Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Stres dan despresi


__ADS_3

"Maafin Ara yang belum bisa ngasih bunda cucu" ucap Ara merasa bersalah dengan menundukkan kepala nya.


"Gapapa sayang, Jangan sedih gitu harus semangat dan mungkin sebentar lagi kamu hamil" jawab Nita yang menyemangati Ara. Ara mengangkat kepala nya dan menatap lekat Nita dengan mata yang berbinar saat melihat ibu mertua yang sangat ia sayangi itu.


"Maafin Ara yang udah nunda kehamilan Ara" guman Ara dan langsung memeluk ibu mertua nya itu. Ingin sekali dia menangis di pelukan wanita itu karna merasa bersalah telah menunda kehamilan nya.


FLASH BACK ON


"Pagi dokter" sapa Ara kepada dokter pribadi husus untuk nya dan dokter itu yang mengobati despresi dan stres nya karna dia rutin berobat makanya sedikit berkurang despresi yang ia alami.


"Nona" sapa balik dokter Ayu.


"Silahkan duduk nona" sambung Ayu. Ara mendudukkan tubuh nya di depan dokter Ayu.


"Sudah lama tidak datang ke sini nona dan nona nampak nya lebih membaik" ucap Ayu karna memang Ara pernah despresi sampai sampai dulu dia ingin membunuh diri dan Dewa lah menyelamatkan nya.


"Alhamdulilah dok, Saya kesini ingin bertanya dok, Emmm" ucap Ara yang ragu.


"Ingin bertanya apa nona?" tanya Ayu.


"Kalau saya hamil dan penyakit saya kembali apa akan mempengaruhi janin saya nanti nya dok?" tanya Ara kepada Ayu.

__ADS_1


"Sangat berpengaruh nona dan jika stres nona kembali mungkin janin nona tidak akan terselamatkan" jawab Ayu.


"Jadi apa saya harus menunda kehamilan saya terlebih dahulu sampai saya sembuh total dok?" tanya Ara kepada Ayu.


"Jika anda yakin anda tidak akan keguguran lebih baik jangan nona, Tapi jika nona tidak yakin dan takut itu mungkin bagus bagi nona" jelas Ayu. Ara berpikir keras akan ucapan demi ucapan yang di ucapkan oleh Ayu karna dia tidak mau nanti akan mengecewakan Nathan dan kedua mertua nya jika sampai keguguran.


"Yasudah dok kalau begitu saya pamit pulang dulu" jawab Ara.


"Baik nona" ucap Ayu. Ayu memang tidak memeriksa Ara karna dia bisa melihat dari wajah Ara jika memang penyakit stres wanita itu kembali pasti ia periksa tapi nampak nya stres wanita itu sudah mulai berkurang dan kecuali jika masa lalu nya kembali dan kehilangan orang yang sangat ia sayangi pasti stres itu akan kembali dan mungkin akan lebih parah dari sebelum nya.


Ara langsung berlalu keluar dari ruangan itu dan menuju ke apotek terdekat di sana dan membeli pil penunda kehamilan.


FLASH BACK OFF


Stres dan despresi yang di alami oleh Ara itu di akibatkan karna banyak nya pikiran mulai dari lingkungan keluarga, Sekolah maupun masyarakat makanya dia bisa stres seperti itu. Dan dia juga tidak pernah mendapatkan kasih sayang itu juga menjadi penyebab stres nya itu. Maka dari itu mood Ara suka berubah ubah kadang emosi kadang sedih dan kadang juga bahagia.


Ara melepaskan pelukan nya dari Nita. "Jangan sedih sayang kita berdoa aja sama allah" ucap Nita yang mencoba menenangkan menantu nya itu. Ara mengangguk mengiyakan nya.


"Yaudah makan lagi ya sayang" ucap Nita. Ara mengangguk mengiyakan nya dan kembali melahap makanan nya.


Setelah selesai makan Ara mengikuti Nita dan juga Andre ke ruang keluarga begitupun dengan Nathan yang mengikuti kemana pun sang istri berada. Mereka duduk di sofa yang ada di ruang keluarga itu.

__ADS_1


"Nathan, Ara" ucap Andre yang membuka percakapan mereka.


"Iya ayah" jawab Ara sedangkan Nathan dia menatap ayah nya itu.


"Ayah sama bunda besok mau ke amerika" ucap Andre.


"Ngapain ke amerika yah?" tanya Nathan.


"Kamu sama Ara kan harus di indonesia dan gak di izinin lagi buat ke amerika makanya ayah mau ngecek sebentar pekerjaan di sana dan kamu mengurus kerja disini" jelas Andre yang sudah berbincang dengan Nita semalam.


"Kenapa gak Ara sama kak Nathan aja yang ke amerika yah?, Kan nanti ayah sama bunda capek kalau bolak balik amerika indonesia" bantah Ara sopan yang tidak ingin mertua nya itu kenapa kenapa.


"Bunda sama ayah juga perlu waktu berdua sekalian liburan kesana dan abis itu perusahaan akan di pimpin oleh Lucy orang kepercayaan Nathan" jelas Nita kembali karna memng Nita dan Andre juga mengenal Lucy dan menganggap Lucy anak sendiri dan Lucy juga menikah dengan orang amerika makanya Andre dan keluarga sepakat untuk menjadikan Lucy pemimpin perusahaan yang ada di amerika.


Sedangkan kedua orang tua Lucy mereka hanya dari keluarga sederhana dan Lucy bisa ke amerika berkat kerja keras nya sendiri.


"Yaudah bunda sama ayah pergi aja biar Nathan yang urus perusahaan di sini sama Vino" jawab Nathan.


"Ayah percaya sama kalian" jawab Andre. Nathan melebarkan senyuman nya menatap ayah nya itu. Andre dan Nita masuk ke dlam kamar mereka untuk mempersiapkan pergi ke amerika besok dan Ara dengan Nathan lah yang tertinggal di ruang tamu itu.


"Kak Jo" panggil Ara dengan menyenderkan kepala nya di bahu sang suami.

__ADS_1


"Kenapa kamu manggil aku Jo lagi?" tanya Nathan karna heran akan sang istri yang memanggilnya dengan sebutan itu.


__ADS_2