Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Makan malam


__ADS_3

"Ayo kita poto dulu" ajak Azlan. Ara mengiyakannya dan memberikan kamera milik sang suami kepada orang dan menyuruh orang itu untuk memoto mereka.


Setelah selesai berpoto Ara memasukkan poto itu ke sosial medianya dan setelah itu merekapun memilih untuk kembali ke apartemen. Ara dan Nathan di dalam satu mobil berdua saja dan Andita,Azlan dan kedua orang tua Andita bersama dengan mobil Azlan.


Setelah sampai di apartemen mereka semua langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam apartemen masing masing dan Azlan dia tinggal di apartemen Vino dan Erina semenjak Erina dan Vino pulang ke indonesia.


"Kamu mandi duluan aja" ucap Ara kepada sang suami.


"Kita bareng aja" jawab Nathan menggoda sang istri.


"Kamu duluan aja" jawab Ara sedikit takut.


"Aku gak bakal macem macem kok" ucap Nathan karna dia tau pasti sang istri takut di terkam olehnya di dalam kamar mandi nanti.


"Gak" bantah Ara. Nathan yang sedari dua hari lalu menahan hasratnya langsung menggendong sang istri masuk ke dalam kamar mandi dan melakukannya di dalam kamar mandi.


"Nat udah" ucap Ara sedikit kelelahan akibat aksi sang suami yang tidak pernah lelah itu. Nathan mempercepat dan akhirnya diapun sampai dan mereka berduapun mandi bersama di dalam bathup.


Ara terlebih dahulu selesai mandi dan langsung keluar dengan mengenakan baju handuk dan langsung masuk ke dalam ruang ganti sedangkan Nathan dia masih ingin berendam tidak dengan Ara yang sudah kedinginan itu.


Ara mendudukkan tubuhnya di depan meja rias. Senyumnya mengembang saat mengingat ingat kebahagiannya dengan sang suami. "Hey" ucap Nathan yang melihat sang istri tersenyum sendiri dari balik kaca dan langsung menundukkan tubuhnya dan meletakkan dagunya di bahu sang istri.


"udah selesai?" tanya Ara menatap sang suami dari kaca yang berada di bahunya itu.


"Kamu kenapa bisa secantik ini?" tanya Nathan menatap sang istri dari kaca dan mengusap lembut pipi sang istri.


"Istri kamu ini emang cantik dari dulu, Kamu yang gak pernah tau..coba lihat ini" ucap Ara sambil menyodorkan potonya dan kedua orang tuanya saat kecil dan ada satu laki laki di dalam poto itu yang dia tidak ingat siapa.


"Ini poto aku" ucap Nathan mengambil poto yang di berikan oleh sang istri dan melihat ada dirinya di dalam poto itu. Itu memang Nathan karna dulu waktu Ara masih kecil dan bayi mereka sudah saling mengenal tapi mereka menjadi tak kenal saat sudah dewasa dan Ara belum menyadari jika Nathan itu adalah kak Jonya tapi tidak dengan Nathan yang sudah mengetahuinya.

__ADS_1


"Ini bukan kamu....ini kak Jo" jawab Ara dan merampas poto itu dari tangan sang suami. Nathan berjalan keluar dan mengambil ponsel miliknya dan setelah itu kembali masuk ke dalam ruang ganti lagi.


"Lihat ini" ucap Nathan sambil menyodorkan ponsel miliknya yang ada potonya yang sedang menggendong bayi yaitu Ara.


"Ini aku" ucap Ara menatap lekat poto itu.


"Iya ini kamu Yanti" jawab Nathan. Ara menatap ke arahnya dengan tatapan bingung karna dia tidak pernah memberi tahu siapapun masalah nama panggilannya sewaktu kecil.


"Kamu tau dari mana nama kecil aku?" tanya Ara bingung.


"Ini" ucap Nathan menunjukkan kalung berinisial Y yang ia pakai kepada sang istri. mata Ara membulat saat melihat kalung itu.


"Ini kalung aku" ucap Ara memegang kalung yang masih melekat di leher sang suami dengan mata yang berbinar. Sedih,,,,bahagia,,,,terharu,,,,marah Semuanya bercampur menjadi satu.


"Kamu kak Jo?" tanya Ara dengan air mata yang hampir tumpah itu. Nathan langsung memeluk sang istri.


"Kenapa kamu gak pernah ngomong sama aku hah?" bentak Ara dan melepaskan pelukannya.


"Emang nya kamu gak sadar?" tanya Nathan menatap lekat sang istri. Ara menggelengkan kepalanya.


"Aku awalnya juga gak tau kalo kamu Yanti" ucap Nathan.


"Jadi kamu tau dari mana?" tanya Ara dengan air mata yang sudah berhenti. Nathan menghapus sisa air mata sang istri.


"Kamu yang bilang sendiri sama aku" jawab Nathan dengan senyum yang mengembang dan tangan yang memegang kedua pipi sang istri dengan menatap lekat bola mata sang istri.


"Kapan aku bilang?" tanya Ara yang ikut menatap lekat sang suami.


"Waktu kamu mabuk" jawab Nathan dan berdiri kembali tegak.

__ADS_1


"Kenapa gak dari dulu kamu ngomong hah?" ketus Ara dengan bibir manyunnya.


"Aku baru ingat waktu kamu nunjukin poto tadi sayang" jawab Nathan dan langsung mencium sekilas bibir sang istri. Ara tidak menjawab perkataan sang suami dan langsung memeluk erat tubuh sang suami.


"Ara rindu sama kakak" ucap Ara kembali terisak di dalam pelukan sang suami.


"Kakak juga rindu sama kamu sayang" jawab Nathan dan membalas pelukan sang istri dengan penuh cinta. Setelah selesai berpelukan lumayan lama akhrinya mereka menyudahinya dan mengenakan pakaian masing masing.


Baju yang di kenakan oleh Ara.



Baju yang di kenakan oleh Nathan.



"Dih kok kamu niru warna pakaian aku sih?" ketus Ara saat melihat sang suami keluar dari ruang ganti mengenakan pakaian yang sewarna dengannya.


"Sengaja biar samaan" jawab Nathan melebarkan senyumannya.


"Aku gak mau.....biar aku aja yng ganti baju" ucap Ara dan ingin masuk ke dalam ruang ganti tapi dengan segera Nathan menarik tangan sang istri.


"Jangan di ganti pakaiannya" bisik Nathan. Ara tidak menjawab dan mengganti sepatunya menggunakan sepatu hak yang tidak terlalu tinggi berwarna hitam karna sang suami yang mengenakan sepatu putih. Setelah selesai mereka langsung keluar dari dalam apartemen.


"Mama papa ayo" ucap Ara dari luar kamar. Kedua orang tua Andita langsung keluar begitupun dengan Andita dan Azlan juga keluar dari kamar sebelah.


Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil dengan posisi sama seperti tadi saat pulang dari kampus. Tidak lama kemudia mereka pun sudah sampai di restoran yang paling terkenal di amerika dan merekapun langsung masuk ke dalam resto itu.


Ara tadi sudah memesankan ruangan VVIP untuk mereka dan Ara mengajak semua orang yang ia bawa kedalam sana. "Gimana?" tanya Ara dengan senyum yang mengembang saat masuk ke dalam ruangan VVIP untuknya dan yang lainnya makan malam bersama.

__ADS_1


__ADS_2