
"*Hallo wisudawan
From today i see you as a best graduation and in the 5 years in future i want to see you as a leader in the company.
Happy graduation day my boyfriend and Hopefully that you will be figure that useful to citizen!.
I pride that you graduate today but i more pride of your knowledge is useful for other people**. (“Mulai hari ini aku melihatmu sebagai lulusan terbaik dan di masa depan aku ingin melihatmu pemimpin di perusahaan. Selamat hari kelulusan teman lelakiku dan semoga kamu dapat menjadi seseorang yang berguna untuk masyarakat!. Aku bangga karena kamu lulus hari ini tapi aku lebih bangga jika pengetahuanmu berguna bagi orang lain.")
*Kakak gak tau ya artinya? emang ara sengaja bikin pake bahasa inggris HAHAHA.....
Nanti abis kakak baca ini kakak temuin ara ajaa buat nanyain arti ini dan biar ara jadi guru bahasa inggris kakak.
Ini kata katanya bukan ngatain kakak kok...tapi ini ucapan selamat.
Kakak sih pake acara gak bisa bahasa inggris lagi....nanti kakak di begoin sama turis baru tau rasa..Hahahaha..
Maap kak ara becanda kok...ara tau kakak gak tau bahasa inggris makanya ara buat pake bahasa inggris.
Pasti kakak cuma tau arti dari love kan? ara tau itu kakak sering bilang love sama ara tapi ara juga love kok sama kakak hahahaha..
Jangan lupa jamnya di pake....ini ara beli pake uang sendiri lo biarpun gak mahal sih....ara juga tau kakak pasti bisa beli yang lebih mahal dari ini tapi ini pake uang ara sendiri kakak tau gak?
Yaudah ara capek nulis cuma batas ini aja....sekali lagi happy graduation my lovely♡
ARA RIANTI* " isi surat yang ara tuliskan untuk dewa.
Nathan sedikit terkekeh membaca isi surat dari ara yang memberitahu bahawa dewa tidak bisa berbahasa inggris dan itu memang benar. "Dewa emang dari dulu gak bisa bahasa inggris" guman nathan dalam hati.
Nathan meletakkan kembali surat itu ke dalam amplop dan dia meletakkan amplop itu di dalam laci lemarinya bukan di dalam kotak jam tadi. Setelah selesai meletakkan surat itu nathan ingin membuang bekas bungkusan kotak jam tadi tapi di saat dia menggenggamnya dia merasa ada sesuatu di dalamnya dan dia membukanya dan melihat apa isinya itu.
__ADS_1
"Bahagia banget mereka" guman nathan saat melihat poto yang di kertas pembungkus kadonya itu. ada 3 poto yang ara bungkuskan dan di belakang poto itu semuanya ada tulisannya.
Poto pertama poto ara dan dewa saat di panti dengan menggendong salah satu anak panti dan itu nampak seperti keluarga dan tulisan di belakangnya. "Impian'◡' "
Poto kedua saat ulang tahun ara yang dewa rayakan berdua dan di poto itu ara nampak sangat bahagia begitupun dengan dewa dan tulisan di belakangnya adalah. "Miss momen♡"
Dan poto yang ketiga saat mereka ke acara nikahan teman atau mantan dewa dan nampak sangat romantis dan bahagia di poto itu dan tulisan di belakangnya adalah. "Kondangan mantan◠‿◠"
"Mereka emang saling sayang" guman nathan sambil tersenyum saat membaca tulisan yang ada di poto terakhir. Setelah selesai dia melihat ketiga poto itu diapun meletakkan poto ara dan dewa itu di dalam laci dekat surat dari ara untuk dewa tadi.
Setelah selesai meletakkan itu dia langsung membuang kertas kado tadi dan setelah itu dia membereskan jam tangan yang di berikan oleh ara kepadanya dan meletakkan jam itu di atas lemari kecil di samping ranjangnya itu. Setelah itu dia langsung merebahkan tubuhnya dan langsung terlelap tidur mungkin karna kelelahan.
