
Pertandingan sudah akan di mulai. Semua bersiap di tempat duduknya masing-masing dan menunggu giliran untuk di panggil oleh MC yang menyiarkan di depan, seakan seperti pertandingan internasional. Dan yiwen hanya terdiam menatap sekelilingnya. Tidak ada ornag yang ia kenal, ia terus menatap lagi di sisi kananya. Ia melihat Yhing yin dan Yhing Yhi duduk besebalaham dengan wanita yang ia temui tadi.
Ia sontak langsung membelalakkan matanya seketika, saat melihat wajah wanita itu. Ternyata mereka bersekongkol. Apa sebenarnya yang akan mereka lakukan. Kenapa 2 saudara itu bisa ada di sini dan kenal dengan wanita itu.
"Dia?" ucap Yiwen.
Lian yin yang duduk agak jauh darinya. Ia menyadari apa yang di bilang Yiwen. Saat menatap wajah Yiwen yang terkejut melihat mereka bertiga, ia sadar ada hal lain di balik rencana ini. Sepertinya memang mereka bersekongkol, untuk merebut Yiwen.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan"ucap Lian yin dalam hatinya.
"Yin, kamu dengar aku kan"ucap Lyli di balik alat komunikasi yang Lian yin pakai.
"Ya, ku dengar"ucap Lian yin.
"Kamu harus hati-hati, bilang pada Yiwen jika yang kengikuti pertandingan ini kemampuannya benar-benar sudah terlatih semua"ucap Lyli.
"Apa? Bagaimana kamu tahu"ucap Lian yin, ia terkejut sekaligus panik dan khawatir dengan keselamatan Yiwen nantinya.
"Jam aku ini bisa mendeteksi semuanya, apa kamu lupa. Aku bisa lihat semua kemapuan para peserta di panggung. Dan bisa mendeteksi berapa persen mereka akan menang dalam kompetisi bela diri ini."Ucap Lyli.
"Tapi di sini juga ada hal lain, bilang pada Lay suruh cari di mana Lee berada. Aku yakin dia juga ada di sini. Karena Yhing yin dan yhing yhi juga ada di sini mengikuti kompetisi ini bersama."ucap Lian yin, dengan lirikan mengarah pada Yiwen. Ia masih khawatir dengan keadaan Yiwen nantinya. Ia tahu jika Yiwen punya kemampuan tapi dia tidak terlaltih setiap hari, beda dengan semua wanita yang terdaftar sebagai peserta di sini.
Yiwen menatap ke arah Lian yin, ia tahu jika Lian yin pasti khawatir dengannya. Begitu juga dirinya yang terlihat gugup. Ia mencengkram erat celananya, menghilangkan keraguan dalam dirinya.
Merasa tidak tenang, Yiwen berlari menghampiri Lian yin, ia ingin tanya dengannya.
__ADS_1
"Kenapa kamu di sini?" tanya Lian yin, memegang ke dua bahu Yiwen, lalu mengusap lembut rambut Yiwen.
Wanita misterius yang ia temui tadi melihat adegan itu, ia menatap Yiwen sinis, seakan penuh kebencian dan dendam.
"Apa yang ingin kamu katakan Yin"ucap Yiwen lirih.
"Jangan mencurigakan, kamu bicara santai saja. Ingat jika mereka tahu kamu menggunakan peralatan yang tidak di ijikan, maka kamu akan di diskualifikasi"ucap Lin yin. "Aku sebenarnya juga gak tega melihat kamu ikut pertandingan seperti ini, tapi kita sudah erlalnjur kepancing. Jadi ikuti saja permainan mereka"ucap lian yin, memeluk tubuh Yiwen. mencoba menenangkan hati yiwen yang terlihat gundak dan takut.
Yiwen melepaskan pelukan Lian yin, ia ingin sekali pergi bersama Lian yin sekarang juga.
"Aku tidak perduli dengan pertandingan ini Yin, tapi aku hanya ingin tahu siapa dia. Jika aku menang atau kalah aku tidak perduli"ucap Yiwen.
"Tapi aku perduli, karena aku takut jika kamu akan terluka. Kalau kamu tidak perduli kenapa kamu di sini. Lebih baik kita pergi dari sini dan lupakan pertandingan ini." bentak Lian yin.
