Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Episode 03 #3


__ADS_3

Saat lift terbuka Nathan langsung keluar dan masuk ke dalam ruangan nya dan Delina hanya mengikuti nya. "Kenapa kau mengikutiku?" tanya Nathan datar kepada Delina yang mengikuti masuk ke dalam ruangan nya. Delina menutup pintu ruangan itu dan berjalan mendekat ke arah Nathan.


"Aku merindukan mu makanya aku menghampiri mu ke sini" jawab Delina dan langsung merangkul tangan Nathan kembali.


"Lepaskan, Kau harus ingat jika aku sudah memiliki istri" ucap Nathan dan melepaskan tangan Delina dari nya.


"Biar saja, Aku akan merebut mu dari istri mu itu" jawab Delina yang kembali merangkul tangan Nathan.


"Dasar wanita bodoh, Awas saja jika kau macam macam dengan istri ku" ucap Nathan dan langsung menepis tangan Delina dari nya.


"Pergilah kau dari sini, Aku ingin pulang" usir Nathan dan mengambil barang barang nya yang ada di dalam kantor itu dan berjalan ke luar karna pekerjaan nya hari ini sudah selesai.


"Aku ikut" ucap Delina dengan senyum yang mengembang menatap Nathan.


"Tidak, Aku ingin menjemput istriku" jawab Nathan dan menepis kasar tangan Delina. Nathan masih terlihat akrab dengan Delina karna dia masih menganggap Delina itu teman nya dan Delina itu dulu nya memilki penyakit makanya Nathan bertemn dengan nya sampai sekarang karna tidak ada yang mau berteman dengan Delina dulu.


"Aku membawa ini untuk mu Nat" ucap Delina yng baru ingat jika dia membawakan makanan untuk Nathan.


"Makan saja sendiri, Aku ingin menjemput istriku" jawab Nathan dan langsung mengambil ponsel nya.


"Kau tunggu di rumah Sheyla, Aku akan menjemputmu" isi pesan yang di kirimkan oleh Nathan kepada sang istri.


"Nat, Makan lah sedikit saja" ucap Delina dengan menyodorkan makanan kepada Nathan.


"Wanita ini" guman Nathan yang kesal akan Delina yang memaksa nya, Nathan mengambil makanan itu dan memakan satu sendok.


"Sudah" ucap Nathan dengan melototkan mata nya kepada Delina dan langsung berlalu dari sana, Delina tersenyum saat Nathan makan makanan yang ia bawa dan setelah itu dia membereskan bekas tempat makan itu dan langsung mengikuti Nathan dari belakang.


Nathan menuju ke bawah dan setelah itu masuk ke dalam mobil nya, Delina juga ikut masuk ke dalam mobil Nathan bagian samping kemudi. "Siapa yang mengizinkan mu masuk?" tanya Nathan dengan menatap lekat Delina yang ada di samping nya itu.


"Akukan sudah bilang jika aku ingin ikut" jawab Delina. Nathan tidak melanjutkan perkataan nya dan langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju ke tempat sang istri.

__ADS_1


Ting


Ponsel Ara berbunyi dan menandakan jika ada yang menghubungi nya. Ara langsung mengambil ponsel nya dan melihat jika itu pesan dari suami nya.


"Kau tunggu di rumah Sheyla, Aku akan menjemputmu" isi pesan yang di kirimkan oleh Nathan kepada nya.


"Putar balik pak ke alamat ini" ucap Ara kepada sopir taxi itu sambil menyodorkan ponsel nya yang berisi alamat Sheyla. Sopir itu mengiyakan nya dan melajukan mobil nya menuju ke alamat yang di berikan oleh Ara.


"Astaga kepala ku kenapa jadi pusing seperti ini?" guman Nathan dan menghentikan mobil nya karna kepala nya terasa sangat sakit. Delina menoleh ke arah Nathan.


"Kenapa Nat?" tanya Delina kepada Nathan dengan menatap lekat wajah Nathan.


"Kepala ku pusing sekali" jawab Nathan akan pertanyaan yang di lontarkan oleh Delina. Delina tersenyum mendengar jawaban dari Nathan itu tapi dengan segera dia menghilangkan senyum di wajah nya itu.


"Biar aku saja yang menyetir" ucap Delina yang menawarkan diri kepada Nathan. Nathan tidak bisa menolak dari pada istri nya menunggu lama lebih baik dia mengiyakan nya, Delina turun dari mobil dan Nathan berpindah ke samping kemudi.


"Kau istirahat lah" ucap Delina kepada Nathan, Nathan tidak menjawab dan menyenderkan tubuh nya di kursi mobil itu dan memejamkan mata nya sampai akhirnya dia tertidur siang siang di dalam mobil nya itu. Delina yang sudah melihat Nathan terlelap pun langsung mengambil ponsel nya dan langsung menghubungi teman lelaki nya.


Beberapa menit menempuh jalan akhirnya dia sampai di hotel, Ada beberapa lelaki yang sudah menunggu nya dan para lelaki itu langsung membawa Nathan menuju ke salah satu kamar hotel. Setelah meletakkan Nathan ke dalam kamar para lelaki itu di usir oleh Delina dan di suruh menunggu di luar.


Delina mulai menjalankan niat nya dan membuka seluruh pakaian Nathan dan setelah itu membuka baju nya. "Maafkan aku Nat, Tapi anak ku nanti tidak mungkin lahir tanpa ayah" ucap Delina yang awal nya sedikit ragu tapi dia harus tetap melakukan itu, Delina mengambil Beberapa poto diri nya yang sedang tidak mengenakan baju bersama dengan Nathan, Setelah selesai mengambil beberapa poto untuk bukti dia pun kembali mengenakan baju nya tapi dia tidak mengenakan baju Nathan.


"Aku tidak memiliki pilihan lain" guman Delina dan menatap lekat wajah Nathan yang sedang tertidur itu.


FLASH BACK ON


"Selamat nona, Anda hamil" ucap dokter yang memeriksa Delina.


"Apa?" teriak Delina yang kaget.


"Anda hamil" jawab dokter tadi lagi, Delina tidak menjawab nya lagi dan memilih untuk diam dan dokter pun langsung berlalu dari sana.

__ADS_1


"Aku hamil?" guman Delina yang tidak percaya jika diri nya hamil. Delina langsung mengambil ponsel nya dan langsung menghubungi kekasih nya yang telah menghamili nya.


"Ada apa?" tanya kekasih nya itu saat telpon sudah terangkat.


"Sayang, Aku hamil" ucap Delina.


"Itu bukan anakku" jawab lelaki itu.


"Ini anak mu, Kau yang menidurkan ku beberapa waktu lalu" ucap Delina.


"Itu bukan anakku" ketus lelaki itu lagi dan langsung mematikan telpon itu dan memblok nomor Delina. Delina kembali berusaha menghubungi lelaki itu tapi tidak terhubung, Dia pun memilih untuk berlalu dari sana dan berjalan entah kemana.


"Bagaimana ini?" guman Delina yang tidak tau ingin berbuat apa dan dia juga tidak ingin menggugurkan kandungan nya.


"Nathan" ucap Delina yang teringat akan Nathan.


"Tapi Nathan sudah mempunyai istri" ucap Delina kembali yang teringat akan Nathan.


"Tapi aku tidak mau anak ini bernasib sama seperti ku" ucap Delina lagi yang mengingat diri nya yang pernah di jauhi oleh teman gara gara tidak tau asal usul nya dari mana dan tidak memiliki orang tua sewaktu itu.


"Tapi aku tidak mau merusak hubungan rumah tangga mereka" ucap Delina karna memang dia sudah menganggap Nathan seperti kakak nya dan menyayangi Nathan dengan tulus.


"Ah terserah, Dari pada anakku tidak memiliki ayah dan bernasib sama dengan ku lebih baik aku mengambil Nathan" ucap Delina dan langsung menuju ke apotek yang tidak jauh dari sana dan membeli obat untuk menidurkan orang dengan waktu lama dan membuat orang itu tidak sadarkan diri dan tidak ingat akan apapun.


FLASH BACK OFF


"Maafkan aku" guman Delina kembali dengan menatap lekat Nathan dan berlalu menuju ke dapur.


Di tempat Ara.


"Dimana Nathan? dia bilang ingin menjemputku" guman Ara yang lelah menunggu di halaman rumah Sheyla dan lebih tepat nya lagi jauh dari rumah Sheyla.

__ADS_1


__ADS_2