Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan
Destina


__ADS_3

Viona ingin menjawab tapi telpon itu sudah tidak terhubung. Viona membelikan makanan dan setelah itu langsung masuk ke dalam ruangan Nathan dengan membawa kotak yang berisi makanan.


"Mau kemana kamu Viona?" tanya Vino melihat Viona ingin masuk ke dalam ruangan Nathan.


"Saya di suruh pak Nathan membelikan makanan pak" jawab Viona sopan.


"Biar saya saja" ucap Vino. Viona memberikan kotak nasi itu dan langsung berpamitan untuk kembali bekerja ke tempatnya dan Vino masuk ke dalam ruangan Nathan.


"Kok lo yang nganter makanan buat gue?" tanya Nathan heran karna setaunya tadi dia menyuruh Viona yang mengantarkan makanan.


"Gue masih ada urusan sama lo" jawab Vino dan langsung duduk di hadapan Nathan dan memberikan makanan yang ada di dalam kotak itu kepada Nathan.


Nathan tidak menjawab dan memilih untuk menyantap makanan yang di bawakan oleh Vino untuknya itu. "Lo kenapa mau cerai dari Ara? bukannya lo cinta sama dia?" tanya Vino menatap lekat wajah Nathan.


"Dia gak cinta sama gue" jawab Nathan sedih dan menghentikan makannya dan berjalan ke kedat jendela ruangannya itu. Vino mengikutinya dan Vino bisa melihat kesedihan yang ada di wajah saudaranya itu.


"Lo tau dari mana kalo dia gak suka sama lo? emang lo pernah nyatain perasaan lo sama dia? emang lo pernah nanya apa perasaan dia sama lo?" tanya Vino tanpa jeda.


"Destina bilang sama gue kalo Ara itu cuma cinta sama Dewa dan dia gak pernah cinta sama gue" jelas Nathan keceplosan padahal dia tidak mau memberitahu siapapun masalah Destina yang memberitahunya semalam.

__ADS_1


FLASH BACK ON


Driiiitttttt...


Ponsel Nathan berdering dan itu membuat Nathan harus meletakkan poto Dewa dan sang istri ke tempat dan mengangkat telpon itu.


"Halo...ini siapa?" tanya Nathan karna nomor yang menghubunginya itu tidak memiliki nama dan yang pasti bukan nomor yang ada di dalam ponselnya.


"Ini gue Destina Nat" jawab Destina.


Destina adalah mantan kekasih Dewa sewaktu SMP tapi Destina masih sangat mencintai Dewa tapi tidak dengan Dewa dan sampai saat ini dia masih mencintai Dewa dan dendam dengan Ara karna menurutnya Ara lah penyebab kematian Dewa.


"Dapet nomor gue dari mana?" tanya Nathan.


"Ohh....lo ngapain nelpon gue?" tanya Nathan.


"Lo udah nikah ya sama Ara pacarnya Dewa?" tanya Destina.


"Kenapa?" tanya balik Nathan tanpa menjawab pertanyaan Destina yang tadi.

__ADS_1


"Gapapa...gue cuma mau bilang kalo Ara itu gak pernah cinta sama lo.....dia cuma cinta sama Dewa dan dia juga nikahin lo pasti karna harta secara keluarga lo kan termasuk orang terkaya di indonesia" jelas Destina dengan senyum liciknya karna dia tidak akan pernah mengampuni Ara atas meninggalnya Dewa.


"Ara gak mungkin gitu" jawab Nathan.


"Gue cuma ngingatinnya aja Nat dan lebih baik lo cerein aja dia....dia cuma manfaatin lo doang dan dia juga gak cinta sama lo" jelas Destina kembali.


"Dia emang gak cinta sama gue tapi gue bakal berusaha dapetin cinta dia" jawab Nathan.


"Lo gak usah banyak berharap sama Ara dan sampai kapan pun dia pasti gak bakal cinta sama lo" jawab Destina dengan senyum liciknya di balik telpon itu.


"Aku kau istirahat" jawab Nathan dan langsung mematikan panggilan itu.


"Akan aku pastikan kau akan membalas kematian kekasihku Ara" teriak Destina dan langsung menghempas ponselnya itu.


"Apa gue harus cerein Ara?" guman Nathan.


FLASH BACK OFF


"Lo kemakan sama omongan Destina?" tanya Vino saat Nathan sudah selesai menceritakan kejadian semalam.

__ADS_1


"Itu emang kenyataannya Vin" jawab Nathan.


"Astaga Nathan sejak kapan lo gak teguh sama pendirian lo?" ketus Vino karna kesal akan kebodohan sahabatnya itu.


__ADS_2