Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Episode 41 #3


__ADS_3

"Ada apa sayang?" tanya Ara saat mata nya sudah terbuka sempurna dan melihat anak nya membangunkan nya, Dia tidak bingung akan itu karna memang dia sudah terbiasa akan Yuna yang tertidur di samping nya dan dia tidak sadar akan Yuna yang kapan datang dan tertidur di samping nya itu.


"Aku ingin buang air bu" jawab Yuna akan pertanyaan ibu nya itu. Ara melihat jam masih jam tiga pagi dan dia pun beranjak duduk dari tidur nya tadi.


"Ayo" ajak Ara dan menggendong anak nya itu, Nathan yanh merasakan kasur bergelombang pun ikut terbangun dari tidur nya dan melihat sang istri tengah menggendong anak nya menuju ke kamar mandi. Ara menurunkan Yuna saat sampai di kamar mandi dan menunggu Yuna selesai membuang air kecil.


"Astaga" ucap Ara yang kaget saat melihat suami nya yang tengah mengenakan pakaian putih di hadapan nya.


"Kau ini" ketus Ara yang sangat kaget akan Nathan yang tiba tiba muncul di hadapan nya.


"Apa yang kalian lakukan?'' tanya Nathan kepada sang istri.


"Sudah bu" ucap Yuna dan keluar dari toilet.


"Ayo" ajak Ara lagi dan kembali menggendong anak nya tanpa memperdulikan Nathan dan kembali ke ranjang, Nathan mengikuti anak dan istri nya itu yang kembali ke ranjang. Yuna kembali membaringkan tubuh nya tapi tidak dengan Ara yang masih duduk dan memperhatikan sekitar, Dia sedikit bingung akan anak nya yang tiba tiba muncul di antara nya dan Nathan dan dia juga sedikit bingung akan dia yang sudah berada di dalam kamar.


"Melihat apa?" tanya Nathan kepada sang istri.

__ADS_1


Ara menoleh ke arah suami nya. "Kapan kita sampai di rumah? dan kenapa aku bisa tidur di sini bersama dengan Yuna?" tanya Ara dengan menatap lekat wajah sang suami karna dia baru menyadari akan hal itu.


"Kau tertidur di mobil tadi saat sampai di rumah dan aku tidak tega membangunkan mu dan aku membawa mu ke sini, Saat aku ingin masuk ke dalam kamar Yuna menghampiri ku dan dia ingin tidur bersama dengan kita itu yang terjadi" jelas Nathan kepada sang istri dan kembali membaringkan tubuh nya dan memeluk anak semata wayang nya itu. Ara menatap suami nya dengan tatapan datar dan dia juga mengerti akan apa yang terjadi dan itu sudah biasa terjadi kepada nya.


"Kenapa masih duduk? tidurlah kembali" ucap Nathan dengan menatap lekat istri nya itu. Ara tidak menjawab nya tapi dia mengikuti Ucapan sang suami dan membaringkan tubuh nya di samping Yuna tanpa memeluk Yuna karna ada tangan Nathan di sana. Nathan tidak mau tidur tanpa menyentuh tubuh istri nya itu dan dia pun langsung mengambil tangan istri nya yang ada di pinggang sang istri dan meletakkan nya di bawah tangan nya dan menggenggam nya, Tangan mereka kembali seperti tadi dan masih terletak di atas perut Yuna dan akhrinya mereka kembali tertidur.


Jam tujuh pagi.


Ara terbangun terlebih dahulu karna dia sudah puas akan tidur dari sore kemarin hingga jam tujuh ini. Ara mendudukkan tubuh nya dengan melepaskan tangan sang suami dengan sangat pelan Dari tangan nya. "Coba saja kemarin Yuna tidur di sini pasti kemarin tidur ku akan nyenyak dan bangun bangun sudah segar kembali" ucap Ara dengan nada pelan dan menggerakkan tubuh nya ke kanan dan ke kiri untuk merenggangkan otot otot tubuh nya yang kaku.


"Apa yang kau ucapkan tadi hem?" tanya Nathan yang bisa mendengar ucapan sang istri tadi. Ara menghentikan gerakan tubuh nya saat mendengar suara sang suami dan setelah itu menoleh ke arah sang suami.


"Apa yang kau ucapkan tadi? kau menyesal melakukan nya kemarin dengan ku hem?" tanya Nathan dengan menatap lekat wajah sang istri dan mendudukkan tubuh nya. Ara duduk seperti biasa dan menghentikan aktifitas nya dan tidak menoleh ke arah sang suami karna malas menjawab ucapan suami nya itu. Nathan yang tidak mendapat jawaban dari sang istri pun langsung memindahkan Yuna sedikit ke samping dan setelah itu beranjak mendekat ke arah sang istri.


"Kau menyesal?" tanya Nathan dengan mencium bau tubuh sang istri dengan hidung yang ada di leher sang istri.


"Tidak, Aku tidak menyesal" jawab Ara dan memindahkan kepala sang suami dari bahu nya. Nathan tidak mau pindah dari sana dan kembali meletakkan dagu nya di atas bahu sang istri.

__ADS_1


"Mana mungkin kau menyesal, Malahan kau sangat menikmati nya bukan?" tanya Nathan dengan tersenyum menggoda sng istri dan mengusap hidung nya di leher sang istri.


"M-Mana ada" jawab Ara yang sedikit gelagapan karna memang dia sangat menikmati nya begitupun dengan Nathan.


"Mengakulah, Atau kau memperlukan bukti nya hem?'c tanya Nathan dengan tangan yang memeluk pinggang ramping istri nya itu dan kembali menikmati bau tubuh sang istri dan kadang dia menjilat leher putih wanita itu.


"Ini masih pagi Nathan" ucap Ara yang merasakan geli akan perlakukan Nathan dan juga menikmati nya.


"Kenapa memang nya jika masih pagi?" tanya Nathan dan kembali menjelajahi buah dada sang istri yang masih terbalut oleh baju itu dan terus mencium dan lidah nya menari nari di atas leher sang istri. Ara mendesah kecil saat di perlakukan seperti itu dan dia sangat menikmati perlakuan lembut dari suami nya itu.


"Ibu" panggil Yuna yang membuat Ara dan Nathan tersadar, Nathan langsung melepaskan tubuh sang istri dari nya dan Ara pun langsung beranjak berdiri dan membereskan baju nya yang sedikit berantakan.


"Ada apa sayang?" tanya Nathan yang sudah tenang dan biasa saja dan belum menatap anak nya itu. Nathan menoleh ke arah istri nya dan Ara melototkan mata nya kepada suami nya itu.


"Ibu" panggil Yuna lagi, Nathan menoleh ke arah anak nya begitupun dengan Ara yang juga menoleh ke arah anak nya dan mata Yuna masih terpejam itu menandakan jika Yuna masih tertidur dan dia tadi mengigau memanggil ibu.


"Astaga aku pikir dia bangun" guman Nathan menatap lekat anak nya yang sedang tertidur dan mengigau itu.

__ADS_1


"Untung saja dia masih tidur" guman Ara yang lega akan anak nya yang masih memejamkan mata. Nathan menggelengkan kepala nya menatap anak nya yang menghentikan permainan nya tadi dan setelah itu dia menoleh ke arah istri nya.


"Kenapa kau menatap ku seperti itu?" tanya Ara datar dan menutupi leher nya yang terbuka itu menggunakan tambut panjang nya.


__ADS_2