Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Ngehianatin?


__ADS_3

"Apa Ara ngehianatin kakak?" tanya Ara yang terdengar oleh Nathan yang berada tepat di belakangnya.


Arapun langsung berdiri tanpa mematikan ponselnya karna dia ingin menyiapkan baju bajunya dan juga Nathan untuk besok pergi ke amsterdam tanpa sadar akan Nathan yang berdiri di dekatnya itu.


"Hey" panggil Nathan karna sedari tadi Ara tidak memperhatikannya. Ara menoleh ke arah sumber suara tanpa mengeluarkan kata apapun.


"Kamu mau ngapain?" tanya Nathan kepada Ara.


"Lo liat nya apa?" tanya balik Ara.


"Kamu beresin baju" jawab Nathan.


"Itu tau masih aja nanya" ketus Ara tanpa menatap sang suami.


"Dikit aja bawa bajunya" ucap Nathan dan langsung mengambil handuk miliknya dan berlalu meninggalkan istrinya itu.


"Huh" Ara mendengus panjang dan menyenderkan tubuhnya di lemari belakangnya.


Nathan baru saja selesai membersihkan tubuhnya tapi dia tidak menemukan istrinya di dalam kamar itu dan diapun memilih untuk masuk ke dalam ruang ganti dengan handuk yang melilit di pinggangnya dan telanjang dada.

__ADS_1


Nathan masuk ke dalam ruang ganti dan melihat wanita yang ia cari tadi ada di sana dan ternyata istrinya itu tertidur karna memang hari juga sudah larut.


"Pantesan gak ada di kamar ketiduran di sini rupanya" ucap Nathan sambil menggelengkan kepalanya melihat sang istri tidur dengan bersender di lemari.


Nathan menutup koper yang sudah diisi oleh pakaiannya dan juga istrinya itu dan setelah itu dia menggendong Ara pelan dan membawanya ke ranjang temat tidur dan membaringkannya.


Setelah menidurkan istrinya di atas ranjang Nathan kembali ke ruang ganti untuk mengenakan pakaiannya setelah itu dia kembali ke ranjang dan ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya itu dan akhirnya diapun terlelap dengan memeluk istri kecilnya itu.


Keesokan paginya


Nathan terbangun terlebih dahulu sedangkan Ara masih tertidur nyenyak di atas temat tidur. "Ara" ucap Nathan membangunkan istrinya dengan membelai lembut wajah istrinya itu.


"Hmmm" jawab Ara karna merasa ada sentuhan di wajahnya.


"Jam berapa sekarang?" tanya Ara dengan mata yang terbuka lebar.


"Jam lima" jawab Nathan. Ara tidak menjawabnya lagi dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil wudhu setelah itu diapun mengikuti Nathan turun kebawah dan sholat berjamaah dengan semua penunggu rumah itu di mushola yang terletak di lantai paling bawah.


Setelah selesai sholat Nathan terlebih dahulu masuk ke dalam kamarnya sedangkan Ara masih di dalam mushola.

__ADS_1


Nathan mendudukkan tubuhnya di atas ranjang sambil memikirkan perkataan Ara yang mengatakan dia menghianati Dewa tadi malam.


"Apa gue ngehianatin lo dew?" tanya Nathan yang ikut terpikir akan itu.


Ckleekk


Ara masuk ke dalam kamar itu dengan menundukkan wajahnya dan melihat Nathan yang sedang tiduran di atas tempat tidur.


Ara langsung masuk ke dalam ruang ganti untuk mengambil handuk dan juga pakaiannya karna hari ini dia berangkat ke amsterdam setelah itu dia langsung kembali ke amerika.


Setelah selesai mandi Ara langsung keluar dengan pakaian lengkap menggunakan celana jeans putih dengan baju rajut yang hanya batas pusat dan berkancing dan itu menampakkan baju rajut yang ia kenakan yang juga berwarna putih yang di kenakan oleh Ara.


"Nat" panggil Ara. Nathan langsung menatap ke arahnya.


"Lo gak mandi?" tanya Ara sambil berjalan karna dia melihat Nathan masih merebahkan tubuhnya.


"Bentar lagi" jawab Nathan santai.


"Cepetan mandi kita kan mau ke amsterdam" ucap Ara sedikit cemberut. Nathan sngat gemas melihat istrinya yang kadang bertingkah seperti anak kecil itu.

__ADS_1


"Iya" jawab Nathan dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.


"Handuk kamu" teriak Ara. Nathan langsung kembali ke dalam ruangan ganti untuk mengambil handuknya dan setelah itu masuk lagi ke dalam kamar mandi.


__ADS_2