Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Kakak kenal sama ara?


__ADS_3

"Itu gak terlalu berharga kok....jadi kalo lo mau buang buang aja" ucap ara sambil tersenyum.


"Kalo dari lo pasti berharga ra" guman nathan di dalam hati.


"Ngapain masih disini ayo kita poto bareng" ucap nita yang menyadarkan mereka berdua. Ara dan nathan pun mengiyakan perkataan nita dan mengikuti nita.


Ara berdekatan dengan nathan Vino berdekatan dengan orang tuanya dan david berdekatan dengan dania. "Udah" ucap orang yang mempoto mereka.


"Potoin kita berempat mas" ucap nita sambil mengatur posisi dan mengajak ara dan nathan dan juga andre. tapi ara hanya mematung.


"Ayo" ajak nita dan ara terpaksa mengiyakan.


Nathan dan ara berdekatan sedangkan andre dan juga nita berdiri di antara nathan dan juga ara. "Sudah bu" ucap orang yang mempoto mereka. Ara ingin pergi untuk mencari sheyla dan kedua orang tuanya.


"Eits mau kemana?" tanya nita yang mencegah ara.


"Mau cari sheyla bun" ucap ara.


"Poto dulu" perintah nita.


"Tadi kan udah bun" bantah ara.


"Kamu berdua sama nathan" ucap nita dan ara hanya mengiyakan perkataan nita. Ara dan nathan sudah siap untuk di poto ara nampak tertawa lepas dengan memegang bunga untuk sheyla dan nathan hanya tersenyum karna itu pose yang di atur oleh nita dan poto itu nampak sangat cantik.


"Yaudah bun ara ke sana dulu" ucap ara sambil menunjuk ke arah sheyla dan kedua orang tuanya karna keberadaan mereka tidak jauh dari keberadaannya.


Baru beberapa langkah ara berjalan ingin menuju ke arah sheyla dia mendengar sheyla menyebut namanya.


"Ara mana sih" ucap sheyla sambil mencari cari keberadaan ara karna memang sedari tadi dia menunggu ara.


"Kamu ngapain cari dia?" tanya teo.


"Ini momen penting dan ara harus ada di sini" ucap sheyla sopan.


"Buat apa kamu cari dia...palingan dia keluyuran ngabisin uang gak jelas bareng temen premannya itu" ucap teo yang membuat ara mengurungkan niatnya untuk menuju ke sana. nathan yang melihat ara mematung langsung berjalan ke arahnya yang tidak jauh dari nya.


"Tapi ara tadi udah janji sama sheyla pi....dia dateng" ucap sheyla dengan pandangan yang menyapu seluruh sudut tempat acara.


Nathan yang sedikit mendengar ucapan sheyla langsung mengurungkan niatnya untuk bertanya kenapa ara hanya diam. dia menatap ke arah sheyla dan juga orang tuanya.

__ADS_1


"Dia itu gak ada gunanya.....dia itu cuma nyusahin kamu......kamu gak usah mikirin dia" ucap teo kepada sheyla yang membuat ara kaget begitupun dengan nathan.


"Papi jangan ngomong gitu sheyla gak suka" bentak sheyla. air mata ara terjatuh sendiri ketika dia mendengar kakaknya membelanya.


"Tapi emang kenyataannya begitu....dia gak pernah ngebanggain papi sama mami.....dia juga selalu ngebantah apa yang mami dan papi suruh" ucap teo lagi yang membuat hati ara semakin sakit. nathan melihat air mata yang jatuh membasahi pipi ara.


"Kita poto bertiga aja" ucap windi.


"Tungguin ara" ucap sheyla.


"Kamu gak usah nungguin dia....dia gak akan datang" ucap teo.


"Tapi ara juga keluarga kita.....dia gak pernah poto sama kita" ucap sheyla. karna memang ara tidak pernah berpoto bersama kedua orang tuanya. dengan segera ara menghapus air matanya itu dan berjalan menghampiri keluarganya. dan dia belum sadari jika nathan dari tadi ada di belakangnya.


"Sheyla" panggil ara yang membuat sheyla dan juga kedua orang tuanya menatap ke arahnya.


"Lo dari mana aja....gw dari tadi nyariin lo" bentak sheyla sambil memeluk adiknya itu.


"Gw abis dari toilet....ini buat lo selamat" ucap ara sambil menyodorkan buket bunga dan juga paper bag yang berisi kado milik sheyla.


"Makasih" ucap sheyla dan menerima hadiah yang di berikan oleh ara.


"Gw pamit dulu.....soal nya gw ada urusan mendadak" ucap ara dan ingin berlalu pergi. nathan hanya menatap ara dan juga keluarganya dengan tatapan sedikit tak suka akan apa yang di katakan oleh orang tuanya itu.


"Gw ada urusan.....ini penting banget....gw gak bisa lo poto sama mami sama papi aja" ucap ara.


"Emang ada yang lebih penting dari gw?" tanya sheyla. tapi ara tidak menjawab.


"Gw minta maap" ucap ara.


"Bentar aja" ucap sheyla.


"Gak bisa" ucap ara.


"Yaudah sana....pergi jauh jauh jangan balik lagi" bentak sheyla.


"Gw pamit" ucap ara sambil memeluk erat tubuh sheyla. dan setelah selesai dia langsung melepaskan pelukannya dari tubuh sheyla dan ingin pergi.


"Sekali ini aja ra poto sama kita" ucap sheyla yang menghentikan langkah kaki ara tapi ara tidak mengubris apa yang di katakan oleh sheyla dan melanjutkan langkah kakinya lagi.

__ADS_1


"Loh ara" panggil dokter aldi yang ingin ke dekat sheyla bersama dengan fikri.


"Dokter?" ucap ara sedikit bingung melihat fikri dan juga aldi bersama.


"Kakak kenal sama ara?" tanya fikri.


"Dia pasien yang kakak rawat" ucap aldi.


"Kamu kenal sama dia?" tanya aldi.


"Dia adiknya pacar aku kak" ucap fikri.


"Saya permisi dok....bang gw pamit" ucap ara dan ingin berlalu.


"Kamu mau kemana? gak kumpul sama keluarga kamu?" tanya fikri.


"Gw buru buru....jagain sheyla" ucap ara dan langsung meninggalkan fikri dan juga aldi.


Nita melihat ara berjalan di dekat nya dengan menundukkan sedikit kepalanya. begitupun dengan nathan yang sedari tadi memperhatikan ara. "Sayang kamu mau kemana?" tanya nita yang membuat ara menghentikan langkahnya.


"Ara ada urusan bun jadi ara mau pergi sekarang" ucap ara.


"Udah ketemu sama keluarga kamu?" tanya nita dan ara hanya mengangguk mengiyakan.


"Yaudah bun ara pergi dulu" pamit ara sambil mencium punggung tangan nita dan berlalu pergi tanpa memperdulikan orang lain.


"Gw kok jadi gak tenang ya" guman nathan dan ingin menyusul ara.


"Kamu mau kemana?" tanya nita.


"Mau nyusul ara bun" jawab nathan.


"Dia kan ada urusan biarin aja" ucap nita yang membuat nathan sedikit bingung.


"Tapi bun..." ucap nathan terpotong.


"Acara kamu kan belum selesai" ucap nita.


"Perhatian kepada seluruh wisudawan wisudawati harap naik ke atas panggung untuk melaksanakan sesi poto bersama" ucap salah seorang dosen.

__ADS_1


"Tuh denger" ucap nita kepada nathan.


"Yaudah nathan kesana dulu bun" pamit nathan dan berlalu pergi meninggalkan nita dan yang lainnya.


__ADS_2