
"Gw belum ngantuk sih" jawab ara sambil menatap ke arah reza dan juga barqi yang baru saja selesai membereskan bekas makan mereka.
"Lo nginep di sini?" tanya barqi. dan ara hanya mengangguk mengiyakan.
"Tumben banget lo nginep di sini....ada masalah?" tanya barqi.
"Ga gak ada masalah" ucap ara.
"Lo tumben banget nginep di sini gak biasanya" ucap barqi karna memang ara tidak pernah tidur di panti itu tapi dia selalu menjenguk dan memastikan keadaan panti. Barqi langsung duduk di kursi yang ada di depan ara dan juga aldi begitupun dengan reza yang juga ikut duduk di sana.
"Kenapa emangnnya? gak boleh gw nginep disini? yaudah gw pergi aja" ucap ara dan ingin berlalu mengambil pakaiannya yang masih di dalam koper dan ingin pergi tapi barqi menahannya dengan memegang tangan ara yang patah.
"Sakit qi" bentak ara karna dia memang sedikit kesakitan.
"Maap....nginep disini aja udah malam juga" ucap barqi dan langsung melepaskan tangan ara. dan ara duduk kembali.
"Nah gitu dong....ibu panti aja boleh gw nginep disini" ucap ara.
"Bukannya gak boleh ara" jawab barqi geram.
"Trus kalo gak boleh apa hah" ucap ara ketus.
"Gw kan tadi cuma nanya sama lo" ketus barqi.
"Lo nanya kayak ngusir tau gak" bentak ara.
"Dih kok lo jadi ngegas" ketus barqi.
"Siapa yang ngegas" ketus ara lagi dan mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.
"Lo" bentak barqi yang tak mau kalah.
"Udah udah kalian kayak anak kecil aja berantem trus.....nanti ke bangun anak anak gara gara kalian" tegah reza.
"Dia mulai duluan" ucap ara.
"Dih kok gw sih" ketus ara.
"Udah nanti beneran ke bangun anak anak nanti" tegah reza lagi yang membuat ara dan barqi langsung terdiam.
"Maap" ucap ara dan barqi bersamaan.
"Gw mau kedalam mau istirahat nanti kalo mau pergi jangan lupa di kunci pintu nya inget" ucap ara dan berlalu meninggalkan mereka bertiga tanpa berpamitan kepada aldi. aldi hanya menatap ke arah ara.
__ADS_1
"Gw mau tidur dimana ya" ucap ara sambil membuka pintu pintu kamar yang ada di panti itu.
"Gw tidur di sini aja kali ya" ucap ara sambil mendudukkan tubunya di atas sofa kursi ruang tamu.
"Ra" panggil barqi yang tadi mengikutinya.
"Hmmm" jawab ara yang baru saja ingin merebahkan tubunya tapi suara barqi mengurungkan niatnya.
"Lo kenapa gak tidur di kamar?" tanya barqi.
"Gak ada kamar lagi" jawab ara.
"Ada beberapa kamar ra tapi kayaknya belum di bersihin deh....besok aja gw tolongin lo ngebersihinnya" jelas barqi.
"Makasih ya lo udah perhatian sama gw" ucap ara sambil melebarkan senyumannya dan barqi ingin berlalu pergi tapi ara memanggilnya.
"Qi...nyokap lo sama istri anaknya reza udah makan?" tanya ara karna dia baru ingat.
"Mereka udah makan.....tadi gw sama reza ada lebih uang jadi kita beli aja buat mereka makanya gw sama reza tadi kelaparan karna uangnya cuma cukup buat beli makanan mereka" jelas barqi kepada ara.
"Nyokap lo sama istri anaknya reza tinggal disini aja qi" tawar ara karna mereka memang tidak tinggal disana tapi mereka selalu membantu di panti itu tapi di siang hari.
"Gw gak mau ngerepotin lo trus ra" tolak barqi sopan yang masih berdiri di dekat pintu.
"Ra jujur gw udah gak mau ngerepotin lo lagi.....lo udah banyak ngebantu gw sama reza ra" ucap barqi karna memang ara sering membantu mereka berdua menggunakan uang yang di berikan oleh Teo.
"Gw minta lo kerja bego" bentak ara.
"Nanti gw bilangin sama ibu" ucap barqi.
"Jangan lupa bilang sama reza juga.....nanti kalo ada uang lebih gw tambahin gaji kalian" teriak ara kepada barqi yang baru saja ingin keluar.
"Kenapa qi?" tanya reza saat barqi baru keluar dari panti itu.
"Ara nyuruh kita tinggal disini buat kerja" ucap barqi.
Di dalam panti ara menatap langit langit ruang tamu panti itu dengan meletakkan tangan kirinya di atas dahinya. "Huh kak dewa" ucap ara sambil mendengus panjang.
"Kado buat kakak udah ara kasih sana nathan.....gapapa kan kak?" tanya ara kepada diri sendiri sambil memejamkan matanya.
"Hah surat di dalam kado itu" ucap ara langsung duduk dari tidurnya tadi.
"Ah kenapa gw bisa lupa....di dalam itu kan ada poto gw sama kak dewa....dan juga ada suratnya" ucap ara prustasi sambil mengacak acak rambutnya dan langsung mengambil ponselnya dan ingin menghubungi nathan.
__ADS_1
"Gw kan gak punya nomor nathan" gumannya dan meletak kembali ponsel miliknya. dia kembali mengacak acak rambutnya.
"Gimana kalo nathan baca" gumannya dam hati dan kembali mengacak acak rambutnya.
"Bodo ah" ucapnya dan kembali merebahkan tubuhnya.
*****
Di Kamar nathan terlihat dia baru saja keluar dari kamar mandi karna dia baru selesai membersihkan tubuhnya karna tadi dia sempat merebahkan tubuhnya sekitar 1jam.
Dia berjalan mendekati lemarinya dan mengambil pakaian miliknya dan setelah itu memakainya. Setelah dia memakai pakaiannya dia duduk di dekat ranjang tidurnya dan ingin mengambil ponsel miliknya yang terletak di samping tempat tidurnya. tapi matanya tertuju akan kado yang sempat di berikan ara tadi untuknya.
"Ini kan dari ara tadi" guman nathan dan langsung membuka kado yang di berikan oleh ara kepadanya.
Setelah dia membuka bungkus kaso itu dia melihat kotak jam dan dia membuka itu dan ternyata isinya jam (yaiyalah jam namanya juga kotak jam).
Nathan mengambil jam yang ada di dalam kotak itu dan menatap lekat jam itu. "Gak terlalu mewah sih" ucap nathan dan ingin meletakkan kembali jam itu ke dalam kotaknya lagi tapi pandangan matanya terhenti ketika melihat amplop berwarna putih yang ada di dalam kotak itu yang terletak di bawah jam tadi.
"Apa ini?" tanyanya kepada diri sendiri. Nathan langsung membuka aplop itu dan isinya adalah surat. dia membuka surat itu dan membacanya.
"*Hallo wisudawan
From today i see you as a best graduation and in the 5 years in future i want to see you as a leader in the company.
Happy graduation day my boyfriend and Hopefully that you will be figure that useful to citizen!.
I pride that you graduate today but i more pride of your knowledge is useful for other people**. (“Mulai hari ini aku melihatmu sebagai lulusan terbaik dan di masa depan aku ingin melihatmu pemimpin di perusahaan. Selamat hari kelulusan teman lelakiku dan semoga kamu dapat menjadi seseorang yang berguna untuk masyarakat!. Aku bangga karena kamu lulus hari ini tapi aku lebih bangga jika pengetahuanmu berguna bagi orang lain.")
*Kakak gak tau ya artinya? emang ara sengaja bikin pake bahasa inggris HAHAHA.....
Nanti abis kakak baca ini kakak temuin ara ajaa buat nanyain arti ini dan biar ara jadi guru bahasa inggris kakak.
Ini kata katanya bukan ngatain kakak kok...tapi ini ucapan selamat.
Kakak sih pake acara gak bisa bahasa inggri lagi....nanti kakak di begoin sama turis baru tau rasa..Hahahaha..
Maap kak ara becanda kok...ara tau kakak gak tau bahasa inggris makanya ara buat pake bahasa inggris.
Pasti kakak cuma tau arti dari love kan? ara tau itu kakak sering bilang love sama ara tapi ara juga love kok sama kakak hahahaha..
Jangan lupa jamnya di pake....ini ara beli pake uang sendiri lo biarpun gak mahal sih....ara juga tau kakak pasti bisa beli yang lebih mahal dari ini tapi ini pake uang ara sendiri kakak tau gak?
Yaudah ara capek nulis cuma batas ini aja....sekali lagi happy graduation my lovely♡
__ADS_1
ARA RIANTI* " isi surat yang ara tuliskan untuk dewa.