung nathan. Nathan yang termenung di kaget kan oleh Vino yang memukul pundaknya pelan.


"Lo pasti liat tadi kan" ucap Vino kepada nathan.


"Kalo iya kenapa?" tanya nathan lagi kepada Vino.


"Dia di apain sama nyokab bokapnya?" tanya Vino kepada nathan.


Nathan belum menjawab karna dia bingung ingin mulai dari mana. Tiba tiba bi nur dan mang mamat pun datang dengan membawa boneka dan baju yang sempat Erina bilang tadi.


"Non Erina" sama bi nur kepada Erina. Erina yang masih berdiri di depan pintu langsung menoleh ke arah bi nur.


"Bibi" panggil Erina dan menyalami bi nur dan mang mamat secara bergantian dan di ikuti oleh Andita.


"Kalian kenapa di luar?" tanya bi nur kepada semua orang di luar.


"Tadi ara bilang mau istirahat.....jadi dia nyuruh kita buat keluar bi" jawab Andita. Bi nur hanya diam karna dia tau jika terjadi sesuatu di antara ara dan orangtuanya karna tadi bi nur sempat mendengar Teo marah marah sesampai di rumah.


Bi nur mang mamat nita Erina dan juga Andita ingin masuk ke dalam ruangan ara karna sudah cukup lama menunggu di luar. mereka bertiga ingin masuk karna mereka tidak melihat ara bergerak sedikitpun dan mereka rasa ara sudah tertidur makanya mereka masuk.


Tapi nathan dan Vino masih di luar dan belum ingin masuk. Nita yang melihat kedua anaknya tidak mengikutinya langsung bertanya. "Kalian gak masuk?" tanya nita kepada nathan dan Vino.


"Iya bun" jawab Vino dan langsung masuk ke dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


Di ruangan tersebut nita Andita dan juga Erina berdiri di samping ara dan menatap lekat ke arah ara yang mata nya terlihat bengkak karna baru saja menangis sedangkan bi nur meletakkan barang yang dia bawa di dekat rantang yang nita bawa.


Sedangkan nathan Vino dan juga mang mamat duduk di atas sofa yang ada di ruangan tersebut.


__ADS_2