"Aku Sudah bilang ke kamu? Lebih baik kamu pergi dari sini. Kamu pergi denganku jauh dari dunia kejam ini"ucap Lian yin, memegang ke dua bahu Yiwen. "Mereka sudah merencanakan semuanya, dan akan melakukan berbagai cara untuk kamu kalah. Aku tidak mau kemau kenapa-napa syang"ucap Lian yin, mengusap lembut kepala Yiwen.
"Aku ingin seperti itu, tapi apa mereka bisa pergi juga"ucap yiwen. "Sampai ke ujung dunia-pun mereka akan selalu mengejar kita. Jika hati sudha di rasuki dengan benci. Tak mungkin bisa di hilangkan begitu saja"lanjut Yiwen, dengan nada semakin meninggi.
"Benar juga apa yang kamu katakan, kita sudah sampai sini. selesaikan dengan cepat, ingat kamu harus buat perjanjian dengan mereka. Jika kamu memang kamu minta sesuatu dengan mereka."ucap Lian yin.
"Maksud kamu minta apa? Lagian mana mau mereka memberikan sesuatu pada kita"ucap Yiwen.
"Bentar pertandingan Yhing yin sudah di mulai, bentar aku akan melihat bagaimana dia bertanding. Kamu harus menatap detail apa yang mereka gunakan dari cari kelemahannya. Karena pertandingan pertama adalah pertandingan berat, yaitu bela diri. Ini akan menguras tenangga. Dan cepat menyingkirkan para lawan. Sekarang kamu kembali saja ke tempat duduk kamu. Aku akan memberi kode padamu nanti"ucap Lian yin, mendorong pelan tubuh Yiwen agar segera duduk lagi di tempat duduknya.
"Baiklah" Ucap Yiwen beranjak pergi. Ia segera duduk kembali. dan mengamati berbagai pertandingan yang ada. Hingga pertandingan Yhing yin di kemangkan olehnya. Dan kakanya juga mememnagkan pertandingan. "Kenapa mereka bisa menang, padahal mereka tidak seharusnya bisa menang, mereka kalah dalam hal bela diri. Tapi di titik akhir mereka bisa melumpuhkan lawan dengan sekejap"ucap yiwen lirih.
__ADS_1
"Apa yang ingin kamu katakan Yiwen"ucap Lian yin, yang nendengar suara lirih yiwen.
"Kamu tadi melihatnya kan"ucap Yiwen di balik alat suara yang mereka gunakan
"Iya, kamu pasti berpikiran sama denganku. Mereka bisa menang karena apa? Kamu sudah tahu"ucap Lian yin.
"Mereka bis menang karena bisa manguras habis tenangga lawannya, dan tapi kalau mereka ahli harusnya sudah biasa dalam hal kehilangan energi tapi aku yakin ini ada yang aneh"ucap Yiwen melirik ke arah minumannya yang terlihat aneh, warna air mineral yang seharusnya terlihat sangat jernih sekaan terlihat aneh.
Thing.. solah sebuah pikiran muncul dari otak yiwen.
"Aku tahu sekarang, dari minuman. Mereka mencapur obat dari minuman. Minuman aku dan sebalah aku terlihat beda. Dan sekarang kamu bantu aku untuk membawa minuman, aku ganti minuman peserta yang masih tersisa. Kasihan mereka, aku yakin ini tujuannya hanya untuk melawanku. Dan satu untuk mengetahui kemapuan aku, gar mereka bisa kenculikku lagi dan membawaku gabung dalam dunianya. Karena kemampuan yang aku miliki."ucap yiwen, dengan napas yang terasa ngos-ngosan kali ini.
Lian yin segera mengambil beberapa Minuman sesuai perintah Yiwen. Dan segera mengambilnya dan mengganti semua minuman para peserta.
"Apa yang dia lakukan?" tanya Yhing yin.
"Apa dia sudah tahu rencana kita"ucap Yhing yhie.
"Sudah kalian lihat saja, sampai sejauh kana usahanya"ucap Wanita di sampingnya.
"Maaf ya aku ganti minuman kalian" ucap Yiwen pada para peserta lainnya.
"Emangnya kenapa?" tanya salah satu peserta.
"Gak apa-apa, hanya ingin menganggi minuman yang teroihatnya airnya gak enak. Jadi aku kasih yang jauh lebih berbeda minumannya. Agar tenaga kalian bisa kuat nantinya"ucap Yiwen berlasan.
__ADS_1