
"Memangnya kamu mau bilang apa?" tanya Lyli.
"Setelah pertandingan nanti, kita harus segera kembali, ada seseorang yang memberi tahuku jika aku-lah sebenarnya yang di incar mereka. Dengan memanfaatkan yiwen. Aku yakin setelah pertandingan selesai nantinya. Mereka akan membuat keributan."ucap Lian yin.
"Mana mungkin mereka berani membuat keributan di kotanya sendiri"tanya Lyli.
"Aku paham sekarang, pasti membuat keributan di luar, agar Yiwen dan kamu terpancing. Mereka tidak mau jika melukai penduduk asli di sini"gumam Lay, yang paham dengan maksud lian yin.
"Iya, dan ada lagi yang ingin aku bicarakan berdua dengan kamu Lyli. Bisakah kita keluar bersama ke lobi"ucap Yiwen, tersenyum ke arah Lyli. Lian yin tahu apa maksud Yiwen bicara berdua dengan Lyli, ia juga tidak melarangnya. Dan Lian yin juga ingin Lyli sadar jika dia tidak pernah mencintainya.
"Baiklah"ucap Lyli, mulai bangkit dari duduknya, dan beranjak pergi dari kamar Lian yin.
"Yin, lay aku keluar dulu ya"ucap Yiwen.
"Oya, nanti jangan lama-lama, aku menungu kamu di luar"gumam yiwen.
"Iya syang"ucap Lian yin mengusap rambut Yiwen lembut.
Yiwen tersenyum, dan mulai melangkahkan kakinya berjalan mengikuti Lyli yang sudah berada di depan pintu.
"Apa yang ingin kamu bicarakan?" tanya Lyli, berjalan ringan dengan langkah serempak dengan Yiwen.
Yiwen tersenyum tipis, melirik ke arah Lyli.
"Aku ingin kamu jujur"ucap Yiwen.
"Jujur tentang apa?" tanya Lyli semakin bingung dengan apa yang di katakan Yiwen.
"Kamu suka dengan Lian yin?" tanya Yiwen terus terang.
Lyli terdiam sejenak, ingin ia mengatakan sejujurnya pada Yiwen. Tapi apa dia paham rasa cintanya terhadap Lian yin seperti apa. "Iya, aku suka dengan Lian yin"ucap Lyli tegas, seketika Yiwen menoleh ke arah Lyli.
"Benar apa yang di bilang Grace, ternyata dia musuh tapi juga sebenarnya dia baik, cuma gara-gara cinta ia benci denganku"batin Yiwen, yang masih menatap tak percaya pada Lyli.
Yiwen tersenyum, "Kenapa kamu gak jujur dengan Lian yin?" tanya Yiwen.
"Jujur? Aku sudah berulang kali dulu bilang ke Lian yin, tapi apa dia sangat dekat dengan Grace dan Yhing Yhi bahkan dia jarang sekali dekat denganku. Sejak aku mengungkapkan cinta dia semakin jauh denganku."ucap Lyli dengan nada tinggi, ia masih menyimpan perasaan kesalnya terhadap lian yin. Tapi dia tidak bisa menyakiti Lian yin maupun menjauh darinya. Meski rasa sakit selalu ia terima, lyli juga tidak perduli tentang itu.
__ADS_1
"Kenapa kamu masih berharap dengan dia, dan sedangkan dia selalu menyakiti kamu. Dan kamu kenapa juga terus mencintai Lian yin jika kamu terus tersakiti"ucap Yiwen. "Aku juga pernah jatuh cinta pada seseorang dulu, tapi orang itu selalu menyakiti aku. Dan akhirnya aku sadar ada ornag yang tulus suka dengan aku. Dan saat itu aku mencoba melupakan dia. Tapi entah kenapa aku sekarang meninggalkan dia dan sekarang aku merasa bersalah sudha meninggalkannya"ucap Yiwen.
"Bentar.." ucap Yiwen yang tiba-tiba terdiam. Menatap ke arah Lyli.
"Kenapa?" tanya Lyli.
"Aku kenapa bisa ingat semuanya."ucap Yiwen yang bingung dengan apa yang di bilang tadi, seoalh ia tanpa sadar berbicara dengan apa yang ia katakan.
"Apa yang kamu katakan?" tanya Lyli.
"Entahlah"gumam Yiwen.