*****
Di panti asuhan mutiara ara sudah terlelap akan tidurnya dengan posisi masih menyamping seperti tadi. Aldi masuk ke dalam panti itu dan dia melihat ara yang sudah terlelap tapi posisinya tidak sesuai dan mungkin itu akan membuat tubuhnya sakit saat bangun nanti.
Aldi langsung memperbaiki tidur ara dengan benar dan setelah itu dia mencari selimut untuk menyelimuti ara karna mungkin nanti ara akan kedinginan saat tengah malam. Setelah selesai menyelimuti ara aldi berjongkok di depan ara dan mengelus lembut rambut ara sambil menatap lekat wajah ara yang sedang tertidur.
"Jujur aku masih bingung sama kehidupan kamu" guman aldi yang masih menatap ara karna dia memang bingung akan kehidupan ara karna orang tua ara bilang kalo ara ngabisin uang tapi yang dia lihat ara selalu membantu orang itu membuatnya bingung akan apa yang sebenarnya terjadi di kehidupan ara.
Setelah cukup lama dia menatap ara reza dan barqi masuk ke dalam panti. "Mas ngapain ngeliatin ara gitu?" tanya barqi dengan tatapan penuh tanya.
"Gakpapa kok" ucap aldi dan langsung berdiri.
"Kita belum kenalan mas....kenalin saya reza dan ini barqi" ucap reza sambil menjulurkan tangannya dan ingin bersalaman dengan aldi tapi aldi hanya menatap tangan reza dan tidak mau bersalaman karna dia sedikit takut akan kedua preman itu.
"Saya aldi" ucap aldi tanpa mengambil tangan reza yang sudah berjulur dan berniat untuk bersalam dengan aldi. Reza langsung menurunkan tangannya karna aldi tidak mau bersalaman dengannya.
Aldi langsung keluar dari anti itu dan menuju ke mobilnya tapi tiba tiba ponselnya berbunyi dari dalam saku celana belakangnya dan itu membuat langkah kakinya terhenti dan segera mengambil ponselnya dari saku celananya.
__ADS_1
"Fikri?" ucapnya dan langsung mengangkat telpon dari adiknya itu.
"Halo fik kenapa?" tanya aldi saat telpon dari fikri sudah dia angkat.
"Lo dimana? kok belum pulang? mama sama papa nyariin lo" teriak fikri dari seberang telpon yang membuat gendang telinga aldi hampir pecah mendengarnya.
"Gw di panti asuhan mutiara" ucap aldi.
"Ngapapin lo di panti? malam malam gini lagi" ucap fikri.
"Gw tadi gak sengaja ketemu ara di jalan trus dia mau ke sini jadi gw anter tapi....." ucap aldi sambil melirik ke arah reza dan juga barqi.
"Tapi kenapa?" tanya fikri.
"Nanti gw ceritain" ucap aldi langsung mematikan telpon dan meletakkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya dan langsung masuk ke dalam mobil.
Aldi hanya duduk di kursi kemudi memperhatikan reza dan barqi dari sana dan tidak lama setelah itu diapun menyalakan mesin mobilnya dan berlalu meninggalkan panti itu dengan perasaan sedikit takut jika nanti ara di apa apakan oleh kedua preman itu.
Reza dan barqi hanya menatap kepergian mobil aldi dari panti itu. reza sedikit kesal dan diapun memaki maki aldi saat aldi sudah semakin jauh dari mereka. "Tuh orang ya pengen banget gw bejek bejek kepalanya.....sombong banget" bentak barqi.
"Tau tuh orang sok banget mentang mentang orang kaya gak mau salaman sama kita orang susah" sambung reza.
"Ara kok punya temen gitu sombongnya minta ampun" bentak barqi lagi.
deny masih mengawasi panti itu dari dalam mobil dia menatap lekat reza dan barqi yang berdiri di depan panti itu.
"Yaudah ayo kita pulang aja....ara juga udah tidur" ajak barqi.
"Kita kunci pintu ini?" tanya reza.
__ADS_1