"Apa sebelumnya kamu punya seorang kekasih?"tanya Lyli.
"Aku enggak tahu, aku hilang ingatan jadi lupa dengan segalanya. tapi kenapa aku bisa ingat tentang hal itu"gumam Yiwen.
"Ya sudah sekarang kamu duduk saja, jangan banyak pikiran. Kalau kamu ingin tanya tentang Lian yin. Aku bisa jawab entar. Tapi jangan sekarang, sepertinya kondisi kamu tidak memungkinkan"ucap lyli.
Yiwen hanya diam, ia tidak menyangka ternyata Lyli baik, meskipun dia suka dengan Lian yin, tapi dia tidak benci dengannya. Sama seperti Grace yang terang-terangan benci dengannya.
"Iya, apa perli aki carikan air lagi untuk kamu"ucap lyli.
"Gak usah"ucap Yiwen.
Lian yin yang melihat Yiwen dududk dengan tangan menyangga kepalanya, ia merasa sangat curiga. Entah kenapa tiba-tiba Yiwen terlihat pucat dan sakit.
"Apa yang kamu lakukan dengannya"bentak Lian yin pada Lyli.
"Kamu kira aku melakukan sesuatu dengannya"gumam Lyli kesal.
"Bukannya memang begitu"ucap Lian yin, terus kenapa Lyli bisa tenang saat Yiwen merasa sakit.
"Yin, dengarkan aku. Lyli gak salah. Dia hanya membantu aku tadi untuk duduk. Ingatan aku sudah hampir pulih"ucap Yiwen.
"Benarkah?" tanya Lian yin yang langsung duduk di sampingnya.
"Iya, kenapa juga aku bohong."ucap Yiwen
__ADS_1
"Ya, sufah kita bahas nanti daja dulu, kamu mau langsung bertanding sekarang gak. Ini pertandingan terkahir. kamu harus naik lagi di atas ring tinju"ucap Lian yin.
"Aku paham, ayo kita pergi. Jangan khawatirkan lagi kesehatanku. Sekarang kita harus sampai di sana tepat waktu." ucap Yiwen.
"Ya, udah sekarang cepat masuk ke mibil. Biar aku yang akan mengemudi mobilnya."saut Lay
"Baiklah, cepat"gumam Yiwen.
Yiwen menarik gangan Lian yin segera masuk ke dalam mobilnya. ia tidak mau berlama-lama di hotel. Karena pertandingan terakhir masih akan di laksanakan.
Lay mengemudi dengak kecepatan tinggi menunggu ke pertandingan selanjutnya. "Lay cepat bereskan barang-barang ku dan Yiwen di hotel. Setelah ini kita langsung pulang."ucap Lian yin.
"baiklah, lagian juga sangat bahaya jika lama-lama di sini. aku dan Lyli akan bantu bereskan barang-barang kamu. Aku harap kamu jangan sampai ketangkap olehnya"ucap Lay.
"Iya, aku bisa atur yang di sini. Kamu cepat pergi"ucap lian yin, mobil sudah berhenti di depan stadion. Dengan sorakan penonton yabg sudah menggema seperti pertandingan bola. penontonya sangat mrmbludak saat mau final.
"Yin"sapa Grace.
"Iya" jawabnya singkat.
Yiwen segera masuk ke dlaam pertandingan. Karena pertandingan pertama adalah dirinya. dan dia akan melawan Yhing yin.
"semoga sukses, pertandingan hari ini akan awal dari semuanya. Setelah selesai kalian harus cepat pergi"bisik Grace.
"Kenapa kamu membantuku"tanya Lian yin.
"Karena aku syang dengan kamu, aku gak mau kamu samoai terluka dan tertangkap olehnya. Meski aku tahu jika kamu gak mungkin syang dengan aku."ucap Grace.
"Iya, sebelumnya terima kasih banyak"ucap Lian yin.
"Hak usah berterima kasih, aku suka membantu kamu dan isyri kamu"gumam Grace.
"Sudah cepat masuk, aku sekarang akan pantau di luar sejenak. Karena pertandingan pertama adalah kamu. Pasti banyak hal yang akan terjadi nantinya"gumam Grace.
"Makasih sudah mengingatkan aku"ucap Lian yin.
"Jangan ketahuan jika kamu bicara denganku"ucap Grace.
__ADS